YESUS ADALAH ROTI HIDUP

PILIHLAH HARI INI MAKANAN ATAU KRISTUS

YESUS ADALAH ROTI HIDUP

(Yoh 6:30-35)

“Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.

Saudaraku! Apakah yang kita cari dalam hidup ini? Sumber kehidupan atau sarana kehidupan? Pertanyaan ini perlu kita renungkan dan jawab di dalam hati kita masing-masing. Karena realitas begitu banyak manusia mengarahkan seluruh perhatiannya, pikirannya, kekuatannya, dan hatinya demi mencari sarana hidup. Adalah benar bahwa masalah sarana hidup bukanlah perkara yang gampang. Demi mempertahankan sarna hidup banyak orang  yang berkorban dan mengorbankan orang lain. Demi sarana hidup  banyak orang yang berusaha bekerja siang dan malam untuk mencari bahkan menyerahkan seluruh hati, pikiran, tenaga dan waktunya untuk melakukan sesuatu. Demi sarana hidup sering terjadi  manusia menjadi objek dari sesuatu bukan subjek dari sesuatu, akibatnya manusia menjadi kehilangan kemanusiaannya. Salah satu sarana hidup yang kita maksudkan adalah persoalan makanan atau roti, sebab tidak ada yang paling dibutuhkan oleh manusia yaitu makanan/roti yang menjadi lambang sesuatu yang memenuhi kebutuhan hidupnya

Saudara! realitas pengikut Yesus banyak diantara mereka mengikut Yesus hanya ingin melihat tanda-tanda mujizat dan  mendapatkan makanan. Hal ini terdengar dari ungkapan : tanda apakah yang Engkau perbuat supaya kami dapat melihatnya dan percaya kepadaMu? (ay. 30). Padahal dalam pasal sebelumnya Yesus telah banyak melakukan tanda mujizat, misalnya Yesus mengubah air menjadi anggur pada pesta di Kana, Yesus menyembuhkan orang sakit ditepi kolam betesda, Yesus memberi makan 5000 orang, Yesus berjalan di atas air. Yesus telah banyak melakukan mujizat tapi menurut orang banyak itu terjadi hanya sebagai kebetulan saja. Ini adalah gambaran orang-orang yang mengatakan mengikut Yesus tapi perjuangan dan keinginan mereka sendiri yang diutamakan, mereka mengikut Yesus dengan memuaskan kepentingan-kepentingan pribadi sekaligus mendapatkan keuntungan pribadi juga. Dalam nas ini mereka kembali meminta makanan “gratis” kepada Yesus dengan alasan bahwa dulu nenek moyang mereka selalu diberi makanan oleh Musa selama di padang gurun. Yang menarik bagi mereka adalah roti nya, bukan kepada Yesus. Kemudian Yesus mengatakan “Akulah roti hidup; barang siapa datang kepadaKu, ia tidak akan lapar lagi dan barangsiapa percaya kepadaKu ia tidak akan haus lagi”. Yesus meluruskan cara pandang mereka yang berusaha mengikut Yesus, bahwa yang sesungguhnya mereka butuhkan lebih dari makanan secara fisik yaitu makanan rohani.

Menerima Yesus sebagai Roti dan Hidup berarti hidup dalam keselamatan. Hidup dalam keselamatan berarti hidup berkelimpahan atau tidak kelaparan. Apakah benar hanya dengan datang dan percaya kepada Yesus kita tidak akan kelaparan? Ya. Tetapi, bukan berarti manusia tidak membutuhkan makanan lagi, tetap butuh. Hanya saja, dengan datang dan percaya kepada Yesus, manusia tidak lagi dikuasai oleh makanan. Hidupnya bukan lagi semata-mata untuk mencari makanan dan menjadi kenyang (bnd. ayat 26b). Hidup tidak lagi sebatas kenyang, melainkan hidup untuk pekerjaan Allah (menjadi rekan sekerja Allah). Menerima Yesus sebagai Roti Hidup juga berarti denganNya kita akan selalu diyakinkan dan menjadi pemenang yang sanggup bertahan menghadapi serangan si Jahat Iblis dengan kegemerlapan duniawi. Tujuan si Jahat Iblis hanya satu, yakni memporak-porandakan kehidupan kita. Mencuri satu persatu berkat-berkat Allah dalam hidup manusia sehingga menimbulkan kekacauan, misalnya : rumah tangga yang tak kunjung harmonis, generasi muda jatuh dalam cengkraman Narkoba dan Penyakit sosial masyarakat lainnya, ketidakpuasan akan apa yang dimiliki, perseteruan dalam pekerjaan, perpecahan dalam masyarakat, dll.

Saudaraku! Apa yang kita perlu, apa yang kita mau di dalam dunia ini adalah sesuatu yang tidak akan pernah memuaskan kita. Apa yang Tuhan kasih adalah sesuatu yang pasti akan memuaskan kita. Tuhan kita bukan Tuhan yang tidak mengetahui kebutuhan fisik kita, tetapi kita rindu untuk memberikan satu keseimbangan yang penting supaya kita jangan sampai jatuh kepada sisi yang lain. Fil.4:19 menjadi janji Tuhan yang kita pegang baik-baik, “Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaanNya dalam Kristus Yesus.” Bukan Dia tidak bisa, bukan Dia tidak sanggup, bukan Dia tidak mampu memberimu apa yang engkau butuhkan. Dia bisa, Dia sanggup, Dia mampu, sebab Dia adalah Allah yang penuh dengan kekayaan. Roti yang kita beli adalah roti yang hanya bisa memenuhi kepuasan hidupmu yang sementara, tetapi hidupmu tidak dibatasi sampai di situ. Datang kepadaKu sebab Akulah Roti Hidup, barangsiapa yang datang dan percaya kepadaKu ia akan kenyang dan tidak akan mati untuk selama-lamanya, kata Yesus. Ia memberikan jawaban bagi kebutuhan manusia. Manusia membutuhkan sesuatu yang lebih penting daripada sekedar kebutuhan fisik makan, minum, sehat, kaya, lancar di dalam dunia. Manusia perlu satu kepuasan yang lebih dalam yaitu kepuasan atas kehausan dahaga dari hidup rohani yang tidak akan pernah bisa dipuaskan dengan berapa banyaknya uang yang kita miliki di dalam dunia ini, yang tidak akan pernah bisa dipuaskan dengan berapa banyaknya kekayaan yang kita dapat dari apa yang ada di atas muka bumi ini. Itulah sebabnya Kristus mengatakan kepada kita saat ini, “Akulah Roti Hidup.” Roti hidup yang bisa kita konsumsi setiap hari adalah Firman Tuhan yang kekal selamanya.

Apakah engkau lapar secara rohani pada hari ini? Apa yang membuat rohani kita lapar? Jawabannya singkat dan sederhana, selama kita mengisi hidup rohani kita dengan sesuatu yang tidak akan pernah memuaskannya, dia akan terus lapar dan dahaga. Kita pikir keamanan keselamatan hidup kita, kekayaaan sukacita, rumah yang besar, itulah yang bisa mengenyangkan rohani kita? Bukan. Pada hari ini Yesus berkata, “Akulah Roti Hidup. Datang kepadaKu, engkau baru akan mendapatkan kekenyangan yang sungguh bagi rohanimu dan tidak akan pernah lapar lagi.” Carilah dan percayailah Tuhan maka kamu akan hidup. Mencari Tuhan berarti mencari hidup, menemukan Tuhan berarti menemukan hidup. Barangsiapa yang mencari hidup berarti mencari Tuhan, dan barangsiapa menemukan Tuhan berarti menemukan kehidupan. Setiap orang yang   makan dari Roti hidup tersebut akan hidup kekal bersama-sama dengan Yesus sang “Roti Hidup”. Amin!

 

Comments (1) »

RAPAT EVALUASI PROGRAM HKBP PERUMNAS II BEKASI

ACARA IBADAH RAPAT EVALUASI PROGRAM

HKBP PERUMNAS II BEKASI

RABU, 29-30 JULI 2011

                   ===========================================

01.   Marende BE.No. 125”Marlas ni roha hita on”

        Marlas ni roha hita on, mamuji Debata

        Ai asi ni rohaNa I do bongot tu rohanta i

        Umbahen nuaeng mardomu i:;: Dison sadarion:;:

        Dibahen I manggogo be, ma hita on sude

        Mamuji Tuhan Jesus I, parasiroha godang i

        Sibaen las ni rohanta i:;: Nuaeng nang sogot pe:;:

02.   SALAM SUKACITA

P     :   Ada salam menyapa dalam kesetiaanNya yang tidak terukur…

J      :   Itulah kasih setia Tuhan, sumber pengharpan kita.

P     :   Ada kasih lembut menawarkan damai sejahtera…

J      :   Itulah salam sejahtera Bapa, dalam Kristus penebus kita.

P     :   Ada sukacita terasa penuh bahagia dan kudus…

J      :   Itulah sukacita dalam kuasa persekutuan Roh Kudus.

03.   Marende BE,No. 361 “Na denggan Situtu”

Na denggan situtu do mamuji Debata

Jahowa na tumimbo Na sai tongtong basa

Denggan do paboahon Manogot asiMi

Bodari mangendehon BurjuM nang sintongMi

Martumbur do partigor Tudoshon bagot i

Martunas do nasida Songon hau ares i

Nasida na sinuan Di bagasjoro i

        Do na marbungabunga Di alamanna i

04.BERBUAH DALAM SEGALA PEKERJAAN YANG BAIK

P     :   Kami meminta supaya kamu menerima segala hikmat dan pengertian yang benar, untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna

J      :   Sehingga hidupmu layak di hadapan-Nya serta berkenan kepada-Nya dalam segala hal,

P    :   Dan kamu memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah,

J      :   Dan dikuatkan dengan segala kekuatan oleh kuasa kemuliaan-Nya untuk menanggung segala sesuatu dengan tekun dan sabar,

P     :   Dan mengucap syukur dengan sukacita kepada Bapa, yang melayakkan kamu untuk mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang kudus di dalam kerajaan terang.

05. Bernyanyi BE. 518: “ Marsinondang di baen Jesus”

Marsinondang dibaen Jesus asi rohana i,

Jala hita do disuru , asa ta paboa i.

Ta pagalak palitonta, ta patiur dalan i,

Ai torop dope na lilu, sai hatopma mulak i.

Dongan, so tung mintop lampu na ringkot tu dongan i,

So tung mago angka jolma dibaen halembaonmi.

Tapagalak…..

 

06. PERMENUNGAN: JADILAH BERMAKNA

P     :   Kalau kamu tidak sanggup menjadi pohon beringin yang tumbuh perkasa di puncak bukit..

 J     :   Jadilah pohon peneduh di tepi jalan raya, menaungi pejalan kaki dari sengat matahari.

P     :   Kalau kamu tidak sanggup menjadi pohon peneduh di tepi jalan raya…

J      :   Jadilah semak belukar di tanggul sungai, yang akarnya jauh tertanam ke dalam tanah.

P     :   Kalau kamu tak sanggup menjadi semak belukar di tanggul sungai…

J      :   Jadilah bunga bakung di sudut ladang, yang berbunga diam-diam di musim kemarau atau penghujan.

P     :   Kalau kamu tak sanggup menjadi bunga bakung di sudut ladang…

J      :   Jadilah rumput kecil, tetapi rumput kecil yang tumbuh di jalan setapak menuju mata air kehidupan.

P     :   Karena tidak semua orang harus menjadi besar, tegar dan perkasa, dan nilai hidupmu tidak ditentukan oleh besar kecilmu, tetapi oleh makna yang kamu berikan kepada kehidupan.

J      :   Hidup ini sesungguhnya belumlah sempurna, namun berjalan menuju kesempurnaan.

P     :   Belumlah sehat, namun dalam proses menuju penyembuhan, belumlah adil, namun berkembang menuju keadilan.

J      :   Hidup ini bukan keberadaan, melainkan proses menjadi, bukan istirahat melainkan latihan.

P     :   Kita belum menjadi yang seharusnya, namun kita sedang dalam proses bertumbuh ke arah itu. Proses yang belum selesai, namun sedang berlangsung. Ini bukanlah yang akhir, melainkan jalan.

J      :   Semuanya belum memancarkan keagungan, namun semua sedang dikuduskan.

P     :   Mari saudara! Jadikanlah hidupmu dan pelayananmu bemakna. Berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia. Amin

07. Bernyanyi BE. 467: “ Asi Ni Roham Hupuji”

Asi ni rohaM hupu ji ala Ho manobus au.

Di paias Ho rohangku, ga-be soranganMuAu.

IngananMu rohanami. TondiMi manggohi i.

Pangke dohot ngolunami gabe ulaulaMi.

08. Renungan:

09.  Marende BE.No. 467 “Asi Ni RohaM Hupuji”

        Sai papulik rohanami, gabe pangoloi di Ho

        Asa marsahala hami, lao manghatindangkon Ho

        IngananMu rohanami, tondiMi manggohi i

        Pangke dohot ngolunami, gabe ulaulaMi

        Naeng huhatindangkon hami, hagogoonMi tongtong

        Paluahon na mardosa, nang parjahat na bolong

        IngananMu… dst.

10.  Tangiang Panutup.

 

 

 

 

 

PATUJOLO

Hamu angka Amanami/Inanami dongan Parhalado partohonan HKBP Perumnas II Bekasi on, mandok mauliate do hita tu Tuhan i, na paloashon hita patupahon rapat evaluasi program panghobasion ni hurianta di ari sadari on. Dibagasan asi ni rohaNa nunga mardalan panghobasion ni hurianta saleleng onom bulan manipat. Di saluhut pardalanan na ganjang I, tahatindangkon do na Debata dibagasan Yesus Kristus na patauhon hita saluhut parhalado dohot ruas ni huria manghobasi huriaNa on. Dibagasan Asi ni rohaNa tarpatupa hita do panghobasion hombar tu na tuk tahobasi, nang pe sipata ingkon taparungkilhon panghobasion na lam dumasip dope. Songon huria na tongtong maniop haporseaon di Kristus Yesus Tuhanta I, tongtong do hita hinsat dibagasan panghirimon mamereng pandonganion dohot pangaramotion ni Debata di huriaNa, jala na pahinsathon roha, pingkiran dohot gogo di hita parhalado dohot ruas, patomu-tomuhon  panghobasion na lam tu ulina di huria on.

Di naung mardalan huria on dibagasan onom bulan lelengna, mansai bahat do sihamauliatehonon ni rohanta tu Tuhan i: ngolu parhuriaon na lam tu hinsatna, ngolu parsaoran na lam tu torasna,  panghobasion na lam tu hembangna dohot lan na asing naung tabereng dohot naung tapanghilalahon. Alai songon huria na mangolu hita tongtong do ndang manutup parnidaan, perbinegean, dohot pingkiran, di angka usaha-usaha na paulihon dohot padasiphon panghobasion na lam tu maju na dope. Tahamaulitehon ma ruas ni hurianta na mangalehon roha, pingkiran, dohot gogo domu tu parsidohoton nasida pataridahon tanggungjawab di hamajuon panghobasion ni huria.

Manatap hita tu angka naung tabolus jala mamereng tu angka rumang ni siadopanta tu tingki na naeng ro, godang do tantangan siadopanta sekaligus peluang sipatupaonta hombar tu na paulihon, padasiphon, paimbaruhon dohot pahembangkon angka program panghobasion di huria on. Mardomu tu si ma tapatupa rapat evaluasi program dibagasan sadari on, asa saluhutna do hita sada roha, sada tahi, sada pingkiran dohot sada pamerengan patulushon panghobasion  hombar tu haputusan-haputasan naung tatotophon di rapot huria taon 2010. “Tondi” ni rapot evaluasion ndang na holan laho mamereng tulus manang na gagal, denggan manang na buruk, margogo manang gale, tercapai manang tertunda angka program I, alai lobi sian i ima pahinsathon roha, pingkiran dohot gogonta patulushon saluhut angka naung tatotophon di rapot huria na salpu.

Antong tajalo ma habisuhon dohot gogo na sian Tuhan i anggiat saluhut na ta hatai dohot na ta patupa di rapot evaluasion boi tulus jala marimpola tu hamajuon panghobasion ni huria HKBP Perumnas II Bekasi, asa lam tu ulina, tu majuna panghobasionta.

PANATAPON DI PROGRAM HURIA 2011 (JANUARI S/D JUNI

Dos do tahi ni hurianta manontuhon arah panghobasion ni hurianta taon 2011 on ima: Cari yang Hilang, Bawa Pulang yang Tersesat, Cegah Jangan Keluar (CBC). Ta totophon arah on hombar do i tu sihol ni rohanta di parsaoran ni saluhut ruas ni huria na so haru rimpun do pe saluhutna, dohot na adong deba sian ruas ni hurianta na mangharingkothon parsaoran di huria na asing. Ala ni i ta arahon do sude rumang ni panghobasionta, program umum dohot khusus (ima program ni angka kategorial) mangeahi arah panghobasion i. Ndang boi dope bahenonta sada pangarimpunan hombar tu usaha-usaha panghobasion mengeahi arah panghobasion i, ala mardalan do pe hita di program-program mengeahi arah panghobasion i. Ala i nang pe songon i, ndang na gabe so hita mambahen angka evaluasi di angka naung ta hobasi domu tu na patulushon arah panghobasion i. Marhite on adong ma sitataponta di rapot evaluasi on hombar tu program panghobasion ni hurianta bulan Januari sahat tu bulan JuNI:

1.       PARMINGGUON:

Tabereng jala tapanghilalahon do hauason dohot sihol ni roha ruas ni hurianta mangharingkothon parsaoran dohot Tuhan i di ganup Minggu. Alai mamereng tu godang ni anggota ruas ni hurianta ndang apala singhop do pe las ni rohanta di bilangan ni parminggu siganup Minggu. Taparungkilhon do pe hahihinsat ni ruas ni hurianta laho mandohoti parmingguon i di hurianta on. Sihamauliatehononta do angka program-program naung tulus di acara parmingguon on domu tu harentaon dohot tu ”hahohomon” ni acara parmingguon, nang pe ingkon torus dope sipareahanta panghobasion na lam dumasip marhitehite panghobasion na terpadu. (Song Leader, penanggungjawab, penyambut jemaat, petugas operator, penataan sound sistem, penjadualan kelompok koor).

Di awal bulan Maret nunga tamulai parmingguon khusus tu angka remaja. Tahahamauliatehon do tu Tuhan i parsitutuon ni angka team  musik (naposo, remaja) na mangalehon rohana mandohoti latihan dohot mangiringi musik drum band di acara parmingguon on. Sian torop ni remaja na mandohoti parmingguon on tongtong do pe siparungkilhononta, ala mayoritas na mandohoti holan angka ianakkonta pelajar sidi do. Hape sasaran parmingguon on tasanghapi do tu sude remaja ni hurianta on do nian.

2.       PARTANGIANGAN WILAYAH:

Taparungkilhon do hahihinsat ni angka ruas ni hurianta mandohoti partangiangan wilayah. Taida hira na so diharingkothon deba ruas ni hurianta do partangiangan on, ala jarang do taida ’wajah-wajah’ na imbaru na gabe ruas ni partangiangan i. Hira di sude wilayah do songon i. Ndang pola binoto manang aha simbosirina. Alai taida ma i sian ronsot dohot dao ni parkarejoan ni ruas ni hurianta na so sanga tingkina be mangeahi partangiangan i.

Di metode partangiangan na tapatupa ingkon tongtong do pangoluonta diskusi, alai unang ma sebatas tanya jawab (kognitif) – gumodang ma tu na mamparungkilhon hombar tu pengalaman parngoluon siganup ari (afeksi dan motorik) asa ”mangolu” angka diskusi.

Siparungkilhononta do rumang ni partangianganta, ambeha dumenggan bahenonta dua halima partangiangan, jala dua hali ”kunjungan pastoral” sude parhalado tu bagas ni ruas di wilayah na be. Molo adong opat parhalado di sada wilayah opatsa ma borhat manopot opat halak ruas ni huria di sada borngin i. Dipatupa ma marende, manjaha bibel, martangiang, dohot manghatahatai. On pe denggan ma taparungkilhon.

3.       PELAYANAN PASTORAL: KONSELING-VISITASI

Sahata sapingkiran do hita mamereng hinauli dohot marnida hinaringhot ni panghobasion on tu ruas ni hurianta. Domu do i tu sasaran misi panghobasion ni hurianta. Nene do mardalan ulaon on jala lungun siala partingkian na so masitomuan. Tabahen do target boi nian takunjungi 200 kk ruas ni hurianta dibagasan sataon on, alai ndang piga do pe na boi tapatulus. Sihataanta jala sipingkirhononta do angka cara na lebih efektif asa boi tercapai hombar tu target. Nian ndang na mengejar target hita, alai molo rap hita mamparungkilhonsa disi do ngolu ni panghobasion on.

4.       IBADAH SYUKUR ULTAH KELAHIRAN & PERKAWINAN

Nunga mardalan opat hali acara syukuran di hurianta. Dipasahat hurianta do undangan marhitehite majelis tu ganup ruas ni huria na marulangtahun, jala tagorahon do i marhitehite warta jemaat. Tahalashon do las ni roha ni ruas ta mandohoti acara on. Anggo di mulana i mansai torop do ruas ni hurianta na ro mandohotisa, alai dinamangihutna ndang piga halak na ro.

Taparungkilhon do cara na efektif dohot efisien laho memaksimalhon kehadiran ni ruas ni hurianta mandohoti acara on, alai manang na behape ingkon tarbuka do hita mamereng partingkian na umbuk asa boi ndang mangganggu kegiatan ni ruasta. Sian substansi ni acara on tung dihalashon ruas ni hurianta do.

5.       GERAKAN AEK SANTETEK:

Tahalashon do haungkapon ruas ni hurianta manumpahi ulaon parasinirohaon marhite aek santetek. Marhite on boi hurianta manghobasi angka ruas ni huria hombar tu keadaan ekonomi  na ingkon si urupan. Tabege do las ni roha dohot panghamauliatehonon ruas ni hurianta tu Debata hombar tu ulaon on, nang pe sipata taparungkilhon haumbuhon hasahatan ni aek santetek on. Ala i dohononta ma asa unang tarajumi aek santetek on songon parsagi ni parjambaran tu ruas ni hurianta. (Pendataan, hasahatan, panghobasion, team aek santetek, administrasi)

6.       JUBILEUM 150 TAHUN HKBP TINGKAT HURIA

Di ari Minggu 11 Juni 2011 nunga tapatupa pesta jubileum 150 tahun HKBP di tingkat huria. Tung mansai tahalashon do peran serta ruas ni hurianta mandohoti pesta on, sian mulai ianakhonta sikkola minggu sahat tu lansia saluhut marolopolop. Tahamauliatehon do nang kerja keras ni angka panitia na patulushon acara perayaan on (jalan santai bersama ruas dohot ibadah pesta perayaan). Marhite ulaon on taparsinta do kelanjutan bangunan na mo numental ima ruang Sikola Minggu. Rap ma hita mamingkirhon hatutulus ni ulaon on.

7.       PEMBERDAYAAN KOPERASI TABITAKUM

Hira na so tarida do saleleng on keberadaan ni Koperasi Tabitakum parompuan na adong di hurianta. Hape sasintongna mansai arga jala mansai porlu do on sikembanghononta laho memberdayakan dohot mangurupi ruas ni hurianta. Nunga tacoba laho mamingkirhon hahihinsat  ni koperasi on dohot angka pengurusna, jala nunga dimulai parataratahon administrasi na mardalan salaleleng on. Domu tuson siurupan ni hurianta do pengurus na boi mangalehon tingkina, gogona, dohot talenta laho pahembangkon hamajuon ni koperasi on. Nian nunga adong pengurus ni koperasi on, alai ndang saluhutna dope pataridahon parsitutuon domu tu pengembanganna. Ala bagian panghobasion ni hurianta do koperasi on, tung mansai denggan lehononta perhatian marhitehite sosialisasi, sistim kerja, pelaporan, anggaran dasar/anggaran Rumah Tangga. Jala sasaran boi jongjong CUM di hurianta.

8.       PROGRAM TERPADU TIGA DEWAN

Adong do manang piga-piga program sihobasan ni hurianta marhite na tolu dewan domu tu Bina warga/keluarga dohot pemberdayaan ruas ni hurianta di bidang profesi, keluarga muda, dohot motivasi marhitehite seminar, lokakarya. Alai ndang jumpang hita dope  keterpaduan na sistimatis di pelaksanaanna. Di kegiatan naung mardalan dohot nanaeng sidalanta mansia denggan molo tondi ni keterpaduan i ta pajongjong asa umbidang jala gumajang na tardungdung.

9.       PARHEPENGON

Secara umum denggan do keuangan ni hurianta na boi mandungdung saluhut pelaksanaan ni program naung ta totophon. Nang pe dimulana i mansai gamang jala marungkil do hita mamingkirhon hatutulus ni program marhitehite parhepengon, alai ingkon dohononta do mauliate tu Tuhan i na mangalusi saluhut parungkilonta dohot hagamangonta boi tulus program parhepengon ni hurianta andul demenggan sian na tapingkiri, (pelean dua, namarboho, persepuluhan, dohot angka guguan na so ta anggarhon).

Diprogram anggaran ni hurianta tahun 2011 jumlah pemasukan dohot pengeluaran ta anggarhon do Rp. 1.159.364.040. Sahat tu bulan Juni 2011 hepeng na masuk Rp. 506.093.067, jala marsaldo ma hurianta bulan Juni Rp. 152.509.017,-. Tahamauliatehon do tu Tuhan hatutulus ni persembahan Perpuluhan, nang pe dimulanai gamang jala hira na pesimis hita patupahonsa. Ta anggarhon do pemasukan sian perpuluhan taon on Rp. 216.000.000,- jala naung masuk sahat tu bulan Juni 2011 Rp. 101.550.000,-. Sian pelean Tahunan/bulanan ta anggarhon Rp. 180.000.000,- naung masuk sahat tu bulan Juni 2011 Rp. 59.880.000,-. Suang songoni nang hagamangonta pasahathon pelean II dohot na marboho 100% tu pusat, alai dung ta patupa na pasahathon 100% tu pusat tung so mangganggu do tu anggaranta, malah adong peningkatan.

Di keadaan on sada pengalaman siauhononta jala sihangoluhononta do i di tonga-tonga ni na marhuria, asa unang gumodang rasa pesimis na mangarajai pingkiran dohot rohanta. Dihaburjuon dohot haringgasonta manghobasi huriaNa tung singhop do las ni roha dipasahat Tuhan i tu hita. Taringot tu keadaan parhepengon ni hurianta idaonta ma i annon dipasahat bendahara dohot parartaonta.

Data  5:  PERSEMBAHAN TAHUNAN

DAFTAR JEMAAT YANG TELAH

 MEMBAYAR IURAN BULANAN  TAHUN 2011

TINGTING JAN S/D JUNI 2011

WILAYAH

JUMLAH KK

YG TLH

JUMLAH (Rp.)

MEMBAYAR

I

142

KK

44

KK

          14,255,000

II

130

KK

30

KK

            6,530,000

III

195

KK

50

KK

          13,995,000

IV

338

KK

69

KK

          25,100,000

JUMLAH

 

805

KK

 

193

KK

          59,880,000

PAMERENGAN TU JOLO

Sian angka program naung tatotophon taon 2011 on, mansai bahat dope nanaeng sihobasanta. Tahalashon do angka ragam ni siparungkilhononta. Rajumanta do i songon sada dalan mangeahi panghobasion na lam dumasip do pe, ai i do hataridaan na mangolu panghobasionta di huria on. Marhite na ta adopi rumang ni angka siparungkilhonon hombar tu hasasaut ni program, sada dalan do i di hita pasadahon tahi patomutomuhon panghobasion na lam tu ulina dohot na lam tu hembangna marhite na mamangke hatauon na tajalo sian Tuhan i. Marhite i siberengonta tu jolo domu tu hinauli dohot hasasaut ni program sihobasanta di taon on:

1.       PERAYAAN JUBILEUM 150 TAON HKBP DI TINGKAT DISTRIK DOHOT NASIONAL.

Direncanahon do pelaksanaan perayaan Jubileum tingkat Distrik di bulan Oktober 2011, dohot tingkat nasional bulan November 2011 di Senayan. Domu tuson siparadeonta do keterlibatan ni hurianta mandohoti saluhut kegiatan na pahinsathon partondion (festifal koor), dohot angka usaha-usaha mobilisasi ruas mandohoti perayaan on. Mansai denggan tibu taparade asa unang tarhipu-hipu di ari naung tinotophonna.

2.       PESTA PANEN/GOTILON DOHOT PERAYAAN NATAL

Diprogram ni hurianta patupaonta do ulaon on di bulan Oktober dohot Desember. Jala pelasakna ni na dua ulaon on pabangkiton ni hurianta do panitia. Nunga ta totophon personal sian tonga-tonga ni Majelis na patulushon kepanitian i (Pesta gotilon & Natal). Jala di bulan Juli sasintongna nunga mulai mardalan. Alani i sipareahanta ma hatutulus ni ulaon on jala tangkas masiurupan hita: partordingna, partingkianna, kepanitianna, dohot bidang ni ulaonta.

3.       PENGADAAN/ RENOVASI SARANA GEDUNG IBADAH

Mamereng kuantitas dohot dinamisasi penghobasion di hurianta tung taparungkilhon do keterbatasan ruang na adong nuaeng. Taida jala tapinghilalahon do parmingguon ni angka ianakonta sikkola Minggu na sampe dialaman ni garejanta, partingkian parmasuk parmingguon jam 9.30, dohot angka latihan koor, rapat-rapat, pengajaran sidi na terganggu ala ruang na terbatas. Tahamauliatehon do tu Tuhan i marhite perayaan Jubileum di hurianta ditotophon sada program pembangunan monumental ruang/gedung sikola Minggu. Jala marhite hasil ni pesta i tapabahir tu dana awal pembangunan ruang sikola Minggu. Asa tulus nian ulaon on jala berkesinambungan sipingkirhononta do angka usaha-usaha dohot gerak cepat patulushon.

4.       RE-STRUKTURISASI PELAYANAN WILAYAH (PEMEKARAN WILAYAH)

Marhite program on taharaphon do parsaoran dohot efektivitas panghobasion na lam jumonok tu ruas ni huria. Nunga leleng ta parungkilhon pengembangan manang pemekaran wilayah di hurianta, alai ndang boi dope tulus sahat tu tingkion. Taida jala tapanghilalahon do bidang ni wilayah 1, 2, dohot 4, sipata ndang tardalani hita sudena. Nian nunga tapatupa pembagian jemaat gembalaan ni masing-masing parhalado, alai ipe ndang sahat do pe tu tujuanna. Ala program sipatulusonta do on di taon on ta hobasi ma dohot denggan jala nunga jumpang wilayah na imbaru di bulan Oktober 2011 on.

5.       PENYUSUNAN SOP (STANDART OPERASIONAL PROCEDURE)

Disihol ni rohanta patomutomuhon panghobasion na lam tu ulina “Rapi Tersusun” dibagasan sada sistim na marojahan tu perangkat-perangkat na adong di HKBP, taparungkilhon do asa adong buku sitiopon di hurianta. Di rapot evaluasi on tung tangkas ma ta patomutomui hombar tu konsep na pinaandar ni team. Ala mansai arga do i saluhutna ma hita mangalehon kontribusi.

6.       DEWAN-DEWAN

Tahamauliatehon do hahihinsat ni angka dewan patulushon program ni angka seksi-seksi na ni uluhonna. Marhite angka dewan lam tarida do hahihinsat ni angka  program  kategorial dohot seksi-seksi. Di angka program-program na naeng sihobasanta, tung mansai une do marhitehite angka dewan mangalehon pingkiran rap dohot pengurus seksi-seksi di pelaksanaan ni program asa lam mamora jala mencapai sasaran domu tu tujuan ni program i. Asa ndang holan perantara = “jembatan” ni kategorial dewan i tu huria. Pingkiran sisongon on ingkon paimbaruonta do i.

Tahamauliatehon do nang semangat ni angka ruas na gabe parsidohot di angka dewan dohot seksi alai sieahanta do pe partording ni panghobasion na pabangkithon parsidohoton ni sude ruas ni dewan/seksi di angka na mamingkirhon dohot mangulahon program.

7.       PARSERMONAN PARHALADO

Tahamauliatehon do tu Tuhan i, deba jala gumodang sian tonga-tonganta parhalado na mangharingkothon parsermonan na ta mulai pukul 19.00 setiap ari Selasa. Alai siparungkilhononta do pe haririmpas ni sude hita parhalado mandohoti parsermonan i. Sian godang ni hita parhalado adong do hita 31 halak (Parhalado: na aktif St. 23 hlk, Cst. 5 hlk, na marsahit St. 1 hlk, izin St. 1 hlk, na so hantus St.1 hlk). Mamereng sian jumlah Parhalado Sintua dohot calon Sintua na aktif 28 halak, hape na mangihuti parsermonan rata-rata 16-18 halak do setiap Minggu. Sipareahanta ma tu tingki na naeng ro haradeon ni rohanta mandohoti parsermonan i.

8.       Domu tu hinauli dohot hasasaut ni program sihobasanta na umporlu sian i saluhutna ima: Panjouon ni Tuhan i tu Hita: Dipasahat Tuhan i do tu hita partingkian gabe parsidohot manghobasi huriaNa. Ala ni i tondi ni panjouon i ima pangoloion mangulahon parsuruon ni Tuhan i.

SIHOL NI ROHA PATULUSHON ULAON PANJOUON

Tahamauliatehon ma tu Tuhan i na mamillit hita marhalado i di huria-Na. Asa rajumanta do i panjouon na khusus jala na mulia di hita, nang pe sipata ingkon marungkil hita. Molo dilehon Tuhan i do pe partingkian kesempatan tu hita idaonta do i na adong dope na niigil ni Tuhan i siulahononta. Hupanghilalahon hami do angka ronsot ni ulaon na ingkon sihobasanta (diparkarejoan, dikantor, dna), na boi mambahen hita marungkil marbagi partingkian. Alai mauliate ma tadok tu Tuhan i marhite gogo, pingkiran, dohot kontribusi boi masitumpahan patulushon panghobasion di huria on. Songon parhalado na manghasiholi hatutulus ulaon panjouan dohot hamajuon ni panghobasionta, tung une do sipauliulionta;

1.       KOMITMEN.

Boi rata on molo taingot padan na ta undukhon di tingki jongjong hita dohot inanta di adopan ni ruas tarlumobi di adopan ni Tuhan i ditingki dijangkon hita gabe parhalado. Marhite i ndang tarjua hita be manghobasi huria-Na dohot mandohoti parsermonan, partangiangan, manghobasi parmingguon, dna.

2.       KONSISTENSI

Pataruhon hita do on tu pencapaian program na maju jala na mar”tondi”. Ai molo ndang hita be na patulushon angka naung rimpun ta hatai, tung so margogo be hita mandok sidononta, baik di parsermonan, partangiangan, mangobasi parmingguon, dna.

3.       KOMPREHENSIF

Ingkon rajumanta do angka parasingan na adong di hita songon hamoraon ni haulionta. Ndang alani parasingan na adong di hita gabe bahir-bahir panghobasionta, alai diparasingan i, sihamonangkononta do tondi na masiurupan, masitumpahon di parsermonan, partangiangan, mangobasi parmingguon, dna. Marhite i jumpang ma di hita mangangkat rap tu ginjang – manimbung rap tu toru.

PANIMPULI

Songon i ma hupasahat hami materi rapot ni evaluasi on, jala hurajumi hami godang do pe na hurang singkhop sipareahanta tu jolo. Jala dibagasan pos ni roha do hami tu Tuhan i, ala ndang nampunanta huriaon-nampuna ni Tuhan i do, jala hajongjonganta songon parhalado partohonan ima pangula ni Tuhan i, marhite i ma pos ni rohanta memereng hatutulus ni angka program si hobasanta di huria on hombar tu lomo ni roha ni Tuhan i.

Satahi ma hita mangadopi saluhut angka dinamika panghobasion di hurianta baik internal dohot  eksternal. Ndang mungkin elahonta angka na masa (une manang so une) pe partingkianna ingkon adopanta do i. Tapatuduhon ma parsitutuon na cerdas, tangguh, tekun, ulet, santun manghobasi ulaon panjouonta na sian Tuhan i.

Tapasahat ma gogo, kontribusi pingkiran, dohot talenta na dumenggan di rapot evaluasi on na berorientasi pamajuhon, pahembangkon, dohot peningkatan kinerja panghobasionta di huria. Tamakna i ma rapot on.

Pengertian evaluasi hanya dapat dilakukan dengan menengok sejenak ke belakang, Tetapi untuk menjalaninya kita harus serius melihat ke masa depan…

Bekasi, Jumat 29 Juli 2011

Pdt. Adven Leonard Nababan

Komentar dimatikan

ACARA MINGGU VII SET TRINITATIS

TEMA:

“Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi”.

1.    PANGGILAN BERIBADAH        

L  :   Terpujilah Tuhan Allah yang telah memperkenankan kita bersekutu dalam ibadah minggu VII setelah Trinitatis ini. Kami Majelis Jemaat HKBP Perumnas II Bekasi mengucapkan selamat datang dan selamat beribadah bagi seluruh jemaat. Semoga damai sejahtera dari Tuhan kita, memberkati saudara sekalian.

J  :   Selamat hari Minggu juga kami ucapkan kepada seluruh Majelis Jemaat. Semoga damai sejahtera Allah menyertai Bapak/ Ibu sekalian. “Horas, horas, horas, Tuhan memberkati kita semuanya.”

L  :   Tuhan telah menunjukkan kasih setianya kepada kita selama satu minggu ini. Ia menyertai kita dalam segala aktifitas maupun  kehidupan kita. Marilah saudaraku! Pujilah Tuhan dengan penuh sukacita, muliakanlah namaNya yang Kudus dengan suara sorak-sorai. Kita bangkit berdiri sambil  bertepuk tangan  menyanyikan “It’s Good to See You”

        Bernyanyi  NR “ IT’S GOOD TO SEE YOU

        It’s good to see you here with me. I’m so glad that you came.

        It’s good to see you here with me. I’m so glad that you came.

        The Lord love you, so do I, The lord love you, so do I

        It’s good to see you here with me. I’m so glad that you came.

— dinyanyikan 2 kali —

L  :   Nyanyikanlah mazmur bagi TUHAN, hai orang-orang yang dikasihi-Nya, dan persembahkanlah syukur kepada nama-Nya yang kudus!  Kuduskanlah bait Tuhan dengan nyanyian syukurMu!

J  : Karena Engkau, aku memuji-muji dalam jemaah yang besar; nazarku akan kubayar di depan mereka yang takut akan Dia. Aku memuji TUHAN, yang telah memberi nasihat kepadaku, ya, pada waktu malam hati nuraniku mengajari aku. Terpujilah Allah, yang tidak menolak doaku dan tidak menjauhkan kasih setia-Nya dari padaku.

        Bernyanyi 2X ”Bersyukurlah”

        Haleluya ku memuji Mu Tuhan, karena kasihMu tak berkesudahan

        Biar yang bernafas memuji sang Raja di atas gunung dan di dalam samudra

        Tanganku kuangkat pada-Mu, mensyukuri rahmat yang Kau b’ri

        Kaki ku melompat bagi-Mu, s’bab rahmatMu baru setiap hari

        Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Dia baik…..

        Bahwasanya untuk selamanya, Kasih setia-Nya…kasih setia-Nya

L  : Marilah kita arahkan hati, roh, pikiran serta seluruh hidup kita kepadaNya. Tuhan itu kudus, oleh karena itu kuduskanlah hatimu. Berdiri di altarNya dengan hati yang suci, marilah bangkit berdiri …., kita sembah Dia yang telah hadir untuk kita.

    (menyanyikan) NR. “ Bernyanyi. “Sperti Rusa Rindu SungaiMu”

    Sperti rusa rindu sungaiMu, jiwaku rindu Engkau

    Kaulah Tuhan hasrat hatiku, kurindu menyembahMu

    Engkau kekuatan dan perisaku, kepadaMu rohku berserah

    Kaulah Tuhan hasrat hatiku, kurindu menyembahMu

    Yesus, Yesus Kau berarti bagiku, Yesus, Yesus kau segalanya bagiku

(—dinyanyikan dua kali —)

2.    VOTUM – INTROITUS – DOA

L  :   Dengan mengucap syukur kepada Tuhan Allah Bapa, dan kepada Yesus Kristus dan kepada Roh Kudus yang menciptakan langit dan bumi, kita membuka ibadah ini.

J  :   Amin.

L  :   Siapa yang mempersembahkan syukur sebagai korban, ia memuliakan Aku; siapa yang jujur jalannya, keselamatan yang dari Allah akan Kuperlihatkan kepadanya.”

 J :   Kepada Allah, firman-Nya kupuji, kepada TUHAN, firman-Nya kupuji, kepada Allah aku percaya, aku tidak takut.

L  :   Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?

J  :   Nazarku kepada-Mu, ya Allah, akan kulaksanakan, dan korban syukur akan kubayar kepada-Mu.

L  :   Sebab Engkau telah meluputkan aku dari pada maut, bahkan menjaga kakiku, sehingga tidak tersandung; maka aku boleh berjalan di hadapan Allah dalam cahaya kehidupan. Haleluya

J  :   (menyanyikan: Haleluya-Haleluya-Haleluya)

L  :   Mari kita berdoa : Ya Tuhan Allah Bapa kami di surga, kasihMu adalah kekal selama-lamanya. Kami mengucapkan terima kasih kepadamu karena Engkau memelihara kami dari dahulu sampai sekarang. Ajarlah kami untuk tetap berpegang kepada kasih setiaMu, supaya kami tahu mengucap syukur atas segala berkat yang Engkau berikan kepada kami.

J  :   Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian hingga kami beroleh hati yang bijaksana.

L  :   Ajarlah kami supaya tidak menggantungkan pengharapan kami kepada hal-hal yang dunawi, melainkan bergantung sepenuhnya kepadaMu, karena kami tahu, Engkaulah penolong dan penghibur yang sejati bagi kami. Terpujilah Engkau di dalam nama AnakMu Yesus Kristus Tuhan dan Juruselamat kami. Amin.                                                              — Duduk —

3.    Bernyanyi  KJ. 407  :  2 + 4   ” Tuhan, kau gembala kami  “

        Kau Pengawal yang setia, Kawan hidup terdekat.

        Jauhkan kami dari dosa, panggil pulang yang sesat,

        Tuhan Yesus, Juruslamat, kami mohon, bri berkat. 2x

        KehendakMu kami cari, ingin turut maksudMu.

        Tuhan, isi hati kami dengan dengan kasihMu penuh

        Tuhan Yesus, Juruslamat, tak terhingga kasihMu. 2x

4.    PEMBACAAN HUKUM  TAURAT       

L  :   Saudara-saudara yang kekasih ! Dengarkanlah Hukum Tuhan bagi kita di Minggu ini, yaitu Titah IX dan maksudnya : Jangan engkau berdusta. Apakah maksudnya bagi kita?

J  :   Kita harus takut serta kasih kepada Allah, sebab itu janganlah kita mendustai, menghianati, memfitnah, maupun bersaksi palsu serta merendahkan martabat sesama manusia.

L  :   Kita harus saling melindungi dan menyatakan hal-hal yang baik saja mengenai sesama manusia apabila belum nyata dan jelas diketahui kesalahannya. Marilah kita memohon kekuatan:

L+J  : Ya Tuhan Allah, kuatkanlah kami melakukan yang sesuai dengan hukum-Mu. Amin

5.    Bernyanyi “You Raise Me Up”

    When I am down and oh my soul so weary

    When troubles come and my heart burdened be

    Then I am still and wait here in the silence

    Until You come and stay a while with me

    Reff. You raise me up so I can stand on mountains

    You raise me up to walk on stormy seas

    I am strong when I am on Your shoulders

    You raise me up to more than I can be

…berdiri …

    Kala jiwaku terdesak cobaan, serta hatiku sungguh berbeban

    Lalu kudiam duduk dalam sunyi, menungguMu menjenguk diriku

    Kau angkat daku agar ku berdiri, di atas gunung alangkah megah

    Di pundakMu kurasa sejahtera, kau angkat daku agar ku tegar

  6.    Doa Pengakuan dan Janji atas Pengampunan Dosa

L  :   Saudara-saudara terkasih dalam Yesus Kristus! Kini saudara berdiri di hadapan Allah yang Maha Tahu; yang mengetahui segala pikiran dan hatimu. Dia mengenal engkau; Dia mampu menyelidiki hatimu, tidak satu pun yang dapat kita sembunyikan daripadaNya. Rendahkanlah dirimu dihadapanNya, tundukkanlah kepalamu, akuilah segala dosa dosamu kepadaNya dan mintalah pengampunan daripadaNya. Marilah kita berdoa. Ya Tuhan Allah, kami tahu bahwa Engkau adalah Allah yang menciptakan segala sesuatu, yang memelihara dan memberkati hidup kami. Namun kami sering sekali merasa kuatir dan cemas akan masa depan kami serta melupakan kasih setiaMu dalam hidup kami. Akibatnya banyak di antara kami yang bersandar kepada kekuatan, kemampuan dan kehebatannya sendiri, bahkan ada yang lari mencari berkat dan  pertolongan kepada berhala, arwah nenek moyang, tempat keramat dan mempergunakan jimat-jimat, perdukunan dan cara-cara yang tidak berkenan kepada Tuhan.

…musik organ.KJ. No. 33 : “Suaramu Kudengar”…

L  :   Walau kami sudah sering merasakan pertolongan Tuhan dalam hidup kami, tetapi ketika menghadapi kesulitan dan tantangan, kami sering mengeluh dan bersungut-sungut. Kami terlalu sering lupa untuk mengucap syukur kepadamu, sehingga perbuatan kami tidak memuliakan Engkau. Kami kurang mensyukuri  berkatmu, sehingga kami sering membanding-bandingkan diri kami dengan orang lain.

J  :   Menyanyikan Reff. KJ. No. 33 : “Suaramu Kudengar”

        Aku datanglah, Tuhan padaMu; Dalam darahmu kudus sucikan diriku

L  :   Kami juga sering menyombongkan apa yang kami miliki, seolah-olah itu merupakan karena kehebatan kami sendiri. Kami sering menganggap diri kami lebih hebat dari orang lain, sehingga kami kurang menghargai orang lain. Kami lebih mementingkan diri kami sendiri, sehingga kami kurang memperhatikan apa yang perlu bagi sesama kami. Ya, Tuhan, kasihanilah kami yang lemah ini, ampunilah segala kejahatan kami.

J  :   Menyanyikan Reff. KJ. No. 33 : “Suaramu Kudengar”

        Ya Yesus, Kau beri jaminanMu tetap:

        Kepada orang beriman janjiMu akan genap!

        Aku datanglah, Tuhan, padaMu; Dalam darahMu kudus sucikan diriku.

L  :   Saudaraku yang terkasih! Kita telah mengaku dosa-dosa kita dengan jujur di hadapan Tuhan. Dengarkanlah janji keampunan dosa dari Tuhan: “Tuhan itu adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setiaNya. Tidak dilakukanNya kepada kita setimpal dengan dosa kita dan tidak dibalasNya kepada kita setimpal dengan kesalahan kita. Seperti Bapa sayang kepada anak-anakNya, demikian Tuhan sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia. Kemuliaan bagi Allah di tempat yang maha tinggi.

L+J:           Amin.               —duduk—                                                                            

7.    Bernyanyi  . Bernyanyi NR “Engkaulah Segalanya”

        Engkaulah kekuatanku, engkaulah kemuliaanku, Engkaulah s’galanya,

        Engkau permata yang indah Tak ‘kan pernah kulepaskan, engkaulah s’galanya

        Yesus domba Allah mulia nama-mu, Yesus domba Allah mulia nama-mu

        Kau hapus s’gala dosaku, s’gala cela dan maluku Engkaulah s’galanya,

        Saat jatuh kau angkatku, Saat haus kau p’nuhiku, engkaulah s’galanya

        Yesus domba Allah mulia nama-mu, Yesus domba Allah mulia nama-mu 2x

dinyanyikan dua kali —

8.    PEMBACAAN  EPISTEL  :  MAZMUR 119: 9 – 16

L  :   Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih?

J  :   Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.

L  :   Dengan segenap hatiku aku mencari Engkau,

J  :   janganlah biarkan aku menyimpang dari perintah-perintah-Mu.

L  :   Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu,

J  :   supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau.

L  :   Terpujilah Engkau, ya TUHAN;

J  :   ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku.

L  :   Dengan bibirku aku menceritakan

J  :   segala hukum yang Kauucapkan.

L  :   Atas petunjuk peringatan-peringatan-Mu aku bergembira,

J  :   seperti atas segala harta.

L  :   Aku hendak merenungkan titah-titah-Mu

J  :   dan mengamat-amati jalan-jalan-Mu.

L  :   Aku akan bergemar dalam ketetapan-ketetapan-Mu;

J  :   firman-Mu tidak akan kulupakan.

L  :   Berbahagialah yang mendengar Firman Allah serta memeliharanya.

J  :   Amin.

9.    Bernyanyi  NR ”Yesus Kekasih Jiwaku”

    Yesus kekasih jiwaku, sungguh ku percaya padaMu

    Kar`na kasihMu padaku Kau tebus dosaku

    Dari terbitnya matahari dan sampai terbenamnya

    Ku angkat lagu pujian, tinggikan namaMu.

    Dengan gendang, kupuji, kupuji, dengan kecapi, ohh….

    Kubernyanyi haleluya, Yesus kekasihku.

dinyanyikan dua kali  berdiri–

10.  PENGAKUAN  IMAN  RASULI                             

L  :     Bersama-sama orang percaya di seluruh dunia, marilah kita    mengaku Iman Kepercayaan kita.

J  :     Aku percaya ….dst.                                 — duduk —

11.  WARTA JEMAAT DAN DOA 

12. Bernyanyi  BE. 474 ”Ingkon Jesus do Donganku”

       Ingkon Jesus do donganku, sahalangku lilu do.

        Raphon Jesus boi au monang , talu musu I na ro.

        Ndang mabiar au disi, Tuhan Jesus donganki,

        Sai ihothononku Jesus, oloanku nama i.

        Ingkon Jesus do donganku, molo marsitaonon au.

        Tu Ibana hutinggangkon, nasa na pasorat au.

        Ndang mabiar…

— musik —

        Ingkon Jesus do donganku, molo na tarunjun au.

        Tuhan Jesus do parmonang, dipamonang dohot au.

        Ndang mabiar…

13. K H O T B A H   :  YOHANES 6: 30 – 35        

14. Bernyanyi  NR”S’mua Baik”

    Dari Semula, T’lah Kau Tetapkan

    Hidupku Dalam Tangan-Mu, Dalam Rencana-Mu Tuhan

    Rencana Indah, T’lah Kau Siapkan

    Bagi Masa Depanku, Yang Penuh Harapan

    S’mua Baik, S’mua Baik, Apa Yang , T’lah Kau Perbuat Di Dalam Hidupku

    S’mua Baik, Sungguh Teramat Baik, Kau Jadikan Hidupku Berarti

    Pria        :  Dari Semula, T’lah Kau Tetapkan

                    Hidupku Dalam Tangan-Mu, Dalam Rencana-Mu Tuhan

    Wnt       :  Rencana Indah, T’lah Kau Siapkan

                    Bagi Masa Depanku, Yang Penuh Harapan

    Semua: S’mua Baik, S’mua Baik, Apa Yang , T’lah Kau Perbuat Di Dalam Hidupku

                S’mua Baik, Sungguh Teramat Baik, Kau Jadikan Hidupku Berarti

— musik —

    Wnt       :   Dari Semula, T’lah Kau Tetapkan

                        Hidupku Dalam Tangan-Mu, Dalam Rencana-Mu Tuhan

                        Rencana Indah, T’lah Kau Siapkan

                        Bagi Masa Depanku, Yang Penuh Harapan

    Pria        :   S’mua Baik, S’mua Baik, Apa Yang , T’lah Kau Perbuat Di Dalam Hidupku

                    S’mua Baik, Sungguh Teramat Baik, Kau Jadikan Hidupku Berarti

    Semua: S’mua Baik, S’mua Baik, Apa Yang , T’lah Kau Perbuat Di Dalam Hidupku

                    S’mua Baik, Sungguh Teramat Baik, Kau Jadikan Hidupku Berarti

        — musik —

16.   Doa  Persembahan,  Bapa  Kami,  Berkat

Komentar dimatikan

ACARA IBADAH JUBILEUM 150 TAHUN HKBP

ACARA IBADAH JUBILEUM 150 TAHUN HKBP

DI HKBP PERUMNAS II BEKASI

==================================================

TEMA :

 “MANONGTONG DIBAGASAN KRISTUS,

MARURAT JALA PINAULIULI DIBAGASAN IBANA

 (Kolosse 2:6-7)

I.        PRA IBADAH

1.       PERSIAPAN PROSESI DARI DEPAN RUMAH PENDETA RESSORT.

2.       BARISAN PROSESI MENUJU GAREJA : SEKOLAH MINGGU, REMAJA, NHKBP, TEAM MUSIK TIUP/HBO, PARJAMITA, PANDITA, PANITIA, PARHALADO AKTIF / PENSIUN. DISAMBUT OLEH SEKOLAH MINGGU.

3.       PROSESI MEMASUKI GEREJA (SEMUA JEMAAT BERDIRI).

4.       PROSESI BERDIRI DI DEPAN ALTAR.

5.       SALAM JUBILEUM OLEH PENDETA RESSORT.

                                                                                                               

II. IBADAH

01.   MANGARADE DIRI MARSOMBA TU DEBATA

L1    :   Huria ni Debata na ni haholongan ni Tuhanta Jesus Kristus, nuaeng jongjong do hita di bagas joro on, manghalashon pesta  Jubileum 150 Taon HKBP. Tama do hita  saluhutna ruas ni huria HKBP Perumnas II Bekasi, manomba Debata naung mangalehon pasupasuNa tu bangsa Batak. Dipalua do hita sian hasipelebeguon, parhatobanon, habodohon, dohot angka ulaon haholomon. Antong marningot saluhut pambahenan ni Debata dibagasan ngoluni bangso batak, dohot huria-Na HKBP, tapuji ma Tuhanta marhitehite uning-uningan huhut manortor manomba Kristus i. Antong di hamu pardoal pargonsi nami…(gondang mangalusi), bahen hamu ma jolo gondang mula-mula i, ai marmula do na tiur, marmula las ni roha di Huria HKBP ima Kristus Jesus Tuhanta i.

(— gondang mula-mula, manortor sude ruas di ingananna be—)

L2    :   Tapuji ma Tuhanta…! Nunga di baen hamu be gondang mula-mulai songon tanda na marmula do saluhut angka nauli, na denggan, dohot haluaon di bangso Batak marhitehite barita Nauli, nuaeng pe amang pardoal pargonsi nami… (gondang mangalusi), naeng rap marlas ni roha ma hami saluhutna ruas ni huria HKBP Perumnas II Bekasi, manomba Debata dibagasan hamuliaonNa jala Ibana na mangaramoti huriaNa sahat tu Jubileum 150 taon HKBP. Antong… bahen hamu ma jolo gondang somba i, asa husomba hami Jesus Kristus sipaluai.

        (— gondang somba, manortor sude ruas di ingananna be—)

L1    :   Pinuji ma Tuhan i naung ro manopot hita bangso Batak marhitehite Barita Nauli. Nuaeng pe… hamu amang pardoal pargonsi… (gondang mangalusi) nunga husomba hami be Debata silehon hangoluan di bangso Batak. Jala nuaeng… naeng hatindangkonon nami ma saluhut pambahenan dohot pangaramotion ni Debata tu saluhut huria HKBP na adong di portibion, tu na humaliang hami dohot tu bangso nami on. Antong bahen hamu ma jolo gondang liat-liat i, asa huliathon hami jala huhatindakon hami hatigoran, hadameon, holong ni roha, dohot ngolu na pinaimbaru ni Tuhan i.

             (— gondang liat-liat, manortor sude ruas di ingananna be—)

L2    :   Marolop-olop jala marlas ni roha do hami manghatindangkon Kristus di sandok ngolu nami, Ibana do Raja ni hatuaon dohot haluaon di bangso Batak. Ala ni i amang pardoal pargonsi… (gondang mangalusi) nunga dibahen hamu gondang liat-liat songon las ni roha nami ala naung liat Holong ni Debata tu bangso Batak, tu huria HKBP na adong diportibion; nuaeng pe bahen hamu ma jo gondang las ni roha, asa tung singkop pamujion ni huria HKBP Perumnas II Bekasi on di di haroro ni Barita Nauli tu bangso Batak.

(— gondang olop-olop, manortor sude ruas di ingananna be—)

L1    :   Tu hita saluhut na liat na lolo, nunga tapataridahon be las ni rohanta di manogot on, jala nunga tapatuduhon parsombaonta tu Debata. Ibana do na manggomgom sandok bangso Batak, jala laos Ibana do dibagasan holongNa manumpak dohot mamasumasu huriaNa HKBP asa gabe manjadi pasu-pasu tu na humaliang. Antong tapuji ma Tuhanta marhite ende : “Somba ma Debata”

H     :   Mangendehon ende “Somba ma Debata”

            Somba ma Debata…, somba ma Debata…, somba ma Debata…

            (somba ma Debata, somba ma Debata)

            Habiari ma Debata…, habiari ma Debata…,Habiari ma Debata, habiari ma Debata

            Habiari ma Debata…, biar mida Jahowa do, Biar mida Jahowa do

            Mual ni pasupasu di bangsonta

            Somba ma Debata, habiari ma Debata,Palua na tarhurung, urupi na marutang

            Haholongi angka dongan songon anak ni Damang

            Somba ma Debata, habiari ma Debata, Palua na tarbuang, urupi na marutang

            Haholongi angka dongan songon anak ni Damang

            Jubilate, Jubilate Amen…, Jubilate Amen

            Jubilate, jubilate dok ma mauliate…, Ingot jinalona be, jubilate amen

            Somba ma Debata, sombama Debata,Habiari ma Debata, habiari ma Debata

            Jubilate, jubilate, jubilate;  Amen, amen, amen

                                                      —jongjong—

02.   VOTUM INTROITUS TANGIANG

L1    :   Marhitehite Goar ni Debata Ama, dohot Goar ni AnakNa Tuhan Jesus Kristus, dohot Goar ni Tondi Parbadia na tumompa langit dohot tano on, Amen. Marolopolop tu Debata ma ho, ale sandok tano on. Endehon hamu ma hamuliaon ni goarNa, marmulia bahen hamu pujipujianNa. Tung na songkal do angka pambahenanMu, ale Jahowa. Haleluya!

H     :   (mangendehon : Haleluya ) HALELUYA, HALELUYA, HALELUYA

L2    :   Martangiang ma hita! Ale Tuhan Debata Amanami marhite Jesus Kristus Tuhannami. Pujipujian hasangapon ma hupasahat hami tu Ho sian nasa rohanami, ala dilehon Ho tu hami Barita Nauli na sian Tuhan Jesus Kristus na mangunsat hami sian haholomon tu hatiuron, sian hamatean tu hangoluan. Mauliate hudok hami tu Ho, ala diramoti Ho do huriaM HKBP sahat rodi 150 taon pasauthon ulaon panjouonMu: marparsaoran, marpanindangion dohot patupa ulaon parasirohaon   laho papatarhon dohot patimbulhon harajaonMu di tongatonga ni portibi on. Hupangido hami tu Ho, sai ramoti ma huriaM na pinapungupunguMi marhitehite Tondi Parbadia, asa lam tangkas hami manongtong dibagasan HataM, hot marurat jala pinauliuli dibagasan ojahan na sasada i, Tuhan Jesus Kristus Tuhannami. Tangihon ma tangiangnami on, ala ni asi dohot holong ni rohaM. Amen.

 –hundul—-

03.  MARENDE :   ARBAB

        Aaaa… (2 X)  Da tama endehononku, pamujionku di Debatangku

        Ooo…da tama halashononku, denggan basaNa pangolu au

        Pujionku ma Jahowa marhite sordam manang tulila

        Ooo…pangkeonku dohot arbab, mambahen sangap di Tuhan i

        Reff : Haleluya sai pujionku Tuhan i, pasangapoku goarNa i

        Tung saluhut angka uninguningan i, naeng pangkeonku baen pujian na uli

        Ooo…paluonku ma sarune, rap dohot ogung mardongan odap

        Ooo…rap dohot parhinaloan, Endehononku Tuhanta i

—musik—

        Pujionku ma Jahowa marhite sordam manang tulila

        Ooo…pangkeonku dohot arbab, mambahen sangap di Tuhan i

        Reff : Haleluya…dst…

 04.   PATIK NI DEBATA

L1    : Tangihon hamu ma patik ni Debata ima na tarsurat di 3 Musa 25:10-13,18 “Ingkon parbadiaanmuna do taon palimapuluhon, jala tingtinghononmuna haluaon di tano i tu saluhut halak pangisina; ingkon gabe taon parolopolopon do i di hamu, jala ingkon mulak hamu ganup tu partalianna, mulak huhut ganup tu donganna hian.

H     :   Ingkon patupaonmuna angka aturanHu, jala radotanmuna angka uhumHu, asa marparange hamu hombar tusi, asa marsonangsonang hamu maringan di tano i.

L2    : Taon parolopolopon do tahe di hamu taon palimapuluhon i, ndang jadi hamu manabur disi jala ndang jadi hamu manggotil sagakna, jala ndang jadi tapuonmuna parbue ni hau anggur na so pinaias i rantingna

H     : Ingkon patupaonmuna angka aturanHu, jala radotanmuna angka uhumHu, asa marparange hamu hombar tusi, asa marsonangsonang hamu maringan di tano i

L1    :   Ai taon parolopolopon do i, ingkon badia do i di hamu, ingkon panganonmuna disi gogo ni ladang na tubu boti

H     : Ingkon patupaonmuna angka aturanHu, jala radotanmuna angka uhumHu, asa marparange hamu hombar tusi, asa marsonangsonang hamu maringan di tano i

L2    :   Ia taon parolopolopon i, ingkon mulak tu ganup partalianna hian.

            Ima sahatna, antong rap mangido gogo ma hita tu Debata laho mangulahon patikNa

L+H : Ale Tuhan Debata, sai pargogoi ma hami mangulahon na hombar tu patikMi, Amen.

05. MARENDE BE. No. 424 : 2,4    SOARA NI TONDI

        Marunduk ni roha topoti sude pambaenmu na torbang jengkelmu sude.

        Pasahat tu Jesus sandok dirimi sai tong pasunggulhon panghophopNa i

—jongjong—

        Tarsor ho mardosa manurut lomom, tung unang datdati sai alo langkam.

        Dompakhon Tuhanmu pargogo do i manesa pamalum sude dosami

 06.  MANOPOTI DOSA DOHOT BAGABAGA HASESAAN NI DOSA

L1    :   Tapaunduk be ma rohanta di adopan ni Debata laho manopoti dosanta

—-manghuling orgen  angonangon sa ayat BE.No. 681 —-

            Martangiang ma hita:

            Ale Tuhan Debata, Amanami na di banua ginjang. Di Pesta Jubileum 150 taon HKBP ombas on, na ro do hami tu joloM manopoti dosa nami. Nunga dipapatar Ho tu hami: Jesus do dalan, hangoluan dohot hasintongan. Alai sipata do hutuntun hami lomo ni rohanami atik pe maralo tu HataM, targoar do hami Kristen alai hutondong hami do dalan hamagoan.

L2    :   Sian lelengna naung jongjong HuriaM 150 taon, nunga patut nian matoras haporseaonnami, alai sipata mura do hami dipalindaklindak pangombus ni poda na mangaliluhon, gabe tolping huriaM tu parbolatbolatan. Nunga dipasupasu Ho huriaM marhite angka panghobasionna na manopa angka ruas na pistar jala marhaporseaon na diparar Ho marhobas di tonga ni bangsonami, nang di na humaliang : lokal, regional nang internasional. Alai hurang dope parsitutuonnami laho padimundimunhon angka na pinasahatMi tu huriaM.

H     :   Ai godang dope na so tardungdung hami  angka panghobasion hombar tu ulaon panjouonMu tu huriaM di tonga ni masyarakat nang bangsonami.  Sai asi ma rohaM di hami, angka na mangarsakhon dosanami.

L1    :   Sai sahapi ma tu bagasan rohanami hasesaan ni dosanami i. Lehon ma tu hami tondiM na badia i, asa dipargogoi hami manongtong dibagasan HataM, asa boi hugotaphon hami nasa dosa dohot roha portibi on, asa hupasahat hami dirinami tu Ho, gabe pelean na mangolu jala na badia marhitehite Tuhan Jesus Kristus Tuhannami, Amen.

            —-manghuling orgen  angonangon sa ayat BE.No. 681 huhut martangiang —-

L2    :   Bagabaga ni Debata taringot tu hasesaan ni dosanta : Molo tung adong manang ise na mardosa, adong do pangondianta di Ama i, ima Tuhan Jesus Kristus na tigor roha i. Jala Ibana do pardengganan taringot tu dosanta, alai ndada holan taringot tu dosanta, dohot do taringot tu dosa ni saluhut portibi on.  Hasangapon ma di Debata na di ginjang

H     : Amen.                                                                                                                         (hundul)

 07. MARENDE BE. No. 754 : 1 + 3 GOK LAS NI ROHA DO AU”

        Gok las ni roha do au di ngolungkon, di ngolungkon, di ngolungkon

        Gok las ni roha do au di ngolungkon, tongtong di rohangkon

        Mauliate gok las ni roha maringan holongMi Tuhan di au,

        Mauliate gok las ni roha maringan holongMi Tuhan di au

        Gok do holong ni Jesus di ngolungkon, di ngolungkon, di ngolungkon

        Gok do holong ni Jesus di ngolungkon, tongtong di rohangkon

        Mauliate gok las ni roha maringan holongMi Tuhan di au,

        Mauliate gok las ni roha maringan holongMi Tuhan di au

 08 EPISTEL

L1    :   Turpuk Epistel di Minggunta sadarion ima na tarsurat di Johannes 16 : 5 – 15. Alai na laho ma Ahu nuaeng manopot na marsuru Ahu, jala ndang adong manang ise hamu manungkun Ahu : Na laho tu dia do Ho?

H     :   Lam dokdok tahe rohamuna, ala Hudok songon i tu hamu.

L2    :  Alai na mandok na sintong do Ahu tu hamu : Ulimuna do i, ia laho Ahu. Ai aut so laho Ahu, ndang na ro Pangondian i manopot hamu. Alai anggo laho Ahu, suruonHu do Ibana tu hamu.

H     :   Anggo dung ro Ibana, ajaronNa do portibion taringot tu dosa dohot taringot tu hapintoron dohot taringot tu uhum.

L1    :   Anggo taringot tu dosa, i ma na so porsea nasida di Ahu. Anggo taringot tu hapintoron, i ma na laho Ahu manopot Damang, jadi ndang be idaonmuna Ahu.

H     :   Anggo taringot tu uhum, i ma naung hona uhum induk ni portibi on. Godang dope nian sidohononHu tu hamu; alai ndang tarboan hamu dope i nuaeng.

L2    :   Alai dung ro Tondi Hasintongan na nidok ondeng, togihonon ni i do hamu tubagasan nasa hasintongan: Ai ndang adong sihatahononna sian sandirianNa; na binegeNa i do hatahononNa; baritahononNa do tu hamu na naeng masa dope.

L1    :   PasangaponNa do Ahu, ai jaloonNa do na di Ahu, laho mamaritahonsa tu hamu. Saluhut na di Ama i, di Ahu do i umbahen na Hudok : jaloonNa do na di Ahu, laho mamaritahonsa tu hamu.

            Ima sahatna, martua do angka na tumangihon Hata ni Debata jala na umpeopsa.

H     :   Amen.

09.  MARENDE BE, No. 453 : 1, 4                  SADA GOAR NA UMMULI

        Sada goar na ummuli sian nasa goar i.

        Goar ni Tuhanta Jesus Ido na ummuli i.

        Reff: GoarMi Tuhanhi holan I do endengki

        GoarMi Jesuski do pamalum rohangki

 

        Sai endehon ma goarNa burju hatindanghon i.

        Paima sahat hita sogot lao manomba Tuhan i.

        Reff: GoarMi Tuhanhi…d.u

 10.  KOOR SM : HKBP INGKON BADIA      

        Dang tuk pasonanghon rohaMi

        Tung godang pe na hu lehon tu HuriaMi

        Dang tuk pasonanghon rohaMi

        Tung godang pe donganki lao mamuji Ho

        Reff : HKBP…HKBP…ingkon badia do ho bahenonki

        HKBP…HKBP…ingkon badia do ho di rohangki

        Dang tuk pasonanghon rohaMi

        Tung gogo mangula au di HuriaMi

        Dang tuk pasonanghon rohaMi

        Tung gogo pe endengki lao mamuji Ho

        Reff :

 

11. REFLEKSI JUBILEUM 150 TAON HKBP

L1    : Di na marlas ni roha hita sadari on mamestahon Jubileum 150 taon HKBP, parhatopoton ni rohanta do tung na balga do asi ni roha ni Jahowa tu bangso Batak.

H     : Tung ise ma nian bangso Batak umbahen pola ditanda jala diparhamaol Jahowa hita? Alai sian asi ni rohaNa dipiliit do bangso Batak gabe inganan panaburan ni Barita Nauli i.

L2    :   Di ari 7 Oktober 1861 na salpu, mansai lehet do langka ni parbarita Nauli na sinuru ni Debata mamaritahon Barita Nauli, dame dohot holong ni roha ni Debata tu tongatonga ni bangso Batak. Opat halak Pandita ima Pdt Heine, Pdt Klammer, Pdt Betz, dohot Pdt V(P)an Asselt, marsagi ulaon mamaritahon Barita Nauli di tano Batak na laos ari i ma gabe ari hatutubu ni HKBP. Ari 7 Oktober  on ma di totophon gabe ari hatutubu ni HKBP naung dipestahon di sandok HKBP: di ari 7 Oktober 1905; Jubileum 75 taon HKBP taon 1936 dipestahon di Sipirok, Jubileum 100 taon dipestahon taon 1961 di Tarutung, Jubileum 125 taon dipestahon taon 1986 di Tarutung, Pematangsiantar dohot Jakarta

H     :   Mauliate ma di Ho Tuhan ala disuru Ho do naposoM laho mangajari, manogunogu bangso Batak gabe hutanda hami Jesus do panondang hangoluan, hasintongan dohot hatigoran.  

L1    : Lam tangkas do pangerbang ni Barita Nauli i marlojong di tano Batak di ombas pangulaon ni Ompu i Dr I.L Nommensen rap dohot angka pangula ni huria na dipabangkit marhobas di huriaNa i. Lam torop do angka huria na jongjong di angka luat ni bangso Batak, songon i nang angka parhalado ni huria na rade mamelehon dirina tu ulaonMu  Tuhan. Diparhatopot rohanami do, Barita Nauli i do paluahon bangsonami sian keterbelakangan, bangko na eksklusif,  taruli di angka parbinotoan na lam maju, songon i nang pangaradotion di hahipason. Nunga sian mulana tung diradoti HuriaM panghobasion na mangibul di tongatonga ni bangso Batak di partondion nang di pardagingon.

H     :   Pinuji ma Ho Tuhan na mangaramoti dohot mamasumasu HuriaM gabe boi hudai hami hamajuon, haimbaruon na manghamham parsaoran na umbidang. Nunga torop  angka parsingkolaan na jongjong ni HuriaM laho manghobasi parbinotoan umum mamungka sian Taman Kanak-kanak sahat rodi Perguruan Tinggi, songon i nang Parsamean ni na   gabe parbarita nauli di HKBP. Marhite sian i torop do  halak Batak na pistar jala marhatauon marsiadu dohot houm manang marga na asing di tonga ni portibi on.

L2    : Ndang mansohot pandonganion ni Debata tu HuriaNa, di laonlaon ni ari, di parhusoran ni na masa, di  porang portibi paduahon, dipaulak do nasa Pandita na sinuru ni Zending Barmen Jerman na  manguluhon panghobasion di HKBP nasai laon. Sanga do lomos roha ni na deba, ai dirimpu mansohot ma HKBP bahenon ni i. Alai ndang dipaloas Debata songon i, dilehon do gogo dohot TondiNa tu angka Pandita Batak laho manguluhon HuriaNa HKBP. Boho di ari 10-11 Juli 1940 di Sinode Godang Istimewa tarpillit ma Pdt Kasianus Sirait gabe Vorsitter, laos ombas i ma HKBP  manjujung baringinna.

H     :   Marningot i tama ma tutu hatindanghononta: godang ma tongon na binahen ni Jahowa tu hita, jadi marlas ni roha ma hita”.

L1    : Lam doras do pangerbang ni HKBP marhite huaso dohot pangulaon ni Tondi Parbadia hombar tu pardalanan ni tingki: lam torop Huria, Resort dohot Distrik na jongjong jala marserak di sandok Indonesia on sahat tu luar negeri. Di Jubileum 75 taon, nunga torop halak Batak na mangula di perjuangan kemerdekaan Indonesia dohot di pembangunan ni bangsonta na marserak di pemerintahan, politik, ekonomi. Jala Jubileum 100 taon (1961) lam tu toropna do ruas ni hurianta parsidohot manghobasi hamajuon ni bangso Indonesia marhite ragam ni silehonlehon sian Barita Nauli i. Di Jubileum 125 taon, nunga marsaringar “HKBP mangarade diri mamasuhi era industrialisasi na maju dohot modern”, na manjou HKBP manopa ruas ni Huria gabe halak na hot marhaporseaon huhut marhatauon marsiadu di hamajuon ni zaman. Laos disi do dihamauliatehon HKBP na boi ruar Hurianta sian galumbang na naeng mamboan HKBP tu parmaraan.

H     : Mauliate ma di Ho ale Tuhan Jesus Raja ni Huria i na mangaramoti HuriaM maradophon tahi ni parjahat, laos margogoihon HuriaM patupahon nasa ulaon na denggan.

L2    :   Nang pe sai manggogo sibolis i manggugai HuriaNa, ndang diloas Tuhan i HuriaNa madabu tu parmaraan, baliksa, lam mangerbang jala lam tang do HuriaM mangadopi ragam ni pangunjunan, lam marsihohot di hasadaon di panindangion dohot di panghobasion. Alani marningot saluhutna i tama do hatindanghononta :

L1    : Tung holan asi ni rohaM sambing do ale  Jahowa  umbahen boi jongjong jala marolopolop HuriaM HKBP sahat tu tingki on. Urupi ma hami asa marsihohot dibagasan haporseaon, tau gabe sipatupa hadameon, siradoti haholongon, sipajongjong hatigoran dohot mangaradoti jati diri ni huriaM na marmual sian HataM na badia i. Amen.

12.  KOOR : MARS JUBILEUM

 13.  MARENDE B.E. No. 792 : 1, 4                 PASUPASU HAMI O TUHAN

        Pasupasu hami O Tuhan, sai usehon dameMi

        Sai ampehon tanganMi Tuhan lehon tu au gogoMi

        Di potibi on baen ma au Tuhan habaoran ni las ni roha

        Tu na marsak I tu na dangol I gabe pangapuli i

        Pasupasu hami O Tuhan sai usehon dameMi

        Sai ampehon tanganMi Tuhan lehon tu au gogoMi

                                                —jongjong—-

        Di portibi on baen ma au Tuhan siradoti haholongon

        Togutogu ma hami on Tuhan marparange na denggan

        Pasupasu hami O Tuhan sai usehon dameMi

        Sai ampehon tanganMi Tuhan lehon tu au gogoMi

 14.   MANGHATINDANGHON HAPORSEAON

L1    : Tahatindanghon ma haporseaonta i, songon na hinatindanghon ni donganta sahaporseaon di sandok portibi on, rap ma hita mandok.

H     : Ahu porsea di Debata Jahowa….d.u……… Amen.                                                                                                                                                                                                     —-hundul—-

 15.  TINGTING DOHOT TANGIANG PANGONDIANON

 

 16.  MARENDE BE.No. 435 : 1—                    MAROLOPOLOP TONDINGKI (pelean Ia & Ib)

        Marolopolop tondingki, ai naung di tobus Jesus i

        Hamu sude, bege ma i, sai las rohangku mandok i

        Sonang ni tingki i dung jumpang Jesus Tuhanki

        Tondi na mangajari au, tarbaen marlas ni roha au

        Sonang ni tingki i, dung jumpang Jesus Tuhanki

                            —orgen + gondang—

        Dihaol holonngNa rohangki, tung na so boi be mago i

        mataNa do manatap au, pinggolNa tumangihon au

        sonang ni…d.u.

                                —orgen + gondang—

        Tu Jesus sahat ngolungki saleleng ni lelengna i

        Rap dohot au endehon ma endengku na imbaru da

        Sonang ni…d.u.

                            —orgen + gondang—

 17.  JAMITA : ULAON NI APOSTEL 2 : 1 – 8

 18.  MARENDE BE. No. 461 : 1—   SONGGOP TU HAMI         (Pelean II)

        Songgop tu hami na di joloMon, o tondi ni Debatangki

        Uhir patikMu tu rohangkinon, o tondi  ni Debatangki

        Bereng siholhu di haroroMi, molo Ho ro nda hisar tondingki

        Didihonma tu au on api Mi, o Tondi ni Debatangki

—orgen + gondang—

        Suru TondiM paluahon au on, palua ma, o Debata

        Bereng dagingku, tondingku dison, palua ma, o Debata

        Dao ma pangambat di soaraMi, hisap ni daging, sandok diringki

        Na mangarsahi tongtong TondiMi, palua ma, o Debata

—orgen + gondang—

        Lehon hataM, i ma tau podangki, Debatangki na gogo i

        Asa sai talu sude musuMi, Debatangki na gogo i

        Manghatindanghon tongtong goarMi, asa malua pardosa disi

        Asa di jangkon Tuhanta ma i, Debatangki na gogo i

—orgen + gondang—

 19.   HASAHATAN

Pjmt : Marolop-olop jala marlas ni roha do hita ala naung saut malua bangso Batak  marhitehite Barita Nauli. Tung balga situtu do holong ni roha ni Debata tu huria-Na HKBP boi sahat marjubileum 150 tahun di taon 2011.  Antong, Hau gala-gala ma ninna, panjangkitan ni si Zakeus, manang na tu dia pe saluhut ruas ni huria HKBP Perumnas II Bekasi mangalangka, sai tusi ma di ramoti Tuhanta Jesus.

H     :   Em ma tu tu…

Pjmt:  Ala ni i amang pardoal pargonsi… (gondang mangalusi) nunga sahat Barita Na Uli tu bangso Batak marhitehite huriaNa HKBP; antong asa sahat nauli, sahat na denggan jala sahat lomo ni roha ni Tuhan i tu huria HKBP Perumnas II Bekasi, bahen damang ma gondang sahat-sahat i.

(— gondang hasahatan, manortor sude ruas di ingananna be—)

20.   TANGIANG PANUTUP (PELEAN – ALE AMANAMI – PASUPASU)

        MASIJALANGAN:

        Prjmt:

        Hamu angka dongan na hinaholongan dibagasan Jesus Kristus. Di naung las rohanta mamestahon Jubileum 150 taon HKBP di ombas on, masijalangan ma hita tu angka na di siamun hambirangta, huhut ma taendehon ende  BE No. 519:1-2 “Tarbege do panjou ni Kristus”

Tarbege do panjou ni Kristus, torus di tano Batak i

Ise na sumeahon hosa, ise manghophop dongan i

Reff : Hita sude, naeng ma rade, nang dilele da

Haposanma, di Debata

 

Na olo hita paboahon holong do Jesus Tuhan i

Naung saut malua do dibahen, ama nang ina Batak i

Reff: hita sude….d.u

ACARA PERAYAAN JUBILEUM 150 TAHUN HKBP. (diaturhon MC)

Komentar dimatikan

MEMPERSEMBAHKAN HASIL PERTAMA

PERSEMBAHKANLAH HASIL PERTAMA DARI PEKERJAANMU

Ulangan 26: 1-4

 “Apabila engkau telah masuk ke negeri yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu, maka haruslah engkau membawa hasil pertama dari bumi yang telah kaukumpulkan dari tanahmu yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu…”

Saudara! Realitas menunjukkan bahwa manusia pada dasarnya gampang kuatir, terlebih pada saat ini dimana kita dijejali informasi yang  sering kali menggelisahkan daripada memberi kedamaian seperti kekerasan, bencana alam, ketegangan politik dan lain-lain. Belum lagi kita dipusingkan dengan adanya informasi kenaikan harga kebutuhan pokok, fatwa BBM ?, mahalnya uang masuk sekolah, membuat kita kuatir dan pusing… kok naik terus ya? Padahal gaji atau penghasilan tidak naik-naik. Rasanya banyak orang menjadi berpikir dua kali sebelum mengeluarkan uang, termasuk dalam  konteks bergereja memberi persembahan… perpuluhan… persembahan tahunan/bulanan. Koq gereja jadi materialistis sih…? Demikian ujarnya. Realitas tidak mungkin kita hindari harus dihadapi, karena inilah saatmu menunjukkan kualitas diri dan imanmu mengalahkan dunia yang penuh kekuatiran. Tuhan menghendaki supaya kita menjadi seorang pemenang dalam dunia yang penuh rusuh dan gelisah ini.  Kualitas diri dan imanmu nampak dari kualitas  persembahkan yang Anda sampaikan.

Saudaraku! Tuhan berfirman supaya umat membawa hasil pertama ke bait Allah. Persembahan hasil pertama adalah panen pertama dari hasil bumi yang dikelola umat di tanah perjanjian yang dipersembahkan kepada Tuhan. Persembahan ini mengajar umat untuk mengingat kasih setia Tuhan yang telah memimpin mereka mendapatkan tanah perjanjian. Dengan melakukan hal ini mereka mengakui bahwa semua yang mereka dapatkan ini adalah anugrah Tuhan yang telah memimpin mereka sampai saat itu. Memberi persembahan bukan karena Tuhan kekurangan sehingga membutuhkan pemberian manusia, tetapi karena alasan lain: Pertama, agar umat Tuhan selalu ingat bahwa tanah subur yang mereka tinggali adalah pemberian Tuhan. Kedua, agar umat Tuhan menghormati Tuhan dengan datang dan beribadah kepada-Nya. Perkataan “kemudian pergi ke tempat yang akan dipilih TUHAN, Allahmu, untuk membuat nama-Nya diam di sana”  mengungkapkan penghormatan kepada TUHAN. Mereka harus menyediakan waktu untuk membawa persembahan dan beribadah kepada TUHAN. Ketiga, agar umat Tuhan mengingat perbuatan Tuhan di masa lampau. Saat membawa persembahan hasil pertama, mereka harus mengingat kembali perbuatan TUHAN di masa lalu . Dengan demikian, mereka selalu mengingat latar belakang mereka dan bagaimana Tuhan mengasihi mereka. Jadi, persembahan itu merupakan ungkapan rasa syukur atas kebaikan TUHAN.

Saudaraku! Apa yang dapat kita ambil dari nas  ini? Kita bisa melihat bahwa berkat Tuhan yang diterima harus membuat kita melihat asal pemberinya, yaitu Tuhan. Tuhan yang memberikan tanah bagi umat, yang menuntun mereka sampai mendapatkan tanah Kanaan. Hal yang sama harus kita akui  bahwa Tuhan yang sama yang memberi kita pekerjaan, kesehatan, kehidupan, dan segalanya di kota Bekasi ini.  Oleh karena itu, respon kita adalah mengingat Dia dan mempersembahkan hidup kita. Selain itu berkat Tuhan yang kita terima menjadikan kita memiliki tanggung jawab untuk memperhatikan orang di sekitar kita agar pekerjaan dan kemuliaan Tuhan semakin nyata. Biarlah melalui berkat yang kita terima, kita bersukaria di dalam Tuhan – PERSEMBAHKANLAH HASIL PERTAMA DARI PEKERJAANMU KE RUMAH TUHAN. Amin.

 Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya.

Amsal 3:9-10

Comments (1) »

AC MINGGU IV SETELAH TRINITATIS

1.SALAM DAN PANGGILAN BERIBADAH

L    :     Saudara-saudara yang kekasih ! Selamat sore dan selamat datang di Gereja HKBP Perumnas II ini. Tuhan berkenan mempertemukan kita di gerejaNya yang kudus ini. Tuhan berkenan pula menghantar kita tiba di tempat ini untuk memuji dan mendengar Firmannya. Mari, Saudaraku! Kita mempersiapkan diri bertemu dengan Tuhan dan beribadah kepadaNya. Kita kumandangkan lagu pujian :”Allah Dahsyat”

J    :     (menyanyikan NR “ Allah Dahsyat”)

Dari Utara Ke Selatan, Terdengar Pujian Bagi Allah

Dari Barat Sampai Ke Timur, Nama Yesus Disanjung Tinggi

Dari Pulau-Pulau, Lembah-Lembah Gunung-Gunung Yang Tinggi

Kemuliaan-Nya Disaksikan, Kebesaran-Nya Dic’ritakan
Yesus, Yesus Nama Yesus, Nama Yesus Disanjung Tinggi
Dari Pulau-Pulau, Lembah-Lembah, Gunung-Gunung Yang Tinggi

Allahku Dahsyat, Berkuasa S’luruh Bumi Sujud, Menyembah Tinggikan Nama-Mu

Allahku Dahsyat, Berkuasa S’luruh Bumi Sujud, Menyembah

Tinggikan Nama-Mu Oooo…….

— dinyanyikan 2 kali —

L    :     Kini hati, jiwa dan pikiran kita telah kita buka untuk Tuhan. Alangkah indahnya, jika kita secara bersama-sama mengingat Firman Tuhan yang berbunyi : “Datanglah kepadaKu, hai kamu yang letih lesu dan yang berbeban berat, Aku akan melegakan engkau”. Mari, kita ungkapkan semua pergumulan kita kepada Tuhan, sebab Dia baik dan mendengar keluhan-keluhan kita. Tuhan berjanji akan menyertai kita semua selama kita mematuhi perintah-perintahNya. Sebagai ungkapan isi hati kita, kita kumandangkan lagu pujian : “Indah Bersamamu”

J  :   (Bernyanyi : “ Indah Bersama-Mu”)
Hanya Dekat Allahku, Rasa Tenang Hatiku
Kau Sertai Jalanku, S’panjang Hidupku
Hanya Dekat Pada-Mu, Ada Kekuatan Baru
Kaulah Perlindunganku, Kes’lamatanku

Reff. Ku Ingin S’lalu, Bersekutu Dengan-Mu, Menikmati Hadirat-Mu
Biarkan Roh-Mu, Tinggal Dalam Hidupku

Sungguh Indah Bersama-Mu Selamanya

(… dinyanyikan 2 kali, berdiri dan kembali ke reff…)

2.VOTUM – INTROITUS – DOA :

L    :     Di dalam nama Allah Bapa, Anaknya Tuhan Yesus Kristus dan Roh Kudus, yang menciptakan langit dan bumi, kita buka ibadah minggu sore ini.

J  :  Amin.

L :  Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat Tuhan, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.

J : Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

L    :     Carilah yang baik, jangan yang jahat, supaya kamu hidup, dengan demikian Tuhan Allah semesta alam akan menyertai kamu. Haleluya.

J :  (menyanyikan ”Haleluya Haleluya, Haleluya)

L : Marilah kita berdoa : Ya Tuhan Bapa kami yang bertahta di kerajaan Sorga. Syukur dan terimakasih kami haturkan kehadiratMu yang kudus. Tuhan perkenankan kami berkumpul dan beribadah di baitmu yang kudus ini. Kami datang dari tempat tinggal kami masing-masing, dengan membawa pergumulan masing-masing. Berilah kepada kami kemampuan mengalahkan godaan sijahat, sehingga kami dapat memenangkan pergumulan kami masing-masing. Karuniai kami dengan Roh Kudus, sehingga kami semakin mampu membedakan apa yang baik dan yang berkenan kepada Tuhan. Sertailah kami saat-saat beribadah seperti ini, sehingga hati, jiwa dan pikiran kami tetap terpusat kepada Tuhan. Dalam nama Kristus, Yesus, Tuhan kami terimalah doa permohonan kami. Amin  — duduk —

3.   Bernyanyi YESUSKU PENY’LAMATKU”

      Yesusku, peny’lamatku, tiada yang s’perti Engkau.

      Setiap hari, kumemuji, keajaiban kasihMu

      Penghibur, Pelindung, menara kekuatan, Biarlah semua yang bernafas

      Tak berhenti menyembahMu……

      Nyanyi dan bersoraklah bagi Dia, Pujian hormat kuasa bagi raja

      Gunung tunduk laut bergelora…, Mendengar namaMu

      Kubersuka atas perbuatanMu…, S’lamanya kukasihi engkau Tuhan

      Tiada janji s’perti yang ada padaMu.

— dinyanyikan 2 kali —

4.PEMBACAAN HUKUM TAURAT

L    :        Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan! Dengarkanlah Perintah Tuhan yang harus kita lakukan di dalam kehidupan kita sehari-hari, yaitu Hukum Taurat ke delapan. Jangan mencuri! Apa artinya?

J  :  Kita harus takut dan cinta pada Allah sehingga kita tidak mengambil uang atau milik sesama kita, atau memperoleh harta benda dengan tidak jujur, melainkan membantu sesama kita untuk menjaga harta milik dan penghasilannya.

L :  Apa yang dilarang Tuhan melalui hukum itu?

Pria : Allah melarang setiap bentuk perampasan, pencurian, korupsi, dan cara lain untuk memperoleh harta benda dengan tidak jujur.

L :  Dan apa yang dikehendaki Tuhan melalui hukum itu?

Wnt         : Kita dituntun agar turut serta menjaga harta milik sesama dan membantu mereka untuk menegakkan hak kepemilikannya atas harta bendanya itu.

L :  Marilah kita mohon kekuatan dari Tuhan untuk melakukan hukum itu.

J  :  Ya Tuhan Allah! Kuatkanlah kami untuk melakukan perintah-Mu. Amin.

5.   Bernyanyi KJ No. 402 ”Kuperlukan Juruslamat”

      Kuperlukan Jurus’lamat, agar jangan ‘ku sesat;

      s’lalu harus kurasakan bahwa Tuhanku dekat.

      Maka jiwaku tenang, takkan takut dan enggan;

      Bila Tuhanku membimbing, ‘ku di malam pun tent’ram.

— berdiri —

      Kuperlukan Jurus’lamat, kar’na imanku lemah.

      HiburanNya menguatkan; sungguh tiada bandingnya.

      Maka jiwaku tenang, takkan takut dan enggan;

      Bila Tuhanku membimbing, ‘ku di malam pun tent’ram.

6.PENGAKUAN DAN PENGAMPUNAN DOSA

L    :     Saudara-saudara yang kekasih ! Kini saatnya, kita mengakui segala dosa-dosa kita dihadapan Tuhan. Kita telah mendengar hukum dan perintah Tuhan, maka bila kita memperhadapkannya dengan tingkah laku kita sehari-hari, tentu banyak dosa yang kita lakukan. Dosa kepada orangtua. Pelanggaran atas perintah Tuhan. Kesalahan kepada Saudara. Dosa yang tersembunyi, yang tidak seorangpun dari antara sesamamu manusia yang mengetahuinya. Sekaranglah waktu yang tepat untuk mengakuinya kepada Tuhan. Ungkapkanlah isi hatimu kepada Tuhan, karena Dia berkenan mendengarnya.

~~~doa pribadi  ~~~

Solis: (menyanyikan )  “TUHAN YESUS SETIA”

      Tuhan Yesus setia; Dia sahabat kita.

      Dalam sgala susahmu, selalu menghiburmu.

      Dia mengerti bahasa tetesan air mata.

      Waktu badai mengamuk dan gelombang menerjang. Tuhan Yesus setia.

L    :     Saudara-saudara yang kekasih, sesungguhnya jika kita melihat perbuatan-perbuatan kita dalam hidup ini, tidaklah layak bagi kita menghampiri pelataran Tuhan. Karena itu, pelanggaran-pelanggaran kita dalam satu minggu ini, biarlah kita utarakan di hadapan Tuhan yang Maha Pengasih.

J :   Setiap hari Minggu kami datang ke gereja, mengikuti kebaktian dan mendengarkan firmanMu. Tetapi dalam kehidupan sehari-hari, kami sering melakukan yang bertentangan dengan FirmanMu. Kami sering tersesat dan menyimpang dari jalanMu. Ya, Tuhan, ampunilah kami umatMu yang sering melanggar HukumMu.

L :  Kami sering menyanyikan lagu-lagu rohani namun bukan didorong persembahan kepadaMu, melainkan untuk menghibur hati kami, sehingga kami kurang bersyukur atas perbuatan-perbuatanMu yang ajaib di dalam hidup kami. Kami juga sering mengandalkan pikiran dan tenaga kami. Terkadang kami bersungut-sungut dan mengeluh, ketika kami menghadapi masalah. Kami sering lupa bahwa Tuhan sanggup menolong kami.

J :  Ya Tuhan Allah kami yang Mahabaik dan Mahakasih, kami datang kepadaMu dengan merendahkan hati dan membuka hati kami, Ampunilah dosa pelangaran kami.

L :  Kami sering tidak mengindahkan perintahMu dan tidak menceritakan FirmanMu kepada saudara-saudara kami. Kami melupakan perbuatan Tuhan dalam hidup kami. Ya Tuhan kami, janganlah mengingat dosa dan pelanggaran kami pada masa muda! Tetapi ingatlah kepada kami sesuai dengan dengan kasih setiaMu oleh karena kemurahanMu. Ya, Tuhan, lapangkanlah hatiMu terhadap kami orang berdosa ini.

J : (menyanyikan )  “TUHAN YESUS SETIA”

      Tuhan Yesus setia; Dia sahabat kita.

      Dalam sgala susahmu, selalu menghiburmu.

      Dia mengerti bahasa tetesan air mata.

      Waktu badai mengamuk dan gelombang menerjang. Tuhan Yesus setia.

L :  Marilah kita mendengar janji Tuhan atas pengampunan dosa. Demikianlah Firman Tuhan: Aku telah menghapus dosa segala dosa dan pemberontakanmu seperti kabut diterbangkan angin, dan segala dosamu seperti awan yang tertiup. Kembalilah kepadaKu, sebab Aku telah menebus engkau.

L+J : Kemuliaan bagi Allah di tempat yang Maha tinggi. Amin.

                                    — duduk —

7.   Bernyanyi  NR “DANG ALANI HAGOGOONKI”

Dang alani hagogoonki, Boi ahu mardalan dingolungkon
Aut unang Ho na dilambungki, Tung so boi ahu songonon
Ho do hagogo on manungkoli ahu.

Hubereng bohiM laos martangiang ahu, Mangido pangurupion di ahu
Sai tiop tanganhu sai togu ma ahu, Ai Ho do Tuhan pargogo di ahu

 

Bukan karna kekuatanku, ku dapat jalani hidupku

Tanpa Tuhan yang disampingku, ku tak mampu sendiri

Engkaulah kuatku, yang menopangku

Kupandang wajahMu dan berseru, pertolonganku datang dariMu

Peganglah tanganku, jangan lepaskan, Kaulah harapan dalam hidupmu

 8.   PEMBACAAN EPISTEL: LUKAS 17:11-19

 L :       Marilah kita membaca nas Epistel untuk kita pada minggu ini, dikutip dari Kitab Injil Lukas 17:11-19: Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.

J  :  Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku; Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorang pun dari mereka yang binasa selain dari pada dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci.

L :  Tetapi sekarang, Aku datang kepada-Mu dan Aku mengatakan semuanya ini sementara Aku masih ada di dalam dunia, supaya penuhlah sukacita-Ku di dalam diri mereka.

Wnt      : Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka dan dunia membenci mereka, karena mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia.

L :  Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat.

Pria : Mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia.

L :  Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.

J  :  Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikian pula Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia;

L :  dan Aku menguduskan diri-Ku bagi mereka, supaya mereka pun dikuduskan dalam kebenaran.

      Demikian Firman Tuhan. Berbahagialah orang yang mendengar Firman Allah serta setia melakukannya.

J  :  Amin.

9. Bernyanyi  KJ. 364 ”Berserah Kepada Yesus”

      Berserah kepada Yesus tubuh, roh dan jiwaku;

      Kukasihi, kupercaya, kuikuti Dia t’rus.

      Aku berserah, aku berserah; kepadaMu, Jurus’lamat, aku berserah!

— berdiri —

      Berserah kepada Yesus di kakiNya ‘ku sujud.

      Nikmat dunia kutinggalkan; Tuhan, t’rima anakMu!

      Aku berserah, aku berserah; kepadaMu, Jurus’lamat, aku berserah!

10. PENGAKUAN IMAN RASULI

L    :     Marilah kita bersama-sama mengaku iman kepercayaan kita, sebagaimana teman-teman seiman di seluruh dunia. Kita bersama-sama mengucapkannya.

L+J : Aku percaya kepada ………..dst

                        — Duduk —

11. WARTA JEMAAT/ DOA

12. Bernyannyi BE.474 “Ingkon Jesus do donganku”

   Ingkon Jesus do donganku, sahalangku lilu do.

   Raphon Jesus boi au monang , talu musu I na ro.

   Ndang mabiar au disi, Tuhan Jesus donganki,

   Sai ihothononku Jesus, oloanku nama i.

    Ingkon Jesus do donganku, molo marsitaonon au.

   Tu Ibana hutinggangkon, nasa na pasorat au.

   Ndang mabiar…

— musik —

   Ingkon Jesus do donganku, molo na tarunjun au.

   Tuhan Jesus do parmonang, dipamonang dohot au.

   Ndang mabiar…

   13. KHOTBAH : ULANGAN 26: 1- 4

14.  BERNYANYI ”Kubawa Korban Syukur”

    Betapa hatiku berterimakasih yesus, Kau mengasihiku, Kau memilikiku

   Hanya ini Tuhan persembahanku, segenap hidupku, jiwa dan ragaku

   Sbab tak kumiliki harta kekayaan, yang cukup berarti tuk kupersembahkan

   Hanya ini Tuhan permohonanku, terimalah Tuhan persembahanku

   Pakailah hidupku sebagai alatMu, seumur hidupku.

    

   Wnt: Betapa hatiku berterimakasih Yesus,

   Pria:              Kau mengasihiku, Kau memilikiku

   Wnt: Hanya ini Tuhan persembahanku,

   Pria:  segenap hidupku, jiwa dan ragaku

   Wnt:  Sbab tak kumiliki harta kekayaan,

   Pria:  yang cukup berarti tuk kupersembahkan

   Semua: Hanya ini Tuhan permohonanku, terimalah Tuhan persembahanku

   Pakailah hidupku sebagai alatMu, seumur hidupku.

—musik—

   Betapa hatiku berterimakasih yesus, Kau mengasihiku, Kau memilikiku

   Hanya ini Tuhan persembahanku, segenap hidupku, jiwa dan ragaku

   Sbab tak kumiliki harta kekayaan, yang cukup berarti tuk kupersembahkan

   Hanya ini Tuhan permohonanku, terimalah Tuhan persembahanku

   Pakailah hidupku sebagai alatMu, seumur hidupku.

15. DOA PERSEMBAHAN – DOA BAPA KAMI – DAN BERKAT

16.  PENUTUP:

A.DOA PERSEMBAHAN

P :  Ya Allah Bapa, khalik langit dan bumi. Engkau telah memberkati pekerjaan dan usaha kami sehingga berbuah. Engkau juga menjanjikan akan melimpahkan segala berkatMu yang tersedia di sorga bagi kami umat yang percaya dan berjuang setia kepadaMu. Sebahagian dari buah pekerjaan dan usaha kami yang Kauberkati
kami serahkan kembali kepadaMu sebagai ungkapan syukur. Berkatilah segala pekerjaan dan usaha yang baru kami mulai atau rintis. Berilah kepada kami semangat dan ketekunan agar kami dengan penuh iman dan harap padaMu bekerja dan berusaha keras dalam hidup ini, agar semakin banyak yang dapat kami bawa ke dalam rumahMu.

Berilah kami keteguhan dalam masa-masa sulit,
kegagalan atau kejatuhan, agar kami tidak pernah menyerah atau berputus-asa.
Berilah kami kesehatan lahir dan batin agar kami dapat bekerja dan berusaha sebaik-baiknya. Ya Allah Bapa, Anak dan Roh, berkatilah hidup kami dan terimalah persembahan syukur buah kehidupan kami. Amin.

J :  (menyanyikan : Tuhan Karuniamu…)

      Tuhan karuniamu roh dan jiwaku semua…

 B. DOA SYAFAAT DAN BAPA KAMI

L :   Ya Allah, di saat ini kami umatMu bersatu hati menundukkan kepala untuk mendoakan saudara-saudara kami yang menderita di daerah-daerah konflik, apapun suku,agama dan keyakinan religiusnya. Kami berdoa bagi mereka yang harus mengungsi meninggalkan rumah miliknya dan kampung halamannya disebabkan terjadinya pertikaian antar etnis dan agama. Ya Allah, belalah mereka yang luka, tinggallah Engkau bersama Rakyat yang tak bersalah di kamp-kamp pengungsian, di tempat-tempat pelariannya. Bantulah bangsa majemuk dan miskin ini, ya Tuhan, menyelesaikan perbedaan-perbedaan dengan dialog visi bersama Indonesia masa depan.

J  :  Dengarlah doa kami ya Allah..

L :  Mampukanlah pemerintah dan aparat negara kami menegakkan hukum seadil-adilnya, memberikan perlindungan dan kepastian hukum kepada umat yang memiliki kepercayaan dan keyakinan yang berbeda di negara kami ini. Juga kepada masyarakat lemah supaya diperlakukan dengan adil tanpa diskriminasi antara si kaya dan miskin, pejabat dan pengangguran, pemerintah dan masyarakat. Biarlah keadilan-Mu dikedepankan oleh para penegak hukum di negara ini. Dan Biarlah kebebasan berpendapat dilindungi oleh hukum, sehingga daya kritisi membangun bangsa tidak pernah terabaikan.

J  :  Dengarlah doa kami ya Allah…

L :  Ya Allah, berilah kami hikmat dan hati ikhlas menjadikan kepelbagaian sebagai anugerahMu: kesempatan saling mengenal, saling meneguhkan dan saling memperkaya. Biarlah seluruh faksi yang ada di negara kami ini menjadi satu kekuatan untuk membangun bangsa, bersatu dalam visi menuju masyarakat adil dan sejahtera. Janganlah kiranya Engkau meninggalkan kami, meninggalkan para pimpinan eksekutif, legistatif, dan judikatif di negeri ini, supaya mereka mengedepankan kepentingan masyarakat, dan mengedepankan kehendak-Mu. Dalam nama Yesus kami berdoa.

J  :  AMIN.

P:   Bapa kami yang di surga, dikuduskanlah namaMu, datanglah kerajaanMu di bumi seperti di surga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya. Dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga telah mengampuni orang yang bersalah kepada kami. Dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami daripada yang jahat…

J :  (Menyanyikan… Kar`na Engkau punya kerajaan…dst)

 C. BERKAT:

17. Salam Sukacita Jemaat

P :  Saudara-saudara, ibadah minggu kita telah selesai. Marilah kita saling bersalaman sambil mengucapkan “Selamat hari Minggu” sebagai tanda sukacita kita, dan kita angkat pujian : “Adakah sukacita di Hatiku”.

(menyanyikan NR. “Adakah sukacita di Hatiku”)

Adalah sukacita di hatiku, di hatiku, dihatiku

Adalah sukacita dihatiku, dibrikan Tuhan.

Aku bersyukur, bersukacita

Kasih Tuhan di dalamku (2x)

Comments (2) »

MERAYAKAN SABAT

SABBAT: HIDUP MENSEJAHTERAKAN DAN MEMBEBASKAN

Imamat 25:1-10

Saudaraku! Realitas yang tidak mungkin kita abaikan bahwa banyak dari antara kita yang belum memperoleh hidup sejahtera dan merasakan kebebasan. Badan Pusat Statistik menyampaikan bahwa sampai bulan maret 2011 jumlah penduduk miskin di Negara kita ini mencapai 30,02 juta orang? Sekalipun akurasi data ini masih perbincangan serius, namun realitas bahwa masih banyak dari masyarakat kita yang belum merasakan hidup sejahtera. Pada terakhir ini isu perlakuan tidak manusiawi kepada para TKI perempuan di Negara-negara lain menunjukkan rendahnya rasa hormat terhadap kemanusiaan dari manusia itu sendiri. Memberlakukan mereka sebagai barang komoditi bisnis sama artinya menempatkan manusia sebagai barang dagangan. Bila butuh dibeli dan bila tidak dicampakkan seperti sampah. Hmmm… demikiankah cara manusia memberlakukan sesamanya manusia? SABBAT: HIDUP MENSEJAHTERAKAN DAN MEMBEBASKAN

Saudaraku! Alkitab menetapkan bahwa satu dari tujuh hari harus diindahkan sebagai hari suci bagi Tuhan. Karya penciptaan berlangsung enam hari, pada hari ketujuh Allah beristirahat dari pekerjaan-Nya. Ini dipahami bukan karena Allah pekerja yang lelah yang memerlukan istirahat, namun supaya tercipta tata tertib penciptaan yang berorientasi kepada pengakuan bahwa Allah pemelihara kehidupan dan sumber kehidupan itu sendiri. Sabat dinyatakan sebagai anugerah Tuhan yang diperuntukkan bagi istirahat dan kepentingan ciptaannya. Kitab Imamat menyatakan tanah itu harus mendapat perhentian. Sesudah enam tahun masa tanam, pemeliharaan dan panen, tanah itu dibiarkan tidak ditanami selama satu tahun. Tanaman yang tumbuh sendiri diladang diperuntukkan bagi orang miskin dan sisanya bagi hewan. Puncaknya adalah tahun Yobel di mana hak milik dikembalikan kepada pemilik aslinya. Hutang-hutang dinyatakan lunas, dan budak dibebaskan. Karya Sabat itu menekankan bahwa manusia bukanlah satu-satunya pemilik tanah, dan ia tidak mempunyai hak milik untuk selama-lamanya, tapi mempunyainya dalam kepercayaan di dalam Tuhan. Saat itu adalah saat pengucapan syukur dan tindak penerapan iman di dalam pengakuan bahwa Allah pemelihara kehidupan. SABBAT: HIDUP MENSEJAHTERAKAN DAN MEMBEBASKAN

Saudaraku! Orang yang paling sejahtera dalam kehidupannya adalah orang yang dapat mensejahterakan kehidupan orang lain. Setiap orang akan merasakan kebebasan pada saat mereka memberikan kebebasan kepada orang lain. Sesungguhnya kesejahteraan dan kebebasan itu tergantung pada apa yang dapat Anda berikan, bukan pada apa yang Anda peroleh. Pada saat manusia berorientasi membangun kesejahteraannya sendiri, pada saat itulah manusia akan kehilangan rasa sejahtera. Pada saat manusia mencari kebebasannya sendiri pada saat itulah ketakutan akan menguasai kehidupannya. Hidup sejahtera dan bebas hanya bisa dirayakan ketika manusia mensejahterakan dan membebaskan orang lain. Urusan BBM tidak perlu dipayungi dengan fatwa karena sesungguhnya bukan ranah agama sekalipun itu adalah tanggungjawab social. Bila bangsa ini masih setia dalam cita-cita luhur yaitu mensejahterakan masyarakat adil dan makmur mari kita mulai untuk mensejahterakan orang lain, membebaskan orang lain. SABBAT: HIDUP MENSEJAHTERAKAN DAN MEMBEBASKAN

Bumi mengeluh karena rahimnya terus dikeruh demi perolehan harta karun, perut bumi terurai mengakibatkan tanah longsor terjadi. Rambut bumi (pohon-pohon) dipotong sampai gundul tak perasaan, akibatnya banjir melanda berbagai daerah di negeri ini. Kicauan burung menjadi sepi berganti deru mesin insdustri, ikan terkapar mati terteguk air limbah, udara pengap dipenuhi sembulan asap. Bumi jatuh sakit dan hampir mati karena sikap rakus anak manusia. Siapa yang memebebaskan mereka? Domain kehidupan sosial yang lemah semakin tersingkir, TKI perempuan dipancung dan anak-anak remaja menjadi korban pornografi, dll… Siapa yang membebaskan mereka? Siapapun tidak arif bila menghilangkan tanggungjawab terlebih melimpahkan tanggungjawab itu kepada orang lain. Aku, Anda, saudara dan kita semua terpanggil untuk mensejahterakan dan membebaskan  orang lain. SABBAT: HIDUP MENSEJAHTERAKAN DAN MEMBEBASKAN. Amin.

 

 

Komentar dimatikan