TAHUN BARU: KARAKTER BARU

HIDUP BARU : MENGENAKAN YANG BARU MENINGGALKAN YANG LAMA

Efesus 4:24

Saudaraku! kita sudah memasuki Tahun yang baru 01 Januari 2012, sebelumnya diucapkan Selamat Tahun Baru bagi seluruh warga jemaat HKBP Perumnas II Bekasi. Suatu kebahagiaan bagi kita  dapat melewati tahun 2011 memasuki tahun 2012, semua kita berharap hidup lebih baik di tahun baru ini. Penyertaan Tuhan dalam kehidupan kita  sudah terbukti, Dia tetap bekerja, memelihara dan memberi kita kekuatan dalam menghadapi gelombang hidup ini.  TuntunanNya  mengarahkan hidup ke arah yang baik, kasihNya  memberi harapan bahwa kita  terus maju dan memantapkan langkah menuju hidup yang baru. Hidup baru bukan hanya semboyan yang didengung-dengungkan tetapi ditunjukkan melalui sikap, pola pikir yang baru sesuai kehendak Tuhan. Masih banyak hal yang perlu kita tinggalkan di tahun yang lama 2011 yakni sikap egoisme, rasa ketidakperdulian, masih ada sikap HOTEL (Hosom, Teal, Elat, dohot Late). Namun  di tahun 2012 ini  kenakanlah manusia baru yakni : Buah-Buah Roh : Kasih, Sukacita, Damai Sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan dan penguasaan diri.

Saudara! mengenakan manusia baru berarti menanggalkan segala sesuatu yang dapat merintangi langkah kita datang pada Tuhan. Biarpun tahun berganti bukan berarti  masalah berlalu, namun perlu kita ingat  berada dalam masalah membuat hidup lebih dewasa dan sekaligus menjadi evaluasi diri. Banyak hikmat yang dapat diambil dari peristiwa yang terjadi, ragam masalah memperkaya diri untuk memahami arti hidup yang sesungguhnya. Persoalan tahun yang lalu mungkin belum terselesaikan dan masih berlanjut di tahun baru ini, penyakit yang kita derita,  rasa aman dalam peribadahan masih menjadi persoalan, bencana alam (banjir, longsor) di beberapa tempat, masih banyak warga masyarakat yang kehilangan tempat tinggal karena penggusuran, terjadi demonstrasi. Tugas dan tanggungjawab kita sebagai warga Negara yang sekaligus warga gereja harus lebih banyak merenung dan berbuat untuk dapat mencapai hidup aman, sejahtera dan damai, kita percaya bahwa Tuhan tetap bersama-sama dengan kita. Allah menghendaki agar manusia dapat mengenakan hidup baru dengan selalu mendahulukan kasih, damai dan sukacita bagi sesamanya. Hidup di dalamnya memampukan kita melihat bahwa sesama adalah bagian dari kehidupan kita.

Saudaraku! Manusia tidak dapat hidup dari dan untuk dirinya sendiri, ia adalah makhluk yang saling membutuhkan. Kemampuan untuk berbuat pada sesama terletak pada hati dan jiwa serta  kualitas iman seseorang, semakin tinggi kadar iman dan sosialnya ia tidak merasa kehilangan ketika dia menolong atau berbuat  bagi sesamanya. Manusia baru bukan dilihat dari ukuran phisiknya yang baru tetapi dari pola pikir serta tindakanya. Ketika ada persoalan ia hadir membawa sukacita bukan memperkeruh suasana, ketika kasih semakin menipis, dia hadir membawa cinta kasih, ketika rasa aman terganggu, dia datang membawa damai. Di tengah-tengah kehidupan ini ada saja orang “mengail di air keruh” artinya kehadiranya memperkeruh suasana agar ia dapat mengambil keuntungan diri sendiri. Kita mendengar, korupsi merajalela di negara kita, orang  bukan semakin takut melakukanya tetapi semakin licik dan pintar. Pada hal perbuatan itu sudah merusak moral dan mensengsarakan banyak orang. Kita merasakan bahwa jurang pemisah antara si kaya dan si miskin semakin jauh, ketika si miskin tidak berdaya sering diperalat untuk kepentingan dirinya. Selalu hidup dalam pikiran yang lama yaitu perbuatan kegelapan yang membuat orang sengsara dan hal itu perlu ditinggalkan kalau ingin hidup ini lebih baik.

Saudara! sekarang di tahun 2012 ini sebagai  kesempatan baik untuk memberi kontribusi yang positif, mengevaluasi diri di mana tahun 2011 penuh dengan pergolakan, ada kegagalan dan ada juga keberhasilan, semuanya menjadi pelajaran berharga. Kenakanlah manusia baru yang diciptakan oleh Tuhan, hal ini berarti hidup di dalam Tuhan akan selalu menghadirkan kasih, damai dan sukacita di manapun ia berada. Tahun baru menjadi semangat baru untuk berusaha terus menghadirkan sesuatu yang dapat membuat dan mengarahkan hidup ke arah yang lebih baik. Setiap orang harus berbuat, apapun posisi dan bagaimanapun keberadaanya. Tuhan tidak menginginkan hidup menuju kehancuran, Dia sendiri telah datang ke dunia ini membaharui, membuka jalan baru, dan barangsiapa yang menerimaNya akan dituntun, dan orang yang menghidupinya akan diberi keselamatan. Dia memperlengkapi umatNya dengan memberikan FirmanNya sebagai penuntun, pembimbing hidup. Dengan Firman itu manusia dimampukan untuk membedakan manakah yang baik dan buruk, jalan menuju keselamatan atau jalan menuju kebinasaan. Manusia baru memilih jalan keselamatan sebab pikiranya telah diubah oleh Firman itu. FirmanMu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. Tanpa Firman Tuhan jalan itu akan semakin gelap dan membuat manusia sering salah arah sehingga tidak sampai pada tujuanya. Di tahun 2012 ini kenakanlah dan hidupilah Firman Tuhan, sebab itu adalah kekuatan bagi kita agar selamat dalam menjalani hari-hari kehidupan ini. Amin.

 

Iklan

Komentar dimatikan

NATAL 25 DESEMBER 2011

NATAL: ADAKAH HIDUPMU MENGASIHI SESAMAMU?

1 Joh 3: 1-6

Saudaraku! selamat Natal bagi seluruh jemaat Tuhan, biarlah dengan kasih Natal memberi kita damai sejahtera dan sukacita selalu.  Puncak kasih Allah telah terbukti di mana Natal tlah tiba, semua orang bersorak-sorai menyambut Kristus yang lahir itu. Dia tlah datang ke dunia membawa kasih dan damai sejahtera, tiada kasih yang lebih besar dari kasih Kristus. Di mana-mana terdengar suara puji-pujian, anak-anak sampai orang dewasa,  di tempat  yang mewah sampai ditempat-tempat yang kumuh, natal bukan hanya milik orang-orang tertentu saja tetapi milik semua orang. Orang kaya dan miskin dan beritanya sampai ke kota dan ke desa, ditempat yang dekat maupun di tempat jauh. Namun di balik semua kemeriahan dan sukacita natal itu apakah kita sudah benar-benar menghidupi makna natal itu?. Ap arti natal bagi kita, Natal adalah sebagai perwujudan kasih Allah kepada manusia, sudah sejauhmana realisasi kasih itu dalam hidup kita?  apakah kasih itu sudah kita nyatakan dalam sikap, tindakan dan perbuatan kita?, apakah kasih Kristus itu sudah mewarnai hidup dan pekerjaan kita?. Menerima Kristus dalam hidup tidaklah terlepas dari tindakan kasih yang kita nyatakan kepada dunia ini dan kepada sesama kita. Berarti Natal adalah dimana kita mewujudkan kasih Allah itu kepada sesama kita, Allah telah menyatakan kasih sorgawi ditengah-tengah  dunia ini namun  dunia sering tidak melihatnya, dan tidak menerima kasih itu. Tempat kasih itu ada di hati dan di jiwa kita, walau dunia tidak menerimanya namun anak-anak Allah menerimanya supaya beroleh keselamatan.

Saudara, hidup yang mengasihi adalah tanda bahwa natal benar-benar  dimakna i, natal bukan hanya perayaanya meriah namun yang terutama adalah hati manusia mengenal Allah dengan sungguh-sungguh, hal itu terlihat di dalam sikap dan perbuatanya kepada sesama dan sejauh mana ia  sungguh mengasihi sesamanya. Sukacitanya hanya bersumber dari Tuhan, bukan bersukacita di atas penderitaan orang lain. Sesama baginya adalah tempat perwujudan kasih Kristus bukan tempat perwujudan kasih yang mementingkan diri sendiri. Ada banyak orang sepertinya mengasihi tetapi hanyalah mencari puji-pujian, agar ia dihormati dan populer. Kepopuleran di dunia ini bukan menjadi jaminan akan populer di sorga, tetapi menerima Kristus dalam hidup menjadikan kita anak-anakNya, sebagai anak diberi jaminan mewarisi harta sorgawi.   Kasih Kristus bukan dimotivasi agar manusia  populer tetapi memanusiakan manusia, membuat manusia berharga dihadapan sesama dan Tuhan.  Apa yang kita lakukan sekarang ini menjadi bagian dari masa depan kita dan masa depan itu  ada di tangan Tuhan, perbuatan baikmu Tuhan akan membalasnya dan hal itu sudah dinyatakan di dalam diri Yesus Kristus. Jadi perbuatan baik yang kita lakukan adalah tanda dan buah pengenalan kita pada Kristus, kita mengasihi karena Allah sudah lebih dahulu mengasihi kita, kita mengampuni karena Allah sudah lebih dahulu mengampuni kita.

Saudara, dunia penuh dengan kegetiran, tiap hari kita mendengar dan berhadapan dengan berbagai kesulitan, akhir-akhir ini harga-harga kebutuhan pokok semakin meningkat, rasa aman sudah mulai diusik, tempat peribadahanpun diusik oleh saudara-saudara kita, keadaan alampun bukan semakin baik tetapi buruk. Ada kecemasan, kekuatiran dan harapan ke arah  perbaikanpun semakin tidak jelas. Dimana-mana rasa aman semakin mahal, dan  tempat yang amanpun  sulit didapatkan. Akhir-akhir ini kita dihebohkan dengan berita pembunuhan manusia di daerah Mesuji Lampung, sedih dan geri mendengarnya, bahwa di antara sebangsa saling bermusuhan, banyak yang korban baik harta maupun nyawa, mereka tinggal ditempat-tempat yang kurang layak karena ada pengusiran dari tempat yang selama ini mereka tempati. Kepada siapa mereka mengadu, mendengar itu kita menjadi bertanya-tanya mengapa di antara kita saling membenci? Sepertinya  manusia tidak lagi berharga di mata saudaranya, rasa kebangsaan kita semakin kabur, kasih semakin jauh dari kehidupan kita.

Saudaraku! Moment Natal yang kita rayakan saat ini hendaknya menggugah rasa kemanusiaan kita untuk saling menghargai dan mengasihi sesama. Natal dimana Allah sungguh-sungguh mengasihi umat manusia, Dia rela memberikan nyawanya demi menebus dosa kita. Apakah kita sudah menunjukkan rasa kemanusiaan itu?.  Kasih Allah sungguh terbukti dan menjadi bagian hidup manusia hal itu mengajarkan kepada kita akan arti dan pentingnya  mewujudkan rasa keperdulian. Kasih itu harus terlihat melalui sikap dan tindakan kita sehari-hari, namun terlalu sering sikap kita menyakiti, bukanya mengasihi.  Hidup kita berharga di mata Tuhan, Dialah yang menjadikan kita sebagai anak-anakNya dan menjadi pewaris kerajaan Allah. Sebagai anak hendaklah menjauhi kecurangan dan mengenakan pakaian kekudusan, natal menjadi kesempatan untuk memperbaharui sikap dan pola pikir untuk selalu terarah kepada kekudusan Tuhan. Allah yang menguduskan dan memanggil kita untuk menghidupi terang yang dibawakan oleh Tuhan Yesus melalui kelahiranNya. Amin. SELAMAT NATAL TUHAN BERKATI.

 

Komentar dimatikan

ADVEN IV: MARIA DAN ELISABET

MERAYAKAN ADVEN:

MEMBANGUN KOMUNIKASI DENGAN SALING MENYEMANGATI,

MEMOTIVASI DAN MEMBAHAGIAKAN

Lukas 1:39-45

Saudara,  minggu-minggu Advent adalah suatu  kesempatan untuk mempersiapkan diri untuk menyambut kelahiran seorang bayi Agung yang kita kenal dengan nama Yesus Kristus. Kenapa harus empat minggu?  Hal ini menjadi kesempatan  untuk memeriksa kembali dan menyadari kasih Allah di dalam kehidupan kita. Advent ke-IV menjadi minggu terakhir peringatan penantian kelahiran Tuhan Yesus, dimana kita dapat mengungkapkan pergumulan dan kesulitan hidup kita. Biasanya pergumulan dan kesulitan  menjadi alasan menutup mata hati dan iman manusia melihat karya nyata Allah bagi seluruh ciptaanNya. Kerinduan Elisabet dan suaminya, Zakharia untuk memiliki keturunan adalah pergumulan pasangan ini. Namun keadaan itu direspon oleh Allah dengan caraNya sendiri, Tuhan memberkati buah kandungan Elisabet yang dapat dirasakanya tatkala Maria datang mengunjunginya dan menyampaikan salam dari Tuhan. Penantian panjang sudah mulai terwujud bahwa seorang bayi yang kelak diberi nama Yohanes. Jadi dalam hal ini kehadiran Maria memberikan sukacita tersendiri karena Roh Kudus pun hadir dan memenuhi Elisabet.

Saudara, bila kita mengalami pergumulan atau masalah hidup bukan alasan meragukan kuasa Tuhan. Memang di masa-masa sekarang ini manusia lebih cepat mengeluh. Di satu sisi kemudahan yang ditawarkan oleh dunia sekarang ini manusia terlena, dan sering dimanjakan sehingga daya juang (ethos kerja) manusia semakin menurun. Dalam perikop ini kita boleh belajar dari kesungguhan hati Zakharia dan Elisabet memohon berkat keturunan dari Tuhan. Ada usaha yang terus mereka lakukan dan bukan dalam waktu yang singkat. Ada pengalaman rohani misalnya Zakharia harus “bisu sementara” beberapa saat lamanya  karena karaguan akan jawaban doa mereka yang diberikan Tuhan. Disini kita menyaksikan bahwa penyertaan Tuhan mampu menjawab dan menyediakan dengan cara-cara yang tidak pernah kita bayangkan. Keselamatan hanya akan diperoleh orang-orang yang mau percaya terlebih dahulu. Jadi percaya menjadi kunci pokok memperoleh jawaban doa. Itulah sebabnya dikatakan “percaya dulu baru kamu mengerti bukan mengerti dulu baru kamu percaya”. Tuhan memberikan kebebasan kepada seluruh ciptaan untuk memilih siapa yang akan dipercayai dan diyakini. Tapi kita harus tetap mengingat kebebasan yang Tuhan berikan  bukan tanpa konsekuensi, ada harga yang harus dibayar setiap kali memakai kebebasan yang Tuhan berikan. Ketika kita memutuskan untuk tetap mempercayai kuasa Tuhan, maka harga yang harus kita bayar adalah pengorbanan kita untuk meneladani kasih Tuhan di dunia ini. Pilihan ini sampai pada kita sekarang. Tuhan tidak hanya memberikan janji keselamatan saja, tetapi lebih dari itu Tuhan telah menggenapi keselamatan yang Dia janjikan melalui kehadiran  Yesus Kristus, PutraNya yang tunggal, yang kelahirannya akan kita rayakan pada minggu yang akan datang. Tentukanlah dan Bersukacitalah atas pilihan yang telah engkau tetapkan. Dipilih Allah seringkali  berarti mahkota sukacita dan sekaligus salib dukacita pada saat yang sama. Allah tidak memilih seseorang  untuk suatu kesukaan  yang mudah dan menyenangkan untuk diri sendiri tetapi untuk suatu tugas yang harus dilaksanakan dengan segenap hati dan usaha. Allah memilih seseorang untuk dipakaiNya, dipakai untuk meneruskan misinya. Jadi dalam kehidupan ini ada banyak kesulitan dalam melayani Tuhan  hal itu bukan sesuatu yang harus diratapi, melainkan justru merupakan kemuliaan, karena semuanya diderita bagi Allah. Seorang pengkotbah pernah mengatakan, “Yesus Kristus datang  bukan untuk membuat kehidupan ini mudah melainkan untuk membuat manusia agung”.

Saudara, sukacita yang kita alami adalah bagian dari perjalanan atau pengalaman rohani kita, walaupun dibalik sukacita ada dukacita yang senantiasa menghinggapi kehidupan kita. Kebersamaan yang dirajut dengan tali kasih menambah motivasi untuk selalu berkemenangan. Perjumpaan Maria dengan keluarga Elizabet menambah sukacita mereka, sebab disitu Allah bekerja untuk mendatangkan sukacita. Ditengah-tengah persekutuan kita sekarang ini apakah perjumpaan kita  menambah sukacita atau menambah beban? Perjumpaan kita sering kurang dimaknai sebagai perjumpaan rohani, komunitas kita kurang saling memperdulikan, kita sendiripun kurang mampu memahami jiwa sesama kita. Pada hal sesama membutuhkan dorongan, dan dorongan itu untuk memenangkan pergumulan hidupnya. Dalam masa advent ini setiap umat terdorong untuk dapat mesukacitakan sesamanya, sukacita sesama adalah sukacita kita bersama, sukacita itu bukanlah egois tetapi mau berbagi. Memotivasi seseorang itu penting  itu sebab hal itu juga adalah bagian dari rasa kasih kita, dengan motivasi yang baik dapat membantu seseorang   memenangkan pergumulan hidupnya. Rencana Tuhan pasti akan terlaksana walaupun ada perjalanan sejarah rohani yang harus dijalani, jadi berbahagialah orang yang percaya dalam penantian ini, karena saatnya ia akan memperoleh makhota kehidupan. Selamat Advent . Tuhan Yesus memberkati, Amin.

 

Komentar dimatikan

ACARA PERGANTIAN TAHUN 2011 (BHS BATAK)

PARTANGIANGAN KELUARGA

PUKUL 00 TAHUN BARU

=======================

01. MARENDE HURIA NO.64:1-2     BL.192

        Naung moru do muse sataon, huhut  lam suda bohalhi.

        Beha do au nasailaon, Ture do pangalohongki.

        Lam ganda haporseaonhu, nang holong ni rohangku.

        Di Jesus dohot Debatangku, Nang di donganhu sasude. 

 

Aut alusanku Debatangku, Ra tung maila au disi.

Marningot salpu ni rohangku, Ro di sude ulanhi.

Ai dosa do binahen ni tangan, Gok dosa nang rohangku pe.

Nang pat, nang mata, nang pamangan, luhut marsala do hape

 02.   TANGIANG PAMUHAI  (U=Uluan; S=Sude anggota keluarga)

U         Dibagasan Goar ni Debata Ama, Anak dohot Tondi Parbadia, tapatupa partangiangan bona taon 2012 on. Amen. Mandok mauliate ma hamu di Jahowa, ai pardenggan basa do Ibana, ai ro di salelenglelengna do asi ni rohaNa.

S          Dohononta ma, tongon ro di salelenglelengna do asi ni rohaNa.

U         Jahowa do donganhu, ndang mabiar ahu, tung aha ma tagamon bahenon ni jolma tu ahu?

S          Marhaposan tu Debata do ahu, ndang tahutan ahu, tung hahuaon ni jolma ma ahu?

U         Dengganan marhaposan tu Jahowa, asa marhaposan tu jolma.

S          Dengganan marhaposan tu Jahowa, asa marhaposan tu Raja

U         Martangiang ma hita :

            Ale Jahowa Debatanami, sitompa jala siramoti hami. Tama do pasahatonnami GoarMu ala denggan ni basaM na patariparhon hami tu taon na imbaru on. Ho do na paluahon hami sian ragam ni parmaraan dohot na mangalehon tu hami ragam ni pasupasu di taon na salpu. Mangido hami Tuhan, sai ramoti jala parmudu-mudu hami nang di taon na imbaru on. Mangolu manang mate pe hami dibagasan tanganMu do hami, tung unang tadinghon hami. Dibagasan Goar ni AnakMu Jesus Kristus martangiang hami tu Ho. Amen.

 03.         MARENDE HURIA NO.71:1  BL.36

Naung salpu taon na buruk i, Ho ma hupuji Tuhanki.

Ai diramoti Ho tongtong, tondingku dohot daginghon.

Ai ramoti Ho tongtong Tondingku dohot daginghon.

04.         MANOPOTI DOSA

U         Martangiang ma hita manopoti dosanta. Ale Jahowa Debata Amanami, asi rohaM di hami, palambas rohaM mida pangalahonami  di taon na salpu i. Gok dosa do hami. Ai jotjot hulaosi hami patikMu; ndang huhaholongi hami Ho sian nasa rohanami, dongannami pe ndang doshon dirinami hubahenhami.

S          Asi rohaM, sai marpamuati ma roham di dosanami

U         Godang do dosanami maradophon keluarganami; hurang holong rohanami na marsaripe, na marianakhon dohot marnatoras.

S          Asi rohaM, sai marpamuati ma rohaM di dosanami

U         Godang do dosanami di ulaonnami, jotjot hami manimbil sian lomo ni rohaM.

S          Asi rohaM, sai marpamuati ma rohaM di dosanami

U         Godang do dosanami maradophon na humaliang hai, jotjot hami gabe partuktuhan di nasida. Asi rohaM, sai marparmuati ma rohaM di dosanami i; sesa ma saluhut hageduhonnami, ala ni Anakmu Tuhan Jesus Kristus Tuhannami. Amen.

05.         MARENDE HURIA NO.70:4  BL.36

Sai unang jujur dosa i, Binaen di taon na salpu i.

Urasi hami sasude, Asi rohaM di hami be.  2 x 

06.         RENUNGAN SAKARIA 8:13b “Unang hamu mabiar, pagomos hamu ma tanganmuna”

Partangiangan Bona Taon on parjolo mangarahon hita manaili tu pudi tu taon 2011 naung tasalpuhon. Molo tabolus di taon i ragam ni hamaolon, sitaonon dohot kegagalan boi do i mambahen mabiar hita mangalangka di taon 2012 on. Sabalikna molo taida disi godang las ni roha dohot keberhasilan, boi do i mangela hita tu panghilalaan bangga diri. Biar dohot bangga diri boi tubu  di rohanta molo tarajumi ala gogonta hita mangolu di taon 2011 sahat tu bona ni taon 2012 on. Alai molo tahaporseai na dibagasan Tuhani do hita mangolu, ido na mAnosoi hita martangiang mandok mauliate tu Tuhan i; ai na diurupi do hita di hamaolon jala na dipargogoi do hita di na tahalashon (sude na taula) di taon na salpu.

Paduahon, partangiangan bona taon on mangarahon hita manatap tu jolo tu taon 2012 naung tabongoti. Ala pengalaman di taon na salpu, boi do tubu surasura ni roha na lam tu godangna hamaolon di taon on. Na boi mambahen lam holang parsaoran sama dongan, lam tu ngalina holong ni roha, lam lumlam pangalaho. Lam tamba umurta, marlapatan lam jonok hita tu ujung ni ngolunta. Aha do sipeoponta dohot sipatupaonta asa unang mabiar hita mangadopi i? Tahaposi hataNa na mandok : Unang hamu mabiar, pagomos hamu ma tanganmuna. Antong pir ma tondinta. Ibana do jaminan ni ngolunta dohot masa depanta. Dibahen i taradoti ma patikNa, taulahon lomo ni rohaNa. Di bona ni taon on marpadan ma hita mandok, “Ianggo ahu dohot donganku sajabu, ingkon Jahowa do oloannami.” Amen.

07.         MARENDE HURIA NO. 66:1  BL. 52

Debata baen donganmi lao mangula ulaonmu.

Baen Ibana haposanmu; sai paserep rohami,

Debata baen donganmi, Debata baen donganmi

08.         MARTANGIANG DOHOT MASISESAAN DOSA

(Marjojor sian na umposo sahat tu na tumua. Sitangianghonon ni ganup anggota keluarga, ture do disagihon hian)

09.         MARENDE HURIA NO. 67:6-8  (Papungu pelean tu Huria)

Asi roham, O Tuhan, Tangihon pangidoan

Na hupasahat hami tu Ho, O Tuhannami

Ramoti hosanami  Ro dipamatangnami,

Padao ma parsahiton, nang jea pe, O Tuhan.

Tumpahi na niula di hauma nang di huta

Pasingkop bohalanmi, Mangudut ngolunami.

10.         RAP MARTANGIANG : Tangiang Ale Amanami.

 11.         MASIJALANGAN

 

 

Komentar dimatikan

ACARA PERGANTIAN TAHUN 2011 PKL 00 (BHS INDO)

ACARA KEBAKTIAN KELUARGA JAM 00.00

01 JANUARI 2012

===================================

01. NYANYIAN KJ. NO. 331:1+6    BL.180

        Siang malam musim tahun gilir ganti melenyap,

        Bayang-bayangnya berlalu tiada satu yang tetap.

        Hidup kita menjalani jangka waktu dunia tak terulang yang terjadi,

        Tinggal tanggung jawabnya.

Siang malam musim tahun biar kamu melenyap.

Dalam suka dan dukaku rahmat Allahku tetap.

TanganNya menuntun daku lewat zaman dunia

Dan akhirnya ‘ku selalu tinggal dalam rumahNya.

  1. 02.   VOTUM-INTROITUS   (P=Pimpinan;  S=Semua  anggota keluarga)

P         Di dalam nama Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus, kita mulai kebaktian awal tahun baru 2012 ini. Amin. Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik dan kasih setiaNya sampai selamalamanya.

S          Biarlah orang yang takut akan Tuhan berkata: Bahwasannya untuk selamalamanya  kasih setianya.

P         Aku tidak takut karena Tuhan menyertaiku, apakah yang akan diperbuat orang lain bagiku?

S          Aku tidak akan khawatir karena harapanku hanya kepada Allah; apakah yang dapat diperbuat orang lain bagiku?

P         Lebih baik menaruh pengharapan kepada Tuhan, daripada kepada manusia.

S          Lebih baik berharap kepada Allah daripada kepada Raja.

P         Kita berdoa : Tuhan dan Bapa kami, pencipta dan pemelihara kami. Kami bersyukur dan memuji namaMu yang kudus dan Mahakuasa, karena oleh pengasihan dan kebaikanMu, kami menerima tahun baru ini. Tuhan yang menyelamatkan kami dari berbagai marabahaya, dan mencurahkan berbagai berkat sepanjang tahun yang lalu. Tuhan, kami memohon, pelihara serta pimpin kami dalam tanganMu, dan jangan tinggalkan kami sepanjang tahun 2012 ini. Di dalam nama AnakMu Yesus Kristus, kami berdoa. Amin.

03.         NYANYIAN KJ. NO.326:1

Pujian malam kunyanyikan, syukur  ya Tuhan padaMu,

Meskipun sinar surya hilang, Engkau tetap cahayaku

Tiada sayang Ibu Bapa yang menandingi sayangMu

Tak putus ’ku Kau pelihara. Kau sumber rahmat bagiku.

04.         PENGAMPUNAN DOSA

P         Kita berdoa memohon pengampunan dosa. Tuhan dan Bapa kami, kasihanilah kami, lapangkan hatiMu melihat perbuatan kami di tahun yang lalu; hidup kami penuh dosa. Kami tidak mengasihi Tuhan dan sesama kami dengan segenap hati.

S          Kasihani kami, lupakanlah segala dosa dan kejahatan kami

P         Betapa banyak dosa kami terhadap keluarga: terhadap anak, orang tua, tetangga dan terhadap sesama saudara.

S          Kasihani kami, lupakanlah segala dosa dan kejahatan kami

P         Kami sering berbuat dosa dalam pekerjaan sehari-hari, melakukan yang tidak sesuai dengan kehendakMu.

S          Kasihani kami,  lupakanlah segala dosa dan kejahatan kami

P         Kami banyak melakukan dosa terhadap orang lain, kami sering menjadi batu sandungan bagi mereka. Kami banyak melakukan dosa terhadap orang

S          Kasihani kami Tuhan, ampuni segala dosa dan kesalahan kami, di dalam Anakmu Yesus Kristus Tuhan kami. Amin.

05.         NYANYIAN KJ NO.326:3

Anug’rah yang Engkau berikan tak beralaskan jasaku,

Jikalau dosaku Kau ingat ‘ku layak t’rima murkaMu,

Syukur di dalam darah Kristus pengampunanMu tertera

Dan oleh perdamaian itu Kau buat hatiku lega.

06.         RENUNGAN ZAKARIA 8:13b “Janganlah takut, kuatkanlah hatimu”

Kebaktian syukuran awal tahun ini, pertama, mengajak kita melihat ke belakang, ke tahun 2011 yang sudah kita tinggalkan. Apabila di tahun lalu kita mengalami banyak penderitaan, kesulitan dan kegagalan, boleh saja penderitaan kita itu membuat kita takut memasuki tahun 2012. Dan sebaliknya, apabila di tahun lalu kita mengalami sukacita dan keberhasilan; keberhasilan itu boleh menjadikan kita bangga diri. Kita menjadi takut atau bangga diri karena kita merasakan bahwa kehidupan kita di tahun lalu sampai diawal tahun ini adalah berkat kemampuan kita. Tetapi apabila kita berkeyakinan bahwa kehidupan yang kita nikmati di tahun lalu adalah berkat penyertaan Tuhan, keyakinan seperti itulah yang mendorong kita memuji dan mensyukuri berkat Tuhan.

Kita harus sadar bahwa baik dalam susah Dia menopang kita, maupun dalam keberhasilan Dia memampukan kita di tahun lalu. Kedua, kebaktian ini mengajak kita memandang kedepan ke tahun 2012 yang sudah kita masuki. Dengan pengalaman tahun lalu boleh saja kita berpikir bahwa kehidupan di tahun ini lebih sulit. Mungkin kehidupan semakin banyak tantangan; apalagi umur semakin bertambah. Pertambahan umur berarti kita semakin dekat dengan akhir kehidupan kita. Dalam kehawatiran seperti itu kita disapa Firman Tuhan, “Jangan takut, kuatkanlah hatimu”. Tuhan, Dialah jaminan hidup kita dan jaminan masa depan kita. Karena itu kita pelihara FirmanNya dan kehendakNya. Di awal tahun ini kita harus bertekad dan berjanji bahwa : Aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada Tuhan. Amin.

07.         NYANYIAN KJ NO.367:1

PadaMu Tuhan dan Allahku kupersembahkan hidupku

DariMu jiwa dan ragaku, hanya dalamMu ‘ku teduh

Hatiku yang Engkau pulihkan padamu jua kuberikan.

08.         BERDOA DAN SALING BERMAAFAN

(Saling bermaafan secara berurutan dari yang lebih muda kepada yang lebih tua. Isi doa hendaknya dibagi/aiatur terlebih dahulu bagi anggota keluarga)

09.         NYANYIAN KJ NO.329:1+3  (Mengumpulkan persembahan)

Tinggal sertaku hari t’lah senja, g’lap makin turun,

Tuhan tinggallah, lain pertolongan tiada kutemu,

Maha penolong tinggal sertaku

 

Aku perlukan Dikau tiap jam, dalam cobaan Kaulah kupegang

Siapa penuntun yang setaraMu ¿

Siang dan malam sertaku.

10.         DOA BERSAMA : Doa Bapa Kami.

 

11.        SALING BERSALAMAN

 

Komentar dimatikan

ACARA TAHUN BARU 31 DESEMBER 2011 (BHS BATAK)

PARTANGIANGAN PARPUNGUAN BODARI

UJUNG TAON

HKBP RESORT PERUMNAS 2 BEKASI

31 DESEMBER 2011

===================================

PARHOBASON

  • Ø Parhalado rap martangiang di bilut parhobason (konsistori)
  • Ø Prosesi bongot tu bagas gareja

 01.   PANGARADEON

U    :  Hamu angka dongan na hinaholongan ni Tuhan Jesus Kristus. Nunga sahat hita nuaeng di ujung ni taon 2011 on. Bolas hita sahat tu ujung ni taon holan ala asi ni roha ni Debata do, nda tung ala ni gogonta sandiri.

H  :  Tapuji ma Debata naung patolhashon hita sahat tu ujung ni taon 2011 on.

U    :  Tapatupa partangiangan bodari di ujung ni taon 2011 on na naeng mandok mauliate do hita tu Debata parasiroha bolon i. Antong, martangiang na hohom ma hita laho pahibulhon roha dohot pingkiranta laho bongot tu parsaoran na badia rap dohot Debata di tongatonga ni huriaNa.

         (martangiang na hohom – manghuling musik BE.815 sa-ayat)

U    :  Tapangiar ma soaranta mamuji Debata marhite na marende sian BE.605:1,2,4   “Las ma roham”

02.   Marende BE.605:1,2,4                   “Las ma roham”

      Las ma roham Tuhanta ro, gumomgom sasude

      Ungkap roham, jangkon Rajam

      Marende ma sude, marende ma sude

      Marende, marende ma sude

 

      Tano nang laut, harangan i, nang awangawang i

      Hauma i, nang sunge i,

      Olophon Raja i, olophon Raja i. Olophon, olophon Raja i

Jongjong

 

      Ibana do Rajanta i, parasiroha i. Na tigor i, na bonar i

      Parholong roha i, parholong roha i

      Parholong, parholong roha i

03.   VOTUM-INTROITUS-TANGIANG

U    :  Marhitehite goar ni Debata Ama dohot goar ni AnakNa Tuhan Jesus Kristus dohot goar ni Tondi Parbadia na tumompa langit dohot tano on.

H   :  AMEN

U    :  Holong situtu do rohangku di Ho, ale Jahowa, Sipargogoi ahu. Jahowa do  partanobatoanku dohot haporusanku, jala Sipalua ahu, Debatangku. Sitiopanku, marhaposan tu Ibana do ahu,  lombulombungku dohot  tanduk ni partuaonku, haporusanku.

H   :  Sai hupajoujou do Jahowa, Sipujion i, jadi malua ma ahu sian angka musungku.

U    :  Nunga nian dihaliangi angka jorat ni hamateani ahu, jala disonggoti angka  sunge ni hajahaton ahu. Nunga nian dihaliangi rante ni banuatorui ahu, dilungkupi angka jorgong ni hamateani ahu.  Jadi di na targogot i ahu, hujou do Jahowa jala hupangiar do anggukku tu Debatangku; jadi dibege ma soarangki sian  joroNa, jala tolhas do angguk i tu pinggolNa.

H   :  Dipalua do ahu sian musungku na gogo i dohot sian angka na mangkosom ahu, ala gumogo do nasida sian ahu.

U    :  Ibana sipalua ahu sian angka musungku, Ho do tongon patimbul ahu maralohon angka alongku, dipalua Ho do ahu sian jolma sibahen gogo. Dibahen i pujionku ma Ho, ale Jahowa, di tongatonga ni angka parbegu, jala endehononku ma goarMu. Haleluya.

H   :  (mangendehon)  Haleluya…Haleluya…Haleluya

U2 :  Martangiang ma hita: Ale Tuhan Debata, parasiroha na sumurung jala pardenggan basa. Hupuji hami ma Ho ala asi dohot holong ni rohaM na mandongani jala mangaramoti hami mandalani ngolunami di na sataon bolon on bolas hami sahat tu ujung ni taon 2011 on. Marragam angka na masa hubolus hami di na sataon bolon on, sudena i boi hubolus hami ndada ala ni hagogoonnami alai ala asi ni rohaM na godang i do. Hupangido hami ma tu Ho asa mian ma Ho di tongatonganami sian na mamungka sahat ro di na mangujungi partangiangannami on. Tangihon ma hami holan ala ni AnakMu, Tuhan Jesus Kristus, Tuhannami. Amen.

(hundul)

04.   Marende BE.6:4               “Puji Jahowa na sangap”             BL.56

      Puji Jahowa Situmpak sude ulaonmu

      Ai ditumpakhon tu ho tongtong hangoluanmu

      Ingot ma i, denggan basaNa do I, tomutomuNa sambing do

 05.      MANJAHA PATIK

U    :  Tangihon hamu ma patik ni Debata di Partangiangan Ujung taon on, na nienet sian 5 Musa 6:12, songon on ma didok disi:

         Sai marjaga ma ho di dirim, asa unang dihalupahon roham Jahowa, naung manogihon ho ruar sian tano Misir, sian bagas parhatobanonmu.

         Rap mangido gogo ma hita sian Tuhan Debata laho mangulahon na hombar tu patikNa i.

H   :  ALE TUHAN DEBATA SAI PARGOGOI MA HAMI MANGULAHON NA HOMBAR TU PATIK-MI. AMEN

06.   Marende BE.187:4-5         “Denggan do panoguM”             BL.200

      O Tuhan sai pinuji ma goarMu, Ai dipangolu Ho do hami on

      Tandaonnami ma pambahenanMu, Dung dipatiur Ho do mata on

      O Debata lomo do rohami, manogu hami di na rodop on

      Holong do rohaMi di hami on, naeng sahat tu lambungMu baenonMi 

(jongjong)

      Jahowa sai pasabam ma rohangku,Manghadengganhon nasa pambaenMi

      Ajari au, patiur ma rohangku, Lao mandapothon Ho di surgo i

      Sai unang loas ahu lilu be, Pasaor ma TondiMi tu rohangkon

      Mangiringiring au di tano on, Anggiat sahat au tu Ho muse

07.   MANOPOTI DOSA DOHOT BAGA-BAGA HASESAAN NI DOSA

U    :  Tapaunduk ma rohanta di adopan ni Debata laho manopoti dosanta na godang i. Martangiang ma hita:   Ale Tuhan Debata, na ro do hami nuaeng tu joloM manganggukhon dohot manolsoli dosanami na godang i. Molo hurujiruji hami pardalanan ni ngolunami di na sataon bolon on tung jotjot do huarsahi hami Ho marhite hata dohot pambahenannami na so tama. Ndang huhaholongi hami Ho sian nasa rohanami, dohot sian nasa ateatenami, dohot sian nasa gogonami ai jotjotan do hinauli ni portibi on na huhaholongi hami.

H   :  Ale Tuhan, asi ma rohaM di hami sesa ma dosanami i.

U    :  Ale Tuhan Debata, parasi roha na sumurung. Huongkuhon hami di adopanMu na jotjot do hami manghalupahon ngolu marparsaoran rap dohot Ho, ala na pasarisari ngolu siganup ari. Losok do rohanami manjaha hata dohot manangihon hataM na badia, ndang marsitutu hami mangajarhon hataM na badia i tu ianakhonnami na gabe bohal ni ngolu partondion nasida. Losok do rohanami  bongot tu bagas joroM siganup Minggu laho marparsaoran dohot Ho. Ndang huhaholongi hami dongannami jolma doshon dirinami.

H   :  Ale Tuhan, sai marpamuati ma rohaM di hagaleonnami i.

U    :  Ale Tuhan Debata, di ujung ni taon 2011 on hupangido hami ma tu Ho: sai sundati ma torutoruM tu hami, lehon ma di hami partingkian laho mamparbuehon parbue na tama. Suru ma TondiM na badia i tu bagasan rohanami na margogoihon hami paubahon rohanami, na margogoihon hami mangulahon na hombar tu lomo ni rohaM. Ale Tuhan, asi ma rohaM di hami sesa ma dosanami i.

H   :  (mangendehon) BE.182:4   “Haholongan na Badia”

Ala nii tungki rohangku  Jongjong di adopanMi

           Sai asi rohaM Tuhanku Sesa nasa dosangki.

U    :  Tabege ma bagabaga ni Debata taringot tu hasesaan ni dosanta: Songon on do Hata ni Jahowa: Unang ho mabiar, ai Ahu do Siluluhon ho; nunga pola hujou goarmu, Ahu nampuna ho.

         Hasangapon ma di Debata na di ginjang.

H   :  AMEN                                                                                       (hundul)

08.   Koor

09.   Marende BE.581:3              “Sangap di Jahowa”

      Balga situtu pambaenMi Debata, Tung so hasuhatan holong ni rohaM

      Tu jolma pardosa asi do rohaM, Diungkap Ho dalan lao tu banuaM

      Puji ma Debata ale manisia, Las roham, las roham somba ma Debata

      Dapothon Jahowa na sun timbul I, Marhite AnakNa, Tuhan Jesus i

 10.   EPISTEL

U    :  Turpuk epistel di Partangiangan Ujung taon on tarsurat di 2 Musa 13:20-22, tajaha ma marsoringsoring,

         Jadi borhat ma nasida sian Sukot, jala marsaro di Etham, di partalpahan ni halongonan.

H   :  Jala Jahowa mardalan di jolonasida, ia arian marhitehite ombun na marsijongjong manogihon nasida di dalan i, ia bornginna i marhitehite api na marsijongjong manulu nasida, asa tarbahen nasida mardalan arian dohot borngin.

U    :  Ndang dung morot sian jolo ni bangso i ombun na marsijongjong arian dohot api na marsijongjong bornginna i.

         I ma sahatna. Martua ma angka na tumangihon Hata ni Debata jala na umpeopsa.

H   :  AMEN

11.   KOOR

 12.   Marende BE.712:2           “Togu au ale Jahowa”

      Ro ma Ho aek hangoluan na pahisar tondingki

      Sai di jolo ma Ho Tuhan dohot tiang apiMi

      Sipartogi an gumogo, Ho ma lombulombungki

      Ho ma lombulombuki

13.   RENUNGAN UJUNG TAON

U    :  Naeng salpuhononta nama taon 2011 jala bongotanta ma taon na imbaru taon 2012. Naeng ma hita manatap tu pudi di pardalanan naung tabolus di na sataon bolon on. Di na sataon bolon on na mardalan do hita di partingkian na binasabasahon ni Debata. Torus do partingkian i mardalan nang pe ndang tarbahen hita be mardalan ala nunga loja tahilala, tung so adong do na marhuaso pasohon partingkian i so holan Debata. Na torus do partingkian i mardalan tu jolo nang pe naung gale tahilala na mandalani parngoluan on. Nuaeng nunga sahat hita tu ujung ni taon 2011 on, aha ma nanaeng hatindanghononta?

H   :  Puji ma Jahowa, ale tondingku, jala nasa rohangku di bagasan mamuji goarna na badia i.

U    :  Di na mandalani taon 2011 on, ra godang do pe angka batubatu na tajom na mangambati pardalananta. Marsitutu do hita mangulahon angka ulaonta alai sai taadopi do pe angka kegagalan.  Adong do ra sian tongtonganta na marsak jala na tariluilu, marragam angka na masa na so hombar tu na itahirim. Boi do angka na masa i mambahen lilu haporseaonta. Nuaeng aha ma hajongjonghononta di adopan ni Debata?

H   :  Ibana paluahon ngolum sian hamagoan, Ibana martumpalhon tu ho denggan basa dohot asi ni roha.

U    :  Hata ni Debata di Epesus 5:15-16 mandok: “Antong, manat ma hamu mamereng manangkasi parulaonmuna; songon angka na marroha, unang ma songon angka na hurang roha! Parhaseang hamu ma tingki, ai ari hasusaan do nuaeng”. Naeng tadinghononta taon 2011 on, tauji ma mambahen rujiruji tu dirinta be, tasunghun ma tu dirinta: Nunga tapangke partingkian naung tabolus tu angka ulaon na denggan? So tung do angka partingkian i marsalpuan so adong na taula agia aha pe manang tapangke partingkian i tu ulaon na so hinalomohon ni Debata?

H   :  Ajari ma hami Tuhan mamangke tingkinami, asa lomo ni rohaM na huulahon hami, jala umbiaran hami mida Ho sian mida jolma.

U    :  Hata ni Debata di Pilippi 3:12-14 mandok: “Apala naung sanga hutangkup i manang naung gabe sun denggan; alai sai hueaki do, anggiat tartangkup ahu i, songon naung tinangkup ni Kristus Jesus i ahu. Ale angka dongan, ndang hurajumi diringku, naung sun hutangkup i. On do tahe: Huhalupahon na di pudingku, hueaki angka na di jolo. Dompak pandang i do hupuspus, dompak upa hamonangan na sian panjouon ni Debata sian ginjang, di bagasan Kristus Jesus i”. Naeng bongotanta ma taon na imbaru, taon 2012. Tahalupahon kegagalan-kegagalan di tingki na salpu na mambahen hita pesimis mamongoti taon 2012 naeng ro. Songon i nang angka keberhasilan-keberhasilan di tingki na salpu tahalupahon ma i ai boi do i  mambahen hita lemba mangulahon angka na denggan tu tingki na naeng ro. Taulahon ma na denggan tu saluhut halak di ari nuaeng nang tu tingki na naeng ro, unang marnaloja hita, ai na manggotil do hita muse di tingkina i, anggo so pargale hita nuaeng.

H   :  (mangendehon) BE.820:2+3       “Pangke ma tingkim”

Pangke tingkim unang ho marnalemba, Topoti, urupi na dangol i

         Sai marsinondang ma baen palitomu, Baen hasangapon di Tuhanta i

         Ai ndang adong…….

                     (jongjong)

Halojaonmu diboto Tuhanta, sian Ibana ro balos ni i

         Holong na ias na sinaburhonmu, sai gotilonmu parbue ni i

         Ai ndang adong……

U    :  Tahatindanghon ma Hata haporseaonta i songon na hinatindanghon ni donganta sahaporseaon di sandok portibi on. Rap ma hita mandok:

H   :  AHU PORSEA DI DEBATA  JAHOWA…..                               (hundul)

14.   KOOR

15.   Marende BE.654:2                        “Marpungu sude”

      Diparmudumudu Tuhanta do hita, Sai diiringiring huriaNa i

      PanumpahionNa do pamonang hita, Jahowa Debata na sun gogo i

16.   MANJAHA:

  • Bericht ni Huria              :    Uluan ni Huria
  • Statistik Huria                 :    Sekretaris
    • Parhepengon ni Huria   :    Bendahara Huria

17.   Marende BE.123:2               “Ale dongan na saroha”             BL.180

      Tanda asi ni rohaNa na bagas na timbo i

      Tanda holong ni rohaNa na so hadodoan i

      Didongani Debatanta, Ama na sumurung i

      Dohot Jesus pe Tuhanta, hita na porsea i

18. MANDOK HATA: (SIAN RUAS NI HURIA)

19.   Marende BE.126:4              “Na Marguru do Luhutna”            BL.96

      Ala nii sai taradoti roha na manghaholongi, Debata nang dongan i

      Hatigoran, hasintongan, hatiuron, hadameon, I ma tong padanta i

20.   TANGIANG PANGONDIANON

21.   Marende BE.723:1… “Tu joloM O Tuhan”            (pelean 1a & 1b)

      Tu joloM, O Tuhan sahat ma diringkon, Pangke ma au hombar tu lomoM

      Molo ndang Ho Tuhan maringanan di au, Diringkon ndang mararga be i

      Tung pogos pe dison manang sonang tahe, Marsigantung tu Ho sasude

      Holan Ho huihuthon ndang be diringkon, Togutogu ma tu na ture

                                

      Tu joloM, O Tuhan sai gara rohangkon, Tung unduk do mangoloi Ho

      TondiMi ma tongtong margogoihon au on,Mangulahon lomo ni rohaM

      Tung pogos pe dison……

                                 (musik)

      Tu joloM, O Tuhan tung marpadan do au, Ingkon Ho huihuthon tongtong

      Ai huboto tangkas na martua do au, Nang muse dohot di ngolungkon

      Tung pogos pe dison………

22.   JAMITA: LUKAS 12: 35-40

23.   Marende BE.518:1…         “Marsinondang dibaen Jesus”      BL.355

      (pelean tu Dana Pensiun)

      Marsinondang dibaen Jesus asi ni rohaNa i,

      Jala hita do disuru asa tapaboa i

      Tapagalak palitonta, tapatiur dalan I,

      Ai torop do pe na lilu sai hatop ma muba      

      Nang au on na dao na jolo di na holom lilu au

      Alai sondang ni Tuhanhu do mamboan mulak au

      Tapagalak palitonta…….

                                     (musik)

      Haholomon manghuphupi toropan di tano i

      Tung torop manghalungunhon sondang tu dalanna i

      Tapagalak palitonta…….

                                      (musik)

      Dongan so tung mintop lampu na ringkot tu dongan i

      So tung mago angka jolma dibaen halembaon i

      Tapagalak palitonta……..

24.   PARSURUON                                                    (jemaat berdiri)

U    :  Hamu angka dongan satongkinnari salpuhononta nama taon 2011 on jala bongotanta taon na imbaru taon 2012. Di nanaeng tadinghononta taon 2011 on jala bongotanta ma taon 2012 on, disosohon turpuk jamita on do hita asa tongtong hita dungo jala hobas ni ulaon na hinalomohon ni Debata; jala tongtong ma galak palitonta marhitehite na marparsaoran dohot hata ni Debata.

H   :  HataMi do sulusulu ni pathu jala hatiuron di dalanhu.

U    :  Di bagasan pandongani on ni Debata las ma rohanta mambongoti taon 2012. Di taon na naeng ro naeng ma lam marsitutu hita jala hobas tu angka ulaon na denggan. Antong, borhat ma hamu tu tongatonga ni portibi on, pabotohon hamu ma habasaronmuna tu saluhut halak! Donok do Tuhan i. Unang holsohon hamu agia aha; alai sandok pabotohon hamu ma tu Debata pangidoanmuna marhitehite tangiang dohot elehelek mardongan mauliate! Jala dame ni Debata na sumurung sian saluhut roha, i ma mangaramoti angka ateate dohot pingkiranmuna di bagasan Kristus Jesus.

H   :  (mangendehon) BE.467:4       “Asi ni rohaM hupuji”      BL315

Sai papulik rohanami gabe pangoloi di Ho

         Asa marsahala hami lao manghatindanghon Ho

         IngananMu rohanami, TondiMi manggohi i

         Pangke dohot ngolunami gabe ulaulaMi

 25.   TANGIANG PANIMPULI

 

 

Komentar dimatikan

ACARA NATAL 25 DESEMBER 2011 (BHS INDO)

ACARA IBADAH

PERAYAAN NATAL PERTAMA

HKBP RESORT PERUMNAS II BEKASI

(BAHASA INDONESIA)

==================================

01. SALAM DAN PANGGILAN BERIBADAH PESTA NATAL

P     :   Pada hari ini 25 Desember 2011, merupakan puncak dari semua Perayaan Natal memperingati Kelahiran Sang Juruselamat kita Tuhan Yesus Kristus. Semua orang percaya berkumpul mengucap syukur atas kasih karunia Allah yang telah mengirim AnakNya Tuhan Yesus Kristus menjadi Juruselamat Manusia. Kami Parhalado Jemaat ini menyampaikan ucapan selamat hari Natal kepada semua jemaat :

Phl :   Selamat Hari Natal bagi semua jemaat! Anugerah daripada Tuhan Yesus  Kristus dan kasih sayang Allah Bapa dan Persekutuan dengan Roh Kudus kiranya menyertai kamu sekalian hari  ini dan untuk selama-lamanya!”

J      :   Selamat Hari Natal juga bagi semua Bapak/Ibu Parhalado jemaat ini. Anugerah daripada Tuhan Yesus Kristus dan kasih sayang Allah Bapa dan Persekutuan dengan Roh Kudus juga menyertai Bapak/Ibu sekalian!”

P     :   Untuk mensyukuri Hari yang Kudus ini marilah kita semua saling berjabat tangan di dalam kasih dan persaudaraan!

J      :   (Berdiri dan berjabat-tangan . . . /kemudian duduk di bangku masing-masing).

SL   :   (Mangendehon) “We wish you a Merry Christmas!” 2 x

         5   !  1       1  .   2   1    7  !    6    6     .  6   !   2   2    .    3   2     1    !   7

        We   wish  you  a Mer-ry  Christ-mas  we  wish you   a  Mer- -ry   Crist-

        7    .  7   !  3   3   .    4   3      2   !  1      6    6       6   5  !   1      7       1  .     !!!

        mas we wish  you  a   Mer-ry  Christ-mas and  a Hap- -py New Year

S      :   (Endehon: “Selamat Ari Natal):

        (Selamat Ari Natal, Selamat Ari Natal, Selamat Ari Natal, dohot Taon Baru) 2x

P     :   Silakan duduk! Saudara! Marilah kita menyambut hari Natal ini dengan bernyanyi KJ. No. 119 “Hai Dunia Gembiralah”

02. NYANYIAN KJ. No. 119 : “Hai Dunia, Gembiralah”

            Hai dunia, gembiralah dan sambut Rajamu ! Di hatimu terimalah !

            Bersama bersyukur, bersama bersyukur, bersama-sama bersyukur !

— berdiri —

            Hai dunia, elukanlah Rajamu , Penebus ! Hai bumi, laut, gunung, lembah,

Bersoraklah terus, bersoraklah terus, Bersorak-soraklah terus !

03. VOTUM-INTROITUS-DOA

P     :   Marilah kita memulai Ibadah Pesta Natal menyambut kelahiran Tuhan Yesus Kristus ini di dalam Nama Allah Bapa, AnakNya Tuhan Yesus Kristus dan Roh Kudus.

J      :   Amin

P     :   Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasehat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.

J      :   ( Menyanyikan :  Haleluya!)

P     :   Marilah kita berdoa: Ya Tuhan Allah! Kami mengucapkan terimakasih kepadaMu karena kasih sayangMu kepada kami. Engkau memberikan AnakMu yang Tunggal itu kepada kami, menyelamatkan kami dari dosa dan kematian yang selama-lamanya. Kami memohon kepada Tuhan, terangilah hati kami yang gelap ini dengan Roh Kudus. Ajarlah kami supaya kami tahu mengucapkan terimakasih kepadaMu supaya kami terhibur juga di dalam kesengsaraan dan pencobaan karena AnakMu Tuhan Yesus Kristus, Tuhan kami. Amin” (Jemaat duduk kembali)

04. NYANYIAN KJ.No. 101 “Alam Raya Berkumandang”

P     :   Firman Allah sudah turun dari sorga, Dialah Yesus Kristus yang sudah menjadi daging dan tinggal bersama-sama dengan kita. Mari kita nyanyikan dengan sukacita!  KJ. No. 101 “Alam Raya Berkumandang “

            Alam raya berkumandang oleh pujian mulia

            Dari gunung, dari padang kidung malaikat bergema

            Reff: Glo…ria, in excelsis Deo, Glo….ria, in excelsis Deo

             Sudah lahir Jurus’lamat, itu berita lagunya

            Puji dan syukur dan hormat, dipersembahkan padaNya.

            Reff: Glo…ria, in excelsis Deo, Glo….ria, in excelsis Deo

05. MEMBACA HUKUM TUHAN

P     :   Taurat Tuhan bagi kita dalam Ibadah Pesta Natal hari ini tertulis dalam Lukas 2:10-12 demikian bunyinya : “Lalu kata malaikat itu kepada mereka: “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa:

J      :   Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.

P     :   Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan.”

J      :   Ya Tuhan Allah kuatkanlah kami untuk melakukan segala yang Engkau perintahkan bagi kami. Amin.

06. NYANYIAN KJ No. 106 “Bernyanyilah Merdu”

P     :   Kelahiran Yesus sangat sederhana, di kandang domba. Namun, Ia adalah orang terhormat dan mulia, Dialah Terang dunia. Terima dan sambut Dia serta mohon pengampunan dosa dariNya!

            Bernyanyi KJ. No. 106 : “Bernyanyilah Merdu”

            Bernyanyilah merdu, lambungkanlah syukur!

            Jurus’lamat  Dunia dan Surya Hidupmu,

            Terbaring di palungan di malam yang Kudus

            Yesus, Penebus, Yesus, Penebus                      

—– Berdiri —-

            PadaMu yang lembut’ ku datang bertelut

            Kau menanggung dosa Seluruh umatMu,

            Dan Kau beri sentosa mengganti kemelut

            ‘Ku sembah sujud, ‘kusembah sujud

07. MOHON PENGAMPUNAN DOSA

P     :   Saudara-saudara yang terkasih, saat kita merayakan Hari Kelahiran Tuhan Yesus Kristus, selayaknyalah kita mengingat dosa-dosa dan pelanggaran kita serta merendahkan diri di hadapan Tuhan untuk mengaku dosa-dosa kita. Marilah kita berdoa:  Ya, Tuhan Allah Yang Mahakasih dan Mahakudus, kami menyadari begitu besar kasih setiaMu kepada kami. Engkau telah menganugerahkan AnakMu Yang Tunggal, Tuhan Yesus Kristus ke dunia ini. Yesus yang lahir dalam kandang domba yang hina, menderita dan mati di kayu salib sebagai Juruselamat bagi kami. Kini kami datang dalam kerendahan hati mengaku dosa di hadapanMu.

J      :   Tuhan, kasihanilah kami dan ampunilah kesalahan kami!

P     :   Ya Tuhan, sesungguhnya kami tidak layak menerima kasihMu. Kami menyadari betapa sering sikap kami menyimpang dari ajaranMu. Bumi yang indah yang Kau ciptakan bagi kami, kini telah rusak karena keserakahan kami. Kebebasan yang Engkau berikan telah kami salah-gunakan. Kejahatan meraja-lela di mana-mana, sehingga umatMu banyak yang menderita akibat kesalahan kami. Kini kami datang dalam kerendahan hati mengaku dosa di hadapanMu.

J      :   Tuhan, kasihanilah kami dan ampunilah kesalahan kami!

P     :   Kami kurang perduli akan kelestarian alam dan lingkungan kami. Hutan dan gunung tidak lagi hijau akibat perbuatan kami yang semena-mena. Kini bahaya banjir dan bencana alam pun mengancam hidup kami. Banyak orang yang kehilangan jiwa, keluarga, harta milik bahkan tempat tinggalnya akibat banjir dan tanah longsor di negeri kami. Ya Tuhan! Kini kami datang kepadaMu memohon:

J      :   Tuhan, kasihanilah kami dan ampunilah kesalahan kami!

P     :   Krisis yang berkepanjangan di tengah-tengah bangsa dan negara kami, dan juga berbagai peristiwa yang terjadi di dunia ini, sering membuat iman kami tersesat, sehingga kami melupakan Engkau. Cahaya iman kami sering menjadi hilang dan kebenaranMu tersingkirkan oleh ulah kami. Peperangan, pembunu-han, pemerkosaan, bunuh diri, dan pergaulan bebas, telah melanda kehidupan dunia ini. Krisis ekonomi yang berke-panjangan, sulitnya memperoleh kesempatan kerja, senantiasa menghiasi kehidupan kami sebagai warga bangsa.  Ya Tuhan! Kini kami datang kepadaMu memohon:

J      :   Tuhan, kasihani dan ampunilah kesalahan kami!

P     :   Kerasnya persaingan hidup kadang-kadang membuat kami tidak perduli akan sesama. Kami hanya mengasihi diri kami, bahkan menutup diri terhadap realitas di sekeliling kami. Kami juga sering terlalu banyak bicara, banyak mengkritik tapi hanya sedikit berbuat. Kami ingin diperhatikan tapi kurang memperhatikan orang lain. Ya, Tuhan, kami bersalah di hadapan-Mu, kasihanilah kami.

J      :   Menyanyikan ” YESUSKU PENY’LAMATKU

            Yesusku, peny’lamatku, tiada yang s’perti Engkau.

            Setiap hari, kumemuji, keajaiban kasihMu

            Penghibur, Pelindung, menara kekuatan

            Biarlah semua yang bernafas, Tak berhenti menyembahMu……

       

            Nyanyi dan bersoraklah bagi Dia, Pujian hormat kuasa bagi raja

            Gunung tunduk laut bergelora, Mendengar namaMu

            Kubersuka atas perbuatanMu, S’lamanya kukasihi engkau Tuhan

            Tiada janji s’perti yang ada padaMu.

P     :   Allah yang Mahamurah dan Mahapengasih mengampuni engkau. Dosa-dosamu diampuniNya. Pelanggaranmu  dihapuskanNya. Percayalah kepadaNya. Inilah janji keselamatanmu: “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang Tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” Kemuliaan bagi Allah di tempat yang Maha tinggi.

J      :   Amin.          —– Duduk —–

7.    Menyanyikan KJ No. 99 : 1 ” Gita Sorga Bergema “

        Gita sorga bergema, lahir Raja Mulia, Damai dan sejahtera

        Turun dalam duunia, Bangsa, bangsa bangkitlah, dan bersoraklah serta

        Permaklumkan Kabar Baik: Lahir Kristus, T’rang ajaib!

        Gita Sorga bergema, “Lahir Raja mulia!”

 

        Raja Damai yang besar, Surya Hidup yang benar,

        Menyembuhkan dunia dalam naungan sayapNya,

        Tak memandang diriNya bahkan maut dit’rimaNya,

        Lahir untuk memberi hidup baru abadi !

        Gita sorga bergema, ” Lahir Raja mulia ! “

08. MEMBACA EPISTEL : MIKA 5:1-5

P     :   Epistel di Perayaan Natal hari ini tertulis dalam Kitab Mika 5:1-5, marilah kita baca secara bergantian

J      :   Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala.

P     :   Sebab itu ia akan membiarkan mereka sampai waktu perempuan yang akan melahirkan telah melahirkan; lalu selebihnya dari saudara-saudaranya akan kembali kepada orang Israel.

J      :   Maka ia akan bertindak dan akan menggembalakan mereka dalam kekuatan TUHAN, dalam kemegahan nama TUHAN Allahnya; mereka akan tinggal tetap, sebab sekarang ia menjadi besar sampai ke ujung bumi,

P     :   dan dia menjadi damai sejahtera. Apabila Asyur masuk ke negeri kita dan apabila ia menginjak tanah kita, maka kita akan membangkitkan melawan dia tujuh gembala, bahkan delapan pemimpin manusia.

J      :   Mereka itu akan mencukur negeri Asyur dengan pedang dan negeri Nimrod dengan pedang terhunus; mereka akan melepaskan kita dari Asyur, apabila ia ini masuk ke negeri kita dan menginjak daerah kita.

P     :   Berbahagialah orang yang mendengarkan Firman Allah dan melakukannya dalam hidupnya sehari-hari!

J      :   “Amin!”

 09. KOOR  : 

 10. NYANYIAN KJ NO. 123 “Slamat,Slamat Datang”

P     :   Melalui kelahiran Yesus, Juruselamat dunia, pintu sorga telah dibukakan buat orang percaya; ia akan mendapatkan kasih karunia dan keselamatan yang kekal. Mari kita sambut Yesus dengan nyanyian berikut :

            Bernyanyi Kj. No. 123 : 1 + 3 ” S’lamat, S’lamat Datang”

            S’lamat, s’lamat datang, Yesus Tuhanku!

            Jauh dari sorga tinggi kunjunganMu                       

            S’lamat datang Tuhanku, ke dalam dunia

            Damai yang Kau bawa tiada taranya. Salam, Salam!          

—– Berdiri —–

            Nyanyian malaikat nyaring bergema; gembala mendengarnya di Efrata

            Kristus sudah lahir, hai percaya kabarku!

            Dalam kandang domba kau dapat bertemu.” Salam, salam!

 11. PENGAKUAN IMAN

P     :   Marilah kita menyaksikan iman kepercayaan kita bersama dengan semua orang percaya di seluruh dunia ini. Tahatindangkon ma haporseaonta i, rap ma hita mandok:

P+J :   Aku percaya kepada Allah Bapa   . . . “ dst

………….Duduk……………….

12. KOOR:

13. WARTA JEMAAT

14. MENYANYIKAN KJ No. 110 “Di Betlehem Tlah Lahir”

P     :   Dalam iman, marilah kita menuju kandang domba Betlehem untuk menemui bayi Yesus. ‘Iman’, itulah kandang domba bagi kita, di dalam iman kita menyambutNya sebagai Allah, berilah hatimu sebagai persembahan yang kudus bagiNya, mari kita sambut dengan nyanyian berikut!

Bernyanyi KJ.No.110:“Di Betlehem t’lah lahir

            Di Betlehem t’lah lahir, seorang Putera

            Semoga ‘ku menjadi abadi milikNya

            Sungguh, sungguh, abadi milikNya           

            Hatiku kubenamkan di dalam kasihNya

            PadaNya kuserahkan diriku s’lamanya

            Sungguh, sungguh, diriku s’lamanya                  

~ ~ ~ ~ Organ ~ ~ ~ ~

Ya, Yesus, Kau kucinta sepanjang hidupku

            Bagiku makin indah cahaya kasihMu

            Sungguh, sungguh, cahaya kasihMu         

            Tandanya kuaminkan jaminan janjiMu

            Padamu kutitipkan seluruh hatiku

            Sungguh, sungguh, seluruh hatiku                         

~ ~ ~ ~ Organ ~ ~ ~ ~

15. KHOTBAH  : 1 YOHANES 3:1-6

16. MENYANYIKAN  KJ,No. 109 “Hai Mari Berhimpun”

P     :   Ketika Yesus lahir, sebuah bintang yang aneh muncul menandakan kelahiran Sang Juruselamat. Sambutlah Dia agar hatimu tenang di kala menghadapi berbagai tantangan hidup. Sembahlah Dia Juruselamatmu dan beri persembahan yang layak untuk Dia Raja Sorga.

            Bernyanyi KJ No. 109 : 1 – 6 ” Hai Mari Berhimpun “

            Hai mari, berhimpun dan bersuka ria ! Hai mari semua ke Betlehem !

            Lihat Yang Lahir Raja bala sorga ! ( Sembah dan puji Dia, 3X), Tuhanmu !

         Wnt: Terang yang ilahi, Allah yang sejati, t’lah turun menjadi manusia.

                  Allah sendiri dalam rupa insan ! ( Sembah dan puji Dia, 3X), Tuhanmu !            

    Pria: Gembala dipanggil dari padang raya menuju paluanganNya yang rendah.

             Kita pun turut bergegas ke sana ! ( Sembah dan puji Dia, 3X) Tuhanmu !              ~ ~ musik ~ ~

        Wnt: Cahaya abadi dari Allah Bapa, kentara berwujud di dunia

        Pria : Anak Ilahi berbalutkan lampin

        Semua: Sembah dan puji Dia, 3X), Tuhanmu !

          

        Demi kita ini, Ia sudah lahir, peluk Dia dalam iman teguh

        Cinta kasihNya patut kita balas, (Sembah dan puji Dia 3X), Tuhanmu

17. PENGUTUSAN                                              

Pdt :   Pujilah Tuhan, karena kasih setiaNya telah dinyatakan kepada kita dan kepada dunia dunia. Kristus telah lahir ke dunia menyatakan pendamaian Allah dengan manusia. Setiap orang yang percaya kepadaNya dibebaskan dari dosa dan  maut

J      :   Kemuliaan bagi Allah di tempat yang maha tinggi, dan damai sejahtera di bumi, di antara manusia yang berkenan kepadaNya.

Pdt :  Beritakanlah, Raja Damai telah lahir dan hiduplah dalam perdamaian dengan semua orang. Berdamailah dengan dirimu dan berdamailah dengan sesama. Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan, kembalilah ke dalam kehidupan dan pelayananmu sehari-hari dalam damai dan sejahtera. Lakukanlah yang baik, jangan yang jahat, supaya engkau memperoleh berkat Tuhan.

J      :   Menyanyikan Kj. No. 119 : ” Hai Dunia, Gembiralah”

            Hai dunia, elukanlah Rajamu, Penebus! Hai bumi, laut, gunung, lembah,

            Bersoraklah terus, bersoraklah terus, Bersorak-soraklah terus.

18.     Doa Persembahan – Doa Natal – Bapa Kami – Berkat.

19. BERJABAT TANGAN

 

 

Komentar dimatikan

%d blogger menyukai ini: