ACARA MINGGU VII SET TRINITATIS

TEMA:

“Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi”.

1.    PANGGILAN BERIBADAH        

L  :   Terpujilah Tuhan Allah yang telah memperkenankan kita bersekutu dalam ibadah minggu VII setelah Trinitatis ini. Kami Majelis Jemaat HKBP Perumnas II Bekasi mengucapkan selamat datang dan selamat beribadah bagi seluruh jemaat. Semoga damai sejahtera dari Tuhan kita, memberkati saudara sekalian.

J  :   Selamat hari Minggu juga kami ucapkan kepada seluruh Majelis Jemaat. Semoga damai sejahtera Allah menyertai Bapak/ Ibu sekalian. “Horas, horas, horas, Tuhan memberkati kita semuanya.”

L  :   Tuhan telah menunjukkan kasih setianya kepada kita selama satu minggu ini. Ia menyertai kita dalam segala aktifitas maupun  kehidupan kita. Marilah saudaraku! Pujilah Tuhan dengan penuh sukacita, muliakanlah namaNya yang Kudus dengan suara sorak-sorai. Kita bangkit berdiri sambil  bertepuk tangan  menyanyikan “It’s Good to See You”

        Bernyanyi  NR “ IT’S GOOD TO SEE YOU

        It’s good to see you here with me. I’m so glad that you came.

        It’s good to see you here with me. I’m so glad that you came.

        The Lord love you, so do I, The lord love you, so do I

        It’s good to see you here with me. I’m so glad that you came.

— dinyanyikan 2 kali —

L  :   Nyanyikanlah mazmur bagi TUHAN, hai orang-orang yang dikasihi-Nya, dan persembahkanlah syukur kepada nama-Nya yang kudus!  Kuduskanlah bait Tuhan dengan nyanyian syukurMu!

J  : Karena Engkau, aku memuji-muji dalam jemaah yang besar; nazarku akan kubayar di depan mereka yang takut akan Dia. Aku memuji TUHAN, yang telah memberi nasihat kepadaku, ya, pada waktu malam hati nuraniku mengajari aku. Terpujilah Allah, yang tidak menolak doaku dan tidak menjauhkan kasih setia-Nya dari padaku.

        Bernyanyi 2X ”Bersyukurlah”

        Haleluya ku memuji Mu Tuhan, karena kasihMu tak berkesudahan

        Biar yang bernafas memuji sang Raja di atas gunung dan di dalam samudra

        Tanganku kuangkat pada-Mu, mensyukuri rahmat yang Kau b’ri

        Kaki ku melompat bagi-Mu, s’bab rahmatMu baru setiap hari

        Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Dia baik…..

        Bahwasanya untuk selamanya, Kasih setia-Nya…kasih setia-Nya

L  : Marilah kita arahkan hati, roh, pikiran serta seluruh hidup kita kepadaNya. Tuhan itu kudus, oleh karena itu kuduskanlah hatimu. Berdiri di altarNya dengan hati yang suci, marilah bangkit berdiri …., kita sembah Dia yang telah hadir untuk kita.

    (menyanyikan) NR. “ Bernyanyi. “Sperti Rusa Rindu SungaiMu”

    Sperti rusa rindu sungaiMu, jiwaku rindu Engkau

    Kaulah Tuhan hasrat hatiku, kurindu menyembahMu

    Engkau kekuatan dan perisaku, kepadaMu rohku berserah

    Kaulah Tuhan hasrat hatiku, kurindu menyembahMu

    Yesus, Yesus Kau berarti bagiku, Yesus, Yesus kau segalanya bagiku

(—dinyanyikan dua kali —)

2.    VOTUM – INTROITUS – DOA

L  :   Dengan mengucap syukur kepada Tuhan Allah Bapa, dan kepada Yesus Kristus dan kepada Roh Kudus yang menciptakan langit dan bumi, kita membuka ibadah ini.

J  :   Amin.

L  :   Siapa yang mempersembahkan syukur sebagai korban, ia memuliakan Aku; siapa yang jujur jalannya, keselamatan yang dari Allah akan Kuperlihatkan kepadanya.”

 J :   Kepada Allah, firman-Nya kupuji, kepada TUHAN, firman-Nya kupuji, kepada Allah aku percaya, aku tidak takut.

L  :   Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?

J  :   Nazarku kepada-Mu, ya Allah, akan kulaksanakan, dan korban syukur akan kubayar kepada-Mu.

L  :   Sebab Engkau telah meluputkan aku dari pada maut, bahkan menjaga kakiku, sehingga tidak tersandung; maka aku boleh berjalan di hadapan Allah dalam cahaya kehidupan. Haleluya

J  :   (menyanyikan: Haleluya-Haleluya-Haleluya)

L  :   Mari kita berdoa : Ya Tuhan Allah Bapa kami di surga, kasihMu adalah kekal selama-lamanya. Kami mengucapkan terima kasih kepadamu karena Engkau memelihara kami dari dahulu sampai sekarang. Ajarlah kami untuk tetap berpegang kepada kasih setiaMu, supaya kami tahu mengucap syukur atas segala berkat yang Engkau berikan kepada kami.

J  :   Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian hingga kami beroleh hati yang bijaksana.

L  :   Ajarlah kami supaya tidak menggantungkan pengharapan kami kepada hal-hal yang dunawi, melainkan bergantung sepenuhnya kepadaMu, karena kami tahu, Engkaulah penolong dan penghibur yang sejati bagi kami. Terpujilah Engkau di dalam nama AnakMu Yesus Kristus Tuhan dan Juruselamat kami. Amin.                                                              — Duduk —

3.    Bernyanyi  KJ. 407  :  2 + 4   ” Tuhan, kau gembala kami  “

        Kau Pengawal yang setia, Kawan hidup terdekat.

        Jauhkan kami dari dosa, panggil pulang yang sesat,

        Tuhan Yesus, Juruslamat, kami mohon, bri berkat. 2x

        KehendakMu kami cari, ingin turut maksudMu.

        Tuhan, isi hati kami dengan dengan kasihMu penuh

        Tuhan Yesus, Juruslamat, tak terhingga kasihMu. 2x

4.    PEMBACAAN HUKUM  TAURAT       

L  :   Saudara-saudara yang kekasih ! Dengarkanlah Hukum Tuhan bagi kita di Minggu ini, yaitu Titah IX dan maksudnya : Jangan engkau berdusta. Apakah maksudnya bagi kita?

J  :   Kita harus takut serta kasih kepada Allah, sebab itu janganlah kita mendustai, menghianati, memfitnah, maupun bersaksi palsu serta merendahkan martabat sesama manusia.

L  :   Kita harus saling melindungi dan menyatakan hal-hal yang baik saja mengenai sesama manusia apabila belum nyata dan jelas diketahui kesalahannya. Marilah kita memohon kekuatan:

L+J  : Ya Tuhan Allah, kuatkanlah kami melakukan yang sesuai dengan hukum-Mu. Amin

5.    Bernyanyi “You Raise Me Up”

    When I am down and oh my soul so weary

    When troubles come and my heart burdened be

    Then I am still and wait here in the silence

    Until You come and stay a while with me

    Reff. You raise me up so I can stand on mountains

    You raise me up to walk on stormy seas

    I am strong when I am on Your shoulders

    You raise me up to more than I can be

…berdiri …

    Kala jiwaku terdesak cobaan, serta hatiku sungguh berbeban

    Lalu kudiam duduk dalam sunyi, menungguMu menjenguk diriku

    Kau angkat daku agar ku berdiri, di atas gunung alangkah megah

    Di pundakMu kurasa sejahtera, kau angkat daku agar ku tegar

  6.    Doa Pengakuan dan Janji atas Pengampunan Dosa

L  :   Saudara-saudara terkasih dalam Yesus Kristus! Kini saudara berdiri di hadapan Allah yang Maha Tahu; yang mengetahui segala pikiran dan hatimu. Dia mengenal engkau; Dia mampu menyelidiki hatimu, tidak satu pun yang dapat kita sembunyikan daripadaNya. Rendahkanlah dirimu dihadapanNya, tundukkanlah kepalamu, akuilah segala dosa dosamu kepadaNya dan mintalah pengampunan daripadaNya. Marilah kita berdoa. Ya Tuhan Allah, kami tahu bahwa Engkau adalah Allah yang menciptakan segala sesuatu, yang memelihara dan memberkati hidup kami. Namun kami sering sekali merasa kuatir dan cemas akan masa depan kami serta melupakan kasih setiaMu dalam hidup kami. Akibatnya banyak di antara kami yang bersandar kepada kekuatan, kemampuan dan kehebatannya sendiri, bahkan ada yang lari mencari berkat dan  pertolongan kepada berhala, arwah nenek moyang, tempat keramat dan mempergunakan jimat-jimat, perdukunan dan cara-cara yang tidak berkenan kepada Tuhan.

…musik organ.KJ. No. 33 : “Suaramu Kudengar”…

L  :   Walau kami sudah sering merasakan pertolongan Tuhan dalam hidup kami, tetapi ketika menghadapi kesulitan dan tantangan, kami sering mengeluh dan bersungut-sungut. Kami terlalu sering lupa untuk mengucap syukur kepadamu, sehingga perbuatan kami tidak memuliakan Engkau. Kami kurang mensyukuri  berkatmu, sehingga kami sering membanding-bandingkan diri kami dengan orang lain.

J  :   Menyanyikan Reff. KJ. No. 33 : “Suaramu Kudengar”

        Aku datanglah, Tuhan padaMu; Dalam darahmu kudus sucikan diriku

L  :   Kami juga sering menyombongkan apa yang kami miliki, seolah-olah itu merupakan karena kehebatan kami sendiri. Kami sering menganggap diri kami lebih hebat dari orang lain, sehingga kami kurang menghargai orang lain. Kami lebih mementingkan diri kami sendiri, sehingga kami kurang memperhatikan apa yang perlu bagi sesama kami. Ya, Tuhan, kasihanilah kami yang lemah ini, ampunilah segala kejahatan kami.

J  :   Menyanyikan Reff. KJ. No. 33 : “Suaramu Kudengar”

        Ya Yesus, Kau beri jaminanMu tetap:

        Kepada orang beriman janjiMu akan genap!

        Aku datanglah, Tuhan, padaMu; Dalam darahMu kudus sucikan diriku.

L  :   Saudaraku yang terkasih! Kita telah mengaku dosa-dosa kita dengan jujur di hadapan Tuhan. Dengarkanlah janji keampunan dosa dari Tuhan: “Tuhan itu adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setiaNya. Tidak dilakukanNya kepada kita setimpal dengan dosa kita dan tidak dibalasNya kepada kita setimpal dengan kesalahan kita. Seperti Bapa sayang kepada anak-anakNya, demikian Tuhan sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia. Kemuliaan bagi Allah di tempat yang maha tinggi.

L+J:           Amin.               —duduk—                                                                            

7.    Bernyanyi  . Bernyanyi NR “Engkaulah Segalanya”

        Engkaulah kekuatanku, engkaulah kemuliaanku, Engkaulah s’galanya,

        Engkau permata yang indah Tak ‘kan pernah kulepaskan, engkaulah s’galanya

        Yesus domba Allah mulia nama-mu, Yesus domba Allah mulia nama-mu

        Kau hapus s’gala dosaku, s’gala cela dan maluku Engkaulah s’galanya,

        Saat jatuh kau angkatku, Saat haus kau p’nuhiku, engkaulah s’galanya

        Yesus domba Allah mulia nama-mu, Yesus domba Allah mulia nama-mu 2x

dinyanyikan dua kali —

8.    PEMBACAAN  EPISTEL  :  MAZMUR 119: 9 – 16

L  :   Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih?

J  :   Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.

L  :   Dengan segenap hatiku aku mencari Engkau,

J  :   janganlah biarkan aku menyimpang dari perintah-perintah-Mu.

L  :   Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu,

J  :   supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau.

L  :   Terpujilah Engkau, ya TUHAN;

J  :   ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu kepadaku.

L  :   Dengan bibirku aku menceritakan

J  :   segala hukum yang Kauucapkan.

L  :   Atas petunjuk peringatan-peringatan-Mu aku bergembira,

J  :   seperti atas segala harta.

L  :   Aku hendak merenungkan titah-titah-Mu

J  :   dan mengamat-amati jalan-jalan-Mu.

L  :   Aku akan bergemar dalam ketetapan-ketetapan-Mu;

J  :   firman-Mu tidak akan kulupakan.

L  :   Berbahagialah yang mendengar Firman Allah serta memeliharanya.

J  :   Amin.

9.    Bernyanyi  NR ”Yesus Kekasih Jiwaku”

    Yesus kekasih jiwaku, sungguh ku percaya padaMu

    Kar`na kasihMu padaku Kau tebus dosaku

    Dari terbitnya matahari dan sampai terbenamnya

    Ku angkat lagu pujian, tinggikan namaMu.

    Dengan gendang, kupuji, kupuji, dengan kecapi, ohh….

    Kubernyanyi haleluya, Yesus kekasihku.

dinyanyikan dua kali  berdiri–

10.  PENGAKUAN  IMAN  RASULI                             

L  :     Bersama-sama orang percaya di seluruh dunia, marilah kita    mengaku Iman Kepercayaan kita.

J  :     Aku percaya ….dst.                                 — duduk —

11.  WARTA JEMAAT DAN DOA 

12. Bernyanyi  BE. 474 ”Ingkon Jesus do Donganku”

       Ingkon Jesus do donganku, sahalangku lilu do.

        Raphon Jesus boi au monang , talu musu I na ro.

        Ndang mabiar au disi, Tuhan Jesus donganki,

        Sai ihothononku Jesus, oloanku nama i.

        Ingkon Jesus do donganku, molo marsitaonon au.

        Tu Ibana hutinggangkon, nasa na pasorat au.

        Ndang mabiar…

— musik —

        Ingkon Jesus do donganku, molo na tarunjun au.

        Tuhan Jesus do parmonang, dipamonang dohot au.

        Ndang mabiar…

13. K H O T B A H   :  YOHANES 6: 30 – 35        

14. Bernyanyi  NR”S’mua Baik”

    Dari Semula, T’lah Kau Tetapkan

    Hidupku Dalam Tangan-Mu, Dalam Rencana-Mu Tuhan

    Rencana Indah, T’lah Kau Siapkan

    Bagi Masa Depanku, Yang Penuh Harapan

    S’mua Baik, S’mua Baik, Apa Yang , T’lah Kau Perbuat Di Dalam Hidupku

    S’mua Baik, Sungguh Teramat Baik, Kau Jadikan Hidupku Berarti

    Pria        :  Dari Semula, T’lah Kau Tetapkan

                    Hidupku Dalam Tangan-Mu, Dalam Rencana-Mu Tuhan

    Wnt       :  Rencana Indah, T’lah Kau Siapkan

                    Bagi Masa Depanku, Yang Penuh Harapan

    Semua: S’mua Baik, S’mua Baik, Apa Yang , T’lah Kau Perbuat Di Dalam Hidupku

                S’mua Baik, Sungguh Teramat Baik, Kau Jadikan Hidupku Berarti

— musik —

    Wnt       :   Dari Semula, T’lah Kau Tetapkan

                        Hidupku Dalam Tangan-Mu, Dalam Rencana-Mu Tuhan

                        Rencana Indah, T’lah Kau Siapkan

                        Bagi Masa Depanku, Yang Penuh Harapan

    Pria        :   S’mua Baik, S’mua Baik, Apa Yang , T’lah Kau Perbuat Di Dalam Hidupku

                    S’mua Baik, Sungguh Teramat Baik, Kau Jadikan Hidupku Berarti

    Semua: S’mua Baik, S’mua Baik, Apa Yang , T’lah Kau Perbuat Di Dalam Hidupku

                    S’mua Baik, Sungguh Teramat Baik, Kau Jadikan Hidupku Berarti

        — musik —

16.   Doa  Persembahan,  Bapa  Kami,  Berkat

Komentar dimatikan

ACARA IBADAH JUBILEUM 150 TAHUN HKBP

ACARA IBADAH JUBILEUM 150 TAHUN HKBP

DI HKBP PERUMNAS II BEKASI

==================================================

TEMA :

 “MANONGTONG DIBAGASAN KRISTUS,

MARURAT JALA PINAULIULI DIBAGASAN IBANA

 (Kolosse 2:6-7)

I.        PRA IBADAH

1.       PERSIAPAN PROSESI DARI DEPAN RUMAH PENDETA RESSORT.

2.       BARISAN PROSESI MENUJU GAREJA : SEKOLAH MINGGU, REMAJA, NHKBP, TEAM MUSIK TIUP/HBO, PARJAMITA, PANDITA, PANITIA, PARHALADO AKTIF / PENSIUN. DISAMBUT OLEH SEKOLAH MINGGU.

3.       PROSESI MEMASUKI GEREJA (SEMUA JEMAAT BERDIRI).

4.       PROSESI BERDIRI DI DEPAN ALTAR.

5.       SALAM JUBILEUM OLEH PENDETA RESSORT.

                                                                                                               

II. IBADAH

01.   MANGARADE DIRI MARSOMBA TU DEBATA

L1    :   Huria ni Debata na ni haholongan ni Tuhanta Jesus Kristus, nuaeng jongjong do hita di bagas joro on, manghalashon pesta  Jubileum 150 Taon HKBP. Tama do hita  saluhutna ruas ni huria HKBP Perumnas II Bekasi, manomba Debata naung mangalehon pasupasuNa tu bangsa Batak. Dipalua do hita sian hasipelebeguon, parhatobanon, habodohon, dohot angka ulaon haholomon. Antong marningot saluhut pambahenan ni Debata dibagasan ngoluni bangso batak, dohot huria-Na HKBP, tapuji ma Tuhanta marhitehite uning-uningan huhut manortor manomba Kristus i. Antong di hamu pardoal pargonsi nami…(gondang mangalusi), bahen hamu ma jolo gondang mula-mula i, ai marmula do na tiur, marmula las ni roha di Huria HKBP ima Kristus Jesus Tuhanta i.

(— gondang mula-mula, manortor sude ruas di ingananna be—)

L2    :   Tapuji ma Tuhanta…! Nunga di baen hamu be gondang mula-mulai songon tanda na marmula do saluhut angka nauli, na denggan, dohot haluaon di bangso Batak marhitehite barita Nauli, nuaeng pe amang pardoal pargonsi nami… (gondang mangalusi), naeng rap marlas ni roha ma hami saluhutna ruas ni huria HKBP Perumnas II Bekasi, manomba Debata dibagasan hamuliaonNa jala Ibana na mangaramoti huriaNa sahat tu Jubileum 150 taon HKBP. Antong… bahen hamu ma jolo gondang somba i, asa husomba hami Jesus Kristus sipaluai.

        (— gondang somba, manortor sude ruas di ingananna be—)

L1    :   Pinuji ma Tuhan i naung ro manopot hita bangso Batak marhitehite Barita Nauli. Nuaeng pe… hamu amang pardoal pargonsi… (gondang mangalusi) nunga husomba hami be Debata silehon hangoluan di bangso Batak. Jala nuaeng… naeng hatindangkonon nami ma saluhut pambahenan dohot pangaramotion ni Debata tu saluhut huria HKBP na adong di portibion, tu na humaliang hami dohot tu bangso nami on. Antong bahen hamu ma jolo gondang liat-liat i, asa huliathon hami jala huhatindakon hami hatigoran, hadameon, holong ni roha, dohot ngolu na pinaimbaru ni Tuhan i.

             (— gondang liat-liat, manortor sude ruas di ingananna be—)

L2    :   Marolop-olop jala marlas ni roha do hami manghatindangkon Kristus di sandok ngolu nami, Ibana do Raja ni hatuaon dohot haluaon di bangso Batak. Ala ni i amang pardoal pargonsi… (gondang mangalusi) nunga dibahen hamu gondang liat-liat songon las ni roha nami ala naung liat Holong ni Debata tu bangso Batak, tu huria HKBP na adong diportibion; nuaeng pe bahen hamu ma jo gondang las ni roha, asa tung singkop pamujion ni huria HKBP Perumnas II Bekasi on di di haroro ni Barita Nauli tu bangso Batak.

(— gondang olop-olop, manortor sude ruas di ingananna be—)

L1    :   Tu hita saluhut na liat na lolo, nunga tapataridahon be las ni rohanta di manogot on, jala nunga tapatuduhon parsombaonta tu Debata. Ibana do na manggomgom sandok bangso Batak, jala laos Ibana do dibagasan holongNa manumpak dohot mamasumasu huriaNa HKBP asa gabe manjadi pasu-pasu tu na humaliang. Antong tapuji ma Tuhanta marhite ende : “Somba ma Debata”

H     :   Mangendehon ende “Somba ma Debata”

            Somba ma Debata…, somba ma Debata…, somba ma Debata…

            (somba ma Debata, somba ma Debata)

            Habiari ma Debata…, habiari ma Debata…,Habiari ma Debata, habiari ma Debata

            Habiari ma Debata…, biar mida Jahowa do, Biar mida Jahowa do

            Mual ni pasupasu di bangsonta

            Somba ma Debata, habiari ma Debata,Palua na tarhurung, urupi na marutang

            Haholongi angka dongan songon anak ni Damang

            Somba ma Debata, habiari ma Debata, Palua na tarbuang, urupi na marutang

            Haholongi angka dongan songon anak ni Damang

            Jubilate, Jubilate Amen…, Jubilate Amen

            Jubilate, jubilate dok ma mauliate…, Ingot jinalona be, jubilate amen

            Somba ma Debata, sombama Debata,Habiari ma Debata, habiari ma Debata

            Jubilate, jubilate, jubilate;  Amen, amen, amen

                                                      —jongjong—

02.   VOTUM INTROITUS TANGIANG

L1    :   Marhitehite Goar ni Debata Ama, dohot Goar ni AnakNa Tuhan Jesus Kristus, dohot Goar ni Tondi Parbadia na tumompa langit dohot tano on, Amen. Marolopolop tu Debata ma ho, ale sandok tano on. Endehon hamu ma hamuliaon ni goarNa, marmulia bahen hamu pujipujianNa. Tung na songkal do angka pambahenanMu, ale Jahowa. Haleluya!

H     :   (mangendehon : Haleluya ) HALELUYA, HALELUYA, HALELUYA

L2    :   Martangiang ma hita! Ale Tuhan Debata Amanami marhite Jesus Kristus Tuhannami. Pujipujian hasangapon ma hupasahat hami tu Ho sian nasa rohanami, ala dilehon Ho tu hami Barita Nauli na sian Tuhan Jesus Kristus na mangunsat hami sian haholomon tu hatiuron, sian hamatean tu hangoluan. Mauliate hudok hami tu Ho, ala diramoti Ho do huriaM HKBP sahat rodi 150 taon pasauthon ulaon panjouonMu: marparsaoran, marpanindangion dohot patupa ulaon parasirohaon   laho papatarhon dohot patimbulhon harajaonMu di tongatonga ni portibi on. Hupangido hami tu Ho, sai ramoti ma huriaM na pinapungupunguMi marhitehite Tondi Parbadia, asa lam tangkas hami manongtong dibagasan HataM, hot marurat jala pinauliuli dibagasan ojahan na sasada i, Tuhan Jesus Kristus Tuhannami. Tangihon ma tangiangnami on, ala ni asi dohot holong ni rohaM. Amen.

 –hundul—-

03.  MARENDE :   ARBAB

        Aaaa… (2 X)  Da tama endehononku, pamujionku di Debatangku

        Ooo…da tama halashononku, denggan basaNa pangolu au

        Pujionku ma Jahowa marhite sordam manang tulila

        Ooo…pangkeonku dohot arbab, mambahen sangap di Tuhan i

        Reff : Haleluya sai pujionku Tuhan i, pasangapoku goarNa i

        Tung saluhut angka uninguningan i, naeng pangkeonku baen pujian na uli

        Ooo…paluonku ma sarune, rap dohot ogung mardongan odap

        Ooo…rap dohot parhinaloan, Endehononku Tuhanta i

—musik—

        Pujionku ma Jahowa marhite sordam manang tulila

        Ooo…pangkeonku dohot arbab, mambahen sangap di Tuhan i

        Reff : Haleluya…dst…

 04.   PATIK NI DEBATA

L1    : Tangihon hamu ma patik ni Debata ima na tarsurat di 3 Musa 25:10-13,18 “Ingkon parbadiaanmuna do taon palimapuluhon, jala tingtinghononmuna haluaon di tano i tu saluhut halak pangisina; ingkon gabe taon parolopolopon do i di hamu, jala ingkon mulak hamu ganup tu partalianna, mulak huhut ganup tu donganna hian.

H     :   Ingkon patupaonmuna angka aturanHu, jala radotanmuna angka uhumHu, asa marparange hamu hombar tusi, asa marsonangsonang hamu maringan di tano i.

L2    : Taon parolopolopon do tahe di hamu taon palimapuluhon i, ndang jadi hamu manabur disi jala ndang jadi hamu manggotil sagakna, jala ndang jadi tapuonmuna parbue ni hau anggur na so pinaias i rantingna

H     : Ingkon patupaonmuna angka aturanHu, jala radotanmuna angka uhumHu, asa marparange hamu hombar tusi, asa marsonangsonang hamu maringan di tano i

L1    :   Ai taon parolopolopon do i, ingkon badia do i di hamu, ingkon panganonmuna disi gogo ni ladang na tubu boti

H     : Ingkon patupaonmuna angka aturanHu, jala radotanmuna angka uhumHu, asa marparange hamu hombar tusi, asa marsonangsonang hamu maringan di tano i

L2    :   Ia taon parolopolopon i, ingkon mulak tu ganup partalianna hian.

            Ima sahatna, antong rap mangido gogo ma hita tu Debata laho mangulahon patikNa

L+H : Ale Tuhan Debata, sai pargogoi ma hami mangulahon na hombar tu patikMi, Amen.

05. MARENDE BE. No. 424 : 2,4    SOARA NI TONDI

        Marunduk ni roha topoti sude pambaenmu na torbang jengkelmu sude.

        Pasahat tu Jesus sandok dirimi sai tong pasunggulhon panghophopNa i

—jongjong—

        Tarsor ho mardosa manurut lomom, tung unang datdati sai alo langkam.

        Dompakhon Tuhanmu pargogo do i manesa pamalum sude dosami

 06.  MANOPOTI DOSA DOHOT BAGABAGA HASESAAN NI DOSA

L1    :   Tapaunduk be ma rohanta di adopan ni Debata laho manopoti dosanta

—-manghuling orgen  angonangon sa ayat BE.No. 681 —-

            Martangiang ma hita:

            Ale Tuhan Debata, Amanami na di banua ginjang. Di Pesta Jubileum 150 taon HKBP ombas on, na ro do hami tu joloM manopoti dosa nami. Nunga dipapatar Ho tu hami: Jesus do dalan, hangoluan dohot hasintongan. Alai sipata do hutuntun hami lomo ni rohanami atik pe maralo tu HataM, targoar do hami Kristen alai hutondong hami do dalan hamagoan.

L2    :   Sian lelengna naung jongjong HuriaM 150 taon, nunga patut nian matoras haporseaonnami, alai sipata mura do hami dipalindaklindak pangombus ni poda na mangaliluhon, gabe tolping huriaM tu parbolatbolatan. Nunga dipasupasu Ho huriaM marhite angka panghobasionna na manopa angka ruas na pistar jala marhaporseaon na diparar Ho marhobas di tonga ni bangsonami, nang di na humaliang : lokal, regional nang internasional. Alai hurang dope parsitutuonnami laho padimundimunhon angka na pinasahatMi tu huriaM.

H     :   Ai godang dope na so tardungdung hami  angka panghobasion hombar tu ulaon panjouonMu tu huriaM di tonga ni masyarakat nang bangsonami.  Sai asi ma rohaM di hami, angka na mangarsakhon dosanami.

L1    :   Sai sahapi ma tu bagasan rohanami hasesaan ni dosanami i. Lehon ma tu hami tondiM na badia i, asa dipargogoi hami manongtong dibagasan HataM, asa boi hugotaphon hami nasa dosa dohot roha portibi on, asa hupasahat hami dirinami tu Ho, gabe pelean na mangolu jala na badia marhitehite Tuhan Jesus Kristus Tuhannami, Amen.

            —-manghuling orgen  angonangon sa ayat BE.No. 681 huhut martangiang —-

L2    :   Bagabaga ni Debata taringot tu hasesaan ni dosanta : Molo tung adong manang ise na mardosa, adong do pangondianta di Ama i, ima Tuhan Jesus Kristus na tigor roha i. Jala Ibana do pardengganan taringot tu dosanta, alai ndada holan taringot tu dosanta, dohot do taringot tu dosa ni saluhut portibi on.  Hasangapon ma di Debata na di ginjang

H     : Amen.                                                                                                                         (hundul)

 07. MARENDE BE. No. 754 : 1 + 3 GOK LAS NI ROHA DO AU”

        Gok las ni roha do au di ngolungkon, di ngolungkon, di ngolungkon

        Gok las ni roha do au di ngolungkon, tongtong di rohangkon

        Mauliate gok las ni roha maringan holongMi Tuhan di au,

        Mauliate gok las ni roha maringan holongMi Tuhan di au

        Gok do holong ni Jesus di ngolungkon, di ngolungkon, di ngolungkon

        Gok do holong ni Jesus di ngolungkon, tongtong di rohangkon

        Mauliate gok las ni roha maringan holongMi Tuhan di au,

        Mauliate gok las ni roha maringan holongMi Tuhan di au

 08 EPISTEL

L1    :   Turpuk Epistel di Minggunta sadarion ima na tarsurat di Johannes 16 : 5 – 15. Alai na laho ma Ahu nuaeng manopot na marsuru Ahu, jala ndang adong manang ise hamu manungkun Ahu : Na laho tu dia do Ho?

H     :   Lam dokdok tahe rohamuna, ala Hudok songon i tu hamu.

L2    :  Alai na mandok na sintong do Ahu tu hamu : Ulimuna do i, ia laho Ahu. Ai aut so laho Ahu, ndang na ro Pangondian i manopot hamu. Alai anggo laho Ahu, suruonHu do Ibana tu hamu.

H     :   Anggo dung ro Ibana, ajaronNa do portibion taringot tu dosa dohot taringot tu hapintoron dohot taringot tu uhum.

L1    :   Anggo taringot tu dosa, i ma na so porsea nasida di Ahu. Anggo taringot tu hapintoron, i ma na laho Ahu manopot Damang, jadi ndang be idaonmuna Ahu.

H     :   Anggo taringot tu uhum, i ma naung hona uhum induk ni portibi on. Godang dope nian sidohononHu tu hamu; alai ndang tarboan hamu dope i nuaeng.

L2    :   Alai dung ro Tondi Hasintongan na nidok ondeng, togihonon ni i do hamu tubagasan nasa hasintongan: Ai ndang adong sihatahononna sian sandirianNa; na binegeNa i do hatahononNa; baritahononNa do tu hamu na naeng masa dope.

L1    :   PasangaponNa do Ahu, ai jaloonNa do na di Ahu, laho mamaritahonsa tu hamu. Saluhut na di Ama i, di Ahu do i umbahen na Hudok : jaloonNa do na di Ahu, laho mamaritahonsa tu hamu.

            Ima sahatna, martua do angka na tumangihon Hata ni Debata jala na umpeopsa.

H     :   Amen.

09.  MARENDE BE, No. 453 : 1, 4                  SADA GOAR NA UMMULI

        Sada goar na ummuli sian nasa goar i.

        Goar ni Tuhanta Jesus Ido na ummuli i.

        Reff: GoarMi Tuhanhi holan I do endengki

        GoarMi Jesuski do pamalum rohangki

 

        Sai endehon ma goarNa burju hatindanghon i.

        Paima sahat hita sogot lao manomba Tuhan i.

        Reff: GoarMi Tuhanhi…d.u

 10.  KOOR SM : HKBP INGKON BADIA      

        Dang tuk pasonanghon rohaMi

        Tung godang pe na hu lehon tu HuriaMi

        Dang tuk pasonanghon rohaMi

        Tung godang pe donganki lao mamuji Ho

        Reff : HKBP…HKBP…ingkon badia do ho bahenonki

        HKBP…HKBP…ingkon badia do ho di rohangki

        Dang tuk pasonanghon rohaMi

        Tung gogo mangula au di HuriaMi

        Dang tuk pasonanghon rohaMi

        Tung gogo pe endengki lao mamuji Ho

        Reff :

 

11. REFLEKSI JUBILEUM 150 TAON HKBP

L1    : Di na marlas ni roha hita sadari on mamestahon Jubileum 150 taon HKBP, parhatopoton ni rohanta do tung na balga do asi ni roha ni Jahowa tu bangso Batak.

H     : Tung ise ma nian bangso Batak umbahen pola ditanda jala diparhamaol Jahowa hita? Alai sian asi ni rohaNa dipiliit do bangso Batak gabe inganan panaburan ni Barita Nauli i.

L2    :   Di ari 7 Oktober 1861 na salpu, mansai lehet do langka ni parbarita Nauli na sinuru ni Debata mamaritahon Barita Nauli, dame dohot holong ni roha ni Debata tu tongatonga ni bangso Batak. Opat halak Pandita ima Pdt Heine, Pdt Klammer, Pdt Betz, dohot Pdt V(P)an Asselt, marsagi ulaon mamaritahon Barita Nauli di tano Batak na laos ari i ma gabe ari hatutubu ni HKBP. Ari 7 Oktober  on ma di totophon gabe ari hatutubu ni HKBP naung dipestahon di sandok HKBP: di ari 7 Oktober 1905; Jubileum 75 taon HKBP taon 1936 dipestahon di Sipirok, Jubileum 100 taon dipestahon taon 1961 di Tarutung, Jubileum 125 taon dipestahon taon 1986 di Tarutung, Pematangsiantar dohot Jakarta

H     :   Mauliate ma di Ho Tuhan ala disuru Ho do naposoM laho mangajari, manogunogu bangso Batak gabe hutanda hami Jesus do panondang hangoluan, hasintongan dohot hatigoran.  

L1    : Lam tangkas do pangerbang ni Barita Nauli i marlojong di tano Batak di ombas pangulaon ni Ompu i Dr I.L Nommensen rap dohot angka pangula ni huria na dipabangkit marhobas di huriaNa i. Lam torop do angka huria na jongjong di angka luat ni bangso Batak, songon i nang angka parhalado ni huria na rade mamelehon dirina tu ulaonMu  Tuhan. Diparhatopot rohanami do, Barita Nauli i do paluahon bangsonami sian keterbelakangan, bangko na eksklusif,  taruli di angka parbinotoan na lam maju, songon i nang pangaradotion di hahipason. Nunga sian mulana tung diradoti HuriaM panghobasion na mangibul di tongatonga ni bangso Batak di partondion nang di pardagingon.

H     :   Pinuji ma Ho Tuhan na mangaramoti dohot mamasumasu HuriaM gabe boi hudai hami hamajuon, haimbaruon na manghamham parsaoran na umbidang. Nunga torop  angka parsingkolaan na jongjong ni HuriaM laho manghobasi parbinotoan umum mamungka sian Taman Kanak-kanak sahat rodi Perguruan Tinggi, songon i nang Parsamean ni na   gabe parbarita nauli di HKBP. Marhite sian i torop do  halak Batak na pistar jala marhatauon marsiadu dohot houm manang marga na asing di tonga ni portibi on.

L2    : Ndang mansohot pandonganion ni Debata tu HuriaNa, di laonlaon ni ari, di parhusoran ni na masa, di  porang portibi paduahon, dipaulak do nasa Pandita na sinuru ni Zending Barmen Jerman na  manguluhon panghobasion di HKBP nasai laon. Sanga do lomos roha ni na deba, ai dirimpu mansohot ma HKBP bahenon ni i. Alai ndang dipaloas Debata songon i, dilehon do gogo dohot TondiNa tu angka Pandita Batak laho manguluhon HuriaNa HKBP. Boho di ari 10-11 Juli 1940 di Sinode Godang Istimewa tarpillit ma Pdt Kasianus Sirait gabe Vorsitter, laos ombas i ma HKBP  manjujung baringinna.

H     :   Marningot i tama ma tutu hatindanghononta: godang ma tongon na binahen ni Jahowa tu hita, jadi marlas ni roha ma hita”.

L1    : Lam doras do pangerbang ni HKBP marhite huaso dohot pangulaon ni Tondi Parbadia hombar tu pardalanan ni tingki: lam torop Huria, Resort dohot Distrik na jongjong jala marserak di sandok Indonesia on sahat tu luar negeri. Di Jubileum 75 taon, nunga torop halak Batak na mangula di perjuangan kemerdekaan Indonesia dohot di pembangunan ni bangsonta na marserak di pemerintahan, politik, ekonomi. Jala Jubileum 100 taon (1961) lam tu toropna do ruas ni hurianta parsidohot manghobasi hamajuon ni bangso Indonesia marhite ragam ni silehonlehon sian Barita Nauli i. Di Jubileum 125 taon, nunga marsaringar “HKBP mangarade diri mamasuhi era industrialisasi na maju dohot modern”, na manjou HKBP manopa ruas ni Huria gabe halak na hot marhaporseaon huhut marhatauon marsiadu di hamajuon ni zaman. Laos disi do dihamauliatehon HKBP na boi ruar Hurianta sian galumbang na naeng mamboan HKBP tu parmaraan.

H     : Mauliate ma di Ho ale Tuhan Jesus Raja ni Huria i na mangaramoti HuriaM maradophon tahi ni parjahat, laos margogoihon HuriaM patupahon nasa ulaon na denggan.

L2    :   Nang pe sai manggogo sibolis i manggugai HuriaNa, ndang diloas Tuhan i HuriaNa madabu tu parmaraan, baliksa, lam mangerbang jala lam tang do HuriaM mangadopi ragam ni pangunjunan, lam marsihohot di hasadaon di panindangion dohot di panghobasion. Alani marningot saluhutna i tama do hatindanghononta :

L1    : Tung holan asi ni rohaM sambing do ale  Jahowa  umbahen boi jongjong jala marolopolop HuriaM HKBP sahat tu tingki on. Urupi ma hami asa marsihohot dibagasan haporseaon, tau gabe sipatupa hadameon, siradoti haholongon, sipajongjong hatigoran dohot mangaradoti jati diri ni huriaM na marmual sian HataM na badia i. Amen.

12.  KOOR : MARS JUBILEUM

 13.  MARENDE B.E. No. 792 : 1, 4                 PASUPASU HAMI O TUHAN

        Pasupasu hami O Tuhan, sai usehon dameMi

        Sai ampehon tanganMi Tuhan lehon tu au gogoMi

        Di potibi on baen ma au Tuhan habaoran ni las ni roha

        Tu na marsak I tu na dangol I gabe pangapuli i

        Pasupasu hami O Tuhan sai usehon dameMi

        Sai ampehon tanganMi Tuhan lehon tu au gogoMi

                                                —jongjong—-

        Di portibi on baen ma au Tuhan siradoti haholongon

        Togutogu ma hami on Tuhan marparange na denggan

        Pasupasu hami O Tuhan sai usehon dameMi

        Sai ampehon tanganMi Tuhan lehon tu au gogoMi

 14.   MANGHATINDANGHON HAPORSEAON

L1    : Tahatindanghon ma haporseaonta i, songon na hinatindanghon ni donganta sahaporseaon di sandok portibi on, rap ma hita mandok.

H     : Ahu porsea di Debata Jahowa….d.u……… Amen.                                                                                                                                                                                                     —-hundul—-

 15.  TINGTING DOHOT TANGIANG PANGONDIANON

 

 16.  MARENDE BE.No. 435 : 1—                    MAROLOPOLOP TONDINGKI (pelean Ia & Ib)

        Marolopolop tondingki, ai naung di tobus Jesus i

        Hamu sude, bege ma i, sai las rohangku mandok i

        Sonang ni tingki i dung jumpang Jesus Tuhanki

        Tondi na mangajari au, tarbaen marlas ni roha au

        Sonang ni tingki i, dung jumpang Jesus Tuhanki

                            —orgen + gondang—

        Dihaol holonngNa rohangki, tung na so boi be mago i

        mataNa do manatap au, pinggolNa tumangihon au

        sonang ni…d.u.

                                —orgen + gondang—

        Tu Jesus sahat ngolungki saleleng ni lelengna i

        Rap dohot au endehon ma endengku na imbaru da

        Sonang ni…d.u.

                            —orgen + gondang—

 17.  JAMITA : ULAON NI APOSTEL 2 : 1 – 8

 18.  MARENDE BE. No. 461 : 1—   SONGGOP TU HAMI         (Pelean II)

        Songgop tu hami na di joloMon, o tondi ni Debatangki

        Uhir patikMu tu rohangkinon, o tondi  ni Debatangki

        Bereng siholhu di haroroMi, molo Ho ro nda hisar tondingki

        Didihonma tu au on api Mi, o Tondi ni Debatangki

—orgen + gondang—

        Suru TondiM paluahon au on, palua ma, o Debata

        Bereng dagingku, tondingku dison, palua ma, o Debata

        Dao ma pangambat di soaraMi, hisap ni daging, sandok diringki

        Na mangarsahi tongtong TondiMi, palua ma, o Debata

—orgen + gondang—

        Lehon hataM, i ma tau podangki, Debatangki na gogo i

        Asa sai talu sude musuMi, Debatangki na gogo i

        Manghatindanghon tongtong goarMi, asa malua pardosa disi

        Asa di jangkon Tuhanta ma i, Debatangki na gogo i

—orgen + gondang—

 19.   HASAHATAN

Pjmt : Marolop-olop jala marlas ni roha do hita ala naung saut malua bangso Batak  marhitehite Barita Nauli. Tung balga situtu do holong ni roha ni Debata tu huria-Na HKBP boi sahat marjubileum 150 tahun di taon 2011.  Antong, Hau gala-gala ma ninna, panjangkitan ni si Zakeus, manang na tu dia pe saluhut ruas ni huria HKBP Perumnas II Bekasi mangalangka, sai tusi ma di ramoti Tuhanta Jesus.

H     :   Em ma tu tu…

Pjmt:  Ala ni i amang pardoal pargonsi… (gondang mangalusi) nunga sahat Barita Na Uli tu bangso Batak marhitehite huriaNa HKBP; antong asa sahat nauli, sahat na denggan jala sahat lomo ni roha ni Tuhan i tu huria HKBP Perumnas II Bekasi, bahen damang ma gondang sahat-sahat i.

(— gondang hasahatan, manortor sude ruas di ingananna be—)

20.   TANGIANG PANUTUP (PELEAN – ALE AMANAMI – PASUPASU)

        MASIJALANGAN:

        Prjmt:

        Hamu angka dongan na hinaholongan dibagasan Jesus Kristus. Di naung las rohanta mamestahon Jubileum 150 taon HKBP di ombas on, masijalangan ma hita tu angka na di siamun hambirangta, huhut ma taendehon ende  BE No. 519:1-2 “Tarbege do panjou ni Kristus”

Tarbege do panjou ni Kristus, torus di tano Batak i

Ise na sumeahon hosa, ise manghophop dongan i

Reff : Hita sude, naeng ma rade, nang dilele da

Haposanma, di Debata

 

Na olo hita paboahon holong do Jesus Tuhan i

Naung saut malua do dibahen, ama nang ina Batak i

Reff: hita sude….d.u

ACARA PERAYAAN JUBILEUM 150 TAHUN HKBP. (diaturhon MC)

Komentar dimatikan

MEMPERSEMBAHKAN HASIL PERTAMA

PERSEMBAHKANLAH HASIL PERTAMA DARI PEKERJAANMU

Ulangan 26: 1-4

 “Apabila engkau telah masuk ke negeri yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu, maka haruslah engkau membawa hasil pertama dari bumi yang telah kaukumpulkan dari tanahmu yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu…”

Saudara! Realitas menunjukkan bahwa manusia pada dasarnya gampang kuatir, terlebih pada saat ini dimana kita dijejali informasi yang  sering kali menggelisahkan daripada memberi kedamaian seperti kekerasan, bencana alam, ketegangan politik dan lain-lain. Belum lagi kita dipusingkan dengan adanya informasi kenaikan harga kebutuhan pokok, fatwa BBM ?, mahalnya uang masuk sekolah, membuat kita kuatir dan pusing… kok naik terus ya? Padahal gaji atau penghasilan tidak naik-naik. Rasanya banyak orang menjadi berpikir dua kali sebelum mengeluarkan uang, termasuk dalam  konteks bergereja memberi persembahan… perpuluhan… persembahan tahunan/bulanan. Koq gereja jadi materialistis sih…? Demikian ujarnya. Realitas tidak mungkin kita hindari harus dihadapi, karena inilah saatmu menunjukkan kualitas diri dan imanmu mengalahkan dunia yang penuh kekuatiran. Tuhan menghendaki supaya kita menjadi seorang pemenang dalam dunia yang penuh rusuh dan gelisah ini.  Kualitas diri dan imanmu nampak dari kualitas  persembahkan yang Anda sampaikan.

Saudaraku! Tuhan berfirman supaya umat membawa hasil pertama ke bait Allah. Persembahan hasil pertama adalah panen pertama dari hasil bumi yang dikelola umat di tanah perjanjian yang dipersembahkan kepada Tuhan. Persembahan ini mengajar umat untuk mengingat kasih setia Tuhan yang telah memimpin mereka mendapatkan tanah perjanjian. Dengan melakukan hal ini mereka mengakui bahwa semua yang mereka dapatkan ini adalah anugrah Tuhan yang telah memimpin mereka sampai saat itu. Memberi persembahan bukan karena Tuhan kekurangan sehingga membutuhkan pemberian manusia, tetapi karena alasan lain: Pertama, agar umat Tuhan selalu ingat bahwa tanah subur yang mereka tinggali adalah pemberian Tuhan. Kedua, agar umat Tuhan menghormati Tuhan dengan datang dan beribadah kepada-Nya. Perkataan “kemudian pergi ke tempat yang akan dipilih TUHAN, Allahmu, untuk membuat nama-Nya diam di sana”  mengungkapkan penghormatan kepada TUHAN. Mereka harus menyediakan waktu untuk membawa persembahan dan beribadah kepada TUHAN. Ketiga, agar umat Tuhan mengingat perbuatan Tuhan di masa lampau. Saat membawa persembahan hasil pertama, mereka harus mengingat kembali perbuatan TUHAN di masa lalu . Dengan demikian, mereka selalu mengingat latar belakang mereka dan bagaimana Tuhan mengasihi mereka. Jadi, persembahan itu merupakan ungkapan rasa syukur atas kebaikan TUHAN.

Saudaraku! Apa yang dapat kita ambil dari nas  ini? Kita bisa melihat bahwa berkat Tuhan yang diterima harus membuat kita melihat asal pemberinya, yaitu Tuhan. Tuhan yang memberikan tanah bagi umat, yang menuntun mereka sampai mendapatkan tanah Kanaan. Hal yang sama harus kita akui  bahwa Tuhan yang sama yang memberi kita pekerjaan, kesehatan, kehidupan, dan segalanya di kota Bekasi ini.  Oleh karena itu, respon kita adalah mengingat Dia dan mempersembahkan hidup kita. Selain itu berkat Tuhan yang kita terima menjadikan kita memiliki tanggung jawab untuk memperhatikan orang di sekitar kita agar pekerjaan dan kemuliaan Tuhan semakin nyata. Biarlah melalui berkat yang kita terima, kita bersukaria di dalam Tuhan – PERSEMBAHKANLAH HASIL PERTAMA DARI PEKERJAANMU KE RUMAH TUHAN. Amin.

 Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya.

Amsal 3:9-10

Comments (1) »

AC MINGGU IV SETELAH TRINITATIS

1.SALAM DAN PANGGILAN BERIBADAH

L    :     Saudara-saudara yang kekasih ! Selamat sore dan selamat datang di Gereja HKBP Perumnas II ini. Tuhan berkenan mempertemukan kita di gerejaNya yang kudus ini. Tuhan berkenan pula menghantar kita tiba di tempat ini untuk memuji dan mendengar Firmannya. Mari, Saudaraku! Kita mempersiapkan diri bertemu dengan Tuhan dan beribadah kepadaNya. Kita kumandangkan lagu pujian :”Allah Dahsyat”

J    :     (menyanyikan NR “ Allah Dahsyat”)

Dari Utara Ke Selatan, Terdengar Pujian Bagi Allah

Dari Barat Sampai Ke Timur, Nama Yesus Disanjung Tinggi

Dari Pulau-Pulau, Lembah-Lembah Gunung-Gunung Yang Tinggi

Kemuliaan-Nya Disaksikan, Kebesaran-Nya Dic’ritakan
Yesus, Yesus Nama Yesus, Nama Yesus Disanjung Tinggi
Dari Pulau-Pulau, Lembah-Lembah, Gunung-Gunung Yang Tinggi

Allahku Dahsyat, Berkuasa S’luruh Bumi Sujud, Menyembah Tinggikan Nama-Mu

Allahku Dahsyat, Berkuasa S’luruh Bumi Sujud, Menyembah

Tinggikan Nama-Mu Oooo…….

— dinyanyikan 2 kali —

L    :     Kini hati, jiwa dan pikiran kita telah kita buka untuk Tuhan. Alangkah indahnya, jika kita secara bersama-sama mengingat Firman Tuhan yang berbunyi : “Datanglah kepadaKu, hai kamu yang letih lesu dan yang berbeban berat, Aku akan melegakan engkau”. Mari, kita ungkapkan semua pergumulan kita kepada Tuhan, sebab Dia baik dan mendengar keluhan-keluhan kita. Tuhan berjanji akan menyertai kita semua selama kita mematuhi perintah-perintahNya. Sebagai ungkapan isi hati kita, kita kumandangkan lagu pujian : “Indah Bersamamu”

J  :   (Bernyanyi : “ Indah Bersama-Mu”)
Hanya Dekat Allahku, Rasa Tenang Hatiku
Kau Sertai Jalanku, S’panjang Hidupku
Hanya Dekat Pada-Mu, Ada Kekuatan Baru
Kaulah Perlindunganku, Kes’lamatanku

Reff. Ku Ingin S’lalu, Bersekutu Dengan-Mu, Menikmati Hadirat-Mu
Biarkan Roh-Mu, Tinggal Dalam Hidupku

Sungguh Indah Bersama-Mu Selamanya

(… dinyanyikan 2 kali, berdiri dan kembali ke reff…)

2.VOTUM – INTROITUS – DOA :

L    :     Di dalam nama Allah Bapa, Anaknya Tuhan Yesus Kristus dan Roh Kudus, yang menciptakan langit dan bumi, kita buka ibadah minggu sore ini.

J  :  Amin.

L :  Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat Tuhan, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.

J : Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

L    :     Carilah yang baik, jangan yang jahat, supaya kamu hidup, dengan demikian Tuhan Allah semesta alam akan menyertai kamu. Haleluya.

J :  (menyanyikan ”Haleluya Haleluya, Haleluya)

L : Marilah kita berdoa : Ya Tuhan Bapa kami yang bertahta di kerajaan Sorga. Syukur dan terimakasih kami haturkan kehadiratMu yang kudus. Tuhan perkenankan kami berkumpul dan beribadah di baitmu yang kudus ini. Kami datang dari tempat tinggal kami masing-masing, dengan membawa pergumulan masing-masing. Berilah kepada kami kemampuan mengalahkan godaan sijahat, sehingga kami dapat memenangkan pergumulan kami masing-masing. Karuniai kami dengan Roh Kudus, sehingga kami semakin mampu membedakan apa yang baik dan yang berkenan kepada Tuhan. Sertailah kami saat-saat beribadah seperti ini, sehingga hati, jiwa dan pikiran kami tetap terpusat kepada Tuhan. Dalam nama Kristus, Yesus, Tuhan kami terimalah doa permohonan kami. Amin  — duduk —

3.   Bernyanyi YESUSKU PENY’LAMATKU”

      Yesusku, peny’lamatku, tiada yang s’perti Engkau.

      Setiap hari, kumemuji, keajaiban kasihMu

      Penghibur, Pelindung, menara kekuatan, Biarlah semua yang bernafas

      Tak berhenti menyembahMu……

      Nyanyi dan bersoraklah bagi Dia, Pujian hormat kuasa bagi raja

      Gunung tunduk laut bergelora…, Mendengar namaMu

      Kubersuka atas perbuatanMu…, S’lamanya kukasihi engkau Tuhan

      Tiada janji s’perti yang ada padaMu.

— dinyanyikan 2 kali —

4.PEMBACAAN HUKUM TAURAT

L    :        Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan! Dengarkanlah Perintah Tuhan yang harus kita lakukan di dalam kehidupan kita sehari-hari, yaitu Hukum Taurat ke delapan. Jangan mencuri! Apa artinya?

J  :  Kita harus takut dan cinta pada Allah sehingga kita tidak mengambil uang atau milik sesama kita, atau memperoleh harta benda dengan tidak jujur, melainkan membantu sesama kita untuk menjaga harta milik dan penghasilannya.

L :  Apa yang dilarang Tuhan melalui hukum itu?

Pria : Allah melarang setiap bentuk perampasan, pencurian, korupsi, dan cara lain untuk memperoleh harta benda dengan tidak jujur.

L :  Dan apa yang dikehendaki Tuhan melalui hukum itu?

Wnt         : Kita dituntun agar turut serta menjaga harta milik sesama dan membantu mereka untuk menegakkan hak kepemilikannya atas harta bendanya itu.

L :  Marilah kita mohon kekuatan dari Tuhan untuk melakukan hukum itu.

J  :  Ya Tuhan Allah! Kuatkanlah kami untuk melakukan perintah-Mu. Amin.

5.   Bernyanyi KJ No. 402 ”Kuperlukan Juruslamat”

      Kuperlukan Jurus’lamat, agar jangan ‘ku sesat;

      s’lalu harus kurasakan bahwa Tuhanku dekat.

      Maka jiwaku tenang, takkan takut dan enggan;

      Bila Tuhanku membimbing, ‘ku di malam pun tent’ram.

— berdiri —

      Kuperlukan Jurus’lamat, kar’na imanku lemah.

      HiburanNya menguatkan; sungguh tiada bandingnya.

      Maka jiwaku tenang, takkan takut dan enggan;

      Bila Tuhanku membimbing, ‘ku di malam pun tent’ram.

6.PENGAKUAN DAN PENGAMPUNAN DOSA

L    :     Saudara-saudara yang kekasih ! Kini saatnya, kita mengakui segala dosa-dosa kita dihadapan Tuhan. Kita telah mendengar hukum dan perintah Tuhan, maka bila kita memperhadapkannya dengan tingkah laku kita sehari-hari, tentu banyak dosa yang kita lakukan. Dosa kepada orangtua. Pelanggaran atas perintah Tuhan. Kesalahan kepada Saudara. Dosa yang tersembunyi, yang tidak seorangpun dari antara sesamamu manusia yang mengetahuinya. Sekaranglah waktu yang tepat untuk mengakuinya kepada Tuhan. Ungkapkanlah isi hatimu kepada Tuhan, karena Dia berkenan mendengarnya.

~~~doa pribadi  ~~~

Solis: (menyanyikan )  “TUHAN YESUS SETIA”

      Tuhan Yesus setia; Dia sahabat kita.

      Dalam sgala susahmu, selalu menghiburmu.

      Dia mengerti bahasa tetesan air mata.

      Waktu badai mengamuk dan gelombang menerjang. Tuhan Yesus setia.

L    :     Saudara-saudara yang kekasih, sesungguhnya jika kita melihat perbuatan-perbuatan kita dalam hidup ini, tidaklah layak bagi kita menghampiri pelataran Tuhan. Karena itu, pelanggaran-pelanggaran kita dalam satu minggu ini, biarlah kita utarakan di hadapan Tuhan yang Maha Pengasih.

J :   Setiap hari Minggu kami datang ke gereja, mengikuti kebaktian dan mendengarkan firmanMu. Tetapi dalam kehidupan sehari-hari, kami sering melakukan yang bertentangan dengan FirmanMu. Kami sering tersesat dan menyimpang dari jalanMu. Ya, Tuhan, ampunilah kami umatMu yang sering melanggar HukumMu.

L :  Kami sering menyanyikan lagu-lagu rohani namun bukan didorong persembahan kepadaMu, melainkan untuk menghibur hati kami, sehingga kami kurang bersyukur atas perbuatan-perbuatanMu yang ajaib di dalam hidup kami. Kami juga sering mengandalkan pikiran dan tenaga kami. Terkadang kami bersungut-sungut dan mengeluh, ketika kami menghadapi masalah. Kami sering lupa bahwa Tuhan sanggup menolong kami.

J :  Ya Tuhan Allah kami yang Mahabaik dan Mahakasih, kami datang kepadaMu dengan merendahkan hati dan membuka hati kami, Ampunilah dosa pelangaran kami.

L :  Kami sering tidak mengindahkan perintahMu dan tidak menceritakan FirmanMu kepada saudara-saudara kami. Kami melupakan perbuatan Tuhan dalam hidup kami. Ya Tuhan kami, janganlah mengingat dosa dan pelanggaran kami pada masa muda! Tetapi ingatlah kepada kami sesuai dengan dengan kasih setiaMu oleh karena kemurahanMu. Ya, Tuhan, lapangkanlah hatiMu terhadap kami orang berdosa ini.

J : (menyanyikan )  “TUHAN YESUS SETIA”

      Tuhan Yesus setia; Dia sahabat kita.

      Dalam sgala susahmu, selalu menghiburmu.

      Dia mengerti bahasa tetesan air mata.

      Waktu badai mengamuk dan gelombang menerjang. Tuhan Yesus setia.

L :  Marilah kita mendengar janji Tuhan atas pengampunan dosa. Demikianlah Firman Tuhan: Aku telah menghapus dosa segala dosa dan pemberontakanmu seperti kabut diterbangkan angin, dan segala dosamu seperti awan yang tertiup. Kembalilah kepadaKu, sebab Aku telah menebus engkau.

L+J : Kemuliaan bagi Allah di tempat yang Maha tinggi. Amin.

                                    — duduk —

7.   Bernyanyi  NR “DANG ALANI HAGOGOONKI”

Dang alani hagogoonki, Boi ahu mardalan dingolungkon
Aut unang Ho na dilambungki, Tung so boi ahu songonon
Ho do hagogo on manungkoli ahu.

Hubereng bohiM laos martangiang ahu, Mangido pangurupion di ahu
Sai tiop tanganhu sai togu ma ahu, Ai Ho do Tuhan pargogo di ahu

 

Bukan karna kekuatanku, ku dapat jalani hidupku

Tanpa Tuhan yang disampingku, ku tak mampu sendiri

Engkaulah kuatku, yang menopangku

Kupandang wajahMu dan berseru, pertolonganku datang dariMu

Peganglah tanganku, jangan lepaskan, Kaulah harapan dalam hidupmu

 8.   PEMBACAAN EPISTEL: LUKAS 17:11-19

 L :       Marilah kita membaca nas Epistel untuk kita pada minggu ini, dikutip dari Kitab Injil Lukas 17:11-19: Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.

J  :  Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku; Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorang pun dari mereka yang binasa selain dari pada dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci.

L :  Tetapi sekarang, Aku datang kepada-Mu dan Aku mengatakan semuanya ini sementara Aku masih ada di dalam dunia, supaya penuhlah sukacita-Ku di dalam diri mereka.

Wnt      : Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka dan dunia membenci mereka, karena mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia.

L :  Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat.

Pria : Mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia.

L :  Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.

J  :  Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikian pula Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia;

L :  dan Aku menguduskan diri-Ku bagi mereka, supaya mereka pun dikuduskan dalam kebenaran.

      Demikian Firman Tuhan. Berbahagialah orang yang mendengar Firman Allah serta setia melakukannya.

J  :  Amin.

9. Bernyanyi  KJ. 364 ”Berserah Kepada Yesus”

      Berserah kepada Yesus tubuh, roh dan jiwaku;

      Kukasihi, kupercaya, kuikuti Dia t’rus.

      Aku berserah, aku berserah; kepadaMu, Jurus’lamat, aku berserah!

— berdiri —

      Berserah kepada Yesus di kakiNya ‘ku sujud.

      Nikmat dunia kutinggalkan; Tuhan, t’rima anakMu!

      Aku berserah, aku berserah; kepadaMu, Jurus’lamat, aku berserah!

10. PENGAKUAN IMAN RASULI

L    :     Marilah kita bersama-sama mengaku iman kepercayaan kita, sebagaimana teman-teman seiman di seluruh dunia. Kita bersama-sama mengucapkannya.

L+J : Aku percaya kepada ………..dst

                        — Duduk —

11. WARTA JEMAAT/ DOA

12. Bernyannyi BE.474 “Ingkon Jesus do donganku”

   Ingkon Jesus do donganku, sahalangku lilu do.

   Raphon Jesus boi au monang , talu musu I na ro.

   Ndang mabiar au disi, Tuhan Jesus donganki,

   Sai ihothononku Jesus, oloanku nama i.

    Ingkon Jesus do donganku, molo marsitaonon au.

   Tu Ibana hutinggangkon, nasa na pasorat au.

   Ndang mabiar…

— musik —

   Ingkon Jesus do donganku, molo na tarunjun au.

   Tuhan Jesus do parmonang, dipamonang dohot au.

   Ndang mabiar…

   13. KHOTBAH : ULANGAN 26: 1- 4

14.  BERNYANYI ”Kubawa Korban Syukur”

    Betapa hatiku berterimakasih yesus, Kau mengasihiku, Kau memilikiku

   Hanya ini Tuhan persembahanku, segenap hidupku, jiwa dan ragaku

   Sbab tak kumiliki harta kekayaan, yang cukup berarti tuk kupersembahkan

   Hanya ini Tuhan permohonanku, terimalah Tuhan persembahanku

   Pakailah hidupku sebagai alatMu, seumur hidupku.

    

   Wnt: Betapa hatiku berterimakasih Yesus,

   Pria:              Kau mengasihiku, Kau memilikiku

   Wnt: Hanya ini Tuhan persembahanku,

   Pria:  segenap hidupku, jiwa dan ragaku

   Wnt:  Sbab tak kumiliki harta kekayaan,

   Pria:  yang cukup berarti tuk kupersembahkan

   Semua: Hanya ini Tuhan permohonanku, terimalah Tuhan persembahanku

   Pakailah hidupku sebagai alatMu, seumur hidupku.

—musik—

   Betapa hatiku berterimakasih yesus, Kau mengasihiku, Kau memilikiku

   Hanya ini Tuhan persembahanku, segenap hidupku, jiwa dan ragaku

   Sbab tak kumiliki harta kekayaan, yang cukup berarti tuk kupersembahkan

   Hanya ini Tuhan permohonanku, terimalah Tuhan persembahanku

   Pakailah hidupku sebagai alatMu, seumur hidupku.

15. DOA PERSEMBAHAN – DOA BAPA KAMI – DAN BERKAT

16.  PENUTUP:

A.DOA PERSEMBAHAN

P :  Ya Allah Bapa, khalik langit dan bumi. Engkau telah memberkati pekerjaan dan usaha kami sehingga berbuah. Engkau juga menjanjikan akan melimpahkan segala berkatMu yang tersedia di sorga bagi kami umat yang percaya dan berjuang setia kepadaMu. Sebahagian dari buah pekerjaan dan usaha kami yang Kauberkati
kami serahkan kembali kepadaMu sebagai ungkapan syukur. Berkatilah segala pekerjaan dan usaha yang baru kami mulai atau rintis. Berilah kepada kami semangat dan ketekunan agar kami dengan penuh iman dan harap padaMu bekerja dan berusaha keras dalam hidup ini, agar semakin banyak yang dapat kami bawa ke dalam rumahMu.

Berilah kami keteguhan dalam masa-masa sulit,
kegagalan atau kejatuhan, agar kami tidak pernah menyerah atau berputus-asa.
Berilah kami kesehatan lahir dan batin agar kami dapat bekerja dan berusaha sebaik-baiknya. Ya Allah Bapa, Anak dan Roh, berkatilah hidup kami dan terimalah persembahan syukur buah kehidupan kami. Amin.

J :  (menyanyikan : Tuhan Karuniamu…)

      Tuhan karuniamu roh dan jiwaku semua…

 B. DOA SYAFAAT DAN BAPA KAMI

L :   Ya Allah, di saat ini kami umatMu bersatu hati menundukkan kepala untuk mendoakan saudara-saudara kami yang menderita di daerah-daerah konflik, apapun suku,agama dan keyakinan religiusnya. Kami berdoa bagi mereka yang harus mengungsi meninggalkan rumah miliknya dan kampung halamannya disebabkan terjadinya pertikaian antar etnis dan agama. Ya Allah, belalah mereka yang luka, tinggallah Engkau bersama Rakyat yang tak bersalah di kamp-kamp pengungsian, di tempat-tempat pelariannya. Bantulah bangsa majemuk dan miskin ini, ya Tuhan, menyelesaikan perbedaan-perbedaan dengan dialog visi bersama Indonesia masa depan.

J  :  Dengarlah doa kami ya Allah..

L :  Mampukanlah pemerintah dan aparat negara kami menegakkan hukum seadil-adilnya, memberikan perlindungan dan kepastian hukum kepada umat yang memiliki kepercayaan dan keyakinan yang berbeda di negara kami ini. Juga kepada masyarakat lemah supaya diperlakukan dengan adil tanpa diskriminasi antara si kaya dan miskin, pejabat dan pengangguran, pemerintah dan masyarakat. Biarlah keadilan-Mu dikedepankan oleh para penegak hukum di negara ini. Dan Biarlah kebebasan berpendapat dilindungi oleh hukum, sehingga daya kritisi membangun bangsa tidak pernah terabaikan.

J  :  Dengarlah doa kami ya Allah…

L :  Ya Allah, berilah kami hikmat dan hati ikhlas menjadikan kepelbagaian sebagai anugerahMu: kesempatan saling mengenal, saling meneguhkan dan saling memperkaya. Biarlah seluruh faksi yang ada di negara kami ini menjadi satu kekuatan untuk membangun bangsa, bersatu dalam visi menuju masyarakat adil dan sejahtera. Janganlah kiranya Engkau meninggalkan kami, meninggalkan para pimpinan eksekutif, legistatif, dan judikatif di negeri ini, supaya mereka mengedepankan kepentingan masyarakat, dan mengedepankan kehendak-Mu. Dalam nama Yesus kami berdoa.

J  :  AMIN.

P:   Bapa kami yang di surga, dikuduskanlah namaMu, datanglah kerajaanMu di bumi seperti di surga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya. Dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga telah mengampuni orang yang bersalah kepada kami. Dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami daripada yang jahat…

J :  (Menyanyikan… Kar`na Engkau punya kerajaan…dst)

 C. BERKAT:

17. Salam Sukacita Jemaat

P :  Saudara-saudara, ibadah minggu kita telah selesai. Marilah kita saling bersalaman sambil mengucapkan “Selamat hari Minggu” sebagai tanda sukacita kita, dan kita angkat pujian : “Adakah sukacita di Hatiku”.

(menyanyikan NR. “Adakah sukacita di Hatiku”)

Adalah sukacita di hatiku, di hatiku, dihatiku

Adalah sukacita dihatiku, dibrikan Tuhan.

Aku bersyukur, bersukacita

Kasih Tuhan di dalamku (2x)

Comments (2) »

MERAYAKAN SABAT

SABBAT: HIDUP MENSEJAHTERAKAN DAN MEMBEBASKAN

Imamat 25:1-10

Saudaraku! Realitas yang tidak mungkin kita abaikan bahwa banyak dari antara kita yang belum memperoleh hidup sejahtera dan merasakan kebebasan. Badan Pusat Statistik menyampaikan bahwa sampai bulan maret 2011 jumlah penduduk miskin di Negara kita ini mencapai 30,02 juta orang? Sekalipun akurasi data ini masih perbincangan serius, namun realitas bahwa masih banyak dari masyarakat kita yang belum merasakan hidup sejahtera. Pada terakhir ini isu perlakuan tidak manusiawi kepada para TKI perempuan di Negara-negara lain menunjukkan rendahnya rasa hormat terhadap kemanusiaan dari manusia itu sendiri. Memberlakukan mereka sebagai barang komoditi bisnis sama artinya menempatkan manusia sebagai barang dagangan. Bila butuh dibeli dan bila tidak dicampakkan seperti sampah. Hmmm… demikiankah cara manusia memberlakukan sesamanya manusia? SABBAT: HIDUP MENSEJAHTERAKAN DAN MEMBEBASKAN

Saudaraku! Alkitab menetapkan bahwa satu dari tujuh hari harus diindahkan sebagai hari suci bagi Tuhan. Karya penciptaan berlangsung enam hari, pada hari ketujuh Allah beristirahat dari pekerjaan-Nya. Ini dipahami bukan karena Allah pekerja yang lelah yang memerlukan istirahat, namun supaya tercipta tata tertib penciptaan yang berorientasi kepada pengakuan bahwa Allah pemelihara kehidupan dan sumber kehidupan itu sendiri. Sabat dinyatakan sebagai anugerah Tuhan yang diperuntukkan bagi istirahat dan kepentingan ciptaannya. Kitab Imamat menyatakan tanah itu harus mendapat perhentian. Sesudah enam tahun masa tanam, pemeliharaan dan panen, tanah itu dibiarkan tidak ditanami selama satu tahun. Tanaman yang tumbuh sendiri diladang diperuntukkan bagi orang miskin dan sisanya bagi hewan. Puncaknya adalah tahun Yobel di mana hak milik dikembalikan kepada pemilik aslinya. Hutang-hutang dinyatakan lunas, dan budak dibebaskan. Karya Sabat itu menekankan bahwa manusia bukanlah satu-satunya pemilik tanah, dan ia tidak mempunyai hak milik untuk selama-lamanya, tapi mempunyainya dalam kepercayaan di dalam Tuhan. Saat itu adalah saat pengucapan syukur dan tindak penerapan iman di dalam pengakuan bahwa Allah pemelihara kehidupan. SABBAT: HIDUP MENSEJAHTERAKAN DAN MEMBEBASKAN

Saudaraku! Orang yang paling sejahtera dalam kehidupannya adalah orang yang dapat mensejahterakan kehidupan orang lain. Setiap orang akan merasakan kebebasan pada saat mereka memberikan kebebasan kepada orang lain. Sesungguhnya kesejahteraan dan kebebasan itu tergantung pada apa yang dapat Anda berikan, bukan pada apa yang Anda peroleh. Pada saat manusia berorientasi membangun kesejahteraannya sendiri, pada saat itulah manusia akan kehilangan rasa sejahtera. Pada saat manusia mencari kebebasannya sendiri pada saat itulah ketakutan akan menguasai kehidupannya. Hidup sejahtera dan bebas hanya bisa dirayakan ketika manusia mensejahterakan dan membebaskan orang lain. Urusan BBM tidak perlu dipayungi dengan fatwa karena sesungguhnya bukan ranah agama sekalipun itu adalah tanggungjawab social. Bila bangsa ini masih setia dalam cita-cita luhur yaitu mensejahterakan masyarakat adil dan makmur mari kita mulai untuk mensejahterakan orang lain, membebaskan orang lain. SABBAT: HIDUP MENSEJAHTERAKAN DAN MEMBEBASKAN

Bumi mengeluh karena rahimnya terus dikeruh demi perolehan harta karun, perut bumi terurai mengakibatkan tanah longsor terjadi. Rambut bumi (pohon-pohon) dipotong sampai gundul tak perasaan, akibatnya banjir melanda berbagai daerah di negeri ini. Kicauan burung menjadi sepi berganti deru mesin insdustri, ikan terkapar mati terteguk air limbah, udara pengap dipenuhi sembulan asap. Bumi jatuh sakit dan hampir mati karena sikap rakus anak manusia. Siapa yang memebebaskan mereka? Domain kehidupan sosial yang lemah semakin tersingkir, TKI perempuan dipancung dan anak-anak remaja menjadi korban pornografi, dll… Siapa yang membebaskan mereka? Siapapun tidak arif bila menghilangkan tanggungjawab terlebih melimpahkan tanggungjawab itu kepada orang lain. Aku, Anda, saudara dan kita semua terpanggil untuk mensejahterakan dan membebaskan  orang lain. SABBAT: HIDUP MENSEJAHTERAKAN DAN MEMBEBASKAN. Amin.

 

 

Komentar dimatikan

IBADAH MINGGU I TRINITATIS

01.   PANGGILAN BERIBADAH

L      :   Salam sejahtera dan selamat hari Minggu bagi kita semua ! Kami seluruh Majelis Gereja HKBP Perumnas II mengucapkan selamat datang dan selamat beribadah kembali di Gereja ini. Kiranya kasih setia Tuhan dan berkatNya selalu memenuhi saudara sekalian.

J      :   Kami juga mengucapkan selamat hari Minggu bagi seluruh Pelayan dan Majelis Jemaat. Biarlah pertemuan dan persekutuan kita di sore ini membawa sukacita dalam hati kita masing-masing.

L      :   Terpujilah Tuhan Allah yang telah memperkenankan kita bersekutu dalam Ibadah Minggu sore ini. Tuhan telah menyatakan kasih setiaNya, perlindunganNya dan penyertaanNya kepada kita selama satu Minggu ini. Dari sanalah kita mengenal bahwa Allah itu sungguh baik dan kuasaNya begitu dahsyat, sehingga seluruh bumi sujud menyembahNya. Marilah kita puji Dia dengan pujian : “Anggur Baru”

J      :   Roh Kudus tercurah di tempat ini; Urapan-Nya yang ajaib
Memulihkan umat-Nya; Roh Kudus tercurah bagi greja-Nya
Membangkitkan umat pilihan-Nya; Hari inilah harinya Tuhan
Saat pembebasan tiba; Belenggu dosa tlah dipatahkan
Mari bersorak bagi Dia (hey!)

Anggur baru tercurah, Penuhi umat-Nya dengan sukacita, Ha…ha…ha…
Minyak baru tercurah, Urapi umat-Nya nyata kuasa-Nya

                                —musik (dinyanyikan 1x lagi)—

L      :   Saudara yang dikasihi Tuhan, ingatlah akan kasih setia Tuhan kepada kita. Rasakan dan lihatlah betapa baiknya Tuhan itu. Bersyukurlah kepada Tuhan sebab Dia Baik. Mari datanglah ke baitNya dengan hati yang bersyukur, bersuka cita menghadap pelataranNya. Mari kita puji Dia dengan nyanyian : Ku Datang KehadiratMu

J      :   Ku datang ke hadiratMu membawa pujian

Dengan seg’nap hatiku ku memuji Engkau.

Ya Tuhan Allahku, Kau patut ditinggikan.

Sembah Mulialah namaMu di bumi. Sembah Mulialah namaMu.

Reff:  (Ku sembah Kau) 2x  di tempat yang maha tinggi.

S’gala puji hormat kemuliaan bagiMu Tuhan.

(Ku sembah Kau) 2x di tempat yang MahaKudus 

Allahku …. Ya Rajaku.

                                      —musik—(dinyanyikan 1x lagi)

L      :   Saudara – Saudara! Kehadiran kita di sini adalah sebagai wujud dari ungkapan syukur kita atas kasih setia Tuhan yang kita terima. Kita mau menyembah dan beribadah kepadaNya. Mari saudaraku, kita siapkan hati dan pikiran kita menghadap Dia, kita bangkit berdiri dan menyanyikan, ”Kasih SetiaMu”.

J      :   Menyanyikan NR : Kasih SetiaMu

            Kasih setiaMu yang kurasakan, Lebih tinggi dari langit biru

            kebaikanMu yang t’lah Kau nyatakan, lebih dalam dari lautan

            BerkatMu yang telah ku terima, Sempat membuatku terpesona

            Apa yang tak pernah ku pikirkan, Itu yang Kau sediakan bagiku

            Reff : Siapakah aku ini Tuhan, jadi biji mataMu

            Dengan apakah ku balas Tuhan, S’lain puji dan sembah Kau

02.   VOTUM / INTROITUS / DOA

L      :   Dengan mengucap syukur kepada Tuhan, maka ibadah ini dibuka : Di dalam nama Allah Bapa, dan nama AnakNya Tuhan Yesus Kristus dan nama Roh Kudus, yang menciptakan langit dan bumi.

J      :  Amin.

L      :   Demikianlah Firman Tuhan Yesus : Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan. Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Haleluya.

J      :  (menyanyikan: HALELUYA – HALELUYA – HALELUYA”)

L      :   Marilah kita berdoa : Ya Tuhan Allah yang Mahakuasa, Bapa yang selama-lamanya. Kasih sayangMu sajalah yang menyertai kami dari mulanya sampai sekarang ini, dan hanya karena kasihMu, Engkau memberikan kabar kesukaan bagi kami untuk kehidupan kami. Kasihanilah kami, bukalah hati kami dan berilah Roh Kudus, supaya kami mengerti pimpinan dan bimbinganMu yang agung itu. Tetapkanlah firmanMu didalam hati kami, supaya hati kami damai, senang dan baharu oleh karena AnakMu Yesus Kristus Tuhan kami. Amin.  … duduk…

03.   BERNYANYI NR : KASIH YANG TERINDAH

Kasih yang terindah, hati yang mulia, Hanya kutemukan di dalam-Mu, Yesusku

Pujian dari hatiku, selalu di setiap waktuku, Tiada pernah berubah, kasih-Mu

Reff    :   Karya terbesar dalam hidupku, pengorbananMu yang s’lamatkanku

                Engkaulah harta yang tak ternilai, Yang kumiliki dan kuhargai

                Yesus Engkau kukagumi .          —musik—dinyanyikan 1x lagi

04.   PEMBACAAN HUKUM TUHAN : HUKUM PENGGEMBALAAN & SIASAT GEREJA  HKBP

L      :   Saudara-saudara yang terkasih dalam Kristus, dengarkanlah Hukum Penggembalaan dan Siasat Gereja HKBP tentang perilaku yang menyimpang dari Firman Tuhan berhubungan dengan Hukum Taurat ke-8, “Jangan engkau mencuri”. Yaitu : Orang-orang yang melaksanakan penggelapan, penipuan, pencopet, perampok, yang membungakan uang dengan riba yang tinggi.

J      :   Yang melakukan ijon, tengkulak, menjual barang orang lain tanpa sepengetahuan dan persetujuan pemilik, pencuri.

L      :   Penadah, menggelapkan uang orang lain, persekongkolan dengan pencuri.

Pria:   Penipu, penodong dan yang melakukan pencurian dengan kekerasan atau membongkar.

Wnt:  Penculikan dan penyanderaan dan atau dengan tuntutan uang tebuasan atau pun tidak.

L      :   Demikian pembacaan Hukum Tuhan. Marilah kita berdoa memohon kekuatan dari Tuhan untuk melakukan yang sesuai dengan hukumNya!

L+J  :   Ya Tuhan Allah, kuatkanlah kami melakukan sesuai dengan hukumMu. Amin.    

05.   BERNYANYI NR  : BAPA YANG KEKAL

Kasih yang sempurna telah kut’rima dari-mu
Bukan kar’na kebaikanku hanya oleh kasih karunia-Mu
Kau pulihkan aku, layakkanku ‘tuk dapat memanggil-Mu, Bapa
reff: Kau b’ri yang ku pinta saat kumencari, kumendapatkan,

kuketuk pintu-Mu dan Kau bukakan
S’bab kau Bapaku, Bapa yang kekal

Tak kan Kau biarkan aku melangkah hanya sendirian
Kau selalu ada bagiku, s’bab Kau Bapaku, Bapa yang kekal

                —dinyanyikan 1x lagi (jemaat berdiri)—

06.   PENGAKUAN DAN PENGAMPUNAN DOSA

L      :   Saudara-saudari yang terkasih di dalam Kristus ! Di dalam kerendahan hati marilah kita mengaku dosa dan memohon pengampunan akan dosa-dosa yang kita lakukan. Kita berdoa: Ya Allah, Bapa Tuhan Yesus Kristus. Engkau adil, benar, baik dan kudus. Sebab itu kami datang ke hadapan tahtaMu mengaku segala dosa kami. Kami sering mengucapkan perkataan tidak benar. Kami gagal mengalahkan nafsu dan keinginan jahat yang ada dalam diri kami. Kami tidak sungguh-sungguh melawan kejahatan dan juga tidak sungguh-sungguh melakukan kebajikan. Kadang kala kami membiarkan diri kami dipengaruhi dan dikuasai oleh dendam, kemarahan dan kebencian.

J      : Kami patut mendapat hukuman Tuhan akibat dosa kami itu. Tetapi Engkau adalah Tuhan Pengasih dan Penyayang. Engkau tidak membalaskan kepada kami setimpal dengan dosa dan kejahatan kami. Sebab itu kasihanilah kami, ya Allah, ampunilah dosa kami.

L      :   Kasihanilah kami ya Tuhan. Kami sangat sering kuatir dalam hidup ini. Kami mengkuatirkan banyak hal, seperti : keluarga, pekerjaan, keamanan, kebutuhan hidup, dan masa depan. Kami membiarkan rasa kuatir itu tinggal berlama-lama dan menguasai hati kami, serta mempengaruhi perilaku kami sehari-hari. Ampunilah kelemahan iman kami ya Tuhan, sebab kami meragukan kekuatan Tuhan menjamin dan memelihara hidup kami. Kami selalu menganggap rendah kuasa Tuhan. Kami tidak percaya penuh kepadaMu, sebab itu kami takut mempertaruhkan totalitas diri dan hidup kami ke tangan Tuhan. Kami menciptakan ilah-ilah lain untuk berlindung dan mencari rasa aman yang palsu.

J      :   Kasihanilah kami, ya Kristus, sebab di tengah kesulitan dan pencobaan, kami begitu mudah menduakan Tuhan. Dan di tengah ancaman dan godaan kami begitu gampang meninggalkan Tuhan. Kasihanilah kami Ya Allah dan ampunilah dosa kami, ya Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus.

— hening & doa pribadi—

J : Bernyanyi  2x NR: “Seperti Yang Kau Miliki”

Bukan dengan barang fana. Kau membayar dosaku

Dengan darah yang mahal Tiada noda dan cela

Bukan  dengan emas perak, Kau menebus diriku

Oleh segenap kasih dan pengorbananMu.

Ku telah mati dan tinggalkan, cara hidupku yang lama.

Semuanya  sia-sia dan tak berarti lagi.

Hidup ini kuletakkan, Pada mezbah-Mu ya Tuhan.

Jadilah padaku seperti yang kau ingini.

 L      :   Saudara-saudara yang telah mengaku dosanya, dengarkanlah janji keampunan dosa dari Tuhan : Tuhan adalah Penyayang dan Pengasih, panjang sabar dan berlimpah anugerah kasih setia. Tidak dilakukanNya kepada kita setimpal dengan dosa kita dan tidak dibalasNya kepada kita setimpal dengan kesalahan kita. Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian Tuhan sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia. Kemuliaan bagi Allah di tempat yang Mahatinggi.

J      :   Amin.                                                                      (jemaat duduk)

 

07.   BERNYANYI KJ. NO. 392 : 1 – 2 “KU BERBAHAGIA”

Ku berbahagia yakin teguh, Yesus abadi kepunyaanku

Aku warisNya ku di tebus, ciptaan baru Rohul Kudus

Aku bernyanyi bahagia, memuji Yesus selamanya

Aku bernyanyi bahagia, memuji Yesus selamanya

Pasrah sempurna, nikmat penuh, suka sorgawi melimpahiku

Lagu malaikat amat merdu, kasih dan rahmat besertaku

Aku bernyanyi…dst…

08.   PEMBACAAN NAS EPISTEL : YOHANES 5 : 39 – 47

L      :   Marilah kita membaca Firman Tuhan, yang ditetapkan untuk kita pada Minggu ini, yang tertulis dalam YOHANES 5:39-47. Kita membacanya dengan responsoria :

            Kamu menyelidiki Kitab-kitab suci, sebab kamu menyangka bahwa olehNya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku, namun kamu tidak mau datang kepadaKu untuk memperoleh hidup itu.

Wnt:  Aku tidak memerlukan hormat dari manusia.

 Pria:  Tetapi tentang kamu, memang Aku tahu bahwa di dalam hatimu kamu tidak mempunyai kasih akan Allah.

L      :   Aku datang dalam nama BapaKu dan kamu tidak menerima Aku; jikalau orang lain datang atas namanya sendiri, kamu akan menerima dia.

J      :   Bagaimana kamu dapat percaya, kamu yang menerima hormat seorang dari  yang lain dan yang tidak mengerti hormat yang datang dari Allah yang Esa?

L      :   Jangan kamu menyangka, bahwa Aku akan mendakwa kamu di hadapan Bapa; yang mendakwa kamu adalah Musa, yaitu Musa, yang kepadanya kamu menaruh pengharapanmu.

Pria:   Sebab jikalau kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepadaKu, sebab ia telah menulis tentang Aku.

Wnt:  Tetapi jikalau kamu tidak percaya akan apa yang ditulisnya, bagaimanakah kamu akan percaya akan apa yang Ku katakana?

L      :   Demikianlah pembacaan firman Tuhan, “Berbahagialah orang yang mau mendengar firman Allah serta memeliharanya”.

J      :   Amin.

09.   BERNYANYI BE NO. 464 : 1 – 2     HUBOAN MA DIRINGKU

        Huboan ma diringku, Tuhan hibul tu Ho; Ai au do tinobusMu, umbaen tarbaen au ro

        Pagalak ma rohangku, dison managam au; TondiMi ma suru, na boi manggomgom au

                                —jemaat berdiri—

        Ho sipalua ahu, sun hinagogoMi; HataM do huhaposi, na so boi muba i

        Pagalak ma rohangku…dst

 10.   PENGAKUAN IMAN

L      :   Saudara-saudari yang dikasihi Kristus, marilah kita bersama-sama mengaku iman kepercayaan kita, sebagaimana teman-teman seiman di seluruh dunia. Kita bersama-sama mengucapkannya :

J      :   Aku percaya…dst.  (jemaat duduk)

11.    WARTA JEMAAT DAN DOA

12.   NYANYIAN ROHANI : BAHASA KASIH                                (Persemb. IA+IB)

        Andai kata ku demarkan yang luhur mulia

        Jika tanpa kasih cinta, hampa tak berguna

        Reff : Ajarilah kami bahasa kasihMu; Agar kami dekat padaMu ya Tuhanku

        Ajarilah kami bahasa kasihMu; Agar kami dekat padaMu

 

        Kasih itu lemah lembut, serta sederhana; Kasih itu rendah hati, sabar menderita

        Reff : ajarilah…dst…

                                —musik—

        Wnt :   Andai kata ku demarkan yang luhur mulia

        Pria :    Jika tanpa kasih cinta, hampa tak berguna

        Wnt :   Ajarilah kami bahasa kasihMu

        Pria :    Agar kami dekat padaMu ya Tuhanku

        Wnt :   Ajarilah kami bahasa kasihMu

        Pria :    Agar kami dekat padaMu

13.   KHOTBAH : 1 YOHANES 4 : 16b – 21

14.   NYANYIAN ROHANI : KASIH PASTI LEMAH LEMBUT    ( Persembahan II )

Kasih pasti lemah lembut, kasih pasti memaafkan

Kasih pasti murah hati, kasihMu, kasihMu Tuhan

Reff : Ajarilah kami ini saling mengasihi

Ajarilah kami ini, saling mengampuni

Ajarilah kami ini, kasihMu ya Tuhan

kasihMu kudus tiada batasnya

                                                —-musik—-

Wnt  :   Kasih pasti lemah lembut, kasih pasti memaafkan

Pria   :   Kasih pasti murah hati, kasihMu, kasihMu Tuhan

Reff  Ajarilah kami ini saling mengasihi

Ajarilah kami ini, saling mengampuni

Ajarilah kami ini, kasihMu ya Tuhan

kasihMu kudus tiada batasnya

                                                —musik—

Wnt  :   Kasih pasti lemah lembut, kasih pasti memaafkan

Pria   :   Kasih pasti murah hati, kasihMu, kasihMu Tuhan

Wnt  :   Ajarilah kami ini saling mengasihi

Pria   :   Ajarilah kami ini, saling mengampuni

Smua:    Ajarilah kami ini, kasihMu ya Tuhan

                kasihMu kudus tiada batasnya

 

15.   DOA PENUTUP

A.      Persembahan:

P     :   Ya Tuhan Allah, Engkau adalah sumber dari segala yang baik dan indah dalam kehidupan kami. Sebahagian dari pemberianMu kami serahkan kembali kepadaMu. Terimalah persembahan ini, ya Tuhan, sebagai tanda pengakuan kami bahwa Engkaulah yang memiliki tubuh, jiwa dan roh serta harta yang ada pada kami. Terimalah persembahan ini, ya Tuhan, sebagai tanda syukur dan terima kasih sebab kami sudah menerima sangat banyak dari Tuhan.Terimalah persembahan ini, ya Tuhan, sebagai tanda iman, sebab kami percaya Engkau menjamin masa depan dan mencukupkan segala kebutuhan kami, sehingga kami tidak perlu kuatir untuk memberi, berbagi dan berkorban. Berkatilah persembahan yang kami kumpulkan ini, ya Tuhan, untuk keperluan perluasan kerajaanMu di dunia ini. AMIN.

J      :   menyanyikan “Tuhan Karuniamu…”

B.    Doa Syafaat dan Bapa Kami

P     :   Ya Allah kami berdoa bagi perjuangan perempuan di negeri kami, apapun suku, agama dan golongannya untuk hidup setara dengan laki-laki. Engkau menciptakan kami perempuan dan laki-laki setara dan mulia, sesama citraMu dan manusia berharga. Bantulah kami, dengan rasa hormat kepada para pendahulu dan nenek moyang kami, membaharui hubungan perempuan dan laki-laki adil, setara dan bekerjasama mengusahakan kesejahteraan semua. Secara khsusus kami mau mendoakan perempuan yang mengalami kekerasan di rumah tangganya, di tempat kerjanya, dan di mana saja.

J      :   DENGARLAH DOA KAMI YA ALLAH

P     :   Bantu bangsa kami, ya Allah, menghentikan segera praktek illegal dan tidak beradab terhadap perdagangan wanita dan anak-anak. Ingatkanlah Kepala Negara kami dan segenap jajaran pemerintaham kami agar melindungi para pekerja wanita WNI yang bekerja mencari nafkah di negara-negara lain. Para TKI yang kehilangan hak hidupnya dan diperlakukan tidak manusiawi oleh para majikan di negara-negara lain. Ingatkanlah para majikan untuk memberlakukan para TKI sebagai manusia yang memiliki martabat dan hak hidup. Sekalipun mereka sebagai pekerja, namun mereka adalah manusia ciptaan Tuhan.

J      :   DENGARLAH DOA KAMI YA ALLAH

P     :   Ya Allah, banyak dari perempuan sebagai TKI di negara-negara lain yang terancam hukuman mati dan pancung. Apapun kesalahan dan kejahatan mereka terhadap majikannya, namun ajarlah mereka untuk mengasihi sesama. Dengan demikian desakan pengampunan selalu dimenangkan. Ajarlah kami meneladi Kristus yang telah mengampuni segala kejahatan kami manusia, dan daripadanya kami mendapatkan kebebasan dan kehidupan.

J      :   DENGARLAH DOA KAMI YA ALLAH

P     :   Ya Allah, jauhkanlah kami semua dari kemunafikan. Bantu kami menghentikan pornografi yang melecehkan perempuan dan anak-anak. Ingatkanlah kami agar selalu jujur dan adil, dan tidak menyalahkan hanya perempuan, apalagi mereka yang miskin dan tidak berdaya. Namun kami berdoa juga bagi mereka yang memiliki jenis kelamin ganda atau samar-samar sejak lahirnya. Ajar bangsa kami belajar menghormati pribadi, memahami kemanusiaan secara mendalam, penuh  hormat kepada yang mereka yang dikaruniai orientasi seksual sejenis, tidak menghukum mereka mengatasnamakan Tuhan karena orientasi seksual mereka yang tidak lazim.  Ya Allah, di tas semua itu, berkatilah upaya kami menjadi manusia seutuhnya. Bersama Yesus. AMIN.

J      :   (Menyanyikan… Kar`na Engkau punya kerajaan…dst)

C. BERKAT

16.   NYANYIAN SUKACITA

Pdt  :   Untuk menyempurnakan sukacita kita, maka marilah kita berjabat tangan satu sama lain, sambil menyanyikan lagu : “KasihNya seperti sungai”

kasihNya seperti sungai, kasihNya seperti sungai

kasihNya seperti sungai di hatiku

kasihNya seperti sungai, kasihNya seperti sungai

kasihNya seperti sungai di hatiku

DamaiNya seperti sungai…

berkatNya seperti sungai…

Komentar dimatikan

ALLAH ADALAH KASIH

DESAKLAH JIWAKU UNTUK MENGASIHI SESAMAKU

Johanes 4:16b-21

 

Sesungguhnya tragedi yang paling mengerikan di alam jagad raya ini,

bukan karena akibat kematian banyak orang, namun karena akibat ketiadaan kasih.

Dan sesungguhnya kelaparan yang terbessar di alam jagad raya ini,

bukan lapar karena ketiadaan roti atau makanan, namun lapar karena ketiadaan cinta kasih.

Saudara! Tidak ada yang lebih luhur, mulia, baik dalam hidup maupun dalam mati, bagi Dia maupun kita daripada hidup yang digerakkan oleh kasih. Bila kita membiarkan kasih menjadi penggerak kehidupan, maka kepribadian kita akan kian tangguh, akal budi kita akan kian jernih dan kreatif, emosi kita akan peka dan terbuka bagi sesama, dan daya kemauan kita akan kian aktif dan mantap. Seluruh kehidupan kita ingin meraih ke “luar” tidak hanya tertuju ke “dalam”. Karena kasih selalu kreatif melakukan lebih dari yang ditentukan. Dulu kita amat pemilih dalam bersahabat, kini hati kita punya tempat untuk semua orang. Begitu mulianya hidup seperti ini, berkualiatas, dan membebaskan. Itulah praksis kasih dalam kehidupan yang diprakarsai oleh Kristus yang adalah kasih, dan mengasihi semua orang, serta membebaskan kehidupan dari karat dosa. Kasih Allah mengilhami kasih kita.

Saudara! Allah adalah kasih adalah suatu pernyataan yang paling agung dalam Alkitab. Ia mengasihi, bukannya karena Ia mempunyai obyek-obyek yang wajar bagi kasih-Nya, tapi karena memang tabiat-Nya mengasihi. Kasih-Nya bagi kita tidak bergantung pada keadaan kita, tapi bergantung pada hakikat Allah sendiri. Ia mengasihi kita karena Ia adalah Allah yang demikian. Kasih yang berasal dari hakikat Sang Kekasih, bukannya dari kelayakan orang yang dikasihi; kita mengasihi demikian hanya karena Allah lebih dahulu mengasihi kita. Untuk mengatakan bahwa aku mengasihi Allah, tapi membenci seorang saudara (sesama Kristen ataupun sesama manusia), hanyalah mempertunjukkan bahwa ia adalah pendusta. Kasih kepada Allah dinampakkan melalui kasih kepada manusia. Bila salah satu tidak ada, yg lain pun juga tidak ada. Yohanes malah sebegitu jauh sampai mengatakan apabila seseorang tidak mengasihi saudaranya ia tidak mungkin mengasihi Allah. Mustahil seseorang dapat mengasihi yang tidak kelihatan jikalau ia gagal mengasihi yang kelihatan. Kesalehan sejati tampak di dalam kasih kita kepada sesama saudara, itu adalah perintah Kristus.

Saudara! Ingatlah… hari ini banyak orang yang sedang menanti perhatianmu, perbuatan kasihmu, uluran tanganmu dan tetesan air pelepas rasa haus darimu. Temukanlah mereka di setiap wajah-wajah sesamamu di mana engkau berjalan, berdiri, duduk dan berdiam. Dalam syair nyanyian kidung jemaat pelengkap dikatakan: Apalah arti ibadahmu kepada Tuhan, bila tiada rela sujud dan sungkur? Apalah arti ibadahmu kepada Tuhan, bila tiada hati tulus dan syukur. Ibadah sejati jadikanlah persembahan, ibadah sejati kasihilah sesamamu? Ibadah yang berkenan bagi Tuhan jujur dan tulus, ibadah murni bagi Tuhan. Berbahagialah orang yang hidup beribadah yang melayani orang susah dan lemah dan penuh kasih menolong orang yang terbeban. Itulah tanggungjawab orang beriman”. Adakah hati yang jujur dan tulus dalam kehidupan kita? Adakah hati mengasihi saudara dan sesama? Adakah jiwa yang tergerak menolong saudara yang terbeban dalam kehidupan kita? Saudara-saudara kita di Tarutung: Sarula, Pahae Julu, Desa Gultom-Harianja menantikan kasih kita. Mereka adalah korban bencana gempa bumi yang menanti uluran kasih kita. Doakanlah mereka dan ulurkanlah tangan kasih kepada mereka. Amin.

Komentar dimatikan