Yesus Menampakkan Diri di Jalan ke Emaus

YESUS MENAMPAKKAN DIRI DI JALAN KE EMAUS

Lukas 24: 13 – 25

MENYADARI APA YANG DI IMANI

Siapakah yang Anda Imani:

Yesus pada hari Jumat atau Yesus pada hari Minggu?

sawah (3)Saudaraku! Mengikuti tahun kelender gerejawi, hari ini kita telah berada dan sampai di Minggu ke-2 setelah Paskah Kristus yang disebut dengan Minggu Miserikordias Domini ( bumi penuh dengan kasih setia Tuhan = gok asi ni roha ni Jahowa do tano on). Semua bentuk kehidupan berawal dari kebangkitan Kristus; karena kebangkitan Kristus berarti terbitnya kehidupan untuk selamanya, dan berakhirnya kematian untuk selamanya. Segala bentuk karya yang memihak kepada kehidupan telah menang untuk selamanya, dan segala bentuk perbuatan yang memihak kepada kematian telah berakhir untuk selamanya. Ini terjadi melalui dan atas Paskah Kristus. Bumi penuh dengan kasih setia Tuhan yang terukir dalam fakta kebangkitan Kristus. Bagaimana Paskah itu terjadi dalam realitas kehidupan masa kini? Di tengah-tengah perubahan zaman yang begitu cepat, zaman industrialisasi, zaman modernisasi, zaman informasi, yang secara langsung dapat mempengaruhi dan membentuk karakter manusia? Adalah sebuah realitas bahwa kehidupan secara global semakin rusuh. Di berbagai belahan bumi ini terjadi tindak kekerasan, peperangan, pertikaian, permusuhan. Secara local dan nasional di bangsa ini terjadi ujaran agitasi kebencian, polarisasi, pemaksaan kehendak, dan lebih mengutamakan symbol agama tertentu menjadi dasar kebenaran mutlak. Dalam konteks ini apakah paskah tidak atau belum terjadi?

Saudaraku! Bacaan Alkitab yang ditentukan sebagai nas kotbah hari ini “Yesus Menampakkan Diri di Jalan ke Emaus” kiranya dapat mencerahkan kita untuk menjawab pertanyaan di atas. Kita akan memulianya dengan memunculkan sebuah pertanyaan: Siapakah yang Anda Imani, Yesus pada hari Jumat, atau Yesus pada hari Minggu? Kisah dua orang Murid yang sedang melakukan perjalanan ke Emaus adalah juga gambaran dari realitas kehidupan manusia pada masa kini:

  1. Asik dengan Yesus hari Jumat, (Yesus yang tersalib dan mati). Di hari Jumat itu Yesus di sesah, menderita, disalibkan, dan mati. Di hari Jumat itu para murid menangis, ketakutan, kecewa, hilang harapan, ditinggalkan, diliputi kesedihan. Mereka dikuasai dan terlarut di dalam emosional yang sangat dalam. Ini terbukti dari percakapan ke-dua murid ketika mereka berjalan menuju Emaus. Mereka asik dan larut bercakap-cakap dan bertukar pikiran tentang segala sesuatu yang telah terjadi pada Yesus di hari Jumat itu. Akibat dari ini mata mereka terhalang melihat kehadiran Yesus yang sedang berjalan dengan mereka. Pesan rohani yang bisa kita lihat dari kisah ini adalah: setiap orang yang hanya asik mempercakapkan peristiwa masa lampau tidak akan pernah melihat masa depan yang lebih baik. Setiap orang yang larut dalam peristiwa masa lampau, dia tidak akan pernah mengalami Tuhan yang selalu hadir dalam setiap realitas kehidupan. Setiap orang yang hanya mengasikkan diri dalam nostalgia masa dulu, dia tidak akan pernah mengalami pencerahan untuk terlibat dalam karya yang menghidupkan. Larut dalam kesedihan, terbawa dalam emosional, asyik dalam nostalgia tempo dulu, inilah yang sering menghalangi mata kita, sehingga kita tidak dapat mengenal Kristus, (ay.16) yang selalu hadir di setiap warna kehidupan kita.

 

  1. Alami, Imani, dan aminkanlah Yesus hari Minggu, (Yesus yang telah bangkit). Di hari Minggu itu batu penutup kuburan telah terbuka, kuburan sudah kosong, kain kafan telah terlipat, dan Yesus sudah bangkit. Sebenarnya peristiwa ini sudah disampaikan Yesus sebelumnya kepada para murid, bahwa pada hari yang ke-tiga Anak Manusia akan bangkit. Namun para murid hanya asyik dengan dirinya sendiri, asyik dengan pikirannya sendiri, asyik dengan harapan-harapannya sendiri. Mereka ada bersama Yesus, mereka mengikuti Yesus, mereka bercakap-cakap dengan Yesus, tetapi mereka tidak mendengar dan percaya kepada apa yang diucapkan Yesus. Mereka gagal mengenal dan mengalami Yesus dalam persekutuan. Peristiwa Emaus membuat kedua murid menjadi siuman, dan sadar bahwa Yesus ada dan sedang berjalan bersama mereka, mendengar apa yang mereka percakapkan, dan mengokohkan kuasa kebangkitan itu. Di dalam ayat 31 dikatakan “ketika itu terbukalah mata mereka, dan mereka pun mengenal Dia…”. Pesan rohani yang bisa kita maknai dari kisah ini adalah: bahwa menjadi orang Kristen itu tidak cukup hanya tahu tentang Kristus, cakap berbicara tentang Kristus, hafal ayat-ayat Alkitab, rajin bergereja, rajin berdoa, aktif terlibat dalam persekutuan-persekutuan ibadah. Lebih dari itu adalah dapat mengenal dan mengalami Kristus dalam kehidupan, artinya alami, Imani, dan aminkan. Setiap kehidupan yang mengalami, meng-imani, dan meng-aminkan Kristus hari Minggu, maka dia akan kaya dalam karya membangun kehidupan itu sediri.

 

  1. Perjumpaan dengan Yesus adalah sumber gairah baru, motivasi baru untuk mewujudkan masa depan yang baru, bumi yang baru, kehidupan yang baru di dalam kuasa kebangkitan. Dikatakan dalam ayat 34 “Sesungguhnya Tuhan telah bangkit… lalu kedua murid itu pun menceritakan apa yang terjadi…”. Ada semangat baru, ada gairah baru yang muncul ketika berjumpa dengan Yesus. Perjumpaan dengan Yesus mengubahkan sikap mentalitas untuk tidak pernah surut dalam menghadapi penderitaan, dalam menghadapi persoalan-persoalan kehidupan; karena Yesus yang bangkit itu yang telah menampakkan diriNya kepada ke-dua murid adalah fakta kemenangan atas penderitaan bahkan menjadi kemuliaan.

Saudaraku! Sekali lagi: Siapakah yang Anda Imani? Kristus hari Jumat itu atau Kristus hari Minggu itu? Realitas hidup kita kini dan di sini, benar semangat keagamaan sekarang ini tumbuh seperti jamur di musim hujan, berkembang sangat pesat. Ini terbukti dengan meriahnya perayaan-perayaan seremoni agama. Tetapi apabila kita telisik lebih jauh seberapa besarkan dampak perayaan perayaan itu untuk pembangunan tatanan kehidupan? Jangan jangan yang kita perankan adalah apa yang diperankan ke-dua murid yang sedang mengadakan perjalanan ke Emaus, hanya asik berbicara tentang Kristus yang tersalib, Kristus yang mati itu melalui seremoni agama. Sehingga yang terjadi dalam relasi kemanusiaan kita adalah saling menghakimi, saling mencurigai, saling mempertebal tembok simbol-simbol ke-agamaan. Peristiwa Emaus ini biarlah menjadi sebuah pembelajaran iman kepada kita, bahwa Kristus yang berjalan dengan para Murid adalah Kristus yang bangkit. Kristus yang telah memenangkan kuasa maut atau kematian. Kristus yang telah menang atas penderitaan untuk keselamatan umat manusia di dalam hidup kekekalan. Inilah sumber inspirasi baru bagi kita untuk memaknai kehidupan yang semakin berdaulat dan bermartabat, menghargai sesama, mengasihi sesama, dan berdamai terhadap sesama. Pintu pengampunan harus kita buka dengan lebar bukan karena seseorang berhak menerima itu , tetapi lebih dari itu karena kita berhak mengalami kedamaian. Bumi penuh dengan kasih setia Tuhan. Amin.

Leave a comment »

Makna Perayaan Pra-Paskah dalam Liturgi

MAKNA PERAYAAN PRA-PASKAH  DALAM LITURGI

===================

 

Paskah (Ibr:pesakh, Yun: Pascha) berarti melewatkan, yakni kisah Allah membunuh (pesakh) anak-anak sulung Mesir. Tanggal Paskah Yahudi jatuh sekitar bulan Maret-April pada musim semi, masa ketika bunga bermekaran. Ciri utama dari perayaan Paskah adalah perjamuan keuarga di rumah masing-masing yang dilakukan setelah senja.

Perayaan Paskah awal mulanya berasal dari perayaan Keni, tetapi Isral memberi makna baru. Bagi umat Israel Paskah adalah peringatan dan proklamasi akan pelepasan dari perbudakan Mesir. Oleh karena itu Paskah dirayakan dengan motivasi membarui sikap dan pengucapan syukur dengan sukacita. Pembaruan sikap yang dimaksud adalah perubahan dari hidup lama menjadi umat Allah.

Dalam Perjanjian Baru, Yesus merayakan Paskah dengan perjamuan (perjamuan malam) bersama dengan para murid-Nya. Perjamuan Paskah tersebut menjadi dasar perjamuan kudus atau ekaristi bagi gereja masa kini (1Korintus 11). Namun, perjamuan Paskah telah diberikan warna baru yang sejajar dengan makna pelepasan dari perbudakan Mesir, yakni: Pelepasan dari kuasa dosa. Paskah sendiri telah menjadi perayaan Gereja sejak abad kedua.

MASA PRA-PASKAH

Awalnya masa pra-paskah dilakukan berubah-ubah, tidak menetap, hingga dapat ditetapkan dalam tiga periode, yaitu:

  1. Periode pertama dari abad 3 dan atau 4, hingga abad 8 dan atau 9. Pada periode ini masa dimulainya masih berubah-ubah. Ada yang memulainya dengan puasa hanya satu-dua hari (Ireneus, Tertulianus) sebelum paskah. Ada pula pada sepekan sebelum paskah (Dionysius, Basilides). Ada pula hingga dua pekan sebelum paskah (kaum Montanis), dan ada pula yang secara ekplisit membedakan antara pra-paskah pada empat puluh hari sebelum paskah, (Athanasius).
  2. Periode kedua sebagai periode pemantapan, dari abad ke-8 hingga Konsili Vatikan II. Sebelumnya, pada asa perang di Eropa telah muncul praktik berpuasa dan berpantang pada empat puluh hari sebelum paskah,
  3. Peride ketiga sejak tahun 1969, sebagai hasil Konsili Vatikan II, hingga pada masa kini.

Inti makna Pra-paskah adalah untuk mempersiapkan diri. Masa dan Minggu-minggu Pra-paskah adalah persiapan untuk Paskah; sama seperti Minggu-minggu Adven persiapan Natal. Dalam perayaan Liturgi Minggu-minggu pra-paskah adalah muncul lebih dahulu. Sedangkan Minggu-minggu Adven adalah imitasi dari Minggu-minggu Pra-paskah. Dalam Minggu-minggu pra-paskah di sanalah Gereja menghayati Minggu-minggu sengsara, peristiwa salib Kristus. Masa Pra-paskah adalah kesempatan spiritual umat untuk mengenal kasih Allah di dalam Kristus melalui pertobatan yang sungguh.

PERSIAPAN PRA-PASKAH

Masa empat puluh hari persiapan Paskah ini (quadraginta dierum exercitatio = masa empat puluh hari perlatihan spiritual) telah ditetapkan sejak awal abad ke-4 di Roma. Umat mempersiapkan diri dengan “membasuh nista” selama hidup sehari-hari. Konsili Nicea ke -4 menamakannya quaragesima paschae (empat puluh hari sebelum Paskah). Masa ini diisi dengan berpantang dan berpuasa untuk mempersiapkan Paskah.

Catatan:

Penetapan Angka 40 diambil dari beberapa kisah Alkitab, yakni: Perlambang masa pengujian dan persiapan. Musa berada 40 hari di Gunung Sinai (Kel.34: 28). 40 tahun bani Israel di padang gurun. 40 hari penduduk Niniwe berpuasa menyesali dosa (Yun 3:1-10). 40 hari Yesus berpuasa ketika dicobai Iblis (Mat.4:2).

Kapankah Pra-paskah empat puluh hari dimulai?

Pada abad ke-4, Paskah dihitung sejak Jumat Agung, sehingga akhir Pra-paskah adalah Kamis putih. Kata Pra-paskah rupanya hanya digunakan di Indonesia, bahasa lain biasanya menggunakan kata lent atau lenten yang berasal dari lencten (Anglo-Saxon), artinya musim semi. Istilah lain disebut lang atau long, artinya panjang atau lebih lama. Sebab di musim semi, siang menjadi lebih panjang atau lebih lama. Praktik perayaan Pra-paskah dilaksanakan dalam bentuk:

  1. Selasa Daging. Ini bukanlah tradisi gereja, namun tradisi masyarakat (Misalnya: Italia Perancis, Brasil, Meksiko) memanfaatkan pesta hura-hura menjelang masa berpuasa. Hari Selasa Daging atau biasa disebut Selasa lemak (le Mardi Gras), mengingatkan bahwa selama empat puluh hari Pra-paskah, orang dilarang makan daging, mentega, makanan berlemak, dan termasuk tidka makan telur sampai hari raya paskah. Itulah hari Selasa terakhir orang menyantap segala jenis makanan, sebelum akhirnya berpuasa makan daging.

Di Gereja umat melakukan Pengakuan dosa pada hari Selasa itu. Dengan demikian Selasa itu disebut shrovetide berasal dari shriven artinya menulis. Konon eipercaya bahwa Imam yang mendengarkan pengakuan dosa menuliskan pengakuan itu dalam catatannya untuk kemudian memohon pengampunan.

  1. Rabu Abu. Ini adalah hari pertama pembuka masa Prapaskah, yakni masa pertobatan, perkabungan, introspeksi diri, pendekatan diri kepada Tuhan, dan berpuasa. Secara umum dalam tradisi Israel, abu melambangkan kefanaan manusia (Kej.3:19; 18:23), agar manusia menyesali diri dan bertobat.

Sejak abad ke-4 hingga ke-10, istilah Rabu Abu belum muncul, baru pada abad ke-13 baru muncul dengan menaburkan abu ke atas kepala. Paus Urbanus II dalam Sinode Benevento (1091) merekomendasikan penggunaan abu di setiap gereja. Imam dan laki-laki menaburkannya di kepala, perempuan membuuhkannya di dahi. Pada abad ke-12 pertama kalinya abu diambil dari daun palem yang dikeringkan sejak Minggu Palem, Penggunaan abu sebagai tanda pertobatan dan perkabungan. Dan sekaligus mengingatkan manusia bahwa manusia berasal dari abu dan kembali kepada debu.

  1. Kamis putih. Adalah hari raya terakhir sebelum tri hari paskah. Kamis putih juga dipandang sebagai penutup masa pra-paskah. Dua unsur utama dalam liturgi yang dilakukan yaitu perjamuan malam, dan membasuh kaki sebagai simbol hamba yang melayani, (Yoh.13)

MINGGU-MINGGU PRA-PASKAH:

  1. PRA-PASKAH I. MINGGU INVOKAFIT.

Minggu Invocabit = invokafit “bila ia berseru kepada-Ku”, Maz. 91.15a. Permulaan masa 40 hari, bertemakan pencobaan yang Yesus alami di padang gurun dan berpuasa. Berita hari ini berkisar pada pencobaan, kemenangan atas pencobaan, dan kemuliaan-Nya.

Pembacaan Alkitab (Leksionari):

Tahun A. Tentang ketidaktaatan manusia pertama sehingga jatuh ke dalam dosa.

Tahun B. Perjanjian pemulihan dunia oleh Allah setelah peristiwa air bah.

Tahun C. Kisah rencana masuknya umat Israel ke tanah perjanjian setelah keluar dari tanah Mesir.

  1. PRA-PASKAH II. MINGGU REMINISCERE.

Minggu Reminiscere “Ingatlah segala rahmat-Mu”, Maz 25:6. Bertemakan penyataan Yesus bersama dengan Musa dan Elia, (Mat.`17:1-9; Mrk 9:2-10; Luk. 9:28-36). Penyataan itu merupakan kemuliaan bagi Anak Manusia.

Pembacaan Alkitab (Leksionari):

Tahun A. Sikap beriman seperti teladan Abram yang meninggalkan tanah leluhurnya untuk mengiuti panggioilan Tuhan.

Tahun B. Perjanjian Tuhan dengan Abraham akan keturunannya yang bayak

Tahun C. Pengulangan agar berpegang pada janji Tuhan an keturunan dan tanah.

  1. PRA-PASKAH III. MINGGU OCULI.

Minggu Oculi “mataku tetap terarah kepada Tuhan”, Maz, 25:15. Penekanannya pada percaya dan menyembah Allah, dan air hidup.

Pembacaan Alkitab (Leksionari):

Tahun A. Percakapan Yesus dengan perempuan Samaria di sumur nenek moyang Israel

Tahun B. Bertema Yesus menyucikan Bait Allah

Tahun C. Bertemakan dosa, penderitaan, dan pertobatan.

  1. PRA-PASKAH IV. MINGGU LETARE.

Minggu Letare “Bersukacitalah bersama-sama Yerusalem”, Yes.66.10. disebut juga Paskah kecil.

Pembacaan Alkitab (Leksionari):

Tahun A. Bertemakan perjumpaan secara pribadi dengan Yesus, dan babtisan yang dihubungkan dengan orang buta sejak lahirnya.

Tahun B. Percakapan Yesus dengan Nikodemus, terutama bagian “Anak manusia harus ditinggikan, supaya dunia diselamatkan,

Tahun C. Bertemakan perumpamaan anak yang hilang, mengingatkan akan rekonsili antara Allah dan manusia.

ANAMNESIS PEKAN SUCI

Gereja Roma memperoleh informasi bahwa pekan Paskah, yakni pekan Agung dimulai sejak Minggu sebelum hari raya Paskah, atau yang kita sebut Minggu Palem, mengenang peristiwa Yesus memasuki kota Yerusalem. Hingga akhir abad ke-4, Agustinus menetapkan hari-hari prosesi Paskah selama Pekan Suci secara lengkap, yaitu: Minggu Palem, Senin dalam Pekan Suci, Selasa dalam Pekan Suci, Rabu ddalam Pekan suci, Kamis dalam pekan suci, Jumat Agung, Sabtu suci, dan Paskah.

Dalam dan dikatakan Pekan suci, karena selama sepekan itu dilakukan ibadah oleh umat. Pada hari Senin dan Selasa dilakukan kebaktian kecil. Pada hari Rabu dibacakan kisah penghianatan Yudas. Pada hari Kamis dilakukan Perjamuan Kudus. Hari Jumat difokuskan untuk kisah sengsara Yesus dengan ritus mencium salib. Dan pada hari Sabtu disebut dengan Sabtu sunyi, di mana umat tidak melakukan aktifitas apa pun, kecuali berada di dalam rumah.

PENUTUP

Seluruh bentuk perayaan Minggu-minggu Pra-Paskah muatannya adalah penghayatan akan karya kreatif Kristus untuk keselamatan manusia dari dosa. Dalam perayaan ini umat diingatkan untuk melakukan pertobatan, membangun spiritualitas dalam kedekatan ketaatannya mengikuti dan percaya kepada Kristus yang adalah anak Allah. Mengenang mingu-minggu sengsara Kristus disusun sedemikian rupa sehingga menjadi perayaan liturgi penuh makna dalam keterlibatan setiap orang untuk menjadi pelaku keselamatan dalam karya keadilan, kebenaran, cinta kasih, dan damai sejahtera. Ditengah kehidupan secara global, bangsa Indonesia pada khususnya orang kristen terpanggil untuk menjadi pelaku kebenaran, keadilan, perdamaian demi tegaknya hukum kemanusiaan yang bermartabat, dan menghargai hak azasi.

 

Komentar dimatikan

Tonton “Pdt. Adven Leonard Nababan HKBP Setu di Segel” di YouTube

Komentar dimatikan

IBADAH DOA SYUKUR AWAL TAHUN HKBP DISTRIK XVIII JABARTENGDIY

PERSIAPAN : DEVOSI (PENYEMBAHAN)

— saat teduh —

P     :   Hita saluhut Parhalado na nihaholongan ni Debata Amanta, AnakNa Tuhan Yesus Kristus dohot Tondi Parbadia. Dibagasan unduk dohot serep ni rohanta, tadapothon ma Kristus silehon hangoluan i. Dibagasan Ibana jumpang hita do sonang ni roha… dibagasan Ibana taruli do hita di dame dohot sonang ni panghilalaan… tapasahat ma ngolunta tu Debata jala tapanghilalahon ma holong ni rohaNa na tu hita.

… hening …

P     :   Unang humasusa ho ale tondingku jala hohom ma ho… Dibagasan panghilalaaon na sonang, idaonta ma saluhut sipareahanta dibagasan sondang hatiuron na imbaru… dibagasan na hohom tarpatupa hita do panghilalaan partondion dohot donganta. Dibagasan roha na sonang dohot hahohomon dipaima Jahowa do hita… dibagasan roha na sonang dohot hahohomon ditangihon Jahowa do hita jala manghatai dohot hita… unang humasusa ho ale tondingku, jala hohom ma ho…

… hening …

P     :   Saluhutna hita Parhobas dohot keluarga HKBP Distrik XVIII Jabartengdiy, parhalado pensiun na nihaholongan ni Debata Ama, AnakNa Tuhan Jesus Kristus, dohot Tondi Parbadia… Di bagasan Tuhan i taruli do hita di gogo na imbaru, pingkiranta marsada dohot pingkiranNa, tangiangta marsada dohot tangiangNa, ulaonta marsada dohot ulaonNa, jala ngolunta marsada dohot ngoluNa. Alani i unang humasusa ho ale tondingku, jala hohom ma ho… panghilalahon jala begema suaraNa na mamangkulingi hita ditingki on.

J     :  (mangendehon BE.No. 357 “Songon Ursa na Binuru”)

            Songon ursa na binuru Mauas di aek tabar i

            Songon i do au mangido  Naeng solhot tu Tuhanki.

            Holan Ho, Debatangki  do huhauashon i

            Ai andigan idaonku BohiMi ale Tuhanku

            Tungkimi, ale tondingku Tung beasa rusak ho ?

            Sai haposi ma Tuhanmu  Ndang tadingkononNa ho

             Pujionku do muse Tuhan Debata dope

            Hatuaon ni bohingku Na tongtong naeng haposanku

        

  1. INVOCATIO & LITANI KEHADIRAN ROH ALLAH

P     :   Dibagasan goar ni Debata Ama, AnakNa Tuhan Jesus Kristus dohot Tondi Parbadia

J      :   Amin

P     :   Asi ni roha ma di hamu dohot dame, na sian Debata Ama, anakNa Tuhan Jesus Kristus, dohot Tondi Parbadia, ima na na mandongani hamu saluhutna.

J      :   Sadarion dohot rodisaleleng ni lelengna.

P     :   Ro ma Ho ale Tondi Parbadia, gohi ma ngolunami. Pabotohon ma tu hami dalanMu asa marroha bisuk hami. Ro ma Ho ale Tondi Parbadia, gohi ma ngolunami, asa hibul rohanami mangholongi, mardenggan, dohot pasada roha tu sambulo ni tondinami, ima harajaonMu…

J      :   Ro ma Ho ale Tondi Parbadia, gohi ma ngolunami…

P     :   Tondi haholongon na sian Debata Ama dohot Anak, songgopi ma ngolunami. Bornohi ma haholongan ni rohanami, jala sondangi ma ateatenami asa marhatauon hami mangihuthon bogasMu, jala huhangoluhon hami i dingolu siganup ari. Ho do na disuru Debata Ama maringan dibagasan hami. Dongani ma hami mandalani taon na imbaru on, asa boi tarpatupa hami mangulahon na denggan dohot pasidinghon ulaon na roa..

J      :   Ro ma Ho ale Tondi Parbadia, gohi ma ngolunami… pahotma haporseaon nami, haposan di panjouonMu, mangula dibagasan holong ni roha, jala jugul hami dibagasan tangiang.

 

J     :  (mangendehon BE.No. 104 ”Bongotima Rohangku”)

Bongoti ma rohangku Inganima au on

            O Tondi Debatangku Pasonang rohangkon

            Na marhabangsa Ho Raphon Debata Ama

            Nang Jesus pe AnakNa Naeng pujionku Ho.

 DOA PENYERAHAN DIRI

P     :   Jesus Kristus siparholong roha jala sipalua… naposoM do hami na marpungu di bona ni taon 2017 on, mangalompit tangan mandok mauliate tu Ho. Marsada ni roha manungkap di joloM pasahathon dirinami tu Ho… jalo ma hami dibagasan holongMu.

            Asi ma rohaM dihami saluhut parhobas na adong di HKBP Distrik XVIII Jabartengdiy, dohot disude parhobas dihuriaMon. Jongjong ma Ho ditongatonganami jala ingani ma ateate dohot pingkirannami. Asi ma rohaM di sude keluarganami dohot ruas ni huriaMi. Hupasahat hami ma nasida saluhutna tubagasan asinirohaM…

J      :   Tarpujima Ho ale Kristus siboan haluannami…

P     :   Debata na gok haholongon dohot asi ni roha … Asi ma rohaM dihami saluhut parhalado dohot sude parhobas dihuriMon… Asi ma rohaM disude ruas ni huriaM na marsahit, na marungkil, namarpogos, namandele, namangadopi hasusaan, Hupasahat hami ma nasida saluhutna tu Ho.

J      :   Mangendehon BE. 175 ”Tu dia Ho Na Loja i”

            Tu dia ho, na loja i Binaen ni dosami ?

            Ndang jumpang ho na sonang i Di parjalanganmi

             Dibahen i sai mulak ho.

P     :   O Jesus na gok pasupasu, na mangondihon halak na gale, halak na pogos, halak na ginosagosa… apulima nasida saluhutNa. Pargogoi ma nasida saluhutna dibagasan panghirimon na mangolu di roti hangoluan na sian banuaginjang, jala marhite I sombu panghilalaan nasida. Marsomba ma hami nuaeng tu Ho pasahathon nasida saluhutna tu Ho…

J      :   Tarpuji ma Ho ale Kristus siboan haluannami…

P     :   O Jesus na gok asiniroha, silehon hamalumon dohot haluaon. Dibagasan unduk dohot serep ni roha ma hami marsomba dijoloM, … usehon ma asinirohaM tu hami saluhutna… usehon ma asi ni rohaM tu HKBP Distrik XVIII Jabartengdiy… pamalum ma rohanami sian roha hagangguon… pamalum ma ateatenami na mangadopi hapaeton… pasuang ma tubagasan roha dohot pingkiran nami tondi hagogoon asa malum panghilalaannami. Nuaeng hupasahat hami ma dirinami tu adopanMu…

J      :   Mangendehon BE. 175 ”Tu dia Ho Na Loja i”

 Ibana padamehon ho Na loja nasailaon

            Ai molo so tusi  ho ro Tongtong ma ho manaon

            Dibahen i sai ro ma ho.

  P   :   Jalo ma parsombaon ni dirinami tu Ho, jala pahotma tondi panjouon I diulaon panghobasion nami di huriaM, asa tarpatupa hami manorushon ulaon ni Kristus laho patoguhon, manungkoli, dohot pahisarhon ruas ni huriaM, asa marhaposan jala satia manghaporseai Kristus sipalua ngolunami…Amin.

  1. KOOR:
  1. Marende BE.No. 459 ”Sonang do Langkangkui”

        Sonang do langkalangkangku, lao mamolus tano I,

        Ndang boi sirang be Rohangku sian Jesus, Tuhanki,

        Jala ro pe habahaba manang hali Sungsung pe

        Holan Tuhanki hu bereng ga-be demak I muse

        Jala ho, ale donganku, tongtong loja, sorat ho.

        Dohot ho mangido sonang, hatop ma tu Jesus ro.

        Holan Jesus pasonangkon rohami na marsak i.

        AmbingonNa ho, na loja, ro tu ampuanNa i.

  1. PERMENUNGAN ORIENTASI PELAYANAN TAHUNAN: “PENDIDIKAN DAN PEMBERDAYAAN” (SAHAT ULA TOHONANMI) —

P     :   Hita saluhut parhobas HKBP Distrik XVIII Jabartengdiy, na nihaholongan ni Tuhan Jesus… namarpungu do hita di bona ni taon 2017 on, mandok mauliate tu Debata, mangalompit tangan martangiang, mamuji Debata. Sataon manipat nunga tahobasi huriaNa… nuaeng jongjong ma hita d bona ni taon 2017 mandok mauliate tu Kristus na mandongani jala na patauhon hita manghobasi huriaNa. Dibagasan Asi ni roha ni Tuhan i, tapahusorhusor ma nuaeng angka naung tabolus hombar tu panghobasionta… Adong do na tonggi – adong na paet, adong las ni roha – adong jut ni roha, adong engkel –  adong iluilu. Saluhutna i taadopi marsorinsorin…

            Molo tarimangrimangi saluhutna i… tung so boi do i bolusonta molo ndang dipargogoi Tondi i hita. Ibana do na patauhon hita jala napataru hita sahat tu bona  ni taon on. Tung so tau do manang ise pe sian hita on laho manghamonangkon i. Jolma na gale do hita, na mura matapor do hita jala mura mandele. Sian hadirionta… ndang margogo hita. Holan marhite huaso ni  Debata Ama, asi ni roha ni AnakNa Tuhan Jesus Kristus, dohot pangapulion na sian Tondi Parbadia, boi tapatupa panghobasionta di huria HKBP na adong di Distrik XXVIII Jabartengdiy on. Na gale do hita… na mura matapor do hita.

… hening….

P     :   Hita saluhut parhobas HKBP Distrik XVIII Jabartengdiy na nihaholongan ni Tuhanta Jesus Kristus…, Dibagasan huaso ni Debata na manjou dohot na mamillit hita gabe parhalado, parhobas di huriaNa. Nunga tadai jala tapanghilalahon boha rumang ni ngolu parhalado: Pandita, Sintua, parhalado na so partohonan, dohot keluarga parhalado… patingkipasorin do las ni roha dohot jut ni roha di hita… ndang torus panghilalaan na tabo alai sipata hansit panghilalaanta. Ndang sai torus boi dijangkon dohot denggan, alai sipata ditulak dibagasan jut ni roha… ndang sai torus dialusi dibagasan hata na lambok, alai sipata dipasip ndang ditangihon… ndang sai torus dibagasan roha na marolopolop, alai sipata marungkil jala tariluilu. O Tondi Parbadia pangapul na sumurung… tu Ho ma hupasahat hami parsorion ni ngolunami… pargogoi ma hami…

… hening…

P     :   O Debata amanami parasiroha na sumurung. Di haungkapon ni rohanami mangobasi huriaMon… godang do na huparungkilhon hami… sipata tung so tardok hami do manang aha, hohom ma hami sipata, ala ndang boi tarhatahon hami angka naponjot dirohanami. Songon parhalado, keluarga, parhobas hami, di huriaMon… godang do hata na so tabo begeon tu sipareon ingkon begeonnami.. dari kami dituntut banyak kepeduliaan… tetapi kami terkadang tidak mendapat kepeduliaan… dari kami dituntut banyak memahami… tetapi kami kurang dipahami…dari kami dituntut banyak pelayanan… sehingga terkadang kami tidak sempat melayani diri kami sendiri dan keluarga kami… O Tuhan na manjou hami, Ho do inganan pangalualuannami… pargogoi ma hami…

… hening…

P     :   Molo nunga peak hami dipodoman nami be… sipata ndang boi nok simalolong nami… godang na hupingkiri hami dohot na huparungkilhon hami… antara kebutuhan hidup keluarga yang harus kami cukupkan… dan tugas pelayanan yang tidak bisa kami tinggalkan. Terkadang kami jatuh ke dalam keputusasaan karena ketidakmampuan mengatasi pergumulan… kehidupan keluarga yang tidak selamanya mendukung, membuat hati kami kecut dan bingung… terkadang kami mau meninggalkan panggilan karena pergumulan yang menyesakkan. O Tuhan namanjou hami, tu Ho ma hami mangalualu disaluhut ponjot ni rohanami… pargogoi ma hami sude naposoMon… urupi ma hami…,

… hening…

J      :   Doa Pribadi (… diucapkan di dalam hati …)

            Allah Bapa sumber panggilan, aku percaya kepadaMu bahwa Engkau memanggil aku melalui putraMu terkasih. Aku mau menjawabi panggilanMu itu. Engkau telah memanggil dan memilih hambaMu ini untuk hidup sesuai dengan kehendakMu. Aku bersyukur kepadaMu karena anugerah panggilan yang Kau taburkan dalam diriku.

            Aku menyadari segala keterbatasan, kekurangan, dan kelemahanku. Terkadang aku tidak sungguh melayani Engkau… aku lebih mendahulukan  kepentingan  diriku… terkadang aku meninggalkan pelayananku dan membiarkan jemaatMu. Ketika mereka sakit aku tidak mengunjungi mereka,… ketika mereka susah aku tidak menolong mereka… ketika mereka menangis aku tidak menghibur mereka… Ya Tuhan… aku mengingat wajah mereka semua…

            Tolonglah aku, ya Kristus, agar mampu menjawab panggilan suciMu dalam segalanya… agar aku sungguh hidup dan menghidupi panggilanMu itu sampai saat ajalku… Ya Yesus yang lembut dan rendah hati,… jadikanlah hatiku seperti hatiMu… seperti halnya Engkau tetap setia kepada kehendak Bapa sampai wafat di kayu salib untuk menebus dosa-dosaku…, semoga kesetiaan yang sama pula Kau tumbuhkan di dalam hatiku…, agar aku tetap setia mengikuti kehendakMu… walau menghadapi aneka tantangan dan godaan dunia. Ya Yesus sumber panggilan suci… kuatkanlah aku dan kobarkanlah semangat panggilan dalam melayani umatMu. Aku bersyukur karena  Engkau menyertai aku memasuki awal tahun 2017. Terpujilah Engkau sumber panggilanku. Amin.

— jongjong masitiopan tangan —

J      :   (BE 474 “Ingkon Jesus do Donganhu…”)                   

Ingkon Jesus do donganku, sahalangku lilu do.

          Raphon Jesus boi au monang , talu musu I na ro.                

          Ndang mabiar au disi, Tuhan Jesus donganki,

          Sai ihothononku Jesus, oloanku nama i.

Ingkon Jesus do donganku, molo marsitaonon au.

          Tu Ibana hutinggangkon, nasa na pasorat au.

          Ndang mabiar…

             Ingkon Jesus do donganku, molo ingkon mate au.

            Holan mudar ni Tuhanku golomonku di na lao.

            Ndang mabiar…

P     :   Segala keletihan dan kepenatan, segala pergumulan dan penderitaan, segala kesusahan dan keputusasaan… kami hempaskan kepadaMu. Juga… segala kepintaran dan kebolehan, segala kehebatan dan kebanggaan dan segala kelebihan dan kecakapan… kami serahkan kepadaMu. Ya Yesus sumber panggilan suci… kuatkanlah kami, dan kobarkanlah semangat panggilan dalam diri kami untuk melayani umatMu di HKBP. Berilah kami hikmat bijaksana untuk melarut dalam orientasi pelayanan tahunan yang telah ditetapkan HKBP, yaitu Pendidikan dan Pemberdayaan. Kiranya melalui orientasi pelayanan ini HKBP semakin nyata menjadi Berkat di dunia ini, melalui pelayanan Koinonia, Marturia, dan Diakonia. Bila kami sampai dan melangkah pada awal tahun ini, itu adalah karena kasih dan penyertaanMu kepada kami. Terimalah ucapan syukur kami semua parhalado, keluarga, dan semua pelayan-pelayan di HKBP Distrik XIII Jabartengdiy ini. Terpujilah namaMu. Amin.

— hundul —

  1. TANGIANG PANGONDIANON

 KOOR  :

         Marende BE. 471. ”Hupillit Jesus Donganki »

        Hupilit Jesus donganki lao mangoloi Ibana.

        Nang muruk pe torop disi  labangku do Ibana.

        Di Ho ngolungku ro diajalhu Jesus di Ho au, mate, mangolu.

        Di Ho ngolungku ro diajalhu Jesus di Ho au, mate, mangolu.

 JAMITA:

  1. Marende BE. Marende BE. No. 463 “Pasu-pasu TongosonMu” (Persembahan untuk Dana Tanggap Bencana Distrik)

        PasupasuM tongosonMu I do didok hataMi,

        Suru tondiM  na badia, bosur ma baen rohangki.

        HagogoonMu songgop ma tu rohangkon.

        Unang sai holan manetek, gohi sandok diringkon.

—- musik —

       Buat ma angka pangambat, unang songsong dalan i.

        Mual ni aek hangoluan ringkot do di rohangki.

         HagogoonMu…

— music —

        Bereng ma sai hupaima, nunga rade rohangki,

        Guru di Ho ma ngolungku, dohot au tinobusMi.

        HagogoonMu…

  1. ACARA PELANTIKAN KABID

 

  1. Marende BE, No. 435: ”Marolop-olop Tondingki”

        Dihaol holongNa rohangki, tung na so boi be mago i

        Matana do manatap au, pinggolNa tumangihon au

        Sonang ni tingki i, dung jumpang Jesus Tuhanki

        TondiNa mangajari au, tarbaen marlas ni roha au

        Sonang ni tingki i, dung jumpang Jesus Tuhanki.

        Tu Jesus sahat ngolungki, saleleng ni lelengnai

        Rap dohot au endehon ma, endengku na imbaru da

        Reff. Sonang ni …

 

  1. TANGIANG PANUTUP

 

 ACARA RAMAH TAMAH AWAL TAHUN:

 KATA SAMBUTAN SALAM TAHUN BARU:

  1. TUAN/NYONYA RUMAH
  2. UTUSAN MPSD
  3. UTUSAN MPS

 ARAHAN/BIMBINGAN: PRAESES HKBP DISTRIK XVIII JABARTENGDI

MAKAN SIANG

INFORMASI PELAYANAN DISTRIK

 HIBURAN BERMAKNA: “AKU , DIA, KAMI BERSUKACITA”

 

Komentar dimatikan

ACARA TAON BARU KELUARGA 31 DESEMBER 2016, PUKUL 00.00 WIB

  1. JOUJOU MARSOMBA TU TUHANTA

P    :  Hita sekeluarga, nuaeng pe sahat ma hita tu taon na imbaru na pinasahat ni Tuhanta tu hita. Sidok mauliate do hita tu Ibana Pardengganbasa i, ala holan asi dohot dengggan ni basaNa do umbahen tolhas hita tu taon 2017 on. Antong hupasahat ma tu hita sude: Selamat Taon Baru ma tu hita saluhutna. Sai asi dohot holong ni roha ni Debata ma mandongani hita.

J    :  Selamat Taon  Baru. Anggiat ma asi ni roha ni Tuhanta maringan di tonga ni bagasta lumobi keluarganta laho mandalani taon na imbaru na pinasahat ni Tuhanta tu hita.

P    :  Songon tanda las ni rohanta di pangaramotion dohot pandonganion ni Tuhanta di pardalan ni ngolunta, tama tutu marsomba hita tu Ibana mamuji pasangap GoarNa na badia i naung patolhashon hita tu taon na imbaru taon 2017 on. Taendehon ma: “Naung Salpu Taon na buruk i”

 Marende BE. 70 : 1 – 3   “Naung Salpu Taon Na buruk i”

Naung salpu taon na buruk i, Ho ma hupuji Tuhanki

Ai diramoti Ho tongtong, Tondingku dohot dagingkon  (2x)

 

O Jesus, sai asi rohaM, Paian denggan ni basaM.

Muse di taon na’mbaru on. Di nasa huriaM tongtong  (2 x)

 

Sai tong paian hataMi, Na mangapuli roha i

Alai pangago sasude padao ma sian hami be (2x)

 

  1. VOTUM – INTROITUS – DOA

P    :  Marhitehite Goar ni Debata Ama dohot Goar ni AnakNa Tuhan Jesus Kristus dohot Goar ni Tondi Parbadia na tumompa langit dohot tano on. Amen. Marhaposan tu Ho do au ale Debatangku, Ho do partanaboatoan di ngolungku.

H   :  Sai Ho ma na manarihon ngolunami, dongani jala patau ma hami mamongoti taon naimbaru on dibagasan las ni roha dohot mauliate.

P    :  Marlasniroha ma hita tongtong di bagasan Tuhan i, ai Ibana do nampuna hita. TanganNa na lambok i mamasumasu hita. Antong manang aha na pinangido ni roham, pasahat ma i tu Ibana. Lehononna do i jala alusanna do tangiangmi.

H   :  Ale Tuhan asi ma roham, dongani ma hami. Ho ma tongtong na paluahon hami sian angka parmaraan.

P    :  Martangiang ma hita !

         Mauliate ma di Ho Tuhan, Ho do na manongtong ro di saleleng ni lelengna. Ndang tarasam denggan ni basaM. Singkop do asi ni roham di hami. Dilehon Ho do hosa hangoluan jala dilehon Ho di hami taon na imbaru taon 2017 on. Pasahatonnami ma ngolu nang tondinami tu Ho, asa ramotanMu jala parmudumuduonMu hami. Ragam na boi masa dipardalanan ni ngolunami tu joloan ni ari on. Alai molo mardonganhon Ho do hami, huhamonanghon hami do i. Asi ma roham, anggiat ma sinta-sinta ni rohanami di taon na imbaru on, tangihononMu jala patulusonMu. Alai  ajari ma hami asa sai sidok mauliate hami di gulmit ni ngolunami on. Asa sai tongtong hupangke hami taon on gabe taon las ni roha, pangkeonnami mamuji pasangap goarMu. Paingot keluarganami asa  songon si Josua na manghatindanghon “Alai ianggo donganku sajabu ingkon Jahowa do oloannami”. Gabe rumatangga sipartangiang  ma hami, sioloi patikMu. HataM ma na mangula di ngolunami, mardalan di taon na imbaru on. Ala ni Kristus Jesus Tuhannami mauliate ma di Ho. Amen.

  1. MARENDE BE. 68: 1 – 2 “IHUTHON AHU SUDE HAMU”

Masilelean angka taon ro di ujungna sogot

O Jesus lehon parrohaon na naeng tongtong marningot

Di halalao ni aringki  huhut manimbang ujung ni

 

Diudut Ho do hosangki paidaida  ahu

Manang adong parbue ni na niulam di ahu

Hape jotjot tarhirim Ho parbue i ndang olo ro

  1. PANGHATINDANGKONONTA DI DENGAN NI BASANA

P    :  Nunga marpadan Debata, sai na donganna do hita tongtong jala pasupasuonna. Unang bobos roham, haporseai ma i. Tuhanta mandongnai ho.

H   :  Huhaporseai do Debata na manarihon ngolungku. Sian Ibana do haroroan ni pasupasu dohot las ni roha. Ibana do na padamehon rohangku. Asa au pe borhat ma di taon on gabe siboan dame dohot las ni roha.

P    :  Unang ho mabiar, sai donganangKu do ho rasi rasa ro ajal ni hasiangan on. On ma jaminan sian Tuhanta tu hita na manghaporseai Ibana. Las ni roha dohot pasupasu lehononna tu keluarganta. Antong pos ma roham, haposi ma Ibana jala tongtong pasahat ngolum tu Tuhan Jesus Parasiroha i.

J    :  Porsea do ahu, Tondi Parbadia na mangajari dohot na manuturi ahu, Ibana do na mangalehon hagogoon tu ahu. Pinuji ma Tuhan i. Amen.

 

  1. MARENDE   64 : 1 + 5  “NAUNG MORU DO MUSE SATAON”

Naung moru do muse sataon, Huhut lam suda bohalhi

Beha do au nasailaon,  ture do pangalahongki

Lam ganda haporsaeonku, nang holong ni rohangku pe

Di Jesus dohot Debatangku, nang di donganku sasude

 

Dibahen i antong hupuji denggan basaM sadari on

Ai pineakkon rujiruji, ido na dapot sai tontong

O Jesus, na marholong roha, ingkon hupuji goarMi

Dibaen saluhut denggan basa, Tu ahu pinasahatMi

 

  1. SIPAHUSORHUSORON:

Hamu  keluargaku na hinaholongan dibagasan Tuhanta Jesus Kristus. Di taon na salpu,  marragam na masa di tonga ni keluarganta. Adong ma i las ni roha, alai laos adong ma tutu nang arsak ni roha. Adong ma i parlabaan, alai laos adong ma nang harugian. Alai taingot ma, molo masa pe sudena i, parbinoto do Tuhanta. Ingkon porsea do hita, paboa Debata do na tongtong manarihon ngolunta. Molo pe masa i di taon na salpu, ingkon ongkuhononta do nuaeng, umbalga do asi ni roha ni Tuhanta. Hipas do hita pajumpang, las do rohanta marpungu di borngin on, jala di dongani do hita manghamonanghon angka na maol i.

Asa di taon na imbaru on, tongtong ma tapasahat ngolunta tu Ibana.  Ibana do na manarihon dohot na mangalehon ragam ni pasupasu di ngolunta. Ndang taboto aha na masa di taon 2017 sidalananta dope. Alai dibagasan haporseaon dohononta do: Tuhanta do na marmudumudu dohot na manarihon ngolunta. Ala ni i, ringas ma hita mamuji Ibana, gabe rumatangga siloloi Kristus ma hita, dame dohot las ni roha ma na mian di tonga ni keluarganta. Gabe keluarga sipartangiang, ringgas ma hita tu parpunguan di tonga ni hurianta, ringgas marminggu. Molo dipatolhas Tuhanta hita tu taon na imbaru taon 2017 on, na marlapatan, diparar Debata dope tingkinta, gogonta, pingkiranta laho patupahon angka na denggan di humaliangta. Las ma rohanta, huhut sai tapangido ma Tondi ni Tuhanta i mangaramoti hita asa unang tinggang jala madabu hita tu ragam ni pangunjunan.

Sidok mauliate ma hita tongtong ala ni Denggan ni BasaNa. Naeng ma Ama dohot Ina gabe natoras na sai tongtong mangajarhon Hata ni Tuhan i tu ianakhonna. Naeng ma angka ianakhon gabe sioloi Tuhan i marhite na unduk tu poda ni natorasna. Naeng ma keluarganta gabe keluarga sitiruon di tonga ni masyarakat lumobi ma di tonga ni HuriaNa. Tamasuhi ma taon 2017 on, taon parasinirohaon, taon gok las ni roha jala digohi pasupasu na sian Tuhanta ma hita tongtong. Tuhanta ma ma mandongani hita. Amen

  1. MARENDE BE. 69 : 1 + 4 “UNGKAP BAHAL NA UMMULI”

Jesus sai urupi hami, dohot di taon baru on; Paimbaru gogonami

Mangihuthon Ho tongtong; Pasupasu ma muse, Na porsea sasude

 

Sai apuli ma rohangku, Dohot holong ni rohaM jala jalo tangiangku

Ala denggan ni basaM; Jea sasude padao,  Asa unang marsak au

 

  1. PASAHATHON SELAMAT TAON BARU
  • Masing-masing anggota keluarga
  • Nasihat dari orang tua

 

  1. TANGIANG PANGONDIAONON

 

  1. BERNYANYI    66 : 1+3  “DEBATA BAEN DONGANMI”

(Pelean tu Huria)

Debata baen donganmi! Lao mangula ulaonmu

Baen Ibana haposanmu.   Sai paserep rohami

Debata baen donganmi, Debata baen donganmi

 

Debata baen donganmi! Sai na saut do ulaonmu

Sai na tulus do sangkapmu, Jala sonang rohami

Debata baen donganmi, Debata baen donganmi

 

  1. TANGIANG ALE AMANAMI

Komentar dimatikan

ACARA TAN BARU KELUARGA 2016 PUKUL 00.00 WIB (BAHASA INDNESIA)

  1. PANGGILAN BERIBADAH

P    :  Saudara-saudara yang kekasih! Kini tibalah saatnya kita memasuki Tahun yang baru yang dianugerahkan Tuhan bagi kita. Syukur kepada Tuhan yang telah menyertai dan memelihara hidup kita di tahun yang lalu dan menghantar kita memasuki tahun ini dalam suasana suka cita, berkumpul bersama dengan keluarga dan saudara-saudara yang kita kasihi. Saya mengucapkan, “Selamat Tahun Baru bagi keluargaku sekalian, kiranya damai sejahtera Allah menaungi hidup kita.”

J    :  Selamat Tahun  Baru. Semoga damai sejahtera  Kristus bersemayam di tengah-tengah  kehidupan kita, di dalam menjalani tahun yang baru ini.

P    :  Sebagai ungkapan syukur kita atas penyertaan dan anugerah Tuhan, sekaligus mohon tuntunan Tuhan, marilah kita mempersiapkan hati untuk beribadah, agar Tuhan memberangkatkan kita dengan sukacita memasuki tahun baru, tahun 2017 ini. Untuk mengawali ibadah ini, marilah kita bernyanyi dari  Buku Nyanyian HKBP “Setahun Waktu Berlalu/Naung Salpu Taon na buruk i”

BERNYANYI  BN. 70 : 1 – 2   “SETAHUN WAKTU BERLALU/

NAUNG SALPU TAON NA BURUK I”

Setahun waktu berlalu, aku bersyukur padaMu

Atas berkat dan rahmatMu, memelihara umatMu

Atas berkat dan rahmatMu, memelihara umatMu

 

O Yesus kasihanilah, nyatakan kemurahanMu

Di tahun baru ini pun, berkatMu makin nyatalah

Di tahun baru ini pun, berkatMu makin nyatalah

 

Taburkan FirmanMu Tuhan, kuatkan hati yang resa

Enyahlah iblis penyesat, dari umatMu yang lemah

Enyahlah iblis penyesat, dari umatMu yang lemah

 

  1. VOTUM – INTROITUS – DOA

P    :  Dengan mengucap syukur kepada Allah Bapa dan Nama AnakNya Tuhan Yesus Kristus dan Nama Roh Kudus yang menciptakan langit dan bumi, kita mulai ibadah ini. Amin. Tuhan adalah kekuatan umatNya dan benteng keselamatan bagi orang yang diurapiNya.

J    :  Selamatkanlah kiranya Keluarga kami dan berkatilah milikMu sendiri, gembalakanlah kami dan dukunglah kami untuk selama-lamanya.

P    :  Dan bergembiralah karena Tuhan; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu. Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepadaNya dan Ia akan bertindak.

J    :  Ya Tuhan, peliharalah kami, sebab kami orang  yang Kau kasihi. Selamatkanlah hambaMu yang percaya kepadaMu.

P    :  Marilah kita berdoa !

         Ya Tuhan Allah, kami bersyukur kepadaMu karena Engkau mengasihi dan menuntun hidup kami hingga kami dapat memasuki tahun yang baru ini. Engkau yang memelihara dan menyelamatkan hidup kami dari segala pergumulan dan kesulitan, Engkau yang memampukan kami melewati tahun 2016 yang baru berlalu dan memasuki tahun 2017 ini. Berkatilah seluruh anggota keluarga ini dan pekerjaan kami masing-masing, yang kami kerjakan karena NamaMu. Berkatilah juga FirmanMu yang ditaburkan hamba-hambaMu ke dalam hati kami, sehingga kehidupan kami selalu diperbaharui. Tolonglah keluarga kami, agar kami menerima keselamatan yang dari padaMu dan hidup dalam terang FirmanMu karena AnakMu Tuhan Yesus Kristus Tuhan kami. Amin.

  1. BERNYANYI   68 :  1 – 2 “URUTAN WAKTU BERLALU/ MASILELEAN ANGKA TAON”

Urutan waktu berlalu sampai ke akhir zaman

Ya Yesus tolong hambaMu supaya ku mengingat

Menghitung hari waktuku dan merenungkan ajalku

 

Engkau menambah umurku karna  Kau menantikan

Adakah buah imanku seperti Kau harapkan

Tentu kecewa hatiMu tiada buah imanku

  1. PERNYATAAN IMAN

P    :  Allah berjanji akan memberangkatkan kita dengan sukacita dan damai, maka Dia menginginkan agar kita meyakininya. Jangan ragu, jaminan sukacita ada di tangan Tuhan. Aku akan memberitakan kepada semua orang hingga mereka turut percaya akan janji Tuhan ini.

J    :  Aku percaya kepada Allah yang memperhatikan hidupku. Dia memberi jaminan  sukacita bagiku maka aku juga akan membawa damai dan sukacita bagi keluargaku dan bagi semua orang.

P    :  Jangan takut, aku akan menyertai engkau sepanjang zaman Firman Tuhan. Janji Tuhan ini tetap dari dahulu, sekarang dan sampai selamanya. Sukacita dan damai sejahtera telah Tuhan sediakan bagi keluarga kita. Yesus Kristus Dialah Juruslamat kita.

J    :  Aku percaya bahwa Roh Kudus akan membimbing dan menuntun kita. Roh Kudus akan memberi kekuatan dan pengharapan. Terpujilah namaNya. Amin.

 

  1. BERNYANYI BN. 64 : 1 + 5  SETAHUN KINI TLAH BERLALU/

         NAUNG MORU DO MUSE SATAON”

     

Setahun kini tlah berlalu, makin dekatlah ajalku

Ku merenungkan masa lalu dan semua perbuatanku

Iman dan kasihku padaMu tak menyenangkan hatiMu

Kasihku pada sesamaku tentu mengecewakanMu

 

Sekarang ini Kau kupuji atas rahmatMu padaku

Jikalau aku Kau adili, tak patut ku, Kau ampuni

Ya Yesus Engkau Maha Kasih, terimalah pujianku

Atas besarnya cinta kasih, yang Kau berikan padaku

 

  1. RENUNGAN :

Saudara yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus! Pada tahun yang lalu, begitu  banyak peristiwa yang terjadi dalam kehidupan di tengah keluarga kita. Ada suka cita, ada pula dukacita. Ada keberuntungan ada pula kerugian. Namun, di dalam Tuhan, kita dapat melaluinya bahkan memenangkannya. Kita harus sadar, bahwa apa yang terjadi dalam hidup kita dan apa yang telah kita rasakan, sebenarnya mengarahkan kita  untuk selalu melihat kehadiran dan campur tangan Tuhan.

Dengan demikian, apapun yang akan terjadi di depan, kita yakin dan percaya bawa Tuhan pasti menjaga, Tuhan pasti menuntun, Tuhan tetap memelihara dan Tuhan selalu berkarya dalam hidup kita. Bukankah Dia Allah yang mencipta, Allah yang Maha Tahu, Allah yang penuh dengan Kuasa? Segala peristiwa kehidupan, tidak pernah luput dariNya. FirmanNya kekal selama-lamanya. Saudaraku, biarlah FirmanNya menjadi penuntun, penghibur dan yang memberikan kekuatan kepada kita untuk terus berserah kepadaNya serta berpengharapan.

Di dalam Tuhan, ada jaminan sukacita dan damai. Bila kita tiba di awal tahun 2017 ini, itu adalah anugerah Tuhan. Dengan demikian, mari kita melangkah ke depan dengan melakukan resolusi di tengah-tengah keluarga kita. Tahun baru ini harus kita isi dengan sikap yang lebih baik, pelayanan yang lebih baik, mewujudkan firman Tuhan dalam kehidupan kita sehar-hari. Mari kita jadikan hidup kita bermakna bagi orang lain. Mari kita ciptakan perjumpaan yang kreatif antara sesama kita. Marilah kita bangkit untuk menciptakan kegairahan, berlaku adil, jujur dan menjadi pengampun.  Tahun 2017 adalah tahun sukacita, tahun penuh berkat, dan tahun yang harus kita jalani dengan ucapan syukur.  Kiranya keluarga kita boleh berkarya dan mengisi tahun ini dalam iman serta pengharapan yang  kokoh, bahwa Tuhan menjamin hidup kita. Amin.

 

  1. BERNYANYI   69 :  1+ 3   YESUS BRILAH PERTOLONGAN/JESUS SAI URUPI HAMI”

 

Yesus brilah pertolongan kapan dan dimanapun

Memasuki tahun baru mengikutiMu tekun

Bimbing dan berkatilah, umatMu selamanya

 

Ini tahun pengasihan, Rahmat Tuhan bagiku

Dan berilah pengampunan, atas dosa-dosaku

      Hanya oleh darahMu, Kau sucikan hatiku

 

  1. MENGUCAPKAN SELAMAT TAHUN BARU: KESAN DAN PESAN
  • Masing-masing anggota keluarga
  • Nasihat dari orang tua.

 

  1. DOA SYAFAAT:

 

  1. BERNYANYI   66 : 1+3  “TUHAN ALLAH SERTAMU/ DEBATA BAEN DONGANMI”

(Persembahan untuk Gereja)

 

Tuhan Allah sertamu menunaikan panggilanmu

Tuhanlah yang menuntunmu rendahkanlah hatimu

Tuhan Allah sertamu, Tuhan Allah sertamu

 

Tuhan Allah sertamu ‘kan tercapai tujuanmu

Kan bahagialah hidupmu karna berkat Tuhanmu

Tuhan Allah sertamu, Tuhan Allah sertamu

 

  1. DOA PENUTUP: DOA BAPA KAMI – AMIN

Komentar dimatikan

ACARA PARPUNGUAN BODARI UJUNG TAON 2016

ACARA PARPUNGUAN BODARI

31 DESEMBER 2016 (BAHASA BATAK)

===================================

  1. H U H U A S I

L1 : Borngin on, i ma borngin parpudi di taon 2016 on. Di na mardalan hita dibagasan tingki na sataon on, sipata las do rohanta sipata marsak, marsorin tangis ala arsak ni roha dohot engkel siala las ni roha. I ma sorha ni parngoluon di siulubalang ari on. Ndang apala lelengnari marujung ma taon 2016 on jala laho masuk ma hita tu taon na imbaru ima taon 2017.

L2 : Antong marhiras ni roha ma hita mangeahi angka sitta-sitta dohot panghirimon. Tading ma angka na humurang dohot na palungun roha, ala panghirimon dibagasan haporseaon tu Debata. Alani taparade ma rohanta laho mamuji Debata, marende ma hita :

  1. MARENDE BE NO. 48 : 1 – 3 “RIA MA HITA SASUDE”  

Ria ma hita sasude mamuji Debata

Girgir ma parendenta be, ai i do na tama, ai i do na tama

 

Diungkap Debatanta i banuaginjang i

Disuru do  AnakNa i , hangoluanta i, hangoluanta i

                     …jongjong….

Ampuan ni AmaNa do tinadinghonNa i

Tu hasiangan on do ro  tu pardangolan i, tu pardangolan i

 

  1. VOTUM – INTROITUS – TANGIANG

L1 : Marhitehite Goar ni Debata Ama dohot Goar ni AnakNa Tuhan Jesus Kristus dohot Goar ni Tondi Parbadia na tumompa langit dohot tano on.

H  : A m e n

L2 : Ai sobokhon sadari nantoari naung salpu do na saribu taon ianggo di joloM, jala songon sada gansi parjaga ditonga borngin.

H  : Sai parrohai ma hami mamilangi angka ari-ari nami asa dapotan roha na bisuk hami.

L1 : Ai Ho do ale Debata Bonana dohot Ujungna. Ho do Debata nantoari dohot nuaeng; naung adong hian dohot na na naeng ro, Sigomgom saluhutna. Haleluya.

H  :      (Mangendehon) Haleluya, Haleluya, Haleluya.

L2 : Martangiang ma hita:

       Ale Tuhan Debata, Bona ni hatuaonnami, mauliate hudok hami siala denggan ni basaM naung hujalo hami manipat sataon bolon on. Di borngin parpudi taon 2016 on, ro do hami marsomba tu joloM, ala huparhatopot hami saluhut pasupasuM di ngolunami. Ho do mangaramoti ngolunami mamolus taon 2016 on jala laos Ho do mandongani hami manalpuhonsa, asa taripar hami tu taon na imbaru na pinarade ni asi ni rohaM di hami. Holan asi ni rohaM do hupangasahon hami, sai oloi ma pangidoannami na husombahon hami tu adopanMu na badia  i. Dibagasan goar ni AnakMu Tuhan Jesus Kristus Tuhannami.

L+H: A m e n         (hundul)

  1. MARENDE BE NO. 565: 1 – 2 “LAS ROHANGKU LAO MAMUJI”          

Las rohangku lao mamuji Debata parholong i

Songon bunga na mangerbang di na binsar ari i

Arsak, dosa, haporsuhon mago dibaen asiMi

Las ni roha na manongtong lehon di au Tuhanki

 

Sude jadijadianMu, laut, tano, langit i

Angka bintang dohot bulan nang mata ni ari i

Hauma, ladang nang harangan, rura dohot dolok i

Saluhutna mangendehon sangap di Tuhanta i

 

  1. RENUNGAN SITUASIONAL & PATIK NI DEBATA : ROMA 1:16-17

L1  :  Hamu dongan sahuria. Tongkin nari salpuhononta ma taon 2016 jala taripar ma hita tu taon 2017. Didok sijolojolo tubu : “Nilangka tu jolo, tinailihon tu pudi”. Ala naeng mangalangka ma hita tu jolo, tama do jo tatailihon tu pudi, i ma pardalananta manipat na sataon bolon on.

L2  :  Molo tatailihon pe tu pudi, asa dapotan bisuk do hita sian angka na tabolus i, ai i do guru di hita mangalangka tu jolo tu taon 2017 sibongotanta. Godangna i na masa di bangsonta on na mambahen tarsonggot jala mabiar hita: banjir bandang,  tano matorban, lalo bolon,  teroris, bom molotov di parmingguon, mengusir dohot melarang ibadah Natal,  hagaoron dohot lan na asing. Di saluhut angka na masa i, dia ma sidohononta tu Debata?

H   :  (Mangendehon): BE No.769:1  “Tu Debata do pangkirimon”

         Tu Debata do panghirimonki, di tano laut nang awang-awang i

         Ibana do haposanki tongtong do diramoti langkangki

         Torop pe mara manahopi au, Debatangki do sumarihon au

         Pos rohangki, sonang do au Ibana do na mandongani au

L1  :  Angkup ni, lam mabiar do hita di tingki na parpudi on, ala marhehean semangat agama na sektarian na patubu parsalisian di tongatonga ni masyarakat. Sai dipaksahon na deba do poda ni agamana gabe dasor ni kebijakan ni pamarenta dohot dasor ni parsaoran di masyarakat, tubu do kelompok manang ormas na pasombu tagasna. Ala ni, ndang be holan parsaoran maradophon Tuhan tujuan ni agama, nunga dipangke tu politik, ekonomi, dohot mangalului huaso portibi. Jongjong muse na ginoaran ISIS na mansai radikal patuduhon huaso ugamona sahat tu na pamatehon torop jolma jala laos marpangontak tu sude pardalanan ni bangso.

L2  :  Ala ni, lam maol ma jumpang parsaoran na denggan di portibi on. Susa jala mangae ma partubu na metmet, ala dipangke na deba agama i pasintongkon tindakan kekerasan, manutung dohot mangorai jongjong gareja, mangambati partubu na metmet mangulahon ruhut parugamoonna. Boha ma hita na porsea di Jesus Kristus mangadopi i?

H   :  (Mangendehon): BE No.769:2  “Tu Debata do pangkirimon”

         Amporik i nang bungabunga i, ro di sude na tinompaNa i

         Na metmet nang na balga i, Ibana do na marmuduhon i

         Torop pe mara manahopi au, Debatangki do sumarihon au

         Pos rohangki, sonang do au Ibana do na mandongani au

L1  :  Sintong do i dongan, “Torop pe mara manahopi au, Debatangki do sumarihon au, pos rohangki, sonang do au Ibana do na mandongani au.” Alani i tabege ma patik ni Debata na tarsurat di Roma 1:16-17, na mandok: Ai ndang na huhailahon barita na uli i, ai hagogoon ni Debata do i, paluahon nasa na porsea.

H   :  Ai dipapatar do disi hatigoran ni Debata, na sian haporseaon tu haporseaon; Hombar tu na tarsurat hian “na mangolu do partigor i hinorhon ni haporseaonna.

L+H: Ale Tuhan Debata, sai pargogoi ma hami mangulahon na hombar patikMi. Amen.

  1. MARENDE NO. 265: 3 “MAULIATE ALE TUHAN“  (jongjong)

      Urati ma, huhut tutungi sude na jat di rohangki

      Marhite rante manang tali tarihot au di dosa i

      Ndang dia imbar nii, o Tuhan, boi do malua au disi

      Hasian ni roham ma ahu, pardosa na malua i

 

  1. MANOPOTI DOSA

L2   :   Dibagasan unduk dohot serep ni roha, tatopoti ma dosanta tu adopan ni Debata. Ale Tuhan Debata Amanami Parasiroha jala Parholongroha na sumurung, na ro do hami angka ruasMu pardosa godang on tu adopanMu na badia i, manopoti dosa dohot pangalaosionnami di HataM.

L1   :   Dung marsorminan hami tu PatikMi gabe huida hami na jotjot do hami ndang satia tu patikMu. Jotjotan do hami  mangolu di bagasan daging sian na mangolu hombar tu PatikMi. Alani dosanami i, ro do hami marsomba tu joloM, sai asi ma rohaM di hami sai sesa ma dosanami.

H    :   Ale Tuhan, asi ma rohaM, sesa ma dosanami…

L1   :   Tabege ma bagabaga ni Debata taringot tu hasesaan ni dosa: Songon on do hata ni Tuhan Jahowa: Nunga diarsahi ho Ahu marhite sian angka dosam, jala nunga dilojai ho Ahu marhite sian angka hajahatonmu. Ahu tutu, Ahu sandiri manalesei angka pangalaosim ala ni hadirionKu, jala ndang be Hupaingotingot angka dosam. Hasangapon ma di Debata na di ginjang.

H    :  Amen                  (hundul )

 

  1. KOOR: AMA SION

 

  1. MARENDE : BE. NO. 187 : 4 “DENGGAN DO PANOGUM”                      

        O Tuhan sai pinuji ma goarMu, ai dipangolu Ho do hami on
        Tandaonnami ma pambahenanMu dung dipatiur Ho do mata on
        O Debata lomo do rohaMi manogu hami di na rodop on
        Holong do rohaMi di hami on naeng sahat tu lambungMu baenonMi


  1. EPISTEL (1 RAJA-RAJA 3: 5 – 14)

L2   :  Hata ni Debata turpuk Epistel di parpunguan ujung taon di borngin on tarsurat di 1 Raja-raja 3: 5 – 14.  Apala di Gibeon ma patar Jahowa tu si Salomo di bagasan nipina bornginna i, didok Debata ma: Pangido ma manang aha silehononku tu ho.

H    : Dung i ninna si Salomo ma: Nunga dibahen Ho asi ni roha godang tu naposom, damang si Daud, hombar tu parangena di jolomi di bagasan hasintongan, hatigoran dohot habonaron ni roha maradophon ho, jala nunga dipahot Ho di ibana asi ni roha na godangon, dilehon Ho di ibana sada anak na juguk di atas habangsana, songon na masa nuaeng.

L1   :  On pe, ale Jahowa, Debatangku, nunga dipabangkit Ho naposom gabe raja singkat ni damang raja Daud; alai bajar dope ahu, ndang huboto ruhut tu balian manang di bagasan huta.

Baoa:  Ia naposomon di tongatonga ni bangsom do, naung pinillitmi, bangso na bolon, na so taretong jala na so habilangan dibahen deakna.

L2   :  Dibahen i, lehon ma tu naposomon roha na pantas laho manguhum bangsomi, asa huboto manirang na denggan sian na roa; ai tung ise ma na tuk manguhum bangsom na marmulia on?

Prp : Dung i lomo ma roha ni Jahowa, ala songon i pangidoan ni si Salomo.

L1   :  Jadi ninna Debata ma tu ibana: Ala na songon i pangidoanmi, jala ndang dipangido ho ginjang ni umur, jala ndang dipangido ho hamoraon, jala ndang dipangido ho hosa ni angka musum, roha tahe pinangidom asa tumimbang uhum.

Baoa:   Ida ma, bahenonku ma hombar tu hatam. Ida ma! Lehononku ma tu ho roha na bisuk jala na pantas, asa unang adong tudoshon ho sian na robi angka naung salpu i, nang na tubu muse.

L2   :  Angkup ni na so pinangidom pe, lehononku do tu ho, nang hamoraon, nang hamuliaon, asa unang adong tudoshon ho nanggo sahalak di tongatonga ni angka raja saleleng ho mangolu.

Prp : Dung i molo sai tong marparange ho di angka dalanku laho mangaradoti angka patikku dohot tonangku, songon parange ni amangmu si Daud, tumpahonku ho huhut sarimatua.

L1   : Ima sahatna! Martua do na tumangihon Hata ni Debata jala naumpeopsa.

H    : Amen!

11.  KOOR: INA NAOMI

12.  MARENDE BE NO. 753 : 1+3 “DIPARDALANAN JESUS DI JOLONGKU”

Dipardalanan Jesus dijolongku holong ni tanganMi manogu au 
Nang di ngolungku Ho do sombaonhu
tung sonang mardalan raphon au
Huboto do tangkas panoguonMu
diiringiring Ho do langkangki
Sahat ro di ujung ni pardalanku
togu ma au jonok tu lambungMi

                              …. jongjong…

 Patogu ma Tuhan haporseaonku, asa polin tu Ho manghirim au

Tu surgo i patulus pardalananku, TondiMi maringan ma di au

Huboto do tangkas panoguonMu diiringiring Ho do langkangki
Sahat ro di ujung ni pardalanku
togu ma au jonok tu lambungMi

 

  1. MANGHATINDANGHON HAPORSEAON

L2 : Tahatindangkon ma haporseaonta i, songon na hinatindanghon ni donganta sahaporseaon di sandok portibi on. Rap ma hita mandok:

H  : Ahu porsea ………..Amen         (Hundul)

  1. K O O R:    INA PAR ARI KAMIS

 

  1. MARENDE BE. NO. 654:2   “MARPUNGU SUDE”

Diparmudumudu Tuhanta do hita sai diiringiring huriaNa i

PanumpahionNa do pamonang hita, Jahowa Debata na sun gogo i

 

  1. MANJAHA BARITA JUJUR TAON DOHOT STATISTIK HURIA

 

  1. MARENDE BE. 123 : 2 “ALE DONGAN NA SAROHA”                   

Tanda asi ni rohaNa, na bagas, na timbo i

Tanda holong ni rohaNa, na so hadodoan i

Didongani Debatanta, Ama na sumurung i

Dohot Jesus pe Tuhanta, hita na porsea i

 

  1. MANJAHA LAPORAN KEUANGAN HURIA

 

  1. MARENDE NO. 504 : 1 “ DITOGU TUHAN JESUS AU“

         Ditogu Tuhan Jesus au, i do na mangapuli au

         Di ganup dalan nang tung maol, tanganna do tongtong huhaol

         Ditogutogu Jesus au, tanganna sai maniop au

         Tongtong ma siseanna au, paima boi tu surgo lao

 

  1. MANDOK HATA SAHALAK MEWAKILI  RUAS

 

  1. MARENDE BE NO. 268: 1- …. “DEBATANGKU DO DONGANKU”   

( Papungu Pelean Ia + Ib) )

 

Debatangku do donganku, ganup ari ganup taon

Tumpahanna do langkangku, urupanNa au manaon

Pos do rohangki disi, Debatangku do donganki salelenglelengna i

 

Debatangku do donganku, nang pe marsitaonon au

Ai Ibana do Amangku, anak haholongan au

Pos do rohangki disi, Debata do donganki salelenglelengna i

                 ….. musik ….

 Debatangku do donganku, tung na ganggu ma au disi?

Nda tongtong hangoluanku asi ni rohaNa i?

Pos do rohangki disi, Debata do donganki salelenglelengna i!

 

Debatangku do donganku, na manogu au tongtong.

TioponNa do tanganku, nang lao suda bohalhon.

Pos do rohangki disi, Debata do donganki salelenglelengna i!

 

  1. JAMITA : JOHANNES 8: 12 – 19

 

 

  1. MARENDE BE NO. 736: 1-….            “JESUS HAPOSANKU”

 

Pelean tu Dana Pensiun HKBP :  di hundulan)

 

Jesus haposanhu unang ma pasombu, Au di hapunjungan di na so mardongan

Ho tongtong donganhu di pardalananhu, Jesus haposanhu, unang au pasombu

Ho tongtong donganhu di pardalananhu, Jesus haposanhu, unang au pasombu

 

Ho sambing Rajangku, Ho do oloanku, NaposoM do au di harajaonMu

Sonang ma rohangku dung tangkas huida, Ho sambing Rajangku jala oloanku

Sonang ma rohangku dung tangkas huida, Ho sambing Rajangku jala oloanku

                  ….musik…..

Di harajaonMu tigor do uhumMu, Ho ma huihuthon lao tu hangoluan

Naung torang tarida sonang do nasida, Di harajaonMu ala ni uhumMu

Naung torang tarida sonang do nasida, Di harajaonMu ala ni uhumMu

 

Masa asi roha mida sipardosa, Jesus do manesa dosa sasudena

Na gogo mudarNa mamintori hita, Angka asi roha masa di pardosa

Na gogo mudarNa mamintori hita, Angka asi roha masa di pardosa

 

  • TANGIANG PELEAN – ALE AMANAMI – PASUPASU – AMEN (3X)

Komentar dimatikan