YESUS SANG TABIB KESEMBUHAN HIDUPMU

YESUS SANG TABIB KESEMBUHAN HIDUPMU

Mateus 8:5-13

IMAN SANG PRAJURIT : PEDULI DAN MENJADI KESEMBUHAN BAGI ORANG LAIN

Hari ini kita sudah memasuki Minggu pertama bulan Februari, setelah satu bulan kita melewati tahun 2011 ini. Pusparagam warna kehidupan sudah kita lewati, jalani, dan terus bergerak maju menata kehidupan berikutnya. Berbagai informasi media sudah kita baca dan dengar: Banjir lahar merapi masih terus mengancam kehidupan saudara-saudara kita sebangsa. Persoalan hukum masih terus dipergumulkan demi tegaknya keadilan, serta berbagai fenomena alam masih menghiasi rasa kuatir, takut, penderitaan kehidupan warga bangsa. Bumi ini semakin rusuh! Ketegangan yang sangat mengganggu relasi sosial sepertinya bangkit dari kubur, kekerasan semakin intensif dilakoni sebagian orang, kelompok, antar kampung  tanpa ada rasa malu. Saudara-saudara di Kairo (Mesir) sepertinya kehilangan rasa aman mendiami tanah Firaun  akibat demonstrasi berdarah yang terjadi dalam Minggu-minggu ini. Exodus menjadi pilihan terbaik menghindari mulut kematian yang haus tumpahan darah. Betapa bumi yang kita diami saat ini sepertinya tidak bersahabat lagi… mengerang, meringis, perih, karena rasa sakit yang tak tertahankan. SIAPA YANG PEDULI TERHADAP PENYAKIT LUMPUH KAMI – SIAPA YANG MAU MENYEMBUHKAN KAMI?

Saudara! Ya… kita tidak mungkin terus larut dalam erangan rasa sakit itu, apapun jenis penyakit harus berupaya bangkit dan bangkit mencari sang tabib penyembuh kehidupan. Seorang perwira datang dan bermohon kepada Yesus: “Tuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh dan ia sangat menderita.” Sang perwira melarutkan diri dalam penderitaan hambanya dan pada saat yang sama bangkit bergerak maju menunjukkan kepedulian melalui  tindakan konkrit menjumpai tabib ilahi yaitu Yesus. Sang perwira bukanlah seorang Yahudi atau keturunan Abraham. Dia adalah orang ”luar” kaum Yahudi, namun percaya kepada Yesus. Sikap percaya yang diperankan sang perwira direspon oleh Yesus: Aku akan datang menyembuhkannya.” Segala upaya pencarian yang diperankan melalui sikap sungguh, tulus, jujur, dan ikhlas (baca= iman) akan menghasilkan mutu sukses yang tiada tara. Sang perwira masuk dalam ranah sukses itu. Dia mengenal sungguh siapa diri-nya dihadapan Yesus: tidak layak! Namun pengenalan seperti ini merupakan awal dari nilai sukses diri, di dalamnya bekerja percikan iman yang teraktualisasi dalam sikap rendah hati: “Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh”. Peran rendah hati sang perwira yang menjadikan Kristus sebagi poros kehidupan mengangkat dirinya pada tingkat pengakuan: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai pada seorang pun di antara orang Israel”. “Pulanglah dan jadilah kepadamu seperti yang engkau percaya.” Maka pada saat itu juga sembuhlah hambanya”.

Saudaraku! SIAPA YANG PEDULI TERHADAP PENYAKIT LUMPUH KAMI – SIAPA YANG MAU MENYEMBUHKAN KAMI? Bumi kita saat ini sakit lumpuh akibatnya sulit untuk melangkah. Pencapaian ekonomi yang lebih baik sepertinya semakin lemah. Cita-cita bangsa menuju masyarakat adil dan makmur sepertinya sudah mengkristal dalam gumpalan  pengharapan yang mengecewakan. Hidup aman, tenteram di mana tanah atau bumi dipijak dan langit dijungjung sepertinya semakin rusuh. Adakah sang prajurit berhati tulus, jujur, ikhlas, rendah hati memohon kepada Yesus? Adakah sang prajurit tampil dalam lakon pengenalan diri tidak layak di hadapan Kristus? Adakah prajurit yang betul-betul bertanggungjawab dan peduli untuk kesembuhan hambanya? Adakah prajurit yang rela hati berserah diri menjadikan Kristus sebagai poros kehidupannya? Siapapun tidak arif bila menghilangkan tanggungjawab terlebih melimpahkan tanggungjawab itu kepada orang lain. Aku, Anda, saudara dan kitalah prajurit Kristus itu, diutus Kristus menjadi kesembuhan bagi orang lain, bagi  bangsa ini, bagi bumi ini.

Sebagai prajurit Kristus dalam misi kesembuhan yang kita perankan adalah bertumpu pada Kristus. Sebagai ganti bertumpu, kita bisa memakai kata berpegang. Ibarat berjalan di lorong yang licin, entah menurun atau mendaki, kita berpegang pada orang yang dapat diandalkan. Itulah iman. Iman adalah berpegang pada Kristus dalam melangkah. Langkah demi langkah waktu mujur atau malang, pada waktu sehat atau sakit, pada waktu cerah atau mendung, kita berpegang erat kepada Kristus. Akan tetapi, dapatkah kita berpegang erat ? itulah soalnya. Sering kali tangan kita sendiri sudah lemah, Tangan kita tidak kuat lagi berpegang erat. Pegangan tangan kita mudah kendur lalu lepas. Tetapi untunglah, yang dibutuhkan pada saat-saat seperti itu bukanhlah agar kita memegang Kristus, melainkan agar Kristus memegang tangan kita. Karena itu keselamatan bukan bergantung pada kuat atau lemahnya cara kita memegang Kristus, melainkan pada cara Kristus memegang tangan kita. Ia memegangi tangan kita dengan erat dan kuat. Itulah Iman. Iman bukanlah kita memegang tangan Kristus, melainkan membiarkan Kristus memegangi kita. Iman adalah membuka diri para Kristus agar Dia memegangi kita. Berjalanlah dengan bertumpu kepada Iman dan biarkanlah Tuhan memegangi hidupmu supaya hidupmu sembuh dan menjadi kesembuhan bagi orang lain. Amin.

 

 

Komentar dimatikan

PERKAWINAN DI KANA

PERKAWINAN DI KANA:

Anda menghadapi kesulitan? Yesuslah Jawabannya

Yohanes 2: 1-12

Saudara-saudara! Tidak ada hidup yang lebih nikmat selain dari hidup yang dapat merasakan kehadiran Tuhan di dalam seluruh aspek kehidupan. Bentuk kehidupan seperti ini akan membuahkan motivasi baru, semangat baru sekaligus inspirasi baru untuk memaknai proses perjalanan kehidupan pada masa kini dan masa depan. Alasannya bahwa Tuhan dilihat hadir sebagai pembela, penyelamat, dan pelindung di setiap waktu maupun keadaan. Memiliki cara pandang seperti ini menghasilkan cakrawala berpikir, bahwa hidup tak terpisahkan dengan Tuhan dan hidup sesungguhnya adalah milik Tuhan yang kepadaNya manusia harus sujud. Namun sebaliknya hidup yang sepi merasakan kehadiran Tuhan akan menghasilkan cakrawala berpikir bahwa hidup ini adalah hasil usaha sendiri yang kepadanya manusia harus mengabdi dan berbakti. Ketika usaha sendiri diabdikan maka segala bentuk cara akan menjadi pilihan: lurus atau serong, putih maupun hitam, bersih atau kotor, tidak dipersoalkan.

Saudaraku! Melihat dan merasakan kehadiran Tuhan di dalam seluruh aspek kehidupan akan membentuk manusia untuk mengedepankan ketajaman mata rohaninya berlaku taat dan setia kepada Tuhan. Tidak ada sikap pura-pura, tidak ada sikap seolah-olah, tidak ada sikap mendua, dan tidak ada sikap ambique, namun semuanya jelas, utuh, kokoh, dan konsisten. Sikap seperti inilah yang ditunjukkan oleh Maria (ibu Yesus) pada peristiwa pesta perkawinan di Kana. Kesulitan muncul ketika pemilik pesta kekurangan anggur (menurut tradisi Yahudi bahwa adalah kehinaan bagi pemilik pesta bila mereka tidak dapat memberikan anggur kepada undangannya). Di saat kesulitan muncul Ibu Yesus datang menjumpai Yesus dan berkata: “Mereka kehabisan anggur”. Ibu Yesus mengedepankan ketajaman mata rohaninya (iman) dengan berkata kepada murid-murid Yesus: “Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu”. Yesus bertindak dan para murid melakukan sesuai dengan apa yang dikatakan Yesus, dan hasilnya keheranan bagi semua undangan: “Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik: akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang”. Inilah kesaksian setiap orang bahwa tidak ada hidup yang lebih nikmat selain dari hidup yang dapat merasakan kehadiran Tuhan di dalam seluruh aspek kehidupan.

Saudaraku! Yesus adalah jawaban dari setiap kesulitan yang kita hadapi. Kehadiran-Nya di dalam kehidupan selalu mendatangkan sukacita dan kepuasan batin. Setiap orang yang menerima-Nya dan berlaku taat kepada-Nya akan merasakan jamahan Tuhan menyelamatkan hidupNya. Setiap orang yang percaya dan berlaku setia kepada-Nya akan beroleh jalan keluar dari setiap  kesulitan atau persoalan yang dihadapi. Pesta Perkawinan di Kana akan menjadi rasa malu yang sangat jika Kristus tidak hadir di sana – kehadiran-Nya mengubah kekurangan menjadi kelimpahan, mengubah rasa malu menjadi kehormatan, mengubah kehinaan menjadi kemuliaan, dan mengubah cacian menjadi sanjungan. Inilah realitas hidup setiap orang percaya, taat, yang selalu mengundang Yesus hadir di dalam perayaan pesta kehidupan. Undanglah Yesus dalam setiap persoalan, kesulitan, pergumulan hidupmu – maka Anda akan memperoleh jawaban dan kepuasan batin. Berlaku taatlah kepada perintah-Nya – maka Anda akan melihat hal-hal menakjubkan dalam kehidupanmu, dan percayalah selalu kepada-Nya – maka jiwa Anda akan dipuaskan dalam karya kreatif Kristus yang menyelamatkan. Yesus adalah Jawaban dari setiap persoalan, kesulitanmu – percayalah kepada-Nya dan lakukanlah perintah-Nya. Amin.

 

 

Komentar dimatikan

HARI IBU

SELAMAT HARI IBU

 

Waktu kamu berumur 1 tahun,
Dia menyuapi dan memandikanmu..
Sebagai balasannya.. kau menangis sepanjang malam.

Waktu kamu berumur 2 tahun,
Dia mengajarimu bagaimana cara berjalan.
Sebagai balasannya.. Kamu kabur waktu dia memanggilmu.

Waktu kamu berumur 3 tahun,
Dia memasak semua makananmu dengan kasih sayang..
Sebagai balasannya,, kamu buang piring berisi makananmu ke lantai..

Waktu kamu berumur 4 tahun,
Dia memberimu pensil warna…
Sebagai balasannya,,, kamu corat-coret tembok rumah dan meja makan..

Waktu kamu berumur 5 tahun,
Dia membelikanmu baju-baju mahal dan indah..
Sebagai balasannya,,, kamu memakianya bermain di kubangan lumpur

Waktu kamu berumur 6 tahun,
Dia mengantarmu pergi ke sekolah…
Sebagai balasannya,, kamu berteriak “NGGAK MAU…!”

Waktu kamu berumur 7 tahun,
Dia membelikanmu bola…
Sebagai balasannya,,, kamu melemparkan bola ke jendela tetangga..

Waktu kamu berumur 8 tahun,
Dia memberimu es krim…
Sebagai balasannya,,, kamu menumpahkannya dan mengotori seluruh bajumu..

Waktu kamu berumur 9 tahun,
Dia membayar mahal untuk kursus-kursusmu…
Sebagai balasannya,,, kamu sering bolos dan sama sekali nggak mau belajar..

Waktu kamu berumur 10 tahun,
Dia mengantarmu ke mana saja, dari kolam renang sampai pesta ulang tahun…
Sebagai balasannya,,, kamu melompat keluar mobil tanpa memberi salam..

Waktu kamu berumur 11 tahun,
Dia mengantar kamu dan teman-teman kamu ke bioskop…
Sebagai balasannya,,, Kamu minta dia duduk di barisan lain..

Waktu kamu berumur 12 tahun,
Dia melarangmu bermain game terus karena nilaimu turun…
Sebagai balasannya,,, kamu tunggu dia keluar rumah untuk bermain diam-diam

Waktu kamu berumur 13 tahun,
Dia menyarankanmu untuk memotong rambut karena sudah waktunya….
Sebagai balasannya,, kamu bialng dia tidak tahu mode

Waktu kamu berumur 14 tahun,
Dia membayar biaya untuk perpisahan sekolahmu selama liburan..
Sebagai balasannya,,, kamu nggak pernah meneleponnya sekalipun setelah tiba disana..

Waktu kamu berumur 15 tahun,
Pulang kerja dia ingin memelukmu…
Sebagai balasannya,, kamu kunci pintu kamarmu..

Waktu kamu berumur 16 tahun,
Dia mengajari kamu mengemudi mobil..
Sebagai balasannya,, kamu pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa mempedulikan kepentingannya…

Waktu kamu berumur 17 tahun,
Dia membelikan dunk*n donut kesukaanmu setengah lusin…
Sebagai balasannya,,, kamu makan semuanya tanpa menyisakan satu potong pun..

Waktu kamu berumur 18 tahun,
Dia menangis terharu ketika kamu lulus SMA.. sebagai balasannya,,, kamu berpesta dengan teman-temanmu sampai larut malam / subuh..

Waktu kamu berumur 19 tahun,
Dia membayar semua kuliahmu dan mengantarmu ke kampus pada hari pertama..
Sebagai balasannya,,, kamu minta diturunkan jauh dari pintu gerbang biar nggak malu sama teman-temanmu

Waktu kamu berumur 20 tahun,
Dia bertanya,”Dari mana seharian ini??”..
Sebagai balasannya,, kamu menjawab, “Ah, cerewet banget sih, pingin tahu urusan orang.”

Waktu kamu berumur 21 tahun,
Dia menyarankanmu satu pekerjaan bagus untuk karier masa depanmu…
Sebagai balasannya,, kamu bilang, “Aku nggak mau seperti kamu.”

Waktu kamu berumur 22 tahun,
Dia memelukmu dan haru ketika kamu lulus dari perguruan tinggi..
Sebagai balasannya,, kamu nanya kapan kamu bisa main ke luar negeri..

Waktu kamu berumur 24 tahun,
Dia membelikanmu 1 set furniture untuk rumah barumu…
Sebagai balasannya,, kamu ceritain ke temenmu betapa jeleknya furniture itu

Waktu kamu berumur 25 tahun,
Dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya tentang rencana di masa depan..
Sebagai balasannya,, kamu mengeluh, “Aduh gimana sih, kok bertanya seperti itu..”

Waktu kamu berumur 26 tahun,
Dia membantumu membiayai pernikahanmu..
Sebagai balasannya,,, kamu pindah kota lain yg jaraknya lebih dari 500km…

Waktu kamu berumur 28 tahun,
Dia memberimu nasehat bagaimana merawat bayimu…
Sebagai balasannya,, kamu katakan ,”Sekarang zamannya udah beda dari zaman dulu..”

Waktu kamu berumur 35 tahun,
Dia memintamu untuk menemaninya membelikan kado buat ulangtahun saudara dekatmu…
Sebagai balasannya,, kamu jawab,”Aku sudah sibuk dengan keluargaku, ajaklah saudaraku yang lain.”

Waktu kamu berumur 45 tahun,
Dia sakit-sakitan sehingga membutuhkan perawatanmu…
Sebagai balasannya,, kamu baca tentang pengaruh negative orang tua yg numpang tinggal di rumah anaknya..
… Dan hingga SUATU HARI, dia meninggal dengan tenang.. dan tiba-tiba kamu teringat semua yang belum pernah kamu lakukan… Dan itu menghantam HATIMU bagiakan pukulan godam..

Maka…
Jika Orangtuamu Masih Ada.. Berikanlah Kasih Sayang Dan Perhatian Lebih Dari Yang Pernah Kamu Berikan Selama Ini..
Jika Orangtuamu Sudah Tiada.. Ingatlah Kasih Sayang Dan Cintanya Yang Telah Diberikannya Dengan Tulus Tanpa Syarat Kepadamu..
Karena mereka adalah sumber inspirasi bagimu, Jika mereka tak ada, Kamu pun tak akan ada seperti kamu sekarang ini..

Komentar dimatikan

Damai dan Indahnya Natal

Copy of Xmas_song_card

Aku dilahirkan di sebuah kandang,

Supaya kamu dapat belajar untuk memandang suci semua tempat dimana pun.

Aku dilahirkan miskin,

Supaya kamu dapat mengenal Aku sebagai sumber utama segalanya

Aku dilahirkan lemah,

Supaya kamu tidak pernah boleh takut kepadaKu

Aku dilahirkan untuk mengasihi,

Supaya kamu tidak pernah boleh meragukan cinta kasihKu

Aku dilahirkan pada malam hari,

Supaya kamu percaya bahwa Aku dapat member terang kepada segala kenyataan hidup

Aku dilahirkan sebagai manusia,

Supaya kamu dapat tidak pernah boleh menjadi malu atas dirimu sendiri

Aku dilahirkan untuk diadili,

Supaya kamu dapat mengetahui bagaimana menghadapi kesulitan-kesulitanmu

Aku dilahirkan dalam kesederhanaan,

Supaya kamu berhenti untuk menjadi bertingkah

Aku dilahirkan sebagai bagian dari kehidupanmu,

Untuk membawa setiap orang ke rumah BapaKu.

 

 

Komentar dimatikan

ACARA KELUARGA TAON BARU PKL 00

ACARA TAHUN BARU KELUARGA

PUKUL oo.00

 

1.   PANGGILAN  BERIBADAH

P     :   Saudara-saudara yang kekasih! Kini tibalah saatnya kita memasuki Tahun yang baru yang dianugerahkan Tuhan bagi kita. Syukur kepada Tuhan yang telah menyertai dan memelihara hidup kita pada tahun yang lalu dan menghantar kita memasuki tahun ini dalam suasana suka cita berkumpul bersama dengan keluarga dan saudara-saudara yang kita kasihi. Saya mengucapkan, “Selamat Tahun Baru bagi kita sekalian, kiranya damai sejahtera Allah menaungi hidup kita.”

J      :   Ya, Selamat Tahun  Baru. Semoga damai sejahtera Kristus bersemayam di tengah-tengah  kehidupan kita, di dalam menjalani tahun yang baru ini.

P     :   Sebagai ungkapan syukur kita atas penyertaan dan anugerah Tuhan, sekaligus mohon tuntunan Tuhan, marilah kita mempersiapkan hati untuk beribadah, agar Tuhan memberangkatkan kita dengan sukacita memasuki tahun baru, tahun 2011 ini.

Untuk mengawali ibadah ini, marilah kita angkat pujian dari  BE. 70 : 1- 3   “O Jesus, Sipangolu Au”

Bernyanyi  BE. 70 : 1 – 3   “O Jesus, Sipangolu Au”

Naung salpu taon na buruk i, Ho ma hupuji Tuhanki.

Ai diramoti Ho tongtong, Tondingku dohot dagingkon  ) 2x

O Jesus, sai asi rohaM, Paian denggan ni basaM.

Muse di taon na’mbaru on. Di nasa huriaM tongtong  ) 2 x

Sai tong paian hataMi, Na mangapuli roha i

Alai pangago sasude padao ma sian hami be ) 2x

2.   VOTUM – INTROITUS – DOA

P     :   Dengan mengucap syukur kepada Allah Bapa dan Nama AnakNya Tuhan Yesus Kristus dan Nama Roh Kudus yang menciptakan langit dan bumi, kita mulai ibadah ini. Amin. Tuhan adalah kekuatan umatNya dan benteng keselamatan bagi orang yang diurapiNya.

J      :   Selamatkanlah kiranya Keluarga kami dan berkatilah milikMu sendiri, gembalakanlah kami dan dukunglah kami untuk selama-lamanya.

P     :   Dan bergembiralah karena Tuhan ; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu. Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepadaNya dan Ia akan bertindak.

J      :   Ya Tuhan, peliharalah kami, sebab kami orang  yang Kau kasihi. Selamatkanlah hambaMu yang percaya kepadaMu.

P     :   Marilah kita berdoa ! Ya Tuhan Allah, kami bersyukur kepadaMu karena Engkau mengasihi dan menuntun hidup kami hingga kami dapat memasuki tahun yang baru ini. Engkau yang memelihara dan menyelamatkan hidup kami dari segala pergumulan dan kesulitan, Engkau yang memampukan kami melewati tahun 2010 yang baru berlalu dan memasuki tahun 2011 ini. Berkatilah seluruh anggota keluarga ini dan pekerjaan kami masing-masing, yang kami kerjakan karena NamaMu. Berkatilah juga FirmanMu yang ditaburkan hamba-hambaMu ke dalam hati kami, sehingga kehidupan kami selalu diperbaharui. Tolonglah keluarga kami, agar kami menerima keselamatan yang dari padaMu dan hidup dalam terang FirmanMu karena AnakMu Tuhan Yesus Kristus Tuhan kami. Amin.

3.    Bernyanyi  BE.  69 :  3   “Ungkap Bahal Na Umuli”

Jesus sai urupi hami Dohot di taon baru on

Paimbaru gogonami Mangihuthon Ho tongtong

Pasupasu ma muse Na porsea sasude

Taon parasinirohaon Baen di au sandok taon on

Lam pahot ma hasesaan Ni dosangku di au on

Holan Ho do Jesuski Tuk pasaehon dosangki

4.    PERNYATAAN IMAN

P     :   Allah berjanji akan memberangkatkan kita dengan sukacita dan damai, maka Dia menginginkan agar kita meyakininya. Jangan ragu, jaminan sukacita ada di tangan Tuhan. Aku akan memberitakan kepada semua orang hingga mereka turut percaya akan janji Tuhan ini.

J      :   Aku percaya kepada Allah yang memperhatikan hidupku. Dia memberi jaminan  sukacita bagiku maka aku juga akan membawa damai dan sukacita bagi keluargaku dan bagi semua orang.

P     :   Jangan takut, aku akan menyertai engkau sepanjang zaman Firman Tuhan. Janji Tuhan ini tetap dari dahulu, sekarang dan sampai selamanya. Sukacita dan damai sejahtera telah Tuhan sediakan bagi keluarga kita. Yesus Kristus Dialah Juruslamat kita.

J      :   Aku percaya bahwa Roh Kudus akan membimbing dan menuntun kita. Roh Kudus akan memberi kekuatan dan pengharapan. Terpujilah namaNya. Amin.

5. Bernyanyi BE.  64 : 1 + 5  “Naung Moru Do Muse Sataon”

Naung moru do muse sataon, Huhut lam suda bohalhi;

Beha do au nasailaon,  ture do pangalahongki? Lam ganda haporsaeonku,

Nang holong ni rohangku pe. Di Jesus dohot Debatangku,

Nang di donganku sasude?

Dibahen i antong hupuji. Denggan basam sadari on,

Ai pineakkon rujiruji, ido na dapot sai tontong. O Jesus, na marholong roha,

Ingkon hupuji goarMi, Dibaen saluhut denggan basa, Tu ahu pinasahatMi.

6.    RENUNGAN  : JANGAN TAKUT TUHAN MENYERTAI KITA

Saudara yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus! Pada tahun yang lalu banyak peristiwa yang terjadi dalam kehidupan keluarga kita. Ada suka cita, ada pula dukacita. Ada keberuntungan ada pula kerugian. Selama kita hidup dinamika melalui berbagai peristiwa pasti kita alami, namun apapun dinamika kehidupan yang penting bukanlah peristiwanya tetapi bagaimana kita memaknai setiap peristiwa itu.

Semua ini kita alami supaya kita melihat kehadiran dan campur tangan Tuhan yang senantiasa melindungi kita. Tuhan tidak pernah meninggalkan kita dan kita harus yakin bahwa Tuhan akan memberangkatkan kita dengan sukacita meninggalkan tahun 2010, dan akan dihantarkan memasuki tahun 2011 dengan damai dengan iman yang bertambah teguh, sesuai dengan Firman Tuhan yang telah diajarkan kepada kita. Allah sang pencipta dan Maha mengetahui segala sesuatu yang terjadi di tengah-tengah kita. Firman Allah adalah menjadi kekuatan dan penghiburan bagi kita, tetapi juga mampu menegur dan mengingatkan kita. Oleh sebab itu jangan seorang pun di antara kita yang meragukan kuasa Firman Tuhan.

Mari kita hidup bersekutu dengan Tuhan, sebab di dalam Tuhan ada jaminan sukacita dan damai. Tuhan  Allah memberangkatkan  dan menghantar kita pada saat ini untuk memasuki tahun yang baru yaitu tahun 2011. Hal ini hendaklah kita yakini dan percayai di dalam sukacita maka kita akan selamat. Mari kita minta kepada Tuhan, agar Roh Tuhan memelihara dan menjaga, agar hati kita tidak mudah jatuh ke dalam keputus-asaan apabila kita harus menghadapi berbagai tantangan. Tuhan tidak akan membiarkan kita tersesat, melainkan Dia akan menyelamatkan kita, percayalah! Jangan takut, dan bimbang, Tuhan menyertai kita. Tuhan, Dialah jaminan hidup kita dan jaminan masa depan kita. Karena itu kita pelihara FirmanNya dan kehendakNya. Untuk segala hak yang kita terima dari Tuhan, baiklah kita mengucap syukur dan berterima kasih kepadaNya. Di awal tahun ini kita harus bertekad dan berjanji bahwa : Aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada Tuhan. Amin.

7. Bernyanyi  BE. 69 : 1 + 4  “Ungkap Bahal Na Umuli” ~ Mengumpulkan Persembahan-

Jesus sai urupi hami, Dohot di taon baru on; Paimbaru gogonami,

Mangihuthon Ho tongtong; Pasupasu ma muse, Na porsea sasude

Sai apuli ma rohangku, Dohot holong ni rohaM. Jala jalo tangiangku,

Ala denggan ni basaM; Jea sasude padao,  Asa unang marsak au.

8.   Mengucapkan Selamat Tahun Baru Dan Kesan dan Pesan :

  • Masing-masing anggota keluarga,
    • Nasihat dari orang tua.

9.   Doa  Syafaat

10. Bernyanyi  BE.  66 : 1+3  “Debata Baen Donganmi”

Debata baen donganmi! Lao mangula ulaonmu.

Baen Ibana haposanmu.   Sai paserep rohami.

Debata baen donganmi, Debata baen donganmi.

Debata baen donganmi! Sai na saut do ulaonmu,

Sai na tulus do sangkapmu, Jala sonang rohami.

Debata baen donganmi, Debata baen donganmi.

8. DOA PENUTUP: DOA BAPA KAMI – AMIN.

Komentar dimatikan

PARTANGIANGAN UJUNG TAON 31 DES 2010

I. PANGARADEON:

-       Parhalado martangiang di Konsistori – borhat tu ruang ibadah

-       Saat teduh ………………..

II. KEBAKTIAN

01. ONTANGAN  MARSOMBA TU DEBATA

L1   :   Horas ma di hamu saluhutna- Selamat Taon Baru! Hamu huria ni Tuhanta, Diborgin on tama marlas ni roha hita manghamauliatehon denggan basa ni Tuhanta na mangaloas hita sahat tu Ujung Taon 2010 on. Tama endehononta GoarNa na marmulia i. Jahowa do Raja, nunga marpahean tongon Jahowa. Nunga dihohoshon hagogoon.

H     :   Jadi hot ma portibion, ndang tagamon humuntal.

L2    :   Hot do bangsoM sian na robi, sian salelengnilelelngna do Ho! Sintong situtu do angka panindangionmu.

H     :   Habadiaon do na tama dibagasMu, ale Jahowa, rodi salelengna.

L1    :   Ro be ma hita marlas ni roha marsomba mamuji Partanobatoanta!.

H     :   Itaolophon ma tujolo ni Bohina marhite pujipujian.

L2    :   Taolophon ma Ibana marhite ende; Taendehon ma :

H     :   (Mangendehon BE No. 60 : “Marolopolop hamu, ale“)

Marolopolop hamu, ale surusuruan Puji ma Jesus, na ro paturehon dalanan

Tu surgo i, Di manisia  sude, Songon na dapot idaon.

– – – – jongjong – – – -

Marolopolop hamu, angka ujung ni tano! Puji ma Jesus, Tuhanta,

na ro sian surgo! Domu muse Jolma pardosa sude tu Debata, na di surgo.

02. VOTUM – INTROITUS – TANGIANG

L1    :   Marhitehite goar ni Debata Ama dohot Anakna Tuhan Jesus Kristus dohot goar ni Tondi Porbadia na tumompa langit dohot tano on.

H     :   Amen

L2    :   Sai mangaranapi do matangku dompak angka dolok, sian dia do ulaning ro pangurupi tu ahu;

H     :   Sian Jahowa sitompa langit dohot tano on sambing ro pangurupion ianggo tu ho;

L1    :   Ndang tagamon loasonna tarsulandit patmu, ndang tagamon nok mata ni sijaga ho. Ida ma, ndang olo nok mata jala ndang olo modom ianggo sijaga Israel. Sai jagaon ni Jahowa do ho sian nasa parmaraan; Sai jagaonna do tondim. Sai jagaon ni Jahowa do ho laho ruar dohot bongot olat ni on ro di saleleng nilelengna.       Haleluya.

H     :   (Endehon) : Haleluya – haleluya – haleluya.

L2    :   Martangiang ma hita! Ale Tuhan Debata na so marmula na so marpansohoton; Ho do Bonana dohot Ujungna. Namarsalpuan do ianggo taonnami alai na hot ro disalelengnilelengna do asi ni rohaM. Mauliate hudok hami ala dipasanga Ho dope hami sahat tu ujung ni taon 2010 on. Godang do asi ni rohaM naung hujalo hami uju hubolus hami parungkilon, pangunjunan ro di angka haporsuhon. Hujalo hami ragam ni pasupasu di ngolu siapari, dipardongan saripeon, diparianakhonon, diulaon dohot dinasa sipingkiran ni rohanami. Sai pahot ma haporseaonnami tu Ho, asa dibagasan sinondangMi hami manalpuhon taon 2010 on. Asi ma rohaM ondihon jala pasupasu hami manjalo taon naimbaru sibasabasahononMu di hami, taon 2011 marhitehite Tuhan Jesus Kristus, Tuhannami. Amen.

03. Marende No. 355 : “ Tongtong  tutu na denggan do“

Masihol rohanami be Di hasonangan sogot.

Na so mansohot be tahe, Tusi ma au pabongot!

Na jinoumi tu lambungmi, Sai tong do las rohana. Tiur huhut langkana.

04. RENUNGAN SITUASIONAL & PATIK NI DEBATA : ROM 1 : 16 – 17

L1    :   Hamu dongan sahuria. Tongkin nari salpuhononta ma taon 2010 jala taripar ma hita tu taon 2011. Didok sijolojolo tubu : “Nilangka tu jolo, tinailihon tu pudi”. Ala naeng mangalangka ma hita tu jolo, tama do jo tatailihon tu pudi, i ma pardalananta manipat na sataon bolon on.

L2    :   Molo tatailihon pe tu pudi, asa dapotan bisuk do hita sian angka na tabolus i, ai i do guru di hita mangalangka tu jolo tu taon 2011 sibongotanta. Godangna i na masa di bangsonta on na mambahen tarsonggot jala mabiar hita: banjir bandang,  lalo dohot tsunami, marpultahan angka dolok, hagaoron dohot lan na asing. Disaluhut angka na masa I, dia ma sidohononta tu Debata?

 

H     : (Mangendehon): BE No.769:1  “Tu Debata do pangkirimon”

Tu Debata do panghirimonki, di tano laut nang awang-awang i. Ibana do haposanki tongtong do diramoti langkangki. Torop pe mara manahopi au, Debatangki do sumarihon au, pos rohangki, sonang do au. Ibana do na mandongani au.

L1    :   Angkup ni, lam mabiar do hita di tingki na parpudi on, ala marhehean semangat agama na sektarian na patubu parsalisian di tongatonga ni masyarakat. Sai dipaksahon na deba do poda ni agamana gabe dasor ni kebijakan ni pamarenta dohot dasor ni parsaoran di masyarakat. Ala ni, ndang be holan parsaoran maradophon Tuhan tujuan ni agama, nunga dipangke tu politik, ekonomi, dohot mangalului huaso portibi.

L2    :   Ala ni, lam maol ma jumpang parsaoran na denggan di portibion. Susa jala mangae ma partubu na metmet, ala dipangke na deba agama i pasintongkon tindakan kekerasan, manutung dohot mangorai jongjong gareja., mangambati partubu na metmet mangulahon ruhut parugamoonna. Boha ma hita na porsea di Jesus Kristus mangadopi i?

H     : (Mangendehon): BE No.769:2  “Tu Debata do pangkirimon”

Amporiki nang bungabunga i, ro di sude na tinompaNa i. Na metmet nang na balga i, Ibana do na marmuduhon i. Torop pe mara manahopi au, Debatangki do sumarihon au, pos rohangki, sonang do au Ibana do na mandongani au.

L1    :   Sintong do i dongan, “Torop pe mara manahopi au, Debatangki do sumarihon au, pos rohangki, sonang do au Ibana do na mandongani au.” Alani I tabegema hata ni Debata na tarsurat di Roma 1:16-17, na mandok:

H     :   Ai ndang na huhailahon barita na uli i, ai hagogoon ni Debata do i, paluahon nasa na porsea.  Ai dipapatar do disi hatigoran ni Debata, na sian haporseaon tu haporseaon;

L2    :   Hombar tu na tarsurat hian “na mangolu do partigori hinorhon ni haporseaonna.

Sude: Ale Tuhan Debata, sai pargogoi ma hami mangulahon patikMi. Amen.

05. KOOR:

06. Marende No. 265 : “Naung jumpang do muse sataon“  (jongjong)

Urati ma, huhut tutungi Sude na jat di rohangki;

Marhite rante manang tali Tarihot au di dosa i,

Ndang dia imbar nii, o Tuhan, Boi do malua au disi.

Hasian ni roham ma ahu, Pardosa na malua i,

07. MANOPOTI DOSA & BAGABAGA HASESAAN NI DOSA

L1    :   Di na taparhatopot haburjuon ni Debata mandongani hita saleleng taon 2010, disi do patar angka pangalaosion tu Ibana, hurang pos ni rohanta tu Ibana, gok hagaleon angka natoras maradophon ianakhon; parange ni ianakhon mangarsahi natorasna, hagaleonta maradophon dongan, bangso, masyarakat dohot negeranta. Hagaleonta papatarhon haporseaonta songon siihuthon Kristus di tonga tonga ni portibion. Hagaleonta patureture hasadaonta. Andorang so marujung taon on, sude hahuranganta, hagaleonta dohot dosanta i, tatopoti ma diadopan ni Tuhanta parlambas roha I.

L2    :   Ale Tuhan Debata parasiroha na sumurung! Na ro do hami tu joloM manopoti dosanami na godang i. Nunga hubolus hami sada taon; Huhilala hami do godang ni dosa dohot pangalaosionnami manipat na sataon on. Asi ma rohaM, sesa ma luhut dosanami i.

H     :   Hupabotohon ma tu Ho sude dosangku jala ndang hutabunihon hajahatongku tu Ho. Asi ma rohaM, sai pangolu ma ahu!.

L1    :   Sai asi ma roham, ale Debata, sai jangkon ma hami jala sesama dosanami, ala ni Anak haholongan ni rohaM, Tuhan Jesus Kristus, Tuhannami. Amen.

H     :   (mangendehon BE No.432:1-2  “Sian hurungan ni dosangki” BL.292

Sian hurungan ni dosangki, ro au tu Ho. Ro au tu Ho. Tu haluaon di mudarMi, Jesus au ro tu Ho. Nasa rohangku malum hipas, gabe mamora, nang pe pogos. Sian jeangku ro au tu Ho, Jesus au ro tu Ho.

L1    :   Tajalo ma apulapul hasesaan ni dosa sian Debata taringot tu angka dosanta. Parasi roha jala pardenggan basa do Jahowa, lambat tarrimas jala parasi roha godang. Ndang tongtong Ibana manorui, jala ndang gotos rohaNa saleleng lelengna. Hasangapon ma di Debata na di ginjang. Amen           (Hundul)

08. Marende No. 116 : 3   “Ditompa Ho do au“

Tu Tondimi, Tuhan, hulehon diringkon. Sai tong ma dirajai sandok pamatangkon.

Ibana hutangihon, sai saut au ditogihon, Tu ngolu partondion, manahan di ujian.

O Tondi Parbadia i, sai Ho ma rajangki.

09. MANJAHA EPISTEL :   PANGUNGKAPON 2:1-7

L2    :   Turpuk Epistel di parpunguan Ujung Taon, borgin on, ima : Pangungkapon 2:1-7.  Surathon ma tu suruan ni huria Epesus: On do hata ni na maniop bintang na pitu i di siamunna, na mardalan di holangholang ni parpalitoan na pitu i:

H     :   Huboto do angka ulaonmu dohot parungkilonmu ro di habengetonmu; na so tarpataontaon ho angka parjahat. Diunjuni ho do angka na mandok, apostel nasida, hape ndang na tutu; pargapgap do nasida jumpang ho.

L1    :   Na marbenget ni roha do ho, na marsitaonon do ho ala ni Goarhu; ndang marnaloja ho.

H     :   Alai adong do pangkurangi ni rohangku di ho, i ma naung tinadingkonmu holong ni roham na di mulana i!

L2    :   Onpe, parateatehon ma hatinggalanmi; pauba ma roham, ulahon ma angka ulaonmu na parjolo i! Ia so i, ro ma Ahu mandapothon ho, manunggalingkon parpalitoanmi sian ingananna, anggo so dipauba ho roham.

H     :   Alai on do tutu hasurunganmu: Dihasogohon ho do ulaon ni halak Nikolaus; Ahu pe, huhasogohon do i.

L1    :   Ditangihon na marpinggol ma na nidok ni Tondi i tu angka huria: Na monang i ma bahenonku manganhon parbue ni hau hangoluan, na di Paradaiso ni Debata!

Ima sahatna. Martua do na tumangihon Hata ni Debata jala na umpeopsa.

H         : Amen !

10. KOOR:

11. Marende No. 447 : 1  “Ho mual hangoluan i“

Ho mual hangoluan i, na tubu sian Ama i, Tuhanku Jesus Kristus,

Patar dibaen Ho balga ni holong ni roha na gok i, na sai mauliutus,

Tung na malungun tondingki, Di asi dohot holongmi, Sai ro pabosur ahu.

12. MANJAHA BARITA JUJUR TAON HURIA DOHOT STATISTIK.

13. KOOR :

14. MANJAHA LAPORAN KEUANGAN

15. Marende No. 504 : 1   “ Ditogu Tuhan Jesus au“

Ditogu Tuhan Jesus au, i do na mangapuli au.

Di ganup dalan nang tung maol, tanganna do tongtong huhaol.

Ditogutogu Jesus au, tanganna sai maniop au,

Tongtong ma siseanna au, paima boi tu surgo lao.

16. MANDOK  HATA SAHALAK UTUSAN NI RUAS

17. KOOR:

18. Marende No. 232 :“Jesus Urupi“     (P.Pelean  I & II)

Sian sude parulian na arga, Sada huboto, hutiop tongtong.

Jesus Tuhanku, Ho arta na arga, Na mangatasi sudena antong.

Tangkup Tuhanmu, tung tiop hatana, Sai pangasahon ma bagabagana.

Naeng ho pistar? Sai dapothon Tuhanmu, Nasa na hurang sai boan tusi.

Tu pamodaina paunduk rohamu, Asa tiur sasude bogasmi.

Tangkup Tuhanmu, tung tiop hatana, Sai pangasahon ma bagabagana.

— musik —

Naeng ho tigor? Pangasahon Tuhanmu, na tuminggalhon sangapna sude.

Na gabe jolma pasaehon dosamu, Golom ma, aithon pangkophopna i.

Tangkup Tuhanmu, tung tiop hatana, Sai pangasahon ma bagabagana.

Naeng ho mangolu salelenglelengna? Di Tuhan Jesus do jumpang ho i,

Nunga torang ditaluhon sibolis, Nang hamatean sigomgom sude.

Tangkup Tuhanmu, tung tiop hatana, Sai pangasahon ma bagabagana.

— musik —

19. JAMITA : 5MUSA 8:11-18

20. Marende No. 217 :“Jahowa do donganku“ (Papungu Pelean)

Jahowa do donganku, Tung ise alongki?

Tangiang ni rohangku Padaohon musu i.

Hasian ni Debata Au, Kristus ulungki,

Tung aha hatahata ni panginsahi i?

Ai damang do Jahowa, Hupuji i tongtong.

Sai i digolom roha, Marningot na holong

Do roha ni Natimbo; Tuk do gogona i

Mambuat nasa holso, Pasonang rohangki.

– – – – musik – – – -

Mudar ni Tuhan Jesus Panalom rohangki;

Ai i do na patulus Dalan tu Ama i; Artana do na maol

Na nilehonna i; Unang pinarmaol! Ngolu ni daging i!

Jesus hasangaponku, Sondang ni tondingki;

Aut unang i huboto, nda mago au boti?

Dibaen habadiaon Ni Natumimbul i,

Rimasna ndang tartaon, Na songon api i.

21. TANGIANG PELEAN, ALE AMANAMI, PASUPASU

 

 

SELURUH PENDETA DAN PARHALADO

HKBP RESSORT PERUMNAS II

MENGUCAPKAN

SELAMAT TAHUN BARU 01 JANUARI 2011

TUHAN MEMBERKATI KITA SEMUA

 

 

Komentar dimatikan

ACARA NATAL 1, 25 DES 2010

(Catatan:  Borhat ma sude Parhalado sian Bilut Parhobasan-Konsistori-dung jolo martangiang. Jongjong sude di altar pasahathon hata “Selamat Ari Natal” tu sude ruas ni huria niuluhon ni Paragenda )

 

01. SALAM DOHOT JOUJOU TU PESTA HATUTUBU NI TUHAN JESUS

L1 : Sadari on Sabtu, 25 Desember 2010, i ma puncu ni sude las ni rohanta mamestahon Parningotan Hatutubu ni Tuhanta Jesus Kristus. Marpungu do sude angka naporsea manghamauliatehon balga ni asi ni roha ni Debata, na manongos Anakna na sasada I, gabe haluaon ni sandok manisia. Antong sian hami Parhalado hupasahat hami ma Selamat Ari Pesta Natal tu hamu saluhutna:

Phl : Selamat Ari Natal ma di hamu saluhutna! Didongani asi ni roha ni Tuhanta Jesus Kristus, dohot holong ni roha ni Debata Amanta dohot parsaoran ni Tondi Parbadia ma hamu, ari on ro di saleleng ni lelengna!”

H   : Selamat Ari Natal ma nang di hamu angka amanami dohot inanami Parhalado di huria on. Asi ni roha ni Tuhanta Jesus Kristus dohot holong ni roha ni Debata Amanta dohot Parsaoran ni Tondi Parbadia  ma nang mandongani hamu saluhutna!”

L2 : Manghalashon Ari Nauli ari Parningotan Hatutubu ni Tuhan Jesus Kristus sadari on, marsihorasan jala marsijalangan ma hita dibagasan dame dohot las ni roha.

H   : (Hehe, jongjong marsijalangan ma sude ruas ni huria, laos hundul ma nang angka parhalado marsitopot angka ingananna be!).

SL   :  (Mangendehon) “We wish you a Merry Christmas!” 2 x

5   !  1       1  .   2   1    7  !    6    6     .  6   !   2   2    .    3   2     1    !   7

We   wish  you  a Mer-ry  Christ-mas  we  wish you   a  Mer- -ry   Crist-

7    .  7   !  3   3   .    4   3      2   !  1      6    6       6   5  !   1      7       1  .     !!!

mas we wish  you  a   Mer-ry  Christ-mas and  a Hap- -py New Year

S : (Endehon: “Selamat Ari Natal):

Selamat Hari Natal, Selamat Hari Natal, Selamat Ari Natal,

dan Tahun Baru 2x

L1 : Hundul ma hamu saluhutna! Hamu angka dongan, taolophon jala taendehon ma hajujumpang ni Pesta Parningotan Hatutubu ni Tuhanta Jesus Kristus sadari on, marhite na marende sian Buku Ende No.57

Marende Huria BE.57:1+3   “Nunga Jumpang Muse” BL.202

Nunga jumpang muse ari pesta i, hatutubu ni Tuhanta Jesus i

Tuat do Ibana sian surgo i mebat tu hita on

Hasangapon di Debata dame dame ma di jolma

Las ni roha ni Debata hajolmaon muse.

….Jongjong…

Sombanami ma di Ho na tubu on Ho silehon dame tu portibi on!

Sai pasaorhon ma tu rohanami on dameMi o Jesus

Hasangapon di Debata dame dame ma di jolma

Las ni roha ni Debata hajolmaon muse.

02. VOTUM-INTROITUS-TANGIANG

L2 : Tapungka ma Ibadah Pesta Parningotan Hatutubu ni Tuhanta Jesus Kristus di hurianta sadari on marhitehite goar ni Debata Ama, AnakNa Tuhan Jesus Kristus, dohot Tondi Parbadia.

H   : Amin

L1 : Nunga tubu di hita sada posoposo, dilehon tu hita sada Anak, pampe tu abaraNa do sogot harajaon, jala bahenonna GoarNa:

H   : Sipartahi halongangan, Ulubalang ni Debata Ama, salelengnilelengna, Raja ni hadameon.

L2 : Endehon hamu sada ende na imbaru di Jahowa, ale sandok tano on. Pajojor hamu ma di tongatonga ni angka sipelebegu hamuliaonNa i, di tongatonga ni saluhut bangso halongangan, angka na binahenNa i.

L1 : Marsomba ma hamu tu Jahowa marpahean na marhadohoan, angka hitir ma hamu maradophon Ibana, ale isi ni sandok tano on. Haleluya

H ( Mangendehon : Haleluya!)

L2 : Martangiang ma hita : Ale Debata Amanami na dibanua ginjang! Mandok mauliate do hami tu Ho, ala ni godang ni asi ni rohaM di hami; ai dibasabasahon Ho do AnakMu na sasada i tu hami na dipardangolan on, asa malua hami marhitehite Ibana sian dosa dohot sian hamatean saleleng ni lelengna. Hupangido hami tu Ho, sai sondangi ma rohanami na holom i marhitehite Tondi Parbadia i; angkup ni i, sai parrohai ma hami, asa huboto hami mandok mauliate tu Ho, asa tarapul situtu rohanami di hagogotan dohot pangunjunan marhitehite AnakMu, Tuhan Jesus Kristus Tuhannami. Amen ! (Hundul Ma Huria!)

03. Marende Huria BE.46:1+10   “Na Sian Ginjang Do Au” BL.33

L1 : Natal, i ma mamestahon hatutuat ni Tuhan Jesus sian banua  ginjang ro tu portibion mardaging jolma. Tapangido ma asa bongot Ibana tu bagasan ngolunta, i do parbue ni Natal.

Na sian ginjang do au ro barita na imbaru do;

Huhut na uli situtu huboan tu sude hamu

O Jesus, haholonganki, bongoti dohot rohangki.

Pabali sian i sude na tau mangago au muse.

04. MANJAHA PATIK NI DEBATA

L2 : Singkat ni Patik di Pesta Bolon Parningotan Hatutubu ni Tuhan ta Jesus sadari on tarsurat di Lukas 2:10 didok songon on : “Alai didok surusuruan ima tu nasida :

Pria: Unang mabiar hamu; ai barita halalas ni roha godang do huboan tu hamuna, parsaulian ni sandok bangso i.

Wnt:  Ai nunga tubu do di hamu saborgin on, di huta ni si Daud, Sipalua i, i ma Kristus, Tuhan i”

L1 : Antong rap mangido gogo ma hita tu Tuhanta asa tarulahon hita Tona ni Debata :

H   : Ale Tuhan Debata, sai pargogoi ma hami mangulahon na hombar tu Hatami. Amen!

05. Marende Huria BE.47:2+4   “Aut na saribu hali” ” BL.103

L2 : Mansai lea do hatutubu ni Sipalua i uju i, i ma di bara ni pinahan. Alai na sangap do Ibana jala marmulia, ai Ibana do Panondang ni portibion. Jangkon ma Ibana, so tung unang lea roham mida hametmetonna i. Endehon ma i jala hobasi dirim manopoti dosam tu Debata!

Ianggo ho ale tondingku sai jangkon ma Panondang i.

Sai unang ma lea rohamu dibaen hametmetonna i;

Pabalionna do sude Sibolis dohot do sa pe.

………….Jongjong……………….

Dibahen i sai marsinondang ma baen haporseaon mi

Padenggan jala sai patorang roham ro diparangemi

Paboa marguna do Panondang na ro i di ho.

06. MANOPOTI DOSA

L1 : Di na jongjong hita di mata ni Pesta Parningotan Hatutubu ni Tuhanta Jesus sadari on, tama taingot jala tatopoti dosa, hahurangan dohot pangalaosionta tu Debata. Ala ni i hohom ma jolo hita satongkin songon na manullingkiti rohanta!

…………doa dalam hati …………

L2 : Ale Debata Amanami na dibanua ginjang ! Diparhatopot rohanami do balga ni holong, dohot asi ni rohaM di hami. Dilehon Ho do AnakMu Tuhan Jesus Kristus tu portibi on, tubu dibagasan haleaon, manaon na porsuk pola ingkon mate tarsilang asa gabe haluaon di hami. Dia ma naung hubahen hami tu Ho balos ni i?

H   : Jotjot do mabalga hu janji nami tu Ho, hape ndang tulus i huulahon hami. Molo jumpang ari Natal si songon on, sai marjanji do hami marhite angka ende nami mandok: “Hulehon di Ibana sude na dia ua on. Olo, olo sude na di au on!” Hape dia ma naung hulehon hami huroha tu Ho ale Tuhan? So ndada gabe tardapot hami angka pargabus di jolom? Molo tung i pe, sai asi roham di hami, sesa dosanami!

H   : (Endehon-Lambat) BE.No.53:2 “Di Betlehem do Tubu”  BL.51

Tu holong ni rohaNa Hubonom rohangkon;

Hulehon di Ibana sude na di au on. Olo, olo sude na diaon

L1 : Ganup jumpang ari Natal sisongon on sai huendehon hami do: “Sai naeng haholonganku, Ho ale Tuhanki! Nang marsak, las rohangku ingkon lam ganda i ….!” Hape sabalikna do huulahon hami:

H   : Jotjot ndang huhaholongi hami Ho, sian nasa roha, ateate, pikkiran, dohot sian nasa gogo nami; suang songon i ndang huhaholongi hami dongannami doshon dirinami, nang lumobi angka musunami. Holan di masa ni pangunjunan, sitaonon, arsak, dohot angka parungkilon do huringkoti hami Ho.

L2 : Molo adong na hupeop hami, sipata olo do gabe ro ginjang ni roha di hami; molo so jumpang na pinangido ni rohanami, olo do pintor mandele, jala huhalupahon hami Ho. Jotjot tahe tardapot hami gabe angka jolma pargabus di joloM. Asi rohaM di hami, pargogoi ma hami manghaholongi Ho dohot angka dongannami lumobi nang musunami!

H   : (mangendehon BE.No.53:3 “Di Betlehem do Tubu”  BL.51

Sai naeng haholonganku, Ho ale Tuhanki

Nang marsak las rohangku, Ingkon lam ganda i.

Olo, olo ingkon lam ganda

L1 : Ale Tuhan Debata, mansai burju do Ho mamasumasu ngolunami: dingolu parianakhonon, di ngolu ulaon si ganup ari, dohot disaluhut rumang ni parngoluonnami. Dilehon Ho do di hami arta, sinamot, pansarian na tama, paruntungan, parlabaan dohot lan na asing, atik pe jotjot sai huparsoada hami I songon pasupasuM. Hape dia ma haburjuonnami naung hulehon hami tu Ho, dohot tu huriaM balos ni naung hujalo hami suksuk sian Ho?

H   : Ale Tuhan…! Hata ni ende, na sai huendehon hami ganup jumpang ari Natal mandok: “Burju naeng lehononku di Ho rohangkinon…”. Dia ma na huhaburjuhon hami tu Ho? Tung naung hulehon hami ma rohanaMi tu Ho ale Tuhan? Molo tung adong hupelehonhami peleannami, pintor tuk ma i balos ni pasupasuM na sai godang i? Ale Tuhan ajari ma hami asa burju mangalehon rohanami dohot dirinami tu Ho!

H   : (Endehon-Lambat) BE.No.53:4 “Di Betlehem do Tubu”  BL.51

Burju naeng lehononku Di Ho rohangkinon. Asi rohaM

Tuhanku Urupi au tongtong.  Olo, olo urupi au tongtong

L2 : Hamu angka dongan! Tung mansai godang dope dosa dohot pangalasionta tu Debata; ndang tarpajojor hita i sadasada di ari on. Alai tung dia pe dosanta di adopan ni Debata, barita nauli di hita ari Pesta Hatutubu ni Tuhanta Jesus Kristus on mandok :

H   : Ai naung tubu do di hamu saborngin on, di huta ni si Daud, Sipalua i, i ma Kristus, Tuhan i!”

L1 : Pos ma rohamuna! Pabotohononku do tu hamu barita halalas ni roha godang sadari on, ima bagabaga ni Debata taringot tu hasesaan ni dosanta: “Songon on do panghaholongi ni Debata di portibi on, pola do AnakNa sasada i dilehon, asa unang mago ganup na porsea di Ibana, asa hangoluan na saleleng ni lelengna di Ibana”. Hasangapon ma di Debata na di ginjang. Amen!

— hundul —

07. Marende BE. No.52:1-2 “Hatuan Do Las ni Roha Do”

Hatuaon do las ni roha do Hatutubu ni Jesus i.

Mago do jolma, ro ma Tuhanta. Las be, Las be ma rohanta i.(2x)

Hatuan do las ni roha do, Hatutubu ni Jesus i.

Domu do hita tu Debatanta. Las be las be ma rohanta i. (2x)

08. MANJAHA EPISTEL : 1JOHANES 2:28-3:1-3

L1 : Epistel di Pesta Bolon Hatutubu ni Tuhanta Jesus Kristus sadarion, tarsurat di 1 Johannes 2:28 – 3:1-3, marsorinsorin ma hita manjaha :  Nuaeng pe, angka anaha, mian ma hamu di bagasan Ibana, asa marhiras ni roha hita, di na gabe patar Ibana, unang tarila hita maradophon Ibana di harorona i!

H   : Molo diboto hamu, tigor Ibana, boto hamu ma: Naung tubu sian Ibana do nasa na mangulahon hatigoran i.

L2 : Ida hamu ma godang ni haholongon na binasabasahon ni Ama i tu hita, ai targoar do hita angka anak ni Debata, jala angka i do hita tutu. Dibahen i, ndang ditanda portibi on hita, ai ndang ditanda anggo Ibana.

H   : Hamu angka haholongan! Anak ni Debata do hita nuaeng, jala ndang dope dipapatar, manang na gabe aha hita sogot; alai taboto do: Anggo dung patar Ibana, gabe suman ma hita tu Ibana, ai idaonta do rupana sandiri.

L1 : Ganup na mangkirim songon i di Ibana, diparbadiai ma dirina, songon Ibana na badia i!

L2 : Martua do angka na tumangihon Hata ni Debata jala na umpeopsa!

H   : “Amen!”

09. KOOR  :

10. MARENDE HURIA BE. HKBP No. 48:2-3   “Ria ma hita sasude” BL.16

L1 : Marhite hatutubu ni Jesus, Sipalua i nunga mungkap dalanta tu banua ginjang; hita na mian di pardangolan dapotan asiasi dohot panghirimon. Tahalashon ma haroroNa i tu hasiangan on marhite endenta, laos tahatindanghon haporseaonta i.

Di ungkap Debatanta do Banuaginjang i, Disuru do AnakNa i.

(Hangoluanta i) 2 x

….Jongjong…

Ampuan ni Amana do tinadingkonna i.

Tu hasiangan on do ro ( Tu pardangolan i) 2x

11. MANGHATINDANGKON HAPORSEAN

L2 : Tahatindangkon ma haporseaonta i, rap ma hita mandok :

H   : Ahu porsea di Debata Jahowa  . . . “ du

….Hundul…

12. KOOR:

13. SUNGGUL-SUNGGUL (BOABOA)

14. KOOR:

15. MARENDE HURIA BE. 49:1… “SAI RO MA TU BARA”  (Pelean IA/IB) BL.47

L1 : Bara ni pinahan na di huta Betlehem, i do hatubuan ni Kristus i. Mansai uli rupana, marsinondang bohiNa jala gok hadameon. Ro ma hita tu Betlehem marsomba ma hita songon parmahan i. Antong, tajangkon ma Ibana marhite na paradehon ngolunta gabe ‘bara ni pinahan’ hatubuan ni Sipalua i. Tapasahat nang peleanta, las ni rohanta manjangkon hatutubuNa!

Sai ro ma tu bara di Betlehem on,  hamu na porsea hatop ma tu son.

Marnida halasan ni rohanta i, tinongos ni Ama na di surgo i.

O, ida hamu ma di bara inon, dakdanak na tubu disi borngin on.

Uli do rupana mata na tiur, o bereng Ibana, ho gabe tiur.

………….Musik……………….

Las roha Maria nang Josep disi Marnida na metmet na sorang tusi

Marsomba tu patna do parmahan i Di ginjang marende pardisurgo i.

Pasinggang  ma totmu hamuna sude Maniru parmahan marsomba muse

Marende hamu na marlas roha i Maniru suruan na di ginjang i

16. JAMITA : LUKAS 2:1-7

17. MARENDE HURIA BE. 616:1-3  “Uli na i di borgin na badia”  (Pelean II)

Pdt  : Di hatutubu ni Jesus i, humirdophirdop do bintang di langit i, I ma bintang ni Tuhan i, na patuduhon Raja Bolon do na tubu i, na ro sian banua ginjang. I do patudu dalan tu Parroha na sian purba asa sahat tu bara i. Jesus Kristus do Panondang naung ro tu portibi on ( Joh.8:12), jangkon ma Ibana asa disondangi roham, jala tiur ngolum tu joloan on. Endehon ma “Uli na i di borgin na badia”

Uli na i di borgin na badia humirdophirdop do bintang disi.

Di borgin i do tubu Sipalua di panggagatan di Betlehem i.

Portibi on dangol gok haholomon marnida sondang ni Tuhanta i.

Reff : Uli na i marende do suruan di borngin i do tubu Kristus i

Di borngin i do tubu Kristus i.

Sian na dao parroha sian purba Ro do tinogihon ni bintang i.  Marsinggang be nasida lao marsomba tu Jesus Kristus Sipalua i. Ibana ro sian banua ginjang laho paluahon hita jolma i.

Reff :    Uli na i marende do suruan di borngin i do tubu Kristus i

Di borngin i do tubu Kristus i.

—musik—

Uli na i sude marlas ni roha ala naung songgop harajaonNa i. Huria i ria do ro marsomba mamuji Raja na sun sangap i. Ibana do panondang hangoluan namangalehon panghirimon i.

Reff :    Uli na i marende do suruan di borngin i do tubu Kristus i

Di borngin i do tubu Kristus i.

18. PARSURUAN TU NGOLU SIAP ARI

Pdt  : Nunga tubu Sipalua i! I do proklamasi ni Surusuruan sian banua ginjang uju i tu angka parmahan na di Betlehem. Alai anggo proklamasi ni Tuhantai tu hita sadarion, i ma na mandok : “Ala nunga tubu Sipalua i, mian ma di hamu Anak i, dohot Tondi Parbadia dohot Hata ni Debata na binegemuna! I ma tanda naung tubu Jesus Kristus di bagasan ngolumuna.

H   : Nasa na so mian di bagasan Ahu, dibolongkon do i songon ranting, na gabe masak; dung i dipalungguk, didanggurhon ma i tu api, jadi gor ma!

Pdt  : Molo mian hamu di bagasan Ahu, jala molo mian hatangKi di bagasan hamu, jumpang hamu ma na pinangido ni rohamuna…!

H   : (Mangendehon BE No.605  “Las ma roham) :

Las ma roham Tuhanta ro, gumomgom sasude

Ungkap roham jangkon rajam Marende ma sude,

Marende ma sude, Marende, Marende ma sude

Ibana do Rajanta i Parasiroha i,

Na tigor i, na bonar i, parholong roha i

Parholong roha i, parholong, parholong roha i

19. TANGIANG PELEAN-HATUTUBU-ALE AMANAMI-PASUPASU (AGENDA HKBP)

20. MARULAON NA BADIA

Komentar dimatikan

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.720 pengikut lainnya.