Archive for HKBP PERUMNAS II BEKASI

BERJUANG UNTUK KEMERDEKAAN BERIBADAH

RUNTUHHNYA KEDAULATAN KEMERDEKAAN BERIBADAH

DI NEGARA MERDEKA

Pendahuluan

Bangsa Indonesia pada umumnya dan umat Kristiani pada khususnya mesti menjadi warga Negara yang bertanggungjawab. Artinya turut bertanggungjawab atas maju mundurnya kesatuan dan persatuan Negara ini. Tanggungjawab itu hanya dapat dilakukan apabila kita mempunyai keinsyafan kenegaraan dan keinsyafan kenegaraan hanya dapat tumbuh jika terdapat keinsyafan kebangsaan. Kehadiran warga Kristiani  dalam konteks bernegara dan berbangsa adalah sebagai Keluarga Besar, tidak ada seorangpun dikecualikan. Semuanya mempunyai hak dan kewajiban yang sama.

Seorang tidak dapat dianggap sebagai “orang lain” hanya lantaran ia merupakan golongan kecil. Seorang Batak tidak dapat dianggap bukan Bangsa Indonesia lantaran ia bukan suku Jawa yang mayoritas. Demikian pula seorang Kristen tidak dapat dianggap mempunyai hak dan kewajiban yang berbeda dibanding saudara-saudara yang beragama Islam, lantaran jumlah mereka kecil. Umat Kristiani bukanlah suatu minoritas dilihat dari sudut ketatanegaraan. Kita bukan warga Negara kelas dua atau kelas tiga. Kita sebagai warga jemaat Kristiani sekaligus warga bangsa mempunyai hak dan kewajiban yang sama dengan orang-orang lainnya. Dasar pemikiran ini bukanlah pengungkapan sikap arogansi dan sikap “tidak tahu diri” tetapi adalah seruan untuk mengingatkan  warga Kristiani bahwa kehadiran umat Kristiani di Negara yang kita cintai ini adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Bangsa Indonesia. Tanggungjawab kepada bangsa itu berarti: mengaku kesalahan-kesalahan bangsa kita dan memperbaiki segala yang salah, supaya bangsa kita berjalan ke arah keadilan, kebenaran dan kemerdekaan yang sesungguhnya. Bagaimanapun juga Tuhan sudah menjadikan umat Kristiani sedarah, sedaging dan senasib dengan Bangsa ini, maka umat Kristiani tidak boleh mementingkan golongannya sendiri dan menganggap dirinya sebagai bagian parsial dari bangsa ini.

Persatuan dan kesatuan Bangsa berdasarkan Pancasila dan UUD 45 adalah taruhan sejarah yang harus secara terus menerus  diperjuangkan umat Kristiani dengan seluruh komponen bangsa. Jangan sampai sejarah mencatat bahwa “konon dahulu kala ada sebuah Negara Indonesia. Namun karena rasa kebangsaan dan bernegara cukup rendah, maka Negara Indonesia hancur berantakan”. Tanggungjawab untuk mempertahankan Negara ini terletak ditangan setiap warga bangsa dan umat Kristiani yang bertanggungjawab.

DASAR PEMIKIRAN:

PEMBUKAAN UUD 1945

Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri-kemanusiaan dan peri-keadilan.

UNDANG-UNDANG DASAR 1945

BAB I: BENTUK DAN KEDAULATAN

Pasal 1.

  1. Negara Indonesia ialah Negara Kesatuan, yang berbentuk Republik
  2. Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut UUD (Amandemen Ketiga, 9 November 2001)
  3. Negara Indonesia adalah Negara hokum (Amandemen Ketiga, 9 November 2001)

BAB X: WARGA NEGARA

Pasal 27:

  1. Segala warga Negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintah dan wajib menjungjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya

Pasal 28:

Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang

BAB XA: HAK ASASI MANUSIA

Pasal 28D:

  1. 1.       Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakukan yang sama dihadapan hukum (Amandemen Kedua, 18 Agustus 2000)
  2. Setiap orang berhak untuk bekerja…dst
  3. Setiap warga Negara berhak memperoleh kesempatan yang sama dalam pemerintahan (Amandemen Kedua, 18 Agustus 2000)

Pasal 28E:

  1. Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih tempat tinggal di wilayah Negara dan meneinggalkannya, serta berhak kembali (Amandemen Kedua, 18 Agustus 2000)
  2. Setiap orang berhak atas kebebasan meyakini kepercayaan, menyatakan pikiran dan sikap, sesuai dengan hati nuraninya (Amandemen Kedua, 18 Agustus 2000)
  3. Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat (Amandemen Kedua, 18 Agustus 2000)

Pasal 28 i

  1. Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani, hak beragama, hak untuk tidak diperbudak, hak untuk diakui sebagai pribadi di hadapan hukum, dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak azasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apa pun (Amandemen Kedua, 18 Agustus 2000)
  2. Setiap orang berhak bebas dari perlakuan yang bersifat diskriminatif atas dasar apa pun dan berhak mendapatkan perlindungan terhadap perlakuan yang bersifat diskriminatif itu (Amandemen Kedua, 18 Agustus 2000)
  3. Identitas budaya…dst
  4. Perlindungan, pemajuan, pengakuan, dan pemenuhan hak azasi manusia adalah tanggungjawab Negara, terutama pemerintah (Amandemen Kedua, 18 Agustus 2000)

Pasal 28J

  1. Setiap orang wajib menghormati hak azasi manusia orang lain dalam tertib kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara (Amandemen Kedua, 18 Agustus 2000)

BAB XI: AGAMA

Pasal 29:

  1. Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu

 

GIVE US FREEDOM TO WORSHIP IN ALL INDONESIAN HOMELAND

Bersama ini di sajikan daftar terbaru dari gereja-gereja yang diganggu atau dibakar sejak awal tahun 2009 hingga bulan September 2010.

1. Gereja HKBP Jalan Pesanggrahan, Kelurahan Cinere, Kecamatan Limo, Kota Depok. Bulan Maret 2009

Pihak Walikota Depok dari Partai PKS telah mencabut IMB gereja tersebut atas desakan massa . Pihak gereja tidak terima perlakuan diskriminatip ini dan membawa kasus tersebut dengan tim pengacara ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) di ibu kota propinsi yaitu Bandung . Setelah beberapa kali sidang akhirnya PTUN memenangkan pihak gereja dalam kasus tersebut . Juga setelah Pemkot Depok naik banding tetap saja PTUN memenangkan pihak gereja . Dalam bulan September 2010 pihak gereja sudah memulai dengan pekerjaan pembangunan gereja namun karena ada warga disekitar yang tak senang pada pembangunan gereja maka pihak polisi terpaksa mengawal pekerjaan pembanguan gereja . Mohon baca www.christianpost.co.id

2. Gereja HKBP Parung Panjang, Bogor.

Dirobohkan oleh pihak Pemda Kabupaten Bogor pada hari Selasa tanggal 21 Juli 2009 . Pihak gereja mengadukan perkara ini ke Komnas HAM, Jalan Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat tanggal 22 Juli 2009 (dilaporkan dalam Tabloid Rohani “Zaitun” no. IV tahun 2009 pada halaman 5)Gereja Katolik Santa Maria di Kawasan Industri Bukit Indah Sektor I Timur, Desa Cinangka, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Semula Bupati Purwakarta telah memberi izin pembanguan gereja yaitu IMB nanum setelah diteror oleh pihak FPI setempat maka  Bupati Dedy Mulyadi  mencabut kembali IMB gereja dalam bulan Oktober 2009 . Pihak gereja tidak menerima perlakuan diskriminatip tersebut dan mengajukan perkara kepada Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) di Bandung yang  memenagkan pihak gereja dan lalu Pemda Kabupaten Purwakarta naik banding  namun karena dasar hukum pihak Pemda lemah maka PTUN Bandung tetap memenangkan pihak gereja . Kini gereja sedang  bersiap-siap untuk melanjutkan pembangunan gereja.

3. Gereja Katolik Santo Johannes Baptista, Parung, Kabupaten Bogor.

Gereja ini sudah lama mendapat perlakuan diskriminatip dari Pemda dan warga disekitar. Tahun 2008 yang lalu saat akan mengadakan kebaktian malam Paskah kegiatan kebaktian dihentikan oleh demonstrasi massa. Tahun 2008 gereja tidak dapat mengadakan perayaan Natal . Dalam perayaan Natal tahun 2009 hampir-hampir pihak gereja batal mengadakan kebaktian Natal tapi atas bantuan kami maka pihak Polres Bogor memfasilitasi gereja untuk mengadakan kebaktian Natal disebuah gedung milik pemerintah . Gereja telah lama mengajukan permohon izin membangun gereja tapi selalu saja mendapat hambatan dari Pemda setempat .Saat merayakan Paskah pihak gereja juga mendapat gangguan dari Camat setempat dan warga disekitar. Gereja ini tidak dapat merayakan hari Kenaikan Yesus Kesurga pada hari Kamis, tanggal 13 Mei 2010 karena dihalang-halangi Camat dan warga disekitar. Kini pihak gereja berusaha meredam suasana disekitar gereja agar kondusip.

4. Gereja Katolik Santo Albertus diperumahan Harapan Indah, Medan Satria, Kota Bekasi.

Gereja ini sedang dibangun dengan IMB lengkap dan pembanguan telah siap 80 persen . Pembangunan sedang dikerjakan sejak bulan Mei 2008 . Tanggal 17 Desember 2009 malam gereja diserang massa sebanyak 1000 orang termasuk Ibu-ibu dan anak-anak . Massa sebelumnya berkumpul dilokasi dekat Patung Tiga Mojang sekitar 1,5 km jauhnya dari gereja . Malam ini adalah malam menjelang tahun baru Islam 1 Muharam (tgl. 18 Desember) . Setelah berkumpul disana dan berorasi massa bergerak menuju gereja dan mulai menyerang pos penjaga didepan gereja . Massa membakar pos penjaga dan juga kontainer yang dipergunakan sebagai kantor sementara pihak kontraktor yang membangun gereja .Massa berteriak “bakar, bakar”  .Mereka membawa minyak tanah dan target mereka sebenarnya ialah membakar gereja. Namun untung bahwa polisi berhasil mencegahnya . Seorang warga gereja itu mengirim sms kepada saya pada tanggal 18 Desember pagi (yang adalah hari libur) dan sayapun agak kewalahan mencari informasi tentang kejadian itu . Tapi setelah cukup dapat informasi sayapun dapat mengambil langkah-langkah selanjutnya .Jadi untung polisi cepat datang sehingga massa gagal membakar gereja Santo Albertus.

5. Gereja HKBP Filadelfia di Jejalen Jaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi.

Tahun 2008 saat Natal gereja ini juga sudah diserang . Pada perayaan Natal (hari Natal tanggal 25 Desember 2009) gereja diserang massa saat ada kebaktian Natal . Kini bangunan gereja sementara sudah disegel oleh pihak Bupati Bekasi yang berasal dari PKS maka gereja terpaksa menjalankan ibadah Minggu pkl 9 pagi dijalan didepan gereja . Dengan bantuan pengacara pihak gereja telah mengajukan perkara ke PTUN di Bandung dan terakhir pihak gereja telah memenangkan perkara tersebut. Namun Bupati Bekasi dari PKS tetap naik banding. Pada hari Sabtu, tanggal 25 September 2010 gereja telah dikunjungi seorang pendeta yang adalah pejabat tinggi dari Gereja Protestan Jerman dari Hannover.

6. Gereja HKBP Jakabaring di Palembang, Sumatera Selatan.

Sekitar bulan Juli 2009 saya mendengar diradio Elshinta bahwa gereja ini diserang massa. Setelah mendapat kontak dengan Praeses Munthe, pimpinan gereja tersebut saya mendapat keterangan bahwa pihak FKUB setempat telah berkeras agar pihak Pemda menolak permohonan IMB gereja . Kini pihak gereja sedang berusaha untuk mendapat IMB untuk gereja.

7. Gereja Kristen Baptis Jakarta (GKBJ) Pos Sepatan, Tangerang, Banten.

Gereja ini sudah bertahun-tahun diganggu oleh Pemda dan warga disekitar . Sebelum Natal kemarin pihak gereja sering diserang oleh pemuda-pemuda fanatik disekitar gereja . Untung pada hari Natal pihak gereja dapat bebas merayakan hari Natal dengan kebaktian bersama . Tapi setelah itu gereja menjadi bulan-bulanan lagi. Baru-baru ini Pdt. Bedali Hulu malah mendapat ancaman atas nyawanya . Kami telah meminta bantuan polisi dalam hal ini.

8. Website Christian Post  www.christianpost.co.id melaporkan bahwa ada sebuah gereja dibakar massa di Desa Tlogero, Kecamatan Banjarsari, Temanggung, Jawa Tengah. Nama gereja tidak dilaporkan dalam berita tersebut . Hanya saja baru-baru ini telah diselenggarakan acara KKR oleh Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) disebuah lapangan bola di Temanggung . KKR telah berlangsung dengan meriah selama dua hari dan dihadiri ribuan orang . KKR juga telah dilaporkan majalah internasional TIME edisi 26 April 2010, halaman 36 – 40.

10. Dalam bulan Ramadhan 2009, Gereja Kristen Jawa (GKJ) telah mengadakan aksi sosial dengan menyediakan makanan untuk buka puasa bagi warga miskin di Solo, Jawa Tengah . Acara tersebut sempat dihentikan oleh pihak keamanan (polisi ?) tetapi berkat bantuan pengamanan dari Banser-NU maka kegiatan tersebut dilanjutkan selama bulan puasa 2009 itu.

11. Gereja HKBP di Jalan Bogor, Jakarta Timur, mendapat telpon dengan ancaman bom hari Minggu tanggal 4 Oktober 2009 yang lalu. Polisi menyisir lokasi gereja dan mendapatkan sebuah paket hitam ditempat sampah gereja. Dalam paket tersebut ditemukan 4 bateri, jam dinding kecil-kecil dan kaleng. Menurut kesimpulan   polisi pihak peneror tidak mengerti bagaimana membuat bom. (Informasi dari www.christianpost.co.id).

12. Juga Gereja Bethel Indonesia (GBI) di Bekasi Utara menerima telpon dengan ancaman bom pada tanggal 3 Oktober 2009. Yang menerima telpon dengan ancaman ialah Bapak Jeffry Lalamentik yang melaporkan kepada Pdt. Daniel Susanto yang langsung menghubungi polisi. Setelah disisir polisi tidak ditemukan bom . Namun pihak gereja menganggap bahwa ancaman itu serius karena dalam bulan Juli 2009 gereja diancam oleh FPI, Iqra Echo dan Forum Komunikasi dan Silaturahmi Mesjid-Musholah (FKSMM) . Kini gereja mengadakan ibadah Minggu dirumah Pendeta karena gereja sendiri sedang membangun gereja yang permanen . (sumber informasi www.chrsitianpost.co.id  sama dengan nomor 11 diatas).

13. Gereja Kristen Pasundan Ciranjang di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat diganggu warga (informasi dari Pdt. Simon Timorason FKK Jawa Barat tanggal 24 Januari 2010).

14. Gereja Kristen Indonesia  Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat diganggu warga disekitar (informasi dari Pdt. Siomon Timorason, FKK Jawa Barat tanggal 24 Januari 2010).

15. Gereja HKBP Pondok Timur Indah, Jalan Puyuh Raya No.14, Kelurahan Mustika Jaya, Kecamatan Mustika Jaya, Bekasi Timur,Kota Bekasi. Pimpinan gereja ialah  Ibu Pdt. Luspida Simanjuntak . Semula gereja ini mengadakan kebaktian pada hari Minggu pagi 2 kali yaitu pada jam 5 dan jam 9 pagi.

Sejak bulan Januari 2010 gereja ini diganggu oleh warga disekitar. Ketegangan antara warga disekitar dengan gereja terus meningkat dan dalam bulan Juli 2010 pihak Pemkot Bekasi menyegel rumah yang dipakai gereja untuk ibadah hari Minggu. Maka sejak itu kebaktian hari Minggu dialihkan kesebuah lahan kosong milik gereja sendiri di Desa Ciketing yang luasnya lebih dari 2000 m2 . Dilahan kosong ini juga pihak gereja selalu mendapat gangguan dari warga disekitar dan terjadi serangan atas gereja di saat-saat menjelang bulan puasa umat Islam yang lalu

Pada hari Minggu pagi tanggal 12 September 2010 dan masih dalam suasana pesta Lebaran para jemaat gereja telah diserang oleh orang-orang yang mengendarai sepeda motor . Dalam serangan itu seorang pengurus gereja Sintua Sihombing ditikam oleh para penyerang didadanya dan melukahi  hatinya sebesar 3 cm. Juga Ibu Pdt. Luspida Simanjuntak dipukul para penyerang dengan sebatang balok dikepala dan punggungnya . Serangan biadab ini telah memicu reaksi keras dari mana-mana. Presiden SBY segera menginstruksikan Menko Polhukam dan jajarannya untuk mengusut tuntas kasus ini. Sudah ada 10 orang ditahan polisi dalam kasus ini termasuk Ketua DPW FPI Bekasi. Juga dari dunia internasional ada reaksi keras terhadap kasus serangan atas gereja tersebut.

Dalam pertemuan antara Menlu RI Marti Natalegawa dan Menlu AS Hilary Clinton di Washington DC bulan September ini pihak AS juga menyampaikan keprihatinan mereka atas kasus penikaman warga gereja HKBP di Bekasi tersebut. Setelah terjadi beberapa kali perundingan antara pihak Pemkot Bekasi dan gereja sudah dicapai kesepakatan  sebagai berikut : untuk sementara pihak gereja mengadakan kebaktian hari Minggu pagi digedung OPP Jalan Chairil Anwar Bekasi dan pihak Pemkot Bekasi menyediakan lahan baru untuk pembangunan gereja . Pada hari Minggu tanggal 26 September yang lalu untuk pertama kali kebaktian pagi diadakan di gedung OPP Jalan Chairil Anwar, Bekasi dengan penjagaan aparat keamanan . Semoga semua pihak mentaati kesepakatan ini dan suasana di Bekasi Timur dapat aman dan tenteram lagi. Gereja ini juga telah dikunjungi seorang pejabat tinggi Gereja Protestan Jerman dari Hannover pada hari Sabtu tanggal 25 September 2010 yang lalu.

16. Gereja HKBP Sibuhuan di Kabupaten Padang Lawas propinsi Sumatera Utara. Kabupaten ini adalah pemekaran dari Kabupaten Tapanuli Selatan .

Gereja tersebut dibakar pada hari Jumat tanggal 22 Januari  2010 oleh massa yang pulang dari Sholat Jumat. Pdt. Gomar Gultom (Sekum PGI) telah mengunjungi lokasi kejadian dan melaporkan bahwa pihak Pemda setempat mau memfasilitasi tempat ibadah sementara bagi gereja tapi pihak MUI  setempat masih berkeberatan. Memang sudah lama gereja diancam atau diganggu sehingga gereja ini tidak dapat merayakan hari Natal 2009 yang lalu.

17. Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) dilokasi yang sama dengan nomor 16 juga dibakar pada hari yang sama . Juga massa membakar rumah Pendeta tapi tidak jelas apakah dari gereja nomor 16 atau nomor 17). Kami telah memberitahukan tentang pembakaran ke-2 gereja tersebut  kepada pers dan  koran berbahasa Inggris The Jakarta Post menghubungi para Pendeta disana dan menurunkan berita tentang pembakaran kedua gereja pada hari Senin tanggal 25 Januari pagi dan langsung dibaca oleh para anggota delegasi dari Amerika Serikat yang mengikuti dialog agama Indonesia-AS di Hotel Borobudur Jakarta . Juga hari Selasa tanggal 26 Januari koran yang sama menurunkan editorial tentang pembakaran gereja . Jadi hal tersebut menjadi bahan perbicangan selama seminar dialog agama tersebut.

18. Gereja City Blessing di Karawaci, Tangerang mungkin juga mendapat kesulitan dari warga disekitar gereja. Namun pihak Pdt gereja tersebut agak ragu-ragu untuk berbicara dengan kami karena tidak kenal dan mungkin beliau sedang ketakutan . Kejadiannya awal Januari 2010 yang lalu.

19.  Gereja GAPEMBRI di Tambora, Jakarta Barat dipersulit izin nya karena didemo pihak FPI dalam bulan November 2009.

20.  Gereja Kristen Sumatera Bagian Selatan (GKSBS) di Lampung dilempari batu oleh orang-orang tak dikenal tanggal 5 Januari 2010.

21. Gereja Bethel Indonesia (GBI) “Kairos” di Duren Sawit, Jakarta Timur diserang massa sekitar 200 orang pada hari Minggu, tanggal 14 Februari 2010.

22.  Gereja Protestan Indonesia Barat (GPIB) “Galilea” di Taman Galaxi, Kota Bekasi, diserang massa berbagai ormas Islam pada hari Senin, tanggal 15 Februari 2010.

23.  Kapela Katolik Stasi Caper di Cirebon, Jawa Barat diancam untuk ditutup oleh sebuah ormas radikal yang bernama GARIS singkatan dari Gerakan Reformasi Islam tanggal 18 Februari 2010.

24. Gereja HKBP Simpang Murai, Ressort Immanuel Dumai dibongkar paksa oleh Lurah dan Satpol PP tanggal 18 Maret 2009.

25.Gereja Kristen Indonesia (GKI) Taman Yasmin, Bogor diserang massa Islam tanggal 18 Maret 2010 dan pembangunan gereja dihentikan oleh Pemkot Bogor, yang mencabut kembali IMB gereja. Pemkot juga menyegel gereja sehingga jemaat mengadakan kebaktian hari Minggu pagi pukul 8 ditrotoar jalan didepan bangunan gereja . Baru-baru ini Pemkot telah membuka gembok gereja namun dalam sehari saja Pemkot menyegel kembali gereja tersebut.

26. Gereja HKBP Karawang yang pembangunannya diprotes warga sekitar pada tanggal 24 Januari 2010 dan disegel pihak polisi. Untung Bapak Bupati Karawang dari Partai Golkar turun tangan dengan mengadakan dialog antara pihak gereja dan warga yang protes dan akhirnya tanggal 3 Maret 2010 segel dibuka lagi dan gereja boleh mengadakan kebaktian ditempat semula sampai pembangunan gereja baru dilahan yang disediakan Pemda siap . Diperkirakan akhir tahun 2010 ini gereja baru siap.

27. Gereja Katolik Stasi Santa Maria Immakulata di Kalideres,Jakarta Barat yang sedang dibangun terpaksa menghentikan pembangunan karena jalan masuk kelokasi gereja ditutup oleh warga yang tak senang dengan kehadiran gereja pada tanggal 12 Maret 2010 . Kini pembangunan gereja belum dimulai kembali . IMB gereja sudah lengkap semuanya

28. Wisma Badan Pendidikan Kristen (BPK) Penabur di Kampung Kongsi, Cibereum, Cisarua, Bogor dibakar oleh massa yang menamakan diri Komunitas Muslim Jalur Puncak tanggal 27 April 2010 malam pukul 19.00 WIB . 2 mobil dan 7 rumah para pekerja bangunan ikut dibakar massa.

29.Sekolah Katolik Santo Bellarminus, Jatibening, Bekasi, Jawa Barat diserang massa pada hari Rabu tanggal 7 Mai 2010 malam . Banyak kaca jendela pecah oleh serangan tersebut. Pihak polisi berhasil mencegah serangan kedua pada malam berikutnya.

30. Gereja Kristen Jawa (GKJ) di Sukoharjo, Kendal, Jawa Tengah dibakar massa pada malam sebelum hari Paskah, Minggu tanggal 4 April 2010 . Namun atas bantuan warga disekitar maka api dapat segera dipadamkan . Hanya sebagian kecil depan gereja yang terbakar . Setelah itu gereja dapat dipakai lagi untuk kebaktian seperti biasa.

31.Gua Santa Maria Bukit Kanada di Desa Jati Mulya, Kecamatan Rangkas Bitung, Kabupaten Lebak, Propinsi Banten  di Keuskupan Bogor. Tempat ziarah umat Katolik ini terletak diatas sebidang tanah seluas 9 hektar . Atas desakan warga disekitar maka sejak tahun 1990 pihak Bupati menutup tempat  ziarah tersebut . Bulan April 2010 lalu ada Tim Gua Santa Maria Kanada sudah menghadap Bupati Lebak dan meminta agar Bupati mengeluarkan lagi sebuah SK baru yang mengizinkan umat Katolik untuk berziarah ketempat tersebut .  Pihak Bupati menjanjikan untuk membantu.

32. Gereja Pantekosta, Jalan Raya Naragong – Bekasi, Desa Limus Nunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor dibongkar paksa oleh Satpol PP atas perintah Bupati Bogor dari partai PKS pada hari Senin, tanggal 19 Juli 2010.

33. Gereja HKBP Binanga, Ressort Sipirok, Desa Siboris, Kecamatan Barumun Tengah, Kabupaten Padang Lawas,Propinsi Sumatera Utara telah menanda-tangani surat pernyataan tidak akan menggunakan rumah ibadah itu sebelum mendapat surat izin resmi .  Hal ini dibuat gereja karena dipaksa oleh Muspika, MUI dan kepolisian setempat  . Hal ini terjadi pada hari Jumat tanggal 30 Juli 2010 yang lalu.

34. Gereja HKBP di Desa Gajah Sakti, Kecamatan Bandar Pulau, Asahan, Sumatera Utara . Gedung gereja dirusak oleh orang-orang tak dikenal pada hari Jumat, tanggal20 Agustus 2010 malam. Para pelaku dicurigai berasal dari Dusun Au Napitu, desa Gajah Sakti, Bandar Pulo, Asahan yang kena hasutan oleh provokator . Bupati Asahan, Drs. H. Taufan Gama Simatupang, MAP telah meminta maaf atas kejadian tersebut.

35. Wisma Semadi Klender, Jalan Dermaga 6, Rt 03, Rw 07,Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Wisma milik Keuskupan Agung Jakarta ini telah ada sejak tahun 1960-an dan tiap hari Minggu biasa diadakan missa atau kebaktian untuk umat Katolik disekitarnya . Namun baru-baru ini Ketua RT setempat mendatangi pastor dan menyampaikan keberatan atas diadakan kebaktian hari Minggu di Wisma itu . Pihak Ketua RT mengatakan bahwa  ada beberapa ormas Islam ikut berkeberatan atas kebaktian hari Minggu . Setelah hal itu dilaporkan kepada polisi maka diadakan “koordinasi” dengan berbagai pihak lalu semuanya  juga beres lagi.

36. Gereja Katolik Alleluya, Tanah Grogot, Jalan Pangeran Hidayat nomor 50, Tanah Grogot, Kabupaten Pasir, Kalimantan Timur,Keuskupan Agung Samarinda telah dilempari dengan batu oleh orang-orang tak dikenal pada hari Sabtu malam, tanggal 11 September 2010 . Banyak kaca jendela pecah dan pihak polisi sedang mengusut kejadian tersebut.

Dalam daftar diatas belum termasuk 3 (tiga) buah gereja di Tembilahan, Riau yang diancam oleh Pemda setempat untuk ditutup. Informasi kami terima tanggal 20 Juni 2010 dari seorang Pendeta hamba Tuhan.

Juga dalam daftar tersebut diatas belum termasuk 10 buah gereja Kristen di Mojokerto, Jawa Timur yang terancam untuk ditutup oleh Penda setempat. Informasi kami peroleh dari pimpinan PGI tanggal 7 Mei 2010.

Juga di daerah Bandung dan sekitarnya ada 9 buah gereja yang nasibnya belum jelas . Sembilan gereja tersebut belum kami masukkan dalam daftar diatas. Informasi tentang gereja-gereja di Bandung kami peroleh dari Pdt. Simon Timorason dari FKKI Jawa Barat pada tanggal 29 Maret 2010.

DI MANA TEMPAT KAMI BERIBADAH? (SETARA INSTITUTE)

 

Review Tematik Pelanggaran Kebebasan Beragama/ Berkeyakinan

Pada tanggal 3 Januari 2010

Terjadi penghalangan kegiatan ibadah yang dilakukan oleh massa. Kegiatan penghalangan berujung pada penyegelan Gereja HKBP Fialdelfia di Desa Jejalen, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi oleh Pemerintah Daerah Bekasi. Sekitar 300 orang menutup akses jalan menuju gereja dan menghalangi jemaat yang akan menyelenggarakan kebaktian. Penutupan ini merupakan lanjutan aksi penolakan warga yang terjadi pada 25 Desember 2009. Tindakan massa didasari argumen bahwa pendirian gereja tidak memiliki IMB. Atas dasar desakan massa, Bupati Bekasi H. Sa’duddin Menerbitkan Surat No. 300/ 695/ Kesbangpollinmas/ 09 tertanggal 31 Desember 2009, mengeluarkan Surat Penghentian Kegiatan Pembangunan dan Kegiatan Ibadah Gereja HKBP Filadelfia.

Pada tanggal 5 Januari 2010

Terjadi pengrusakan rumah ibadah di Jl. Pahlawan Kelurahan Tanjung Aman, Kotabumi Lampung Utara.Pengrusakan dilakukan oleh warga yang berjumlah 6 orang dengan melempari gedung yang dijadikan tempat ibadah dan rumah seorang pengurus gereja. Akibat penyerangan itu, beberapa kaca rumah serta kaca gedung pecah. Tidak diketahui alasan persis yang dilakukan oleh warga tersebut, karena tidak ada penyelidikan lebih lanjut atas peristiwa ini.

Pada tanggal 21 Januari 2010

Terjadi penyegelan gereja Blok I No. 7-8 Perumahan Sepatan Residen Desa Pisangan Jaya, Kec. Sepatan Kabupaten Tangerang yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah atas desakan kelompok Front Pembela Islam (FPI) dan Hizbuttahrir Indonesia (HTI). Penutupan gereja dipicu oleh adanya selebaran “Kristenisasi” dari pihak yang diduga disebarkan oleh kelompok HTI. Dengan alas an meresahkan warga, pada tanggal 21 Januari di gereja tersebut terpampang tulisan “Stop, bangunan ini menyalahi Perda No. 10/2006” [tentang pendirian bangunan]. Penutupan gereja dilakukan oleh pemerintah daerah atas desakan berbagai organisasi massa seperti FPI, HTI, MUI.

Pada tanggal 22 Januari 2010

Terjadi pembaran rumah ibadah di Sibuhuan, Padang Lawas Sumatera Utara oleh massa dan menimpa jemaat HKBP. Sekitar 1000 orang warga membakar rumah ibadah HKBP. Massa beralasan bahwa rumah ibadah ini semakin hari semakin banyak pengikutnya dan meresahkan masyarakat, padahal status bangunan tersebut bukanlah gereja yang telah memenuhi syarat pendirian. Rumah ibadah ini didirikan pada 1992. Sebelum peristiwa terjadi, Pemerintah Daerah memfasilitasi dialog dengan para pemuka agama dan diperoleh ‘kesepakatan’ bahwa umat Kristiani akan mengalihkan kegiatan ibadahnya di Kecamatan Sosa, 28 kilometer dari Sibuhuan. Kesepakatan yang ‘dipaksakan’ karena jauhnya jarak yang harus ditempuh, jemaat HKBP tetap melakukan ibadah di rumah ibadah dimaksud. Tidak ada tindakan apapun dari aparat setempat baik saat kejadian maupun pascakejadian. Padahal pasca peristiwa, muncul beberapa intimidasi dari orang yang tidak dikenal.

Pada tanggal 22 Januari 2010

Terjadi pembakaran rumah ibadah milik jemaat Gereja Pantekosta di Sibuhuan, Padang Lawas Sumatera Utara. Rumah ibadah ini hanya berjarak 500 meter dari gereja HKBP yang dibakar oleh massa dan pada waktu yang sama. Setelah melakukan pembakaran Gereja HKBP, massa melanjutkan aksinya dengan membakar rumah ibadah milik Jemaat Gereja Pantekosta. Alasan yang mengemuka juga sama dengan pembakaran yang dilakukan terhadap gereja HKBP. Demikian juga aparat penegak hukum tidak melakukan penanganan hukum.

Pada tanggal 24 Januari 2010

Terjadi penolakan pendirian gereja Jemaat Gereja Kristen Indonesia di Ciranjang, Cianjur, Jawa Barat. Rumah Ibadah ini ditolak oleh warga dengan alasan meresahkan masyarakat dan menyalahi peruntukan. Tidak hanya melarang pendirian tempat ibadah, ketika jemaat melakukan ibadah pun warga melakukan dengan pelarangan dengan alasan bahwa bangunan tersebut menyalahi peruntukkan dan meresahkan warga.

Pada tanggal 24 Januari 2010

Terjadi penolakan pendirian gereja Jemaat Gereja Kristen Pasundan (GKP) Ciranjang Cianjur Jawa Barat. Sama dengan keberadaan Gereja Kristen Indonesia, gereja ini juga Kristen Pasundan juga mengalami persoalan yang sama. Di tolak warga, dengan alasan salah peruntukkan dan meresahkan warga.

Pada tanggal 24 Januari 2010

Terjadi penghentian paksa kegiatan ibadah jemaat GBI Kairos di Duren Sawit Jakarta Timur. Penghentian dilakukan oleh massa yang berjumlah sekitar 200 orang. Pada saat jemaat sedang melakukan kebaktian, massa menyerang gereja dan mendesak penghentian kegiatan ibadah. Selain dianggap salah peruntukkan, gereja tersebut juga dianggap meresahkan warga.

Pada tanggal 5 Februari 2010

Terjadi penutupan paksa gereja HKBP di Karawang Wetan, Kec. Karawang Timur, Kabupaten Karawang Jawa Barat. Massa dari desa sekitar melakukan penutupan paksa gereja. Penutupan paksa ini dipicu oleh kekecewaan warga yang sudah berulang kali meminta agar Pemerintah Daerah Karawang menutup gereja karena dianggap meresahkan warga, tapi tidak dipenuhi oleh pemerintah daerah. Gereja

ini sebenarnya memiliki izin lengkap ini telah beroperasi.

Pada tanggal 7 Januari 2010

Terjadi penolakan keberadaan gereja HKBP Pondok Timur Kota Bekasi Jawa Barat. Massa yang berjumlah sekitar 100 orang melakukan orasi saat kebaktian berlangsung. Mereka menolak keberadaan gereja. Alasan yang muncul adalah bahwa gereja tersebut sebenarnya adalah rumah tinggal yang digunakan untuk beribadah. Gereja ini memiliki jemaat 300 kepala keluarga dan berdiri sejak tahun 2007.

Pada tanggal 15 Februari 2010

Terjadi penghentian paksa kegiatan ibadah di gereja Perumahan Taman Galaxy, Jaka Setia, Bekasi Selatan, Kota Bekasi Jawa Barat. Aksi ini dilakukan oleh Front Pembela Islam (FPI), Forum Silaturahmi Masjid dan Mushala Galaxi, Forum Remaja Islam Medan Satria, FKUB Bekasi, Persatuan Islam (PERSIS), Komite Penegak Syariah (KPS), Muhammadiyah, Gerakan Pemuda Islam (GPI), Masyarakat Peduli Syariah (MPS), Gabungan Remaja Islam (GARIS). Massa beralasan bahwa keberadaan Gereja Galilea telah meresahkan warga.

Pada tanggal 18 Februari 2010

Terjadi desakan penutupan gereja Jemaat Kapel Katolik Stasi Capar Sumber Cirebon, Jawa Barat. Saat misa berlangsung, Ustadz Abu, pimpinan organisasi GARIS Cirebon, telah menunggu di Masjid di depan Gereja. Setelah selesai misa, Rm. Franki menemui Ustadz Abu di Pasturan. Pada saat itu, Ustadz Abu mendesak agar gereja ditutup karena menganggu warga yang sedang salat Maghrib. Abu juga menyoal IMB dan mengancam jika tidak ada IMB maka mereka akan membekukan gereja, yang sudah beroperasi sejak zaman Orde Baru ini. Desakan untuk membuat surat pernyataan di atas materai pun di tolak oleh Rm. Franki. Lurah Sidawangi menolak kemungkinan penutupan gereja tersebut, dengan alasasn GARIS bukanlah kelompok masyarakat yang berdomisili di sekitar gereja, jadi alas an meresahkan warga tidak benar.

Pada tanggal 28 Februari 2010

Terjadi penghentian paksa kegiatan ibadah. Peristiwa ini menimpa jemaat gereja HKBP Pondok Timur Indah Kota Bekasi. Dengan modus yang sama dan berulang, jemaat HKBP dipaksa menghentikan kegiatan keagamaan akibat protes massa dengan alasan meresahkan warga/ desakan warga. Untuk menghindari amuk massa, Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan) yang terdiri dari Camat, Kapolsek, dan lain-lain, mendatangi pihak gereja dan meminta agar kegiatan ibadah dihentikan.

Pada tanggal 1 Maret 2010

Terjadi penyegelan gereja milik jemaat HKBP Pondok Timur Indah Kota Bekasi. Penyegelan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah melalui aparatusnya merupakan lanjutan dari desakan massa sebelumnya. Atas desakan massa, Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Penataan dan Pengawasan Bangunan (P2B) melakukan penyegelan terhadap Rumah Ibadah HKBP. Penyegelan ini dianggap tidak

sah jemaat HKBP karena P2B melampaui kewenangannya bahkan tanpa berita acara. Atas dasar inilah makan jemaat HKBP membuka tanda segerl ini dan tetap menggunakan rumah ibadah ini untuk beribadah.

Pada tanggal 11 Maret 2010

Terjadi penyegelan gereja GKI Taman Yasmin Bogor Barat, Kota Bogor Jawa Barat. Penyegelan dilakukan oleh Pemerintah Daerah atas desakan Forkami (Forum Komunikasi Muslim Indonesia) Bogor. Penyegelan dilakukan karena secara resmi Pemkot Bogor telah mencaubut IMB atas gereja ini. Pencabutan IMB dilakukan karena keberadaan gereja dinilai meresahkan warga. Saat penyegelan Satpol

PP didampingi oleh Polresta Bogor dan Koramil.

Pada tanggal 12 Maret 2010

Terjadi penghalangan kegiatan ibadah terhadap Jemaat Katolik Stasi Santa Maria Immaculata di Perumahan Citra Garden City III dan IV di Kalideres, Jakarta Barat. Warga melakukan pemblokiran jalan menuju gereja. Sedangkan jemaat hendak melakukan ibadah di gereja tersebut. Warga menyoal IMB, padahal pihak gereja menyatakan bahwa gereja tersebut sudah memiliki IMB dari pemerintah daerah.

Penghalangan kegiatan ibadah dilakukan karena keberadaan gereja dianggap meresahkan warga.

Pada tanggal 1 April 2010

Terjadi penghalangan kegiatan ibadah Jemaat Gereja Katholik Paroki Santo Johannes Baptista oleh massa yang memberikan ancaman. Penghalangan dalam bentuk ancaman dilaporkan kepada Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika). Atas saran dan fasilitas aparat negara, jemaat melakukan ibadah di tempat lain.

Pada tanggal 4 April 2010

Terjadi pembakaran gereja Jemaat Gereja Kristen Jawa Sukorejo di Pepanthan Curug Sewu, Weleri, Kendal Jawa Tengah. Pembakaran dilakukan oleh orang yang tidak teridentifikasi. Atas bantuan warga yang menolong, gereja ini hanya terbakar di bagian pintu gereja saja.

Pada tanggal 27 April 2010

Terjadi pembakaran properti milik Badan Pendidikan Kristen (BPK) Penabur di Jl. Taman Safari Cibeureum, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pembakaran dilakukan oleh Massa (Komunitas Muslim Jalur Puncak). Ratusan warga menyerang dan membakar pembangunan wisma milik BPK Penabur. Tiga unit bangunan dan 2 unit mobil dan alat-alat kerja juga dihancurkan. Warga menolak keberadaan bangunan ini karena menduga akan menjadi pusat kegiatan keagamaan dan meresahkan warga. Padahal secara administratif, fasilitasi pendidikan ini telah mendapat izin pembangunan dari pemerintah daerah. Namun demikian, setelah peristiwa ini Wakil Bupati Bogor menghentikan proses pembangunan. Pada tanggal 13 Juni 2010 terjadi ancaman penggrebekan gereja yang menimpa jemaat  gereja di Cirebon. Ancaman datang dari FPI, FUI, GAPAS (Gerakan Anti Pemurtadan Aliran Sesat). Merespon ancaman dan intimidasi ini pihak gereja dengan fasilitasi FAHMINA Institute Cirebon melaporkan kepada MUSPIDA (Musayawarah Pimpinan Daerah) Cirebon. Muspida berkomitmen melindungi gereja dan menghimbau bagi gereja yang belum memiliki izin untuk mengajukan izin.

Pada tanggal 20 Juni 2010

Terjadi penyegelan gereja jemaat HKBP Pondok Timur Indah Kota Bekasi. Pemerintah Kota Bekasi menyegel gereja HKBP dengan alasan telah terjadi perubahan fungsi dari rumah tinggal menjadi tempat peribadatan. Sebelumnya 1 Maret, saat gereja ini disegel untuk pertama kalinya, pemerintah kota Bekasi berjanji akan mencarikan lahan baru untuk HKBP, tapi belum direalisasikan. Pemerintah Kota menyegel gereja atas desakan massa dan pelanggaran peruntukkan bangunan.

Pada tanggal 21 Juni 2010

Terjadi penyegelan rumah ibadah di Jl. Harapan Ujung, Kelurahan Tembilahan Hulu, Kecamatan Tembilahan Hulu, Indrigiri Hilir. Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Kepala Satpol PP melakukan penyegelan 3 bangunan Rumah Ibadah dengan alasan melanggar Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 8 dan Nomor 9 tahun 2006 pasal 14 tentang pendirian rumah ibadah. Juga melanggar Peraturan Daerah (Perda) Indragiri Hilir Nomor 21 tahun 2008 pasal 8 tentang Ketertiban Umum dan Perda Indragiri Hilir No 37 tahun 2002 tentang Izin Mendirikan Bangunan.

Pada Bulan Juni 2010

Terjadi penolakan pendirian gereja di Cilangkap Jakarta Timur. Rencana pendirian gereja oleh Jemaat Gereja Katolik St. Yohanes Maria ini telah berlangsung sejak lama dan tidak pernah memperoleh izin dengan alasan meresahkan masyarakat setempat. Pihak gereja telah mengupayakan IMB dari Gubernur DKI Jakarta dan Biro Dik Mental Kementerian Agama selama 12 tahun dan belum juga diperoleh. Massa menolak tanah yang dipilih oleh pihak gereja untuk dijadikan gereja. Penolakan terjadi sudah berulang kali dan berulang kembali pada Juni 2010 di mana telah muncul spanduk-spanduk penolakan dari masyarakat yang semuanya berdalih bahwa rencana pendirian gereja tersebut meresahkan masyarakat.

Pada Bulan Juni 2010

Terjadi penolakan pendirian gereja Jemaat Gereja Katolik St. Kalvari Pondok Gede Jakarta Timur. Sama dengan rencana pembangunan gereja di Cilangkap, jemaat gereja ini pun telah mengupayakan perolehan izin. Sambil menunggu perolehan izin, selama ini mereka beribadah di Kapel Sekolah Santo Markus II Pondok Gede Bekasi. 2 Peristiwa penolakan sudah berlangsung sejak lama dan kembali menguat pada Juni 2010. Dalam review ini tidak dicantumkan tanggal. Pencantuman “Bulan Juni” merujuk pada diterimanya laporan penolakan ini oleh SETARA Institute.

Pada Bulan Juni 2010

Terjadi penolakan pendirian gereja milik Jemaat Gereja Katolik St Leo Agung Jatibening Jakarta Timur. Pemerintah Daerah menolak memberikan izin pembangunan gereja yang pada tahun 2000 pernah dibakar oleh massa.

Laporan Bulan Juni 2010

Terjadi penolakan pendirian gereja jemaat Gereja Katolik St Ratu Rosary Lenteng Agung Jakarta Selatan. Sementara belum memperoleh ijin, jemaat melakukan kegiatan ibadah di sebuah sekolah Desa Putra, Yayasan Budi Murni, Jakarsa, Jakarta Selatan. Penolakan warga juga terlihat dari spanduk yang terbentang di daerah lokasi rencana pembangunan gereja. Pada 28 Maret 2010 misalnya terlihat spanduk: “Kami masyarakat Ciganjur Cipedak dan Jemaah Majelis Taklim Nurul Musthofa Menolak

Pembangunan Gereja di Wilayah kami”. Spanduk tersebut berada di Jalan Raya Cipedak,Ciganjur.

Pada tanggal 18 Juli 2010

Terjadi penyerangan kegiatan ibadah jemaat Gereja HKBP di Ciketing Mustika Jaya, Kota Bekasi. Jemaat HKBP ini merupakan jemaat gereja Pondok Timur yang disegel gerejanya dan belum memperoleh tempat ibadah baru. Jemaat HKBP yang sedang melakukan ibadah didatangi massa sekitar 600 orang yang menolak kegiatan ibadah.

Pada 19 Juli 2010

Terjadi penyegelan gereja Jemaat Pantekosta di Celeungsi Kabupaten Bogor oleh pemerintah daerah melalui Satpol PP Kabupaten Bogor. Penyegelan dilakukan oleh Satpol PP dengan membawa surat perintah dari Bupati Bogor. Penyegelan disaksikan oleh Wakapolres Bogor. Dalam proses penyegelan ini terjadi perlawanan dari pihak gereja dan timbul bentrokan. Alasan penyegelan ini karena selain meresahkan warga, gereja ini dianggap menyalahi peruntukan.

TAHUN 2011

 

Daftar gereja-gereja yang diganggu tahun 2011 sebagai berikut :

1.    Sekolah dan Gereja Katolik di Tapung, Kabupaten Kampar, Riau pada hari Jumat, tanggal 21 Januari 2011 mendapat hasutan dari seorang tokoh setempat bernama Datuk Suhaidi untuk ditutup. Namun hal tersebut dapat dicegah oleh aparat keamanan Pemerintah Daerah setempat.

2.    Gereja Katolik Petrus dan Paulus di Temanggung, Jawa Tengah diserang massa pada hari Selasa, tanggal 8 Februari 2011 (kejadian ini menyusul keputusan pengadilan di Temanggung tentang penodaan agama dan juga menyusul kasus penyerangan atas warga Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten pada hari Minggu, tanggal 6 Februari 2011.

3.    Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) di Temanggung, Jawa Tengah diserang massa pada hari Selasa, tanggal 8 Februari 2011.

4.    Gereja Bethel Indonesia (GBI) di Temanggung, Jawa Tengah diserang massa pada hari Selasa, tanggal  8 Februari 2011

5.    Gereja Protestan Indonesia Barat (GPIB) Galilea, di Taman Galaxi, Bekasi, Jawa Barat diserang massa pada hari Rabu, tanggal 9 Februari 2011 Pagi-pagi saya mendapat laporan tentang serangan terhadap gereja ini dan segera saya laporkan ke polisi dan aparat keamanan terkait sehingga massa bringas dapat dicegah dari usaha merusak gereja tersebut.

6.    Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) di Sleman, Jogyakarta dari Bapak Pdt. Nico Lomboan karena mendapat gangguan massa maka harus pindah dan mengadakan kebaktian hari Minggu di sebuah gedung milik Pemda setempat. Kejadian tanggal 10 Februari 2011

7.  Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) di Pondok Aren, Banten dari Bapak Pdt. Kaunang dipaksa massa untuk menurunkan papan nama gereja pada tanggal 22 Februari 2011

8.    Gereja Katolik Paroki Santa Maria di Kalvari, Lubang Buaya, Pondok Gede, Jakarta Timur hari Minggu tanggal 20 Februari 2011 pukul 8 pagi didatangi serombongan orang yang menyatakan protes tentang keberadaan gereja. Pihak pengurus gereja mengajak makan malam bersama pimpinan pengunjuk rasa dan terjadi  “perdamaian” saat makan bersama itu .

9.    Kapela Katolik Santo Antonius di Air Molek, Teluk Kuantan, Riau dibakar pada hari Senin, tanggal 11 April 2011 oleh massa yang kecewa karena calon mereka kalah dalam Pilkada setempat. Juga kantor Komisi Pemilihan Umum setempat dibakar massa. Kapela ini termasuk Keuskupan Padang.

10.  Hari Kamis tanggal 14 April 2011 sebuah gereja baru di Dukuh Ubalan, Desa Panutan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Jawa Timur diserang massa yang menyebabkan dinding gereja rusak. Gereja belum bisa diketahui namanya hingga kini . Informasi kami peroleh dari jaringan internet saja.

11. Hari Kamis tanggal 21 April 2011 ditemukan bom 150 kg didekat gereja Bethel “Christ Cathedral” di Serpong, Tangerang, Banten. Bom tersebut diletakkan oleh kaum teroris yang telah ditangkap polisi .

12. Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) di Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Sengenge, Riau dibakar massa pada hari Senin tanggal 1 Agustus 2011 pukul 23 WIB. Massa sebanyak 100 orang  mula-mula mengancam jemaat gereja dengan senjata tajam lalu menyiramkan bensin dan membakar gereja. Informasi ini diberikan oleh Klasis Riau/Sumbar Pdt. Sahat Tarigan

13. Sebuah Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) dilokasi yang hanya berjarak 5 km dari gereja nomor 12 diatas juga dibakar oleh massa yang sama pada hari Senin, tanggal 1 Agustus 2011 malam

14. Gereja Katolik di Stasi Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah akhir-akhir ini sering dilempari batu oleh warga dari sebuah kampung tetangga. Genteng dan kaca jendela pecah karena lemparan batu dan kondisi gereja sangat memprihatinkan dan umat gereja mulai merasa takut. Polisi di Tanjung-Brebes pura pura tidak tahu apa-apa. Informasi kami terima dari seorang kawan tanggal 15 Juni 2011 Terkahir kami mendapat kabar dari seorang kawan bahwa situasi gereja makin kondusif.

15. Aprilia Diyah Kusumaninggrum yang biasa dipanggil Lia (usia 22 tahun), alumni Sekolah Tinggi Teologi (STT) di Magelang pimpinan Bapak Pdt. Nico Lomboan (Gereja Pantekosta di Indonesia/GPdI) Sleman, Jogyakarta diculik orang tak dikenal pada tanggal 9 Juni 2011 malam di Situbondo, Jawa Timur . Lia ditinggalkan dalam keadaan tidak sadar di perkebunan tebu di Madiun . Setelah sadar Lia dibantu warga setempat dan naik bus menuju Jogyakarta dan dijemput Ibu Pdt. Esther Lomboan dari GPdI Sleman, Jogyakarta

16. Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) di Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat dari Pdt. JW Sheno diancam akan disita tanahnya oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tanggal 6 Agustus 2011. Eksekusi ditunda atas bantuan aparat pemerintah terkait dengan bantuan FKKJ

17. Gereja Alkitabiah Maranata, Jalan Kacang Tanah, Bojong Indah, Rawa Buaya, Jakarta Barat dari Pdt. Silas Kusah pada hari Minggu tanggal 31 Juli 2011 didatangi massa sekitar 100 orang yang ingin memaksa gereja ditutup karena belum punya izin. Setelah diadakan perundingan maka disepakati bahwa papan nama  gereja diturunkan dan kegiatan gereja untuk sementara dihentikan sampai keluar izin dari Wali Kota Jakarta Barat .

18.  Perayaan Paskah disebuah Sekolah Kristen di Cirebon, Jawa Barat dibubarkan oleh sekelompok orang yang menamakan diri GAPAS (Gerakan Anti Pemurtadan dan Aliran Sesat) pimpinan Andi Mulya pada hari Senin, tanggal 16 Mai 2011. Polisi hanya menonton kejadian tersebut .

19.  Gereja Kristen Jawa (GKJ) di Dukuh Jambon, Desa Sabranglor, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah dilempari bom molotov yang meledak dan menimbulkan kebakaran diatap gereja. Diduga kejadian sekitar pukul 2 pagi tapi jemaat gereja baru mengetahui kejadian tersebut pada hari Kamis Pesta Kenaikan Yesus tanggal 2 Juni 2011 siang . Barang bukti berupa pecahan botol, sumbu yang terbakar dan  botol air minum berisi bensin sudah diamankan polisi.  September tahun 2010 gereja tersebut juga telah dilempari bom molotv tapi tidak meledak .

20. Gereja Masehi Injili (GMI) didusun Sungai Langsat, Desa Pasaribu Pangean, Kabupaten Kuantan Sengge, Riau pada tanggal 2 Agustus 2011 pukul 11 malam dibakar massa. Bangunan gereja dari kayu habis terbakar. Ada 15 anggota jemaat gereja yang biasa mengadakan kebaktian digereja tersebut .

21. Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Kota Madya Surabaya

22. Gereja Kristen Indonesia (GKI) Gayung Sari di Kota Madya Surabaya

23. Gereja HKBP Sedati Sidoarjo di Kabupaten Sidoarjo

24. Gereja Katolik Sukolilo (yang akhirnya pindah ke Galaxi Bumi Permai, Kota Madya Surabaya)

25. Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) di Kota Madya Surabaya

26. Gereja Kristen Indonesia (GKI) Taman Yasmin, Bogor yang sudah memenangkan perkara sampai dengan Keputusan Mahkamah Agung namun karena keras kepala pihak Walikota Bogor tetap menyegel pintu masuk gereja. Tiap hari Minggu jemaat gereja terpaksa beribadat di trotoar didekat lokasi gereja yang masih digembok oleh Walikota Bogor. Gereja ini sudah kami muat dalam daftar tahun 2010 tapi karena gereja tetap saja mengalami kesulitan maka kami muat sekali lagi tahun ini. Kini kasus GKI Yasmin sudah menjadi buah bibir orang baik didalam negeri maupun didunia internasional .

27.  Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) di Perumahan Cituis Indah, Blok E No. 42, Desa Surya Bahari, Kecamatan Paku Haji, Tangerang Utara, Banten dengan Bapak Pdt. William Laoh (49 tahun) diancam akan ditutup. Pada hari Minggu tanggal 4 September 2011 terjadi demonstrasi menentang kehadiran  gereja oleh massa lalu pihak Camat mengeluarkan surat perintah penutupan gereja. Gereja sudah berada dilokasi sudah 13 tahun dengan jemaat sekitar 40 orang. Menurut rencana waktu itu pada hari Minggu tanggal 11 September 2011 akan diadakan demontrasi massa lagi tapi berkat kesigapan pihak polisi dan aparat   keamanan terkait demontrasi tidak terjadi . Namun pada hari Natal (25/12/2011) saat kebaktian gereja diserang massa bringas yang bermarkas tak jauh dari lokasi gereja .

28.  Gereja Kristen Baptis Jakarta (GKBJ) Pos Sepatan dengan Pdt. Bedali Hulu di Perumahan Sepatan Residens Blok I No. 7 desa Pisangan Jaya, Kecamatan Sepatan, Tangerang Utara Banten mendapat ancaman akan diserang massa pada hari Minggu tanggal 11 September 2011 tapi hal ini batal karena kesigapan polisi dan aparat keamanan terkait. Atas petunjuk Kapolsek Sepatan kebaktian gereja untuk  sementara diadakan dari rumah kerumah anggota jemaat . Gereja ini sudah sering sekali mendapat gangguan dari warga disekitar gereja .

29. Gereja Katolik Santa Theresia di Poso, Sulawesi Tengah diserang massa hari Jumat tanggal 16 September 2011. Hanya pintu gereja yang terbakar karena kesigapan pihak polisi mengamankan lokasi gereja .

30. Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) di Poso, Sulawesi Tengah dilempari bom molotov oleh massa pada hari Jumat tanggal 16 September 2011 . Untung bom molotv tidak meledak sehingga gereja selamat .

31.  Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) di Ranca Ekek, Kelurahan Mekar Galih, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat dengan Bapak Pdt. Bernard Maukar, gereja ini ditutup Pemda setempat tanggal 29 Juli 2011 . Jemaat gereja berjumlah 300 jiwa termasuk anak2 dan  gereja telah berada dilokasi 24 tahun lamanya.  Bapak Pdt. Christ Hutabarat dari Badan Pengurus GPdI mengunjungi gereja tanggal 20 September 2011 dan melaporkan kejadian tersebut. Kejadian ini sudah ditangani pihak polisi dan aparat keamanan terkait secara serius.

Jumat, tanggal 30 September Camat dan Satpol PP telah menyegel gereja tersebut dan telah mengeluarkan segala perabot dan peralatan gereja . Proses pengadilan atas gereja sedang berlangsung. Pihak Bapak Kapolda Jawa Barat amat membantu sehingga hal-hal yang tak diinginkan dapat dihindari.

32.  Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunten, Jalan A.R. Hakim , Solo diserang bom bunuh diri pada hari Minggu, tanggal 25 September 2011 pukul 10.55 WIB . Yang bawa bom sendiri tewas dan mencederai 24 warga jemaat gereja (14 luka berat dan 8 luka ringan). Pendeta Gereja ialah Pdt. Jonathan Setiawan dan gereja tersebut mempunyai jemaat sebanyak 6.000 jiwa.

Catatan : Tabloid Rohani “Gloria”, Surabaya edisi Minggu pertama Oktober 2011 dihalaman 6 menuliskan bahwa di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur sejak Januari hingga September 2011 ada 25 Gereja yang dihentikan paksa kegiatan peribadatannya oleh kelompok-kelompok masyarakat tertentu. Informasi tersebut telah diberikan oleh Bapak Agus Susanto, Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Kabupaten Sidoarjo. Kami sudah  meminta konformasi tentang hal tersebut namun tidak juga mendapat jawaban dari pengurus gereja diwilayah itu .

33.  Gereja Bethel Indonesia (GBI) Tampak Siring, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada hari Jumat tanggal 7 Oktober 2011 pukul 19.30 WIB mendapat ancaman bom oleh seseorang dengan nada bicara bahasa Indonesia dengan logat orang asing. Tim gegana polisi telah datang kelokasi tetapi tidak menemukan apa-apa. Pendeta gereja ialah Bapak Pdt. Niko Njotorahardjo. Berita dari website Media Indonesia, Sabtu, tanggal 8 Oktober 2011 pukul 18.40 WIB

34.  Sekolah Perguruan Kristen Mahanaim di Rawalumbu, Bekasi didemo oleh massa bringas sebanyak 70 orang dengan membawa obor dan berteriak melalui mikrofon “bakar ! bakar ! bakar !” pada hari Jumat tanggal 28 Oktober 2011 sore hari . Setelah mendapat laporan dari seorang kawan wartawan pada pukul 16.58 WIB saya langsung menghubungi pihak polisi dan aparat keamanan terkait dan  pukul 17.31 WIB atau sejam kemudian situasi dilokasi telah aman dan massa bringas juga telah mebubarkan diri.

35.  Gereja Kristen Indonesia (GKI) Lampung dari Bapak Pdt. Reva Natigor menerima surat ancaman tanggal 25 Oktober 2011 dari seseorang yang mengaku diri sebagai seorang teroris profesionil yang mau meledakkan gereja dengan bom . Juga si pemeras meminta uang dari gereja sebanyak Rp 80 juta. Pihak gereja meminta pertolongan Polresta Bandar Lampung yang datang menyisir lokasi dan tidak menemukan apa-apa (informasi dari Tabloid Gloria, Surabaya, Minggu III, November 2011 halaman 4)

36. Gereja Bethel Indonesia (GBI) Tabernakel di Batam Center, Kepulauan Riau mendapat ancaman bom dari seorang lelaki yang menyusup diantara jemaat gereja. Akibatnya ialah kebaktian gereja jadi tertunda. Lelakii “aneh” itu bernama Jamil alias Jamilas berusia 27 tahun telah meletakan sebuah kardus dipintu masuk gereja yang dikira berisi bom. Pihak gereja memanggil polisi yang menangkap Jamil dan mengamankan gereja. (lihat Tabloid rohani Gloria, Surabaya, Minggu III November 2011 hal. 4)

37.  Gereja Bethel Indonesia (GBI) Setia Mekar dengan Ibu Pdt. Marsiah, ini adalah gereja terlama berada dilokasi itu.

38. Gereja Bethel Indonesia (GBI) Rawakalong dengan Bapak Pdt. Samuel dan seorang pengurus gereja bernama Ibu Panjaitan.

39. Gereja Bethel Indonesia (GBI) Bekasi Timur Permai (disingkat BTP) dengan Bapak Jakub sebagai seorang pengurus gereja

40. Gereja HKBP Rawakalong dengan para pengurus gereja yaitu Bapak Manalu, Bapak Gultom dan  Bapak Silalahi

41.  Gereja Advent dengan Bapak Sihombing sebagai seorang pengurus gereja

42. Gereja Kasih Anugerah atau City Blessing Church dengan Pdt. Gunawan S.

43. Gereja Gekari (sebuah gereja Karismatik).

44.  Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Ngulu Wetan, Rt. 01/09, Pracimantoro, Wonogiri pimpinan Bapak Pdt. Karel Sipolta .

45.  Gereja Segala Bangsa di Desa Gebangharjo, Pracimantoro

46. Gereja Kristen Jawa (GKJ), Desa Godang, Pracimantoro

47. Gereja Bethel Tabernakel, Desa Gebangharjo, Pracimantoro

48.  Gereja Kristen Nazarene (Nazaret), Desa Lebak, Pracimantoro Itulah 5 buah gereja di Pracimantoro, Wonogiri (dekat Solo), Jawa Tengah

49. Bapak Pdt. Simon Timorason dari FKK Jawa Barat Bandung melaporkan kepada kami tanggal 9 Desember 2011 bahwa Gereja GKPB (Gereja Kristen Perjanjian Baru dan Injili) di Gang Banjar nomor 1, Cianjur, Jawa Barat dari Bapak Pdt. Bambang Widjaja telah ditutup paksa oleh aparat Pemda setempat .

50.  Goa Maria Sendang Pawitra di Dukuh Sendang, Desa Sepanjang , Kecamatan Tawamangu, Kabupaten Karanganyar (dekat Solo) , Jawa Tengah telah dirusak orang tak dikenal pada hari Rabu tanggal 14 Desember 2011 tengah malam sampai Kamis tanggal 15 Desember dini hari. Kepala patung Bunda Maria setinggi 3 meter hilang. Juga bejana air suci dan patung-patung malaikat dirusak serta salib dari kayu juga hilang dibawa orang tak dikenal itu. Polisi langsung mengadakan pemeriksaan dilokasi kejadian. Goa Maria tersebut terletak dilahan seluas 2000 hektar dan dibangun tahun 1985. Saat laporan ini disusun (awal Februari 2012) Goa Maria sudah diperbaiki dan telah dibuka kembali bagi umat Katolik yang ingin beziarah kesana.

51. Gereja Bethel Indonesia (GBI) digedung pertemuan umum Gratia, Jalan Dr. Sudarsono no. 32, Cirebon, Jawa Barat telah diganggu warga sekitar tanggal 19 Oktober 2011.

52. Gereja Bethel Indonesia (GBI) Pekiringan, Jalan Pekiringan 165, Cirebon dari Pdt. Susijanto telah diganggu warga disekitar pada hari Selasa tanggal 8 November 2011

53.  Gereja Katolik Paroki Santo Johanes Baptista di Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat sebelum hari Natal 2011 mendapat ancaman akan diganggu oleh Ketua MUI Kecamatan Parung dan adiknya yang juga Ketua MUI Kabupaten Bogor namun berkat kesigapan aparat kepolisian dan keamanan terkait maka gereja dapat menjalankan ibadah perayaan Natal dengan aman dan tertib. Memang gereja ini sudah sering diganggu oleh kedua ustatz radikal tersebut.

54. Jumat, tanggal 23 Desember 2011 massa sekitar 800 sampai 1000 orang yang tergabung dalam FOSMIL atau Forum Silaturahmi Muslim Limusnunggal berdemo menetang Gereja Pentakosta Indonesia (GPI) yang terletak dikota wisata Limus Nunggal dan gereja-gereja lainnya (?) di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Berkat kesigapan polisi dan aparat keamanan terkait  maka pengrusakan gereja dapat dihindarkan.

55.  Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) El-Shaddai Purinaga Indah, Kampung Melayu, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang

56.  GPdI Desa Tegalangus, Teluknaga pimpinan Pdt. Riki Tuwo Tuwo

57.  Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA), Kampung Melayu Barat, Teluknaga dengan Pdt. Darmanto

58.  Gereja Bethel Indonesia (GBI) Kajangan, Teluknaga, dari Pdt. Petrus

59. GPdI Tanjung Burung, Teluknaga dari Ibu Pdt. Meiti Assa

60. GPY (?) Kampung Melayu Barat, Teluknaga dari Pdt. Daniel

61. GKRI Kampung Melayu Barat, Teluknaga (nama Pdt tidak kami peroleh)

62. Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) “Bunga Bakung ” di Mojokerto, Jawa Timur disegel massa warga disekitar gereja menjelang hari Natal tanggal 25 Desember 2011 yang lalu.

63. Juga di Mojokerto ada sebuah gereja yang mengadakan ibadah Natal tanggal 25 Desember 2011 di SPN  (Sekolah Kepolisian Negara) namun diganggu oleh warga sekitar lokasi tersebut.

64. Gereja Katolik Paroki Bunda Theresa atau Mother Theresa di Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat telah didemo massa yang menentang pembanguan gereja pada hari Rabu tanggal 28 Desember 2011. Dokumen gereja telah lengkap namun IMB belum juga keluar . Gereja ini mempunyai umat paroki sebanyak  7.300 jiwa.

 Tahun 2012

 Pada 11 Februari 2012

Terjadi penyegelan tiga gereja: HKBP Kaliabang, GKRI, dan Pentakosta di daerah yang sama. Sejak bulan Desember 2011 telah ada gangguan dan ancaman penutupan gereja. Pihak gereja menerima SP1-3 dari Pemkot Bekasi dan adanya negosiasi pihak gereja dengan Pemkot untuk memberi waktu pengurusan surat IMB. Hari sabtu 11 Februari 2012 pukul 08-09.30 Pemkot Bekasi beserta aparat keamanan (Polisi, Brimob, satpol PP) melaksanakan eksekusi penyegelan terhadap tiga gereja tersebut.

Sebagai rekapitulasi atas jumlah gereja yang diganggu, ditutup atau disegel dan dibakar dinegeri kita sejak hari Proklamasi tahun 1945 hingga saat ini menurut masa jabatan tiap Presiden RI sebagai berikut :

1.    Soekarno, Agustus 1945 – 17 Maret 1967                       : 2 buah gereja dibakar

2.    Soeharto, 17 Maret 1967 – 23 Mai 1998                           : 456 gereja

3.    BJ Habibie, 23 Mai 1998 – 20 Oktober 1999                     : 156 gereja

4.    Gus Dur, 20 Oktober 1999 – 23 Juli 2001                          : 232 gereja

5.    Megawati, 23 Juli 2001 – 4 Mai 2004                  :  92 buah

6.    SBY, 4 Mai 2004 – sekarang (September 2011)             :  312 buah

Total gereja yang diganggu sejak zaman Soekarno sampai Susilo Bambang Yudhoyono sebesar 1.250 buah.

Bersama ini kami  berikan angka-angka gangguan atas gereja dalam 5 tahun terakhir sbb:

TAHUN 2007       :              100 buah gereja yang diganggu

TAHUN 2008       :               40 buah gereja yang diganggu

TAHUN 2009       :              8 buah gereja yang diganggu

TAHUN 2010       :              47 buah gereja yang diganggu

TAHUN 2011       :               64  buah gereja yang diganggu

 

APA YANG KITA LAKUKAN?

Bila kita berhenti berjuang untuk orang lain pada saat itulah kemanusiaan kita hilang atau mati.

Barangsiapa selalu membiarkan dirinya hanya berayun-ayun di dalam buaian keamanan, ia tidak akan pernah berdiri di atas kaki sendiri

Barangsiapa yang hanya ingin berlindung ia tidak akan pernah mempelajari jalan menjadi dewasa

Kemerdekaan dan keadilan bukan langsung turun dari surga, namun harus diperjuangkan.

 

Mari bergandeng tangan berjuang untuk kemerdekaan beribadah!!!!!!!!!!!!

 

No future without freedom…

No Freedom without forgiveness…

 

 Pdt.Adven Leonard Nababan, D.Min

 

 

 

 

Sumber Data:

  1. Forum Komunikasi Kristen Jakarta (FKKJ)
  2. SETARA Institute

Komentar dimatikan

SELAMAT TAHUN BARU

KITA HARU BELAJAR:

BAHWA KITA TIDAK DAPAT MEMAKSA

ORANG LAIN

BERSIKAP BAIK KEPADA KITA…

TETAPI KITA BISA MEMILIH

BERSIKAP BAIK KEPADA MEREKA

 

KITA HARUS BELAJAR:

SEBAIKBAIKNYA ORANG LAIN

MEREKA PASTI PERNAH MELUKAI

PERASAAN KITA…

DAN UNTUK ITU KITA HARUS MEMAAFKAN

 

KITA HARUS BELAJAR:

MENGAMPUNI DIRI SENDIRI

DAN ORANG LAIN…

ITU TIDAK SAJA MEMBEBASKAN KITA

DARI RASA BERSALAH…

TETAPI JUGA MEMPERBESAR HATI

DAN JIWA KITA


SELAMAT TAHUN BARU

KELUARGA:

PDT.ADVEN LEONARD NABABAN

ROSMA WINDY ROULY PURBA

DEBORA WIDYA BELLA NABABAN

WINFRITZ JEREMYA AVNER NABABAN

CHARITY THERESIA AGNES NABABAN

Komentar dimatikan

RAPAT EVALUASI PROGRAM HKBP PERUMNAS II BEKASI

ACARA IBADAH RAPAT EVALUASI PROGRAM

HKBP PERUMNAS II BEKASI

RABU, 29-30 JULI 2011

                   ===========================================

01.   Marende BE.No. 125”Marlas ni roha hita on”

        Marlas ni roha hita on, mamuji Debata

        Ai asi ni rohaNa I do bongot tu rohanta i

        Umbahen nuaeng mardomu i:;: Dison sadarion:;:

        Dibahen I manggogo be, ma hita on sude

        Mamuji Tuhan Jesus I, parasiroha godang i

        Sibaen las ni rohanta i:;: Nuaeng nang sogot pe:;:

02.   SALAM SUKACITA

P     :   Ada salam menyapa dalam kesetiaanNya yang tidak terukur…

J      :   Itulah kasih setia Tuhan, sumber pengharpan kita.

P     :   Ada kasih lembut menawarkan damai sejahtera…

J      :   Itulah salam sejahtera Bapa, dalam Kristus penebus kita.

P     :   Ada sukacita terasa penuh bahagia dan kudus…

J      :   Itulah sukacita dalam kuasa persekutuan Roh Kudus.

03.   Marende BE,No. 361 “Na denggan Situtu”

Na denggan situtu do mamuji Debata

Jahowa na tumimbo Na sai tongtong basa

Denggan do paboahon Manogot asiMi

Bodari mangendehon BurjuM nang sintongMi

Martumbur do partigor Tudoshon bagot i

Martunas do nasida Songon hau ares i

Nasida na sinuan Di bagasjoro i

        Do na marbungabunga Di alamanna i

04.BERBUAH DALAM SEGALA PEKERJAAN YANG BAIK

P     :   Kami meminta supaya kamu menerima segala hikmat dan pengertian yang benar, untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna

J      :   Sehingga hidupmu layak di hadapan-Nya serta berkenan kepada-Nya dalam segala hal,

P    :   Dan kamu memberi buah dalam segala pekerjaan yang baik dan bertumbuh dalam pengetahuan yang benar tentang Allah,

J      :   Dan dikuatkan dengan segala kekuatan oleh kuasa kemuliaan-Nya untuk menanggung segala sesuatu dengan tekun dan sabar,

P     :   Dan mengucap syukur dengan sukacita kepada Bapa, yang melayakkan kamu untuk mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang kudus di dalam kerajaan terang.

05. Bernyanyi BE. 518: “ Marsinondang di baen Jesus”

Marsinondang dibaen Jesus asi rohana i,

Jala hita do disuru , asa ta paboa i.

Ta pagalak palitonta, ta patiur dalan i,

Ai torop dope na lilu, sai hatopma mulak i.

Dongan, so tung mintop lampu na ringkot tu dongan i,

So tung mago angka jolma dibaen halembaonmi.

Tapagalak…..

 

06. PERMENUNGAN: JADILAH BERMAKNA

P     :   Kalau kamu tidak sanggup menjadi pohon beringin yang tumbuh perkasa di puncak bukit..

 J     :   Jadilah pohon peneduh di tepi jalan raya, menaungi pejalan kaki dari sengat matahari.

P     :   Kalau kamu tidak sanggup menjadi pohon peneduh di tepi jalan raya…

J      :   Jadilah semak belukar di tanggul sungai, yang akarnya jauh tertanam ke dalam tanah.

P     :   Kalau kamu tak sanggup menjadi semak belukar di tanggul sungai…

J      :   Jadilah bunga bakung di sudut ladang, yang berbunga diam-diam di musim kemarau atau penghujan.

P     :   Kalau kamu tak sanggup menjadi bunga bakung di sudut ladang…

J      :   Jadilah rumput kecil, tetapi rumput kecil yang tumbuh di jalan setapak menuju mata air kehidupan.

P     :   Karena tidak semua orang harus menjadi besar, tegar dan perkasa, dan nilai hidupmu tidak ditentukan oleh besar kecilmu, tetapi oleh makna yang kamu berikan kepada kehidupan.

J      :   Hidup ini sesungguhnya belumlah sempurna, namun berjalan menuju kesempurnaan.

P     :   Belumlah sehat, namun dalam proses menuju penyembuhan, belumlah adil, namun berkembang menuju keadilan.

J      :   Hidup ini bukan keberadaan, melainkan proses menjadi, bukan istirahat melainkan latihan.

P     :   Kita belum menjadi yang seharusnya, namun kita sedang dalam proses bertumbuh ke arah itu. Proses yang belum selesai, namun sedang berlangsung. Ini bukanlah yang akhir, melainkan jalan.

J      :   Semuanya belum memancarkan keagungan, namun semua sedang dikuduskan.

P     :   Mari saudara! Jadikanlah hidupmu dan pelayananmu bemakna. Berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia. Amin

07. Bernyanyi BE. 467: “ Asi Ni Roham Hupuji”

Asi ni rohaM hupu ji ala Ho manobus au.

Di paias Ho rohangku, ga-be soranganMuAu.

IngananMu rohanami. TondiMi manggohi i.

Pangke dohot ngolunami gabe ulaulaMi.

08. Renungan:

09.  Marende BE.No. 467 “Asi Ni RohaM Hupuji”

        Sai papulik rohanami, gabe pangoloi di Ho

        Asa marsahala hami, lao manghatindangkon Ho

        IngananMu rohanami, tondiMi manggohi i

        Pangke dohot ngolunami, gabe ulaulaMi

        Naeng huhatindangkon hami, hagogoonMi tongtong

        Paluahon na mardosa, nang parjahat na bolong

        IngananMu… dst.

10.  Tangiang Panutup.

 

 

 

 

 

PATUJOLO

Hamu angka Amanami/Inanami dongan Parhalado partohonan HKBP Perumnas II Bekasi on, mandok mauliate do hita tu Tuhan i, na paloashon hita patupahon rapat evaluasi program panghobasion ni hurianta di ari sadari on. Dibagasan asi ni rohaNa nunga mardalan panghobasion ni hurianta saleleng onom bulan manipat. Di saluhut pardalanan na ganjang I, tahatindangkon do na Debata dibagasan Yesus Kristus na patauhon hita saluhut parhalado dohot ruas ni huria manghobasi huriaNa on. Dibagasan Asi ni rohaNa tarpatupa hita do panghobasion hombar tu na tuk tahobasi, nang pe sipata ingkon taparungkilhon panghobasion na lam dumasip dope. Songon huria na tongtong maniop haporseaon di Kristus Yesus Tuhanta I, tongtong do hita hinsat dibagasan panghirimon mamereng pandonganion dohot pangaramotion ni Debata di huriaNa, jala na pahinsathon roha, pingkiran dohot gogo di hita parhalado dohot ruas, patomu-tomuhon  panghobasion na lam tu ulina di huria on.

Di naung mardalan huria on dibagasan onom bulan lelengna, mansai bahat do sihamauliatehonon ni rohanta tu Tuhan i: ngolu parhuriaon na lam tu hinsatna, ngolu parsaoran na lam tu torasna,  panghobasion na lam tu hembangna dohot lan na asing naung tabereng dohot naung tapanghilalahon. Alai songon huria na mangolu hita tongtong do ndang manutup parnidaan, perbinegean, dohot pingkiran, di angka usaha-usaha na paulihon dohot padasiphon panghobasion na lam tu maju na dope. Tahamaulitehon ma ruas ni hurianta na mangalehon roha, pingkiran, dohot gogo domu tu parsidohoton nasida pataridahon tanggungjawab di hamajuon panghobasion ni huria.

Manatap hita tu angka naung tabolus jala mamereng tu angka rumang ni siadopanta tu tingki na naeng ro, godang do tantangan siadopanta sekaligus peluang sipatupaonta hombar tu na paulihon, padasiphon, paimbaruhon dohot pahembangkon angka program panghobasion di huria on. Mardomu tu si ma tapatupa rapat evaluasi program dibagasan sadari on, asa saluhutna do hita sada roha, sada tahi, sada pingkiran dohot sada pamerengan patulushon panghobasion  hombar tu haputusan-haputasan naung tatotophon di rapot huria taon 2010. “Tondi” ni rapot evaluasion ndang na holan laho mamereng tulus manang na gagal, denggan manang na buruk, margogo manang gale, tercapai manang tertunda angka program I, alai lobi sian i ima pahinsathon roha, pingkiran dohot gogonta patulushon saluhut angka naung tatotophon di rapot huria na salpu.

Antong tajalo ma habisuhon dohot gogo na sian Tuhan i anggiat saluhut na ta hatai dohot na ta patupa di rapot evaluasion boi tulus jala marimpola tu hamajuon panghobasion ni huria HKBP Perumnas II Bekasi, asa lam tu ulina, tu majuna panghobasionta.

PANATAPON DI PROGRAM HURIA 2011 (JANUARI S/D JUNI

Dos do tahi ni hurianta manontuhon arah panghobasion ni hurianta taon 2011 on ima: Cari yang Hilang, Bawa Pulang yang Tersesat, Cegah Jangan Keluar (CBC). Ta totophon arah on hombar do i tu sihol ni rohanta di parsaoran ni saluhut ruas ni huria na so haru rimpun do pe saluhutna, dohot na adong deba sian ruas ni hurianta na mangharingkothon parsaoran di huria na asing. Ala ni i ta arahon do sude rumang ni panghobasionta, program umum dohot khusus (ima program ni angka kategorial) mangeahi arah panghobasion i. Ndang boi dope bahenonta sada pangarimpunan hombar tu usaha-usaha panghobasion mengeahi arah panghobasion i, ala mardalan do pe hita di program-program mengeahi arah panghobasion i. Ala i nang pe songon i, ndang na gabe so hita mambahen angka evaluasi di angka naung ta hobasi domu tu na patulushon arah panghobasion i. Marhite on adong ma sitataponta di rapot evaluasi on hombar tu program panghobasion ni hurianta bulan Januari sahat tu bulan JuNI:

1.       PARMINGGUON:

Tabereng jala tapanghilalahon do hauason dohot sihol ni roha ruas ni hurianta mangharingkothon parsaoran dohot Tuhan i di ganup Minggu. Alai mamereng tu godang ni anggota ruas ni hurianta ndang apala singhop do pe las ni rohanta di bilangan ni parminggu siganup Minggu. Taparungkilhon do pe hahihinsat ni ruas ni hurianta laho mandohoti parmingguon i di hurianta on. Sihamauliatehononta do angka program-program naung tulus di acara parmingguon on domu tu harentaon dohot tu ”hahohomon” ni acara parmingguon, nang pe ingkon torus dope sipareahanta panghobasion na lam dumasip marhitehite panghobasion na terpadu. (Song Leader, penanggungjawab, penyambut jemaat, petugas operator, penataan sound sistem, penjadualan kelompok koor).

Di awal bulan Maret nunga tamulai parmingguon khusus tu angka remaja. Tahahamauliatehon do tu Tuhan i parsitutuon ni angka team  musik (naposo, remaja) na mangalehon rohana mandohoti latihan dohot mangiringi musik drum band di acara parmingguon on. Sian torop ni remaja na mandohoti parmingguon on tongtong do pe siparungkilhononta, ala mayoritas na mandohoti holan angka ianakkonta pelajar sidi do. Hape sasaran parmingguon on tasanghapi do tu sude remaja ni hurianta on do nian.

2.       PARTANGIANGAN WILAYAH:

Taparungkilhon do hahihinsat ni angka ruas ni hurianta mandohoti partangiangan wilayah. Taida hira na so diharingkothon deba ruas ni hurianta do partangiangan on, ala jarang do taida ’wajah-wajah’ na imbaru na gabe ruas ni partangiangan i. Hira di sude wilayah do songon i. Ndang pola binoto manang aha simbosirina. Alai taida ma i sian ronsot dohot dao ni parkarejoan ni ruas ni hurianta na so sanga tingkina be mangeahi partangiangan i.

Di metode partangiangan na tapatupa ingkon tongtong do pangoluonta diskusi, alai unang ma sebatas tanya jawab (kognitif) – gumodang ma tu na mamparungkilhon hombar tu pengalaman parngoluon siganup ari (afeksi dan motorik) asa ”mangolu” angka diskusi.

Siparungkilhononta do rumang ni partangianganta, ambeha dumenggan bahenonta dua halima partangiangan, jala dua hali ”kunjungan pastoral” sude parhalado tu bagas ni ruas di wilayah na be. Molo adong opat parhalado di sada wilayah opatsa ma borhat manopot opat halak ruas ni huria di sada borngin i. Dipatupa ma marende, manjaha bibel, martangiang, dohot manghatahatai. On pe denggan ma taparungkilhon.

3.       PELAYANAN PASTORAL: KONSELING-VISITASI

Sahata sapingkiran do hita mamereng hinauli dohot marnida hinaringhot ni panghobasion on tu ruas ni hurianta. Domu do i tu sasaran misi panghobasion ni hurianta. Nene do mardalan ulaon on jala lungun siala partingkian na so masitomuan. Tabahen do target boi nian takunjungi 200 kk ruas ni hurianta dibagasan sataon on, alai ndang piga do pe na boi tapatulus. Sihataanta jala sipingkirhononta do angka cara na lebih efektif asa boi tercapai hombar tu target. Nian ndang na mengejar target hita, alai molo rap hita mamparungkilhonsa disi do ngolu ni panghobasion on.

4.       IBADAH SYUKUR ULTAH KELAHIRAN & PERKAWINAN

Nunga mardalan opat hali acara syukuran di hurianta. Dipasahat hurianta do undangan marhitehite majelis tu ganup ruas ni huria na marulangtahun, jala tagorahon do i marhitehite warta jemaat. Tahalashon do las ni roha ni ruas ta mandohoti acara on. Anggo di mulana i mansai torop do ruas ni hurianta na ro mandohotisa, alai dinamangihutna ndang piga halak na ro.

Taparungkilhon do cara na efektif dohot efisien laho memaksimalhon kehadiran ni ruas ni hurianta mandohoti acara on, alai manang na behape ingkon tarbuka do hita mamereng partingkian na umbuk asa boi ndang mangganggu kegiatan ni ruasta. Sian substansi ni acara on tung dihalashon ruas ni hurianta do.

5.       GERAKAN AEK SANTETEK:

Tahalashon do haungkapon ruas ni hurianta manumpahi ulaon parasinirohaon marhite aek santetek. Marhite on boi hurianta manghobasi angka ruas ni huria hombar tu keadaan ekonomi  na ingkon si urupan. Tabege do las ni roha dohot panghamauliatehonon ruas ni hurianta tu Debata hombar tu ulaon on, nang pe sipata taparungkilhon haumbuhon hasahatan ni aek santetek on. Ala i dohononta ma asa unang tarajumi aek santetek on songon parsagi ni parjambaran tu ruas ni hurianta. (Pendataan, hasahatan, panghobasion, team aek santetek, administrasi)

6.       JUBILEUM 150 TAHUN HKBP TINGKAT HURIA

Di ari Minggu 11 Juni 2011 nunga tapatupa pesta jubileum 150 tahun HKBP di tingkat huria. Tung mansai tahalashon do peran serta ruas ni hurianta mandohoti pesta on, sian mulai ianakhonta sikkola minggu sahat tu lansia saluhut marolopolop. Tahamauliatehon do nang kerja keras ni angka panitia na patulushon acara perayaan on (jalan santai bersama ruas dohot ibadah pesta perayaan). Marhite ulaon on taparsinta do kelanjutan bangunan na mo numental ima ruang Sikola Minggu. Rap ma hita mamingkirhon hatutulus ni ulaon on.

7.       PEMBERDAYAAN KOPERASI TABITAKUM

Hira na so tarida do saleleng on keberadaan ni Koperasi Tabitakum parompuan na adong di hurianta. Hape sasintongna mansai arga jala mansai porlu do on sikembanghononta laho memberdayakan dohot mangurupi ruas ni hurianta. Nunga tacoba laho mamingkirhon hahihinsat  ni koperasi on dohot angka pengurusna, jala nunga dimulai parataratahon administrasi na mardalan salaleleng on. Domu tuson siurupan ni hurianta do pengurus na boi mangalehon tingkina, gogona, dohot talenta laho pahembangkon hamajuon ni koperasi on. Nian nunga adong pengurus ni koperasi on, alai ndang saluhutna dope pataridahon parsitutuon domu tu pengembanganna. Ala bagian panghobasion ni hurianta do koperasi on, tung mansai denggan lehononta perhatian marhitehite sosialisasi, sistim kerja, pelaporan, anggaran dasar/anggaran Rumah Tangga. Jala sasaran boi jongjong CUM di hurianta.

8.       PROGRAM TERPADU TIGA DEWAN

Adong do manang piga-piga program sihobasan ni hurianta marhite na tolu dewan domu tu Bina warga/keluarga dohot pemberdayaan ruas ni hurianta di bidang profesi, keluarga muda, dohot motivasi marhitehite seminar, lokakarya. Alai ndang jumpang hita dope  keterpaduan na sistimatis di pelaksanaanna. Di kegiatan naung mardalan dohot nanaeng sidalanta mansia denggan molo tondi ni keterpaduan i ta pajongjong asa umbidang jala gumajang na tardungdung.

9.       PARHEPENGON

Secara umum denggan do keuangan ni hurianta na boi mandungdung saluhut pelaksanaan ni program naung ta totophon. Nang pe dimulana i mansai gamang jala marungkil do hita mamingkirhon hatutulus ni program marhitehite parhepengon, alai ingkon dohononta do mauliate tu Tuhan i na mangalusi saluhut parungkilonta dohot hagamangonta boi tulus program parhepengon ni hurianta andul demenggan sian na tapingkiri, (pelean dua, namarboho, persepuluhan, dohot angka guguan na so ta anggarhon).

Diprogram anggaran ni hurianta tahun 2011 jumlah pemasukan dohot pengeluaran ta anggarhon do Rp. 1.159.364.040. Sahat tu bulan Juni 2011 hepeng na masuk Rp. 506.093.067, jala marsaldo ma hurianta bulan Juni Rp. 152.509.017,-. Tahamauliatehon do tu Tuhan hatutulus ni persembahan Perpuluhan, nang pe dimulanai gamang jala hira na pesimis hita patupahonsa. Ta anggarhon do pemasukan sian perpuluhan taon on Rp. 216.000.000,- jala naung masuk sahat tu bulan Juni 2011 Rp. 101.550.000,-. Sian pelean Tahunan/bulanan ta anggarhon Rp. 180.000.000,- naung masuk sahat tu bulan Juni 2011 Rp. 59.880.000,-. Suang songoni nang hagamangonta pasahathon pelean II dohot na marboho 100% tu pusat, alai dung ta patupa na pasahathon 100% tu pusat tung so mangganggu do tu anggaranta, malah adong peningkatan.

Di keadaan on sada pengalaman siauhononta jala sihangoluhononta do i di tonga-tonga ni na marhuria, asa unang gumodang rasa pesimis na mangarajai pingkiran dohot rohanta. Dihaburjuon dohot haringgasonta manghobasi huriaNa tung singhop do las ni roha dipasahat Tuhan i tu hita. Taringot tu keadaan parhepengon ni hurianta idaonta ma i annon dipasahat bendahara dohot parartaonta.

Data  5:  PERSEMBAHAN TAHUNAN

DAFTAR JEMAAT YANG TELAH

 MEMBAYAR IURAN BULANAN  TAHUN 2011

TINGTING JAN S/D JUNI 2011

WILAYAH

JUMLAH KK

YG TLH

JUMLAH (Rp.)

MEMBAYAR

I

142

KK

44

KK

          14,255,000

II

130

KK

30

KK

            6,530,000

III

195

KK

50

KK

          13,995,000

IV

338

KK

69

KK

          25,100,000

JUMLAH

 

805

KK

 

193

KK

          59,880,000

PAMERENGAN TU JOLO

Sian angka program naung tatotophon taon 2011 on, mansai bahat dope nanaeng sihobasanta. Tahalashon do angka ragam ni siparungkilhononta. Rajumanta do i songon sada dalan mangeahi panghobasion na lam dumasip do pe, ai i do hataridaan na mangolu panghobasionta di huria on. Marhite na ta adopi rumang ni angka siparungkilhonon hombar tu hasasaut ni program, sada dalan do i di hita pasadahon tahi patomutomuhon panghobasion na lam tu ulina dohot na lam tu hembangna marhite na mamangke hatauon na tajalo sian Tuhan i. Marhite i siberengonta tu jolo domu tu hinauli dohot hasasaut ni program sihobasanta di taon on:

1.       PERAYAAN JUBILEUM 150 TAON HKBP DI TINGKAT DISTRIK DOHOT NASIONAL.

Direncanahon do pelaksanaan perayaan Jubileum tingkat Distrik di bulan Oktober 2011, dohot tingkat nasional bulan November 2011 di Senayan. Domu tuson siparadeonta do keterlibatan ni hurianta mandohoti saluhut kegiatan na pahinsathon partondion (festifal koor), dohot angka usaha-usaha mobilisasi ruas mandohoti perayaan on. Mansai denggan tibu taparade asa unang tarhipu-hipu di ari naung tinotophonna.

2.       PESTA PANEN/GOTILON DOHOT PERAYAAN NATAL

Diprogram ni hurianta patupaonta do ulaon on di bulan Oktober dohot Desember. Jala pelasakna ni na dua ulaon on pabangkiton ni hurianta do panitia. Nunga ta totophon personal sian tonga-tonga ni Majelis na patulushon kepanitian i (Pesta gotilon & Natal). Jala di bulan Juli sasintongna nunga mulai mardalan. Alani i sipareahanta ma hatutulus ni ulaon on jala tangkas masiurupan hita: partordingna, partingkianna, kepanitianna, dohot bidang ni ulaonta.

3.       PENGADAAN/ RENOVASI SARANA GEDUNG IBADAH

Mamereng kuantitas dohot dinamisasi penghobasion di hurianta tung taparungkilhon do keterbatasan ruang na adong nuaeng. Taida jala tapinghilalahon do parmingguon ni angka ianakonta sikkola Minggu na sampe dialaman ni garejanta, partingkian parmasuk parmingguon jam 9.30, dohot angka latihan koor, rapat-rapat, pengajaran sidi na terganggu ala ruang na terbatas. Tahamauliatehon do tu Tuhan i marhite perayaan Jubileum di hurianta ditotophon sada program pembangunan monumental ruang/gedung sikola Minggu. Jala marhite hasil ni pesta i tapabahir tu dana awal pembangunan ruang sikola Minggu. Asa tulus nian ulaon on jala berkesinambungan sipingkirhononta do angka usaha-usaha dohot gerak cepat patulushon.

4.       RE-STRUKTURISASI PELAYANAN WILAYAH (PEMEKARAN WILAYAH)

Marhite program on taharaphon do parsaoran dohot efektivitas panghobasion na lam jumonok tu ruas ni huria. Nunga leleng ta parungkilhon pengembangan manang pemekaran wilayah di hurianta, alai ndang boi dope tulus sahat tu tingkion. Taida jala tapanghilalahon do bidang ni wilayah 1, 2, dohot 4, sipata ndang tardalani hita sudena. Nian nunga tapatupa pembagian jemaat gembalaan ni masing-masing parhalado, alai ipe ndang sahat do pe tu tujuanna. Ala program sipatulusonta do on di taon on ta hobasi ma dohot denggan jala nunga jumpang wilayah na imbaru di bulan Oktober 2011 on.

5.       PENYUSUNAN SOP (STANDART OPERASIONAL PROCEDURE)

Disihol ni rohanta patomutomuhon panghobasion na lam tu ulina “Rapi Tersusun” dibagasan sada sistim na marojahan tu perangkat-perangkat na adong di HKBP, taparungkilhon do asa adong buku sitiopon di hurianta. Di rapot evaluasi on tung tangkas ma ta patomutomui hombar tu konsep na pinaandar ni team. Ala mansai arga do i saluhutna ma hita mangalehon kontribusi.

6.       DEWAN-DEWAN

Tahamauliatehon do hahihinsat ni angka dewan patulushon program ni angka seksi-seksi na ni uluhonna. Marhite angka dewan lam tarida do hahihinsat ni angka  program  kategorial dohot seksi-seksi. Di angka program-program na naeng sihobasanta, tung mansai une do marhitehite angka dewan mangalehon pingkiran rap dohot pengurus seksi-seksi di pelaksanaan ni program asa lam mamora jala mencapai sasaran domu tu tujuan ni program i. Asa ndang holan perantara = “jembatan” ni kategorial dewan i tu huria. Pingkiran sisongon on ingkon paimbaruonta do i.

Tahamauliatehon do nang semangat ni angka ruas na gabe parsidohot di angka dewan dohot seksi alai sieahanta do pe partording ni panghobasion na pabangkithon parsidohoton ni sude ruas ni dewan/seksi di angka na mamingkirhon dohot mangulahon program.

7.       PARSERMONAN PARHALADO

Tahamauliatehon do tu Tuhan i, deba jala gumodang sian tonga-tonganta parhalado na mangharingkothon parsermonan na ta mulai pukul 19.00 setiap ari Selasa. Alai siparungkilhononta do pe haririmpas ni sude hita parhalado mandohoti parsermonan i. Sian godang ni hita parhalado adong do hita 31 halak (Parhalado: na aktif St. 23 hlk, Cst. 5 hlk, na marsahit St. 1 hlk, izin St. 1 hlk, na so hantus St.1 hlk). Mamereng sian jumlah Parhalado Sintua dohot calon Sintua na aktif 28 halak, hape na mangihuti parsermonan rata-rata 16-18 halak do setiap Minggu. Sipareahanta ma tu tingki na naeng ro haradeon ni rohanta mandohoti parsermonan i.

8.       Domu tu hinauli dohot hasasaut ni program sihobasanta na umporlu sian i saluhutna ima: Panjouon ni Tuhan i tu Hita: Dipasahat Tuhan i do tu hita partingkian gabe parsidohot manghobasi huriaNa. Ala ni i tondi ni panjouon i ima pangoloion mangulahon parsuruon ni Tuhan i.

SIHOL NI ROHA PATULUSHON ULAON PANJOUON

Tahamauliatehon ma tu Tuhan i na mamillit hita marhalado i di huria-Na. Asa rajumanta do i panjouon na khusus jala na mulia di hita, nang pe sipata ingkon marungkil hita. Molo dilehon Tuhan i do pe partingkian kesempatan tu hita idaonta do i na adong dope na niigil ni Tuhan i siulahononta. Hupanghilalahon hami do angka ronsot ni ulaon na ingkon sihobasanta (diparkarejoan, dikantor, dna), na boi mambahen hita marungkil marbagi partingkian. Alai mauliate ma tadok tu Tuhan i marhite gogo, pingkiran, dohot kontribusi boi masitumpahan patulushon panghobasion di huria on. Songon parhalado na manghasiholi hatutulus ulaon panjouan dohot hamajuon ni panghobasionta, tung une do sipauliulionta;

1.       KOMITMEN.

Boi rata on molo taingot padan na ta undukhon di tingki jongjong hita dohot inanta di adopan ni ruas tarlumobi di adopan ni Tuhan i ditingki dijangkon hita gabe parhalado. Marhite i ndang tarjua hita be manghobasi huria-Na dohot mandohoti parsermonan, partangiangan, manghobasi parmingguon, dna.

2.       KONSISTENSI

Pataruhon hita do on tu pencapaian program na maju jala na mar”tondi”. Ai molo ndang hita be na patulushon angka naung rimpun ta hatai, tung so margogo be hita mandok sidononta, baik di parsermonan, partangiangan, mangobasi parmingguon, dna.

3.       KOMPREHENSIF

Ingkon rajumanta do angka parasingan na adong di hita songon hamoraon ni haulionta. Ndang alani parasingan na adong di hita gabe bahir-bahir panghobasionta, alai diparasingan i, sihamonangkononta do tondi na masiurupan, masitumpahon di parsermonan, partangiangan, mangobasi parmingguon, dna. Marhite i jumpang ma di hita mangangkat rap tu ginjang – manimbung rap tu toru.

PANIMPULI

Songon i ma hupasahat hami materi rapot ni evaluasi on, jala hurajumi hami godang do pe na hurang singkhop sipareahanta tu jolo. Jala dibagasan pos ni roha do hami tu Tuhan i, ala ndang nampunanta huriaon-nampuna ni Tuhan i do, jala hajongjonganta songon parhalado partohonan ima pangula ni Tuhan i, marhite i ma pos ni rohanta memereng hatutulus ni angka program si hobasanta di huria on hombar tu lomo ni roha ni Tuhan i.

Satahi ma hita mangadopi saluhut angka dinamika panghobasion di hurianta baik internal dohot  eksternal. Ndang mungkin elahonta angka na masa (une manang so une) pe partingkianna ingkon adopanta do i. Tapatuduhon ma parsitutuon na cerdas, tangguh, tekun, ulet, santun manghobasi ulaon panjouonta na sian Tuhan i.

Tapasahat ma gogo, kontribusi pingkiran, dohot talenta na dumenggan di rapot evaluasi on na berorientasi pamajuhon, pahembangkon, dohot peningkatan kinerja panghobasionta di huria. Tamakna i ma rapot on.

Pengertian evaluasi hanya dapat dilakukan dengan menengok sejenak ke belakang, Tetapi untuk menjalaninya kita harus serius melihat ke masa depan…

Bekasi, Jumat 29 Juli 2011

Pdt. Adven Leonard Nababan

Komentar dimatikan

PERAYAAN JUBILEUM 150 TAHUN HKBP

HKBP PERUMNAS II BEKASI MEWUJUD

DALAM PERAYAAN JUBILEUM 150 TAHUN HKBP

Marolop-olop tondingki dung jumpang Jesus Tuhanki

Hamu sude begema I sai las rohangku mandok i

Sonang ni tingki I, dung jumpang Jesus Tuhanki

Tondi na mangajari au, tarbahen marlas ni roha au

Sonang ni tingki I, dung jumpang Jesus Tuhanki…

Nyanyian ini begitu membahana mengiringi barisan prosesi Sekolah Minggu, Remaja-Pemuda, Pendeta, Parhalado, dan Panitia memasuki Bait Suci (baca: Gereja) dalam perayaan Jubileum 150 tahun HKBP di HKBP Perumnas II Bekasi, Minggu 12 Juni 2011. Prosesi sukacita ini terpadu dalam sikap puji dan doa kepada Tuhan dalam gerak tari (baca: tortor) anak-anak Sekolah Minggu, Remaja dan Naposo Bulung diiringi musik tiup HBO Perumnas II Bekasi. Sekilas menyegarkan ingatan bagaimana umat Israel mengadakan prosesi menuju tanah perjanjian atau gereja secara ekumenis berarakan menuju Kristus, laksana bahtera berlayar menuju pelabuhan abadi. Kurang lebih 400 meter arak-arakan sukacita ini dilaksanakan dari rumah dinas Pendeta Ressort menuju bait suci. Suasana sukacita dalam keagungan semakin merangkul warga jemaat di saat barisan prosesi mendekati bait suci. Anak-anak Sekolah Minggu bergerak maju dalam tarian tortor menyambut rombongan prosesi dan semua jemaat menyanyikan “marolopolop tondingki” sambil mengangkat dan melambaikan bendera kecil bertuliskan Jubileum 150 tahun HKBP. Warga jemaat mewujud dalam sukacita Jubileum sembari berkata dalam nurani: Terpujilah Tuhan! Dialah yang menyertai, membimbing, dan memberkati orang Batak melalui Pemberitaan Injil yang tidak pernah sepi diwartakan HKBP. Dimuliakanlah Dia.

Jemaat berserah dalam pujian syukur di dalam ibadah kontekstual…

Pendeta, Parhalado, dan Panitia berdiri di depan Altar bait suci Allah serta jemaat berdiri di tempat masing-masing menaikkan doa syukur, pujian kepada Tuhan di awali dengan salam Jubileum (Palua na tarbuang; urupi na marutang; haholongi angka dongan; yes…yes…yes…). Ibadah berlangsung secara kontekstual (menghayati praksis ibadah dalam tata budaya atau konteks yang kongkrit). Gereja memajukan dan menampung segala kemampuan, kekayaan, dan adat istiadat sejauh itu baik. Dengan menampungnya Gereja memurnikan, menguatkan, serta mengangkatnya. Segala kebaikan yang tertaburkan dalam hati serta budi orang-orang, atau dalam upacara-upacara dan kebudayaan sendiri demi kemuliaan Allah. Ibadah harusnya dapat mengungkapkan dirinya dalam setiap kebudayaan manusia, namun sekaligus harus mempertahankan jatidirinya melalui kesetiaan kepada tradisi yang datang dari Tuhan.

Sebelum pembacaan refleksi Jubileum 150 tahun HKBP, semua warga jemaat menyanyikan “HKBP Ingkon Badia do Ho” yang dipimpin anak-anak Sekolah Minggu. Dalam nyanyian ini tersirat harapan dan doa untuk kekudusan HKBP sebagai tubuh Kristus, menghilangkan superioritas dan imperioritas ketika ranah kontribusi diperankan, karena segala pemberian dan pelayanan dipahami adalah sebagai pesembahan kepada Tuhan.

Dang tuk pasonanghon rohaMi; Tung godang pe  hu lehon tu HuriaMi

Dang tuk pasonanghon rohaMi; Tung godang pe donganki lao mamuji Ho

HKBP…HKBP…ingkon badia do ho bahenonki

HKBP…HKBP…ingkon badia do ho di rohangki

 

Dang tuk pasonanghon rohaMi; Tung gogo mangula au di HuriaMi

Dang tuk pasonanghon rohaMi; Tung gogo pe endengki lao mamuji Ho

 HKBP…HKBP…ingkon badia do ho bahenonki

HKBP…HKBP…ingkon badia do ho di rohangki

Dari mulut anak-anak terdengar nyaring pujian kepada Tuhan, dan dari mulut mereka kami dengar doa permohonan “HKBP Ingkon Badia do Ho”. Sangat mulia permohonan mereka kepada HKBP sebagai tubuh Kristus. Ya… terimakasih untuk kalian semua anak-anak kami Sekolah Minggu. Sungguh mulia doamu… sungguh tulus permohonanmu… suaramu sampai ke surga membuat hati kami bergetar dan kami terharu… Kalian adalah masa depan HKBP… kami mengasihi kamu sekalian.

Khotbah disampaikan oleh Pdt.Donal Sipahutar (Ka.Biro Personalia HKBP). Pencurahan Roh Kudus disamping mengobarkan semangat kesaksian, juga memacu semangat kebersamaan yang tidak diskriminatif. Simbol-simbol yang berbeda tidak harus sama dan dipaksakan supaya seragam, namun dihargai dan disyukuri sebagai kekayaan karunia. Perbedaan yang ada dijungjung tinggi tanpa ada pembedabedaan antara aku dan Anda. Inilah salah satu gaung pencurahan Roh Kudus, dapat menerima perbedaan tanpa pembedabedaan. Batas atau sekat pemisah antara aku dan Anda yang dirumuskan dalam bentuk simbol-simbol dicairkan dalam bentuk kesatuan yang mewujud di dalam persekutuan iman. Dengan demikian pencurahan Roh Kudus dirumuskan dalam kata BERANI DAN RELA. Berani dan rela menjadi alat kesaksian bagi orang lain; berani dan rela menerima perbedaan tanpa pembedabedaan; berani dan rela mengedepankan nilai Unity in Diversity and Diversity in Unity. Ketika ini diperankan maka peristiwa Pentakosta yang kita rayakan saat ini akan menghasilkan indahnya kebersamaan, indahnya persekutuan, indahnya kedamaian, dan indahnya kehidupan. Dengan demikian hidup di dalam Roh bukan teoritis tetapi praksis yang secara terus menerus mewujud dalam pembangunan kehidupan secara kongkrit. Roh Pentakosta  mendesak diri untuk bermakna bagi orang lain dan melaluinya kita menjadi berkat bagi orang lain. Sembari kita merayakan turunnya Roh Kudus perayaan Jubileum 150 tahun HKBP kita rayakan hari ini di Gereja HKBP Perumnas II Bekasi ini. Jubileum ini mengajak kita semua untuk mengingat segala karya Tuhan dalam kehidupan gereNya, mengucap syukur serta mengobarkan semangat kita untuk tetap bersaksi tentang Kristus yang menyelamatkan dan satu-satunya jalan Keselamatan kita. Melalui Jubileum ini HKBP semakin bermakna bagi orang lain dan berkat bagi seluruh bangsa.

Demikian uraian khotbah Pdt.Donal Sipahutar, dan tidak terlupakan apresiasi kepada anak-anak Sekolah Minggu yang menyatu dalam perayaan Jubileum, sekaligus mengajak para orang tua, Gereja supaya benar-benar mewariskan nilai-nilai ajaran kristiani sesuai dogma HKBP dan jati diri HKBP.

Membangun semangat inklusivisme dalam perayaan Jubileum…

HKBP Perumnas II Bekasi terletak di Jln. Gunung Gede Raya nomor 2 RT 05/013 Kelurahan Kayuringin Jaya Bekasi Selatan. Di sebelah Timur Jln. Raya A Yani (kompleks Pemda kota Bekasi, Rumah Sakit Mitra Keluarga) sebelah Selatan Jln. Kalimalang (gedung Hero, Hotel Horizon) sebelah Barat Jln. Gunung Salak dan sebelah Utara Jln. Sudirman. Lingkungan Gereja HKBP Perumnas II Bekasi berdampingan dengan tiga Gereja: Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI), Gereja Kristen Oikumene Di- Indonesia (GKOI) dan Gereja Kristen Oikumene (GKO). Perkembangan HKBP Perumnas II Bekasi sangat pesat, baik dalam jumlah statistik warga jemaat maupun kualitas pelayanan. Sejak tahun 2007 hingga saat ini 2010 HKBP Perumnas II Bekasi merumuskan misi pelayananya dengan Thema: CARI YANG HILANG, BAWA PULANG YANG TERSESAT, CEGAH JANGAN KELUAR (CBC) melalui motto pelayanan “SATU UNTUK SEMUA DAN SEMUA UNTUK SATU” (Pelayanan Terpadu).

Secara geografis Gereja ini berada di pusat kota dengan perkembangan yang begitu pesat sebagai Kotamadya. Warga jemaatnya tersebar di seluruh kota dan kabupaten Bekasi dan hidup berdampingan dengan warga penganut agama Islam. Bangunan Gereja juga dikelilingi oleh masyarakat dari agama Isalam. Selama ini Umat HKBP Perumnas II Bekasi hidup rukun dan saling menghormati kemerdekaan beribadah masing-masing. HKBP dalam pelayanannya selama ini tetap membangun komunikasi konstruktif, serta memelihara sistim koordinatif dalam setiap perayaan-perayaan gerejawi. Segala urusan yang bersangkut paut dengan keamanan dan perparkiran selalu melibatkan warga setempat dan badan-badan lembaga masyarakat sekitar seperti Forum Betawi Rembuk (FBR).

Perayaan Jubileum 150 tahun HKBP di HKBP Perumnas II Bekasi menjadi moment berharga yang tidak mungkin dilupakan. Pada saat acara prosesi Jubileum dilaksanakan dan harus melalui rumah warga beragama Islam, mereka turut serta berdiri menyaksikan arak-arakan prosesi tanpa merasa terganggu dengan tortor anak-anak sekolah Minggu dan suara pujian musik tiup (trompet). Rasa senang terpancar dari wajah polos yang belum  ter-rias make-up dan senyuman iklas menghiasi bibir kering yang belum dibasahi kopi pagi.

Pesta Jubileum ini terpatri dalam kandungan makna sukacita bagi seluruh warga jemaat, lingkungan sekitar dan bermakna bagi pembangunan bangsa. Terimakasih kami kepada seluruh warga jemaat, parhalado, Panitia yang diketuai oleh bapak H.Tampubolon; Ny.Sihombing br Hutasoit (Sekretaris), Ny. Sitompul br Hutagalung (Bendahara), serta kordinator umum (St.EB.Sitorus, St.M.Sianipar, St.R.Pangaribuan).

Tidak ada sesuatu di dunia ini yang dapat menggantikan ketekunan.

Keteguhan, kebulatan tekad, dan kerja keraslah yang membedakan orang yang sukses

dan orang yang gagal.

Salam Jubileum: Palua na Tarbuang – Urupi na Marutang – Haholongi angka Dongan. Yes… Yes… Yes…

Pdt.Adven Leonard Nababan, D.Min

 

Komentar dimatikan

SALAM JUBILEUM

SALAM JUBILEUM 150 TAHUN HKBP

DI HKBP RESSORT PERUMNAS II BEKASI

======================================

JUBILEUM    : PALUA NA TARHURUNG

JUBILEUM   : URUPI NA MARUTANG

JUBILEUM  : HAHOLONGI ANGKA DONGAN

Komentar dimatikan

AKU BERDOA UNTUK NEGERIKU

NEGERIKU MENANGIS!!!!

Saat ini kami merebahkan diri dihadapanMu ya Allah, dan memohon belaskasihanMu. Betapa hati kami pedih dan pilu melihat penderitaan saudara-saudara kami yang ada di Wasior Papua, menderita akibat Banjir yang meluluh lantahkan kehidupan mereka. Penderitaan saudara-saudara kami yang ada di Mentawai akibat bencana gempa dan tsunami yang merobohkan dan menerjang kehidupan mereka. Penderitaan saudara-saudara kami yang ada di Yogjakarta akibat letusan gunung yang menyesakkan kehidupan mereka. Negeri kami menangis!

Ya Allah, janganlah kiranya Engkau marah kepada kami… kami tidak tahan menanggung beratnya beban derita ini. Kami tidak mampu mendengar jeritan anak-anak yang kehilangan orang tuanya, kami tidak mampu mendengar rintihan orang tua yang kehilangan anak-anaknya, kami tidak mampu melihat deretan tubuh anak-anak yang terbujur kaku, karena timbunan puing-puing bangunan yang roboh. Ya Allah, janganlah marah kepada kami karena dosa-dosa kami, ampunilah kami dan kasihanilah kami…Kasihani dan kuatkanlah iman kami. Ya Roh Kudus penghibur orang yang berduka, sembuhkanlah segala derita dan kepedihan kami…..

Komentar dimatikan

SETIAP KALI MATAHARI TERBIT…

CHARITY THERESIA AGNES NABABANHIDUP BERMAKNA BAGI ORANG LAIN

Yang penting bukan apa yang saya miliki atau genggam, namun apa makna yang saya miliki/genggam itu bagi orang lain? (jabatan, kuasa, usaha, kekayaan, kecakapan) apakah ada maknanya itu bagi orang lain?

 

Bukan apa yang kita katakan, namun apa yang kita lakukan (tiga tipe iman: Iman dengan kata, Iman dengan hati, Iman dengan Perbuatan)

 

KEBAHAGIAAN

Kebahagiaan bukan ketika saya bisa mengikuti perubahan, namun ketika nilai kebenaran, kejujuran, moral, kesetiaan tidak pernah berubah di dalam arus perubahan.

 

Kebahagiaan adalah ketika saya bisa senyum tulus saat melakukan pekerjaanku. Karena keuntungan terbesar bukan karena perolehan uang banyak, namun adalah perolehan  hati jujur, wajah berseri, senyum tulus saat melakukan pekerjaanku

 

Kebahagiaan bukan deret hitung seberapa banyak yang saya miliki, namun adalah seberapa banyak orang tersenyum dengan apa yang saya beri dari apa yang saya miliki

 

Sedikit orang kaya yang memiliki harta, kebanyakan harta yang memiliki mereka.

Hidup bersama Tuhan setiap hari membuat kita merasa puas, bersyukur,

dan mulai dapat peduli orang lain.

Komentar dimatikan

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.779 pengikut lainnya.