Arsip untuk Maret, 2012

TRANSFORMASI: (ecclesia reformata semper reformanda)

Barangsiapa hendak memikirkan tentang “masa depan gereja”

Ia harus berangkat dari masa kini gerejanya.

Gereja masa depan adalah

Suatu kemungkinan dari gereja masa kini

Jika tidak demikian,

maka semua pengharapan hanya tinggal menjadi impian-impian tanpa ada kaitannya dengan kenyataan yang dialami.

Apabila kita merancang pengharapan-pengharapan kita terhadap Gereja yang akan datang,

Maka kita harus merefleksikan pengalaman-pengalaman kita dengan gereja masa kini.

Komentar dimatikan

HIKMAT ALLAH DAN HIKMAT MANUSIA

UNANG HO MAILA JAMITAHON MA JESUS NA TARSILANG I

1Korintus 1:18-25

Sebab yang bodoh dari Allah lebih besar hikmatnya dari pada manusia

Dan yang lemah dari Allah lebih kuat dari pada manusia

 

Saudara, hidup dengan hikmat menolong orang untuk mencapai  kehidupan yang lebih bermutu, dengan hikmat orang mendapatkan pengetahuan, hikmat dan pengetahuan itu  membuat hidup lebih baik dan mengajar orang berbuat kebaikan untuk sesama.  Mencari hikmat adalah hal yang terus menerus dilakukan yakni dengan senantiasa belajar menghayati dan mau  melakukan perintah Tuhan. Hikmat yang dari atas berasal dari Tuhan, denganya orang percaya diberi jalan menuju hidup yang lebih baik. Ada dua hikmat, hikmat dari Allah dan  hikmat manusia. Mengenal Allah serta jalan-jalanNya  bukan didasarkan pada hikmat manusia tetapi hikmat Allah. Jalan Tuhan sungguh tak terselami oleh akal  pikiran manusia maka dengan hikmat yang dari atas orang diberi pengertian untuk mengenal diri sendiri, serta diberi kemenangan dan kemampuan untuk memilih jalan yang benar.

Saudaraku! kecenderungan manusia akhir-akhir ini lebih mengutamakan akal logika, segala sesuatu diukur dengan akal logika. Persoalan iman bukan sesuatu yang penting baginya, segala sesuatunya diukur oleh uang dan kuasa maka terbukalah ruang untuk hidup  egois dan tamak.  Dalam nas ini peristiwa salib sulit dipahami denga akal logika, bagaimana Anak Allah menderita di salib, hikmat dunia tidak dapat menerima itu, salib bagi mereka adalah kebodohan itulah sebabnya dunia menyalibkanNya. Demi mengejar hikmat dunia orang dapat menghalalkan segala cara, ia melihat segala sesuatu yang dilakukanya berfokus pada dirinya sendiri dan  tidak matang dalam membuat pertimbangan-pertimbangan, ia mudah mencari jalan pintas. Persoalan yang terjadi sekarang bukan kekurangan orang-orang yang berpengetahuan tetapi kekurangan orang-orang yang berhikmat. Para pemimpin dan penguasa perlu membekali diri dengan hikmat sebab yang dipimpinya bukan orang bodoh tetapi berpengetahuan, dengan demikian ia dapat menggerakkanya demi mencapai tujuan. Bila dicermati bahwa pelaku kejahatan sekarang ini sudah semakin pintar, bukan lagi menyeramkan tetapi dengan penampilan yang menarik, tutur katanyapun sangat sopan. Bisa dikatakan penjahat berdasi, mereka memiliki kemampuan,  dan  tidak ketinggalan zaman dengan mahir dapat  menggunakan alat-alat komunikasi yang canggih. Kita resah melihat prilaku orang yang sering meresahkan, berlindung dibawah organisasi namun sering bertindak anarkhis, bukan melindungi tetapi meresahkan warga masyarakat. Dasar berpikir dan tindakanya sering mengutamakan keegoan dan berpikiran sempit memahami sesuatu, ketidakmampuan menganalisa, sehingga tindakanya tidak sesuai dengan norma dan etika. Mereka tidak memiliki hikmat dari Tuhan yang dipakai adalah hikmat dunia.  Dengan mengutamakan hikmat dunia kehidupan tidak akan lebih aman dan sejahtera, yang pada akhirnya menuju pada ketidakpastian. Maka utamakanlah hikmat Tuhan supaya hidupmu tidak terombang-ambing tanpa arah yang akhirnya dapat mengacaukan pikiranmu.

Saudaraku! Allah mengasihi orang yang terus menerus mencari hikmatNya, dan  kepadanya  selalu terbuka   ruang untuk kebahagiaan. Ketika manusia mengutamakan hikmat dunia kepadanya tertutup ruang untuk hikmat Tuhan. Setiap orang membutuhkan hikmat Tuhan dan ketika manusia tidak mengindahkanya ia sedang berada dipinggir jurang yang sebentar saja mudah jatuh. Iblis selalu berusaha menggoda agar manusia tidak mencari hikmat Tuhan namun mengikuti perintah si iblis. Pakai dan pergunakanlah hikmat Tuhan sehingga kamu diberi kemampuan untuk memilih jalan yang benar yang akhirnya kamu dapat mencapai tujuan hidup dan masa depan yang lebih baik dari Tuhan. Amin.

Komentar dimatikan

BERJUANG UNTUK KEMERDEKAAN BERIBADAH

RUNTUHHNYA KEDAULATAN KEMERDEKAAN BERIBADAH

DI NEGARA MERDEKA

Pendahuluan

Bangsa Indonesia pada umumnya dan umat Kristiani pada khususnya mesti menjadi warga Negara yang bertanggungjawab. Artinya turut bertanggungjawab atas maju mundurnya kesatuan dan persatuan Negara ini. Tanggungjawab itu hanya dapat dilakukan apabila kita mempunyai keinsyafan kenegaraan dan keinsyafan kenegaraan hanya dapat tumbuh jika terdapat keinsyafan kebangsaan. Kehadiran warga Kristiani  dalam konteks bernegara dan berbangsa adalah sebagai Keluarga Besar, tidak ada seorangpun dikecualikan. Semuanya mempunyai hak dan kewajiban yang sama.

Seorang tidak dapat dianggap sebagai “orang lain” hanya lantaran ia merupakan golongan kecil. Seorang Batak tidak dapat dianggap bukan Bangsa Indonesia lantaran ia bukan suku Jawa yang mayoritas. Demikian pula seorang Kristen tidak dapat dianggap mempunyai hak dan kewajiban yang berbeda dibanding saudara-saudara yang beragama Islam, lantaran jumlah mereka kecil. Umat Kristiani bukanlah suatu minoritas dilihat dari sudut ketatanegaraan. Kita bukan warga Negara kelas dua atau kelas tiga. Kita sebagai warga jemaat Kristiani sekaligus warga bangsa mempunyai hak dan kewajiban yang sama dengan orang-orang lainnya. Dasar pemikiran ini bukanlah pengungkapan sikap arogansi dan sikap “tidak tahu diri” tetapi adalah seruan untuk mengingatkan  warga Kristiani bahwa kehadiran umat Kristiani di Negara yang kita cintai ini adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Bangsa Indonesia. Tanggungjawab kepada bangsa itu berarti: mengaku kesalahan-kesalahan bangsa kita dan memperbaiki segala yang salah, supaya bangsa kita berjalan ke arah keadilan, kebenaran dan kemerdekaan yang sesungguhnya. Bagaimanapun juga Tuhan sudah menjadikan umat Kristiani sedarah, sedaging dan senasib dengan Bangsa ini, maka umat Kristiani tidak boleh mementingkan golongannya sendiri dan menganggap dirinya sebagai bagian parsial dari bangsa ini.

Persatuan dan kesatuan Bangsa berdasarkan Pancasila dan UUD 45 adalah taruhan sejarah yang harus secara terus menerus  diperjuangkan umat Kristiani dengan seluruh komponen bangsa. Jangan sampai sejarah mencatat bahwa “konon dahulu kala ada sebuah Negara Indonesia. Namun karena rasa kebangsaan dan bernegara cukup rendah, maka Negara Indonesia hancur berantakan”. Tanggungjawab untuk mempertahankan Negara ini terletak ditangan setiap warga bangsa dan umat Kristiani yang bertanggungjawab.

DASAR PEMIKIRAN:

PEMBUKAAN UUD 1945

Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri-kemanusiaan dan peri-keadilan.

UNDANG-UNDANG DASAR 1945

BAB I: BENTUK DAN KEDAULATAN

Pasal 1.

  1. Negara Indonesia ialah Negara Kesatuan, yang berbentuk Republik
  2. Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut UUD (Amandemen Ketiga, 9 November 2001)
  3. Negara Indonesia adalah Negara hokum (Amandemen Ketiga, 9 November 2001)

BAB X: WARGA NEGARA

Pasal 27:

  1. Segala warga Negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintah dan wajib menjungjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya

Pasal 28:

Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang

BAB XA: HAK ASASI MANUSIA

Pasal 28D:

  1. 1.       Setiap orang berhak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakukan yang sama dihadapan hukum (Amandemen Kedua, 18 Agustus 2000)
  2. Setiap orang berhak untuk bekerja…dst
  3. Setiap warga Negara berhak memperoleh kesempatan yang sama dalam pemerintahan (Amandemen Kedua, 18 Agustus 2000)

Pasal 28E:

  1. Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih tempat tinggal di wilayah Negara dan meneinggalkannya, serta berhak kembali (Amandemen Kedua, 18 Agustus 2000)
  2. Setiap orang berhak atas kebebasan meyakini kepercayaan, menyatakan pikiran dan sikap, sesuai dengan hati nuraninya (Amandemen Kedua, 18 Agustus 2000)
  3. Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat (Amandemen Kedua, 18 Agustus 2000)

Pasal 28 i

  1. Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani, hak beragama, hak untuk tidak diperbudak, hak untuk diakui sebagai pribadi di hadapan hukum, dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak azasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apa pun (Amandemen Kedua, 18 Agustus 2000)
  2. Setiap orang berhak bebas dari perlakuan yang bersifat diskriminatif atas dasar apa pun dan berhak mendapatkan perlindungan terhadap perlakuan yang bersifat diskriminatif itu (Amandemen Kedua, 18 Agustus 2000)
  3. Identitas budaya…dst
  4. Perlindungan, pemajuan, pengakuan, dan pemenuhan hak azasi manusia adalah tanggungjawab Negara, terutama pemerintah (Amandemen Kedua, 18 Agustus 2000)

Pasal 28J

  1. Setiap orang wajib menghormati hak azasi manusia orang lain dalam tertib kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara (Amandemen Kedua, 18 Agustus 2000)

BAB XI: AGAMA

Pasal 29:

  1. Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu

 

GIVE US FREEDOM TO WORSHIP IN ALL INDONESIAN HOMELAND

Bersama ini di sajikan daftar terbaru dari gereja-gereja yang diganggu atau dibakar sejak awal tahun 2009 hingga bulan September 2010.

1. Gereja HKBP Jalan Pesanggrahan, Kelurahan Cinere, Kecamatan Limo, Kota Depok. Bulan Maret 2009

Pihak Walikota Depok dari Partai PKS telah mencabut IMB gereja tersebut atas desakan massa . Pihak gereja tidak terima perlakuan diskriminatip ini dan membawa kasus tersebut dengan tim pengacara ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) di ibu kota propinsi yaitu Bandung . Setelah beberapa kali sidang akhirnya PTUN memenangkan pihak gereja dalam kasus tersebut . Juga setelah Pemkot Depok naik banding tetap saja PTUN memenangkan pihak gereja . Dalam bulan September 2010 pihak gereja sudah memulai dengan pekerjaan pembangunan gereja namun karena ada warga disekitar yang tak senang pada pembangunan gereja maka pihak polisi terpaksa mengawal pekerjaan pembanguan gereja . Mohon baca www.christianpost.co.id

2. Gereja HKBP Parung Panjang, Bogor.

Dirobohkan oleh pihak Pemda Kabupaten Bogor pada hari Selasa tanggal 21 Juli 2009 . Pihak gereja mengadukan perkara ini ke Komnas HAM, Jalan Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat tanggal 22 Juli 2009 (dilaporkan dalam Tabloid Rohani “Zaitun” no. IV tahun 2009 pada halaman 5)Gereja Katolik Santa Maria di Kawasan Industri Bukit Indah Sektor I Timur, Desa Cinangka, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Semula Bupati Purwakarta telah memberi izin pembanguan gereja yaitu IMB nanum setelah diteror oleh pihak FPI setempat maka  Bupati Dedy Mulyadi  mencabut kembali IMB gereja dalam bulan Oktober 2009 . Pihak gereja tidak menerima perlakuan diskriminatip tersebut dan mengajukan perkara kepada Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) di Bandung yang  memenagkan pihak gereja dan lalu Pemda Kabupaten Purwakarta naik banding  namun karena dasar hukum pihak Pemda lemah maka PTUN Bandung tetap memenangkan pihak gereja . Kini gereja sedang  bersiap-siap untuk melanjutkan pembangunan gereja.

3. Gereja Katolik Santo Johannes Baptista, Parung, Kabupaten Bogor.

Gereja ini sudah lama mendapat perlakuan diskriminatip dari Pemda dan warga disekitar. Tahun 2008 yang lalu saat akan mengadakan kebaktian malam Paskah kegiatan kebaktian dihentikan oleh demonstrasi massa. Tahun 2008 gereja tidak dapat mengadakan perayaan Natal . Dalam perayaan Natal tahun 2009 hampir-hampir pihak gereja batal mengadakan kebaktian Natal tapi atas bantuan kami maka pihak Polres Bogor memfasilitasi gereja untuk mengadakan kebaktian Natal disebuah gedung milik pemerintah . Gereja telah lama mengajukan permohon izin membangun gereja tapi selalu saja mendapat hambatan dari Pemda setempat .Saat merayakan Paskah pihak gereja juga mendapat gangguan dari Camat setempat dan warga disekitar. Gereja ini tidak dapat merayakan hari Kenaikan Yesus Kesurga pada hari Kamis, tanggal 13 Mei 2010 karena dihalang-halangi Camat dan warga disekitar. Kini pihak gereja berusaha meredam suasana disekitar gereja agar kondusip.

4. Gereja Katolik Santo Albertus diperumahan Harapan Indah, Medan Satria, Kota Bekasi.

Gereja ini sedang dibangun dengan IMB lengkap dan pembanguan telah siap 80 persen . Pembangunan sedang dikerjakan sejak bulan Mei 2008 . Tanggal 17 Desember 2009 malam gereja diserang massa sebanyak 1000 orang termasuk Ibu-ibu dan anak-anak . Massa sebelumnya berkumpul dilokasi dekat Patung Tiga Mojang sekitar 1,5 km jauhnya dari gereja . Malam ini adalah malam menjelang tahun baru Islam 1 Muharam (tgl. 18 Desember) . Setelah berkumpul disana dan berorasi massa bergerak menuju gereja dan mulai menyerang pos penjaga didepan gereja . Massa membakar pos penjaga dan juga kontainer yang dipergunakan sebagai kantor sementara pihak kontraktor yang membangun gereja .Massa berteriak “bakar, bakar”  .Mereka membawa minyak tanah dan target mereka sebenarnya ialah membakar gereja. Namun untung bahwa polisi berhasil mencegahnya . Seorang warga gereja itu mengirim sms kepada saya pada tanggal 18 Desember pagi (yang adalah hari libur) dan sayapun agak kewalahan mencari informasi tentang kejadian itu . Tapi setelah cukup dapat informasi sayapun dapat mengambil langkah-langkah selanjutnya .Jadi untung polisi cepat datang sehingga massa gagal membakar gereja Santo Albertus.

5. Gereja HKBP Filadelfia di Jejalen Jaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi.

Tahun 2008 saat Natal gereja ini juga sudah diserang . Pada perayaan Natal (hari Natal tanggal 25 Desember 2009) gereja diserang massa saat ada kebaktian Natal . Kini bangunan gereja sementara sudah disegel oleh pihak Bupati Bekasi yang berasal dari PKS maka gereja terpaksa menjalankan ibadah Minggu pkl 9 pagi dijalan didepan gereja . Dengan bantuan pengacara pihak gereja telah mengajukan perkara ke PTUN di Bandung dan terakhir pihak gereja telah memenangkan perkara tersebut. Namun Bupati Bekasi dari PKS tetap naik banding. Pada hari Sabtu, tanggal 25 September 2010 gereja telah dikunjungi seorang pendeta yang adalah pejabat tinggi dari Gereja Protestan Jerman dari Hannover.

6. Gereja HKBP Jakabaring di Palembang, Sumatera Selatan.

Sekitar bulan Juli 2009 saya mendengar diradio Elshinta bahwa gereja ini diserang massa. Setelah mendapat kontak dengan Praeses Munthe, pimpinan gereja tersebut saya mendapat keterangan bahwa pihak FKUB setempat telah berkeras agar pihak Pemda menolak permohonan IMB gereja . Kini pihak gereja sedang berusaha untuk mendapat IMB untuk gereja.

7. Gereja Kristen Baptis Jakarta (GKBJ) Pos Sepatan, Tangerang, Banten.

Gereja ini sudah bertahun-tahun diganggu oleh Pemda dan warga disekitar . Sebelum Natal kemarin pihak gereja sering diserang oleh pemuda-pemuda fanatik disekitar gereja . Untung pada hari Natal pihak gereja dapat bebas merayakan hari Natal dengan kebaktian bersama . Tapi setelah itu gereja menjadi bulan-bulanan lagi. Baru-baru ini Pdt. Bedali Hulu malah mendapat ancaman atas nyawanya . Kami telah meminta bantuan polisi dalam hal ini.

8. Website Christian Post  www.christianpost.co.id melaporkan bahwa ada sebuah gereja dibakar massa di Desa Tlogero, Kecamatan Banjarsari, Temanggung, Jawa Tengah. Nama gereja tidak dilaporkan dalam berita tersebut . Hanya saja baru-baru ini telah diselenggarakan acara KKR oleh Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) disebuah lapangan bola di Temanggung . KKR telah berlangsung dengan meriah selama dua hari dan dihadiri ribuan orang . KKR juga telah dilaporkan majalah internasional TIME edisi 26 April 2010, halaman 36 – 40.

10. Dalam bulan Ramadhan 2009, Gereja Kristen Jawa (GKJ) telah mengadakan aksi sosial dengan menyediakan makanan untuk buka puasa bagi warga miskin di Solo, Jawa Tengah . Acara tersebut sempat dihentikan oleh pihak keamanan (polisi ?) tetapi berkat bantuan pengamanan dari Banser-NU maka kegiatan tersebut dilanjutkan selama bulan puasa 2009 itu.

11. Gereja HKBP di Jalan Bogor, Jakarta Timur, mendapat telpon dengan ancaman bom hari Minggu tanggal 4 Oktober 2009 yang lalu. Polisi menyisir lokasi gereja dan mendapatkan sebuah paket hitam ditempat sampah gereja. Dalam paket tersebut ditemukan 4 bateri, jam dinding kecil-kecil dan kaleng. Menurut kesimpulan   polisi pihak peneror tidak mengerti bagaimana membuat bom. (Informasi dari www.christianpost.co.id).

12. Juga Gereja Bethel Indonesia (GBI) di Bekasi Utara menerima telpon dengan ancaman bom pada tanggal 3 Oktober 2009. Yang menerima telpon dengan ancaman ialah Bapak Jeffry Lalamentik yang melaporkan kepada Pdt. Daniel Susanto yang langsung menghubungi polisi. Setelah disisir polisi tidak ditemukan bom . Namun pihak gereja menganggap bahwa ancaman itu serius karena dalam bulan Juli 2009 gereja diancam oleh FPI, Iqra Echo dan Forum Komunikasi dan Silaturahmi Mesjid-Musholah (FKSMM) . Kini gereja mengadakan ibadah Minggu dirumah Pendeta karena gereja sendiri sedang membangun gereja yang permanen . (sumber informasi www.chrsitianpost.co.id  sama dengan nomor 11 diatas).

13. Gereja Kristen Pasundan Ciranjang di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat diganggu warga (informasi dari Pdt. Simon Timorason FKK Jawa Barat tanggal 24 Januari 2010).

14. Gereja Kristen Indonesia  Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat diganggu warga disekitar (informasi dari Pdt. Siomon Timorason, FKK Jawa Barat tanggal 24 Januari 2010).

15. Gereja HKBP Pondok Timur Indah, Jalan Puyuh Raya No.14, Kelurahan Mustika Jaya, Kecamatan Mustika Jaya, Bekasi Timur,Kota Bekasi. Pimpinan gereja ialah  Ibu Pdt. Luspida Simanjuntak . Semula gereja ini mengadakan kebaktian pada hari Minggu pagi 2 kali yaitu pada jam 5 dan jam 9 pagi.

Sejak bulan Januari 2010 gereja ini diganggu oleh warga disekitar. Ketegangan antara warga disekitar dengan gereja terus meningkat dan dalam bulan Juli 2010 pihak Pemkot Bekasi menyegel rumah yang dipakai gereja untuk ibadah hari Minggu. Maka sejak itu kebaktian hari Minggu dialihkan kesebuah lahan kosong milik gereja sendiri di Desa Ciketing yang luasnya lebih dari 2000 m2 . Dilahan kosong ini juga pihak gereja selalu mendapat gangguan dari warga disekitar dan terjadi serangan atas gereja di saat-saat menjelang bulan puasa umat Islam yang lalu

Pada hari Minggu pagi tanggal 12 September 2010 dan masih dalam suasana pesta Lebaran para jemaat gereja telah diserang oleh orang-orang yang mengendarai sepeda motor . Dalam serangan itu seorang pengurus gereja Sintua Sihombing ditikam oleh para penyerang didadanya dan melukahi  hatinya sebesar 3 cm. Juga Ibu Pdt. Luspida Simanjuntak dipukul para penyerang dengan sebatang balok dikepala dan punggungnya . Serangan biadab ini telah memicu reaksi keras dari mana-mana. Presiden SBY segera menginstruksikan Menko Polhukam dan jajarannya untuk mengusut tuntas kasus ini. Sudah ada 10 orang ditahan polisi dalam kasus ini termasuk Ketua DPW FPI Bekasi. Juga dari dunia internasional ada reaksi keras terhadap kasus serangan atas gereja tersebut.

Dalam pertemuan antara Menlu RI Marti Natalegawa dan Menlu AS Hilary Clinton di Washington DC bulan September ini pihak AS juga menyampaikan keprihatinan mereka atas kasus penikaman warga gereja HKBP di Bekasi tersebut. Setelah terjadi beberapa kali perundingan antara pihak Pemkot Bekasi dan gereja sudah dicapai kesepakatan  sebagai berikut : untuk sementara pihak gereja mengadakan kebaktian hari Minggu pagi digedung OPP Jalan Chairil Anwar Bekasi dan pihak Pemkot Bekasi menyediakan lahan baru untuk pembangunan gereja . Pada hari Minggu tanggal 26 September yang lalu untuk pertama kali kebaktian pagi diadakan di gedung OPP Jalan Chairil Anwar, Bekasi dengan penjagaan aparat keamanan . Semoga semua pihak mentaati kesepakatan ini dan suasana di Bekasi Timur dapat aman dan tenteram lagi. Gereja ini juga telah dikunjungi seorang pejabat tinggi Gereja Protestan Jerman dari Hannover pada hari Sabtu tanggal 25 September 2010 yang lalu.

16. Gereja HKBP Sibuhuan di Kabupaten Padang Lawas propinsi Sumatera Utara. Kabupaten ini adalah pemekaran dari Kabupaten Tapanuli Selatan .

Gereja tersebut dibakar pada hari Jumat tanggal 22 Januari  2010 oleh massa yang pulang dari Sholat Jumat. Pdt. Gomar Gultom (Sekum PGI) telah mengunjungi lokasi kejadian dan melaporkan bahwa pihak Pemda setempat mau memfasilitasi tempat ibadah sementara bagi gereja tapi pihak MUI  setempat masih berkeberatan. Memang sudah lama gereja diancam atau diganggu sehingga gereja ini tidak dapat merayakan hari Natal 2009 yang lalu.

17. Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) dilokasi yang sama dengan nomor 16 juga dibakar pada hari yang sama . Juga massa membakar rumah Pendeta tapi tidak jelas apakah dari gereja nomor 16 atau nomor 17). Kami telah memberitahukan tentang pembakaran ke-2 gereja tersebut  kepada pers dan  koran berbahasa Inggris The Jakarta Post menghubungi para Pendeta disana dan menurunkan berita tentang pembakaran kedua gereja pada hari Senin tanggal 25 Januari pagi dan langsung dibaca oleh para anggota delegasi dari Amerika Serikat yang mengikuti dialog agama Indonesia-AS di Hotel Borobudur Jakarta . Juga hari Selasa tanggal 26 Januari koran yang sama menurunkan editorial tentang pembakaran gereja . Jadi hal tersebut menjadi bahan perbicangan selama seminar dialog agama tersebut.

18. Gereja City Blessing di Karawaci, Tangerang mungkin juga mendapat kesulitan dari warga disekitar gereja. Namun pihak Pdt gereja tersebut agak ragu-ragu untuk berbicara dengan kami karena tidak kenal dan mungkin beliau sedang ketakutan . Kejadiannya awal Januari 2010 yang lalu.

19.  Gereja GAPEMBRI di Tambora, Jakarta Barat dipersulit izin nya karena didemo pihak FPI dalam bulan November 2009.

20.  Gereja Kristen Sumatera Bagian Selatan (GKSBS) di Lampung dilempari batu oleh orang-orang tak dikenal tanggal 5 Januari 2010.

21. Gereja Bethel Indonesia (GBI) “Kairos” di Duren Sawit, Jakarta Timur diserang massa sekitar 200 orang pada hari Minggu, tanggal 14 Februari 2010.

22.  Gereja Protestan Indonesia Barat (GPIB) “Galilea” di Taman Galaxi, Kota Bekasi, diserang massa berbagai ormas Islam pada hari Senin, tanggal 15 Februari 2010.

23.  Kapela Katolik Stasi Caper di Cirebon, Jawa Barat diancam untuk ditutup oleh sebuah ormas radikal yang bernama GARIS singkatan dari Gerakan Reformasi Islam tanggal 18 Februari 2010.

24. Gereja HKBP Simpang Murai, Ressort Immanuel Dumai dibongkar paksa oleh Lurah dan Satpol PP tanggal 18 Maret 2009.

25.Gereja Kristen Indonesia (GKI) Taman Yasmin, Bogor diserang massa Islam tanggal 18 Maret 2010 dan pembangunan gereja dihentikan oleh Pemkot Bogor, yang mencabut kembali IMB gereja. Pemkot juga menyegel gereja sehingga jemaat mengadakan kebaktian hari Minggu pagi pukul 8 ditrotoar jalan didepan bangunan gereja . Baru-baru ini Pemkot telah membuka gembok gereja namun dalam sehari saja Pemkot menyegel kembali gereja tersebut.

26. Gereja HKBP Karawang yang pembangunannya diprotes warga sekitar pada tanggal 24 Januari 2010 dan disegel pihak polisi. Untung Bapak Bupati Karawang dari Partai Golkar turun tangan dengan mengadakan dialog antara pihak gereja dan warga yang protes dan akhirnya tanggal 3 Maret 2010 segel dibuka lagi dan gereja boleh mengadakan kebaktian ditempat semula sampai pembangunan gereja baru dilahan yang disediakan Pemda siap . Diperkirakan akhir tahun 2010 ini gereja baru siap.

27. Gereja Katolik Stasi Santa Maria Immakulata di Kalideres,Jakarta Barat yang sedang dibangun terpaksa menghentikan pembangunan karena jalan masuk kelokasi gereja ditutup oleh warga yang tak senang dengan kehadiran gereja pada tanggal 12 Maret 2010 . Kini pembangunan gereja belum dimulai kembali . IMB gereja sudah lengkap semuanya

28. Wisma Badan Pendidikan Kristen (BPK) Penabur di Kampung Kongsi, Cibereum, Cisarua, Bogor dibakar oleh massa yang menamakan diri Komunitas Muslim Jalur Puncak tanggal 27 April 2010 malam pukul 19.00 WIB . 2 mobil dan 7 rumah para pekerja bangunan ikut dibakar massa.

29.Sekolah Katolik Santo Bellarminus, Jatibening, Bekasi, Jawa Barat diserang massa pada hari Rabu tanggal 7 Mai 2010 malam . Banyak kaca jendela pecah oleh serangan tersebut. Pihak polisi berhasil mencegah serangan kedua pada malam berikutnya.

30. Gereja Kristen Jawa (GKJ) di Sukoharjo, Kendal, Jawa Tengah dibakar massa pada malam sebelum hari Paskah, Minggu tanggal 4 April 2010 . Namun atas bantuan warga disekitar maka api dapat segera dipadamkan . Hanya sebagian kecil depan gereja yang terbakar . Setelah itu gereja dapat dipakai lagi untuk kebaktian seperti biasa.

31.Gua Santa Maria Bukit Kanada di Desa Jati Mulya, Kecamatan Rangkas Bitung, Kabupaten Lebak, Propinsi Banten  di Keuskupan Bogor. Tempat ziarah umat Katolik ini terletak diatas sebidang tanah seluas 9 hektar . Atas desakan warga disekitar maka sejak tahun 1990 pihak Bupati menutup tempat  ziarah tersebut . Bulan April 2010 lalu ada Tim Gua Santa Maria Kanada sudah menghadap Bupati Lebak dan meminta agar Bupati mengeluarkan lagi sebuah SK baru yang mengizinkan umat Katolik untuk berziarah ketempat tersebut .  Pihak Bupati menjanjikan untuk membantu.

32. Gereja Pantekosta, Jalan Raya Naragong – Bekasi, Desa Limus Nunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor dibongkar paksa oleh Satpol PP atas perintah Bupati Bogor dari partai PKS pada hari Senin, tanggal 19 Juli 2010.

33. Gereja HKBP Binanga, Ressort Sipirok, Desa Siboris, Kecamatan Barumun Tengah, Kabupaten Padang Lawas,Propinsi Sumatera Utara telah menanda-tangani surat pernyataan tidak akan menggunakan rumah ibadah itu sebelum mendapat surat izin resmi .  Hal ini dibuat gereja karena dipaksa oleh Muspika, MUI dan kepolisian setempat  . Hal ini terjadi pada hari Jumat tanggal 30 Juli 2010 yang lalu.

34. Gereja HKBP di Desa Gajah Sakti, Kecamatan Bandar Pulau, Asahan, Sumatera Utara . Gedung gereja dirusak oleh orang-orang tak dikenal pada hari Jumat, tanggal20 Agustus 2010 malam. Para pelaku dicurigai berasal dari Dusun Au Napitu, desa Gajah Sakti, Bandar Pulo, Asahan yang kena hasutan oleh provokator . Bupati Asahan, Drs. H. Taufan Gama Simatupang, MAP telah meminta maaf atas kejadian tersebut.

35. Wisma Semadi Klender, Jalan Dermaga 6, Rt 03, Rw 07,Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Wisma milik Keuskupan Agung Jakarta ini telah ada sejak tahun 1960-an dan tiap hari Minggu biasa diadakan missa atau kebaktian untuk umat Katolik disekitarnya . Namun baru-baru ini Ketua RT setempat mendatangi pastor dan menyampaikan keberatan atas diadakan kebaktian hari Minggu di Wisma itu . Pihak Ketua RT mengatakan bahwa  ada beberapa ormas Islam ikut berkeberatan atas kebaktian hari Minggu . Setelah hal itu dilaporkan kepada polisi maka diadakan “koordinasi” dengan berbagai pihak lalu semuanya  juga beres lagi.

36. Gereja Katolik Alleluya, Tanah Grogot, Jalan Pangeran Hidayat nomor 50, Tanah Grogot, Kabupaten Pasir, Kalimantan Timur,Keuskupan Agung Samarinda telah dilempari dengan batu oleh orang-orang tak dikenal pada hari Sabtu malam, tanggal 11 September 2010 . Banyak kaca jendela pecah dan pihak polisi sedang mengusut kejadian tersebut.

Dalam daftar diatas belum termasuk 3 (tiga) buah gereja di Tembilahan, Riau yang diancam oleh Pemda setempat untuk ditutup. Informasi kami terima tanggal 20 Juni 2010 dari seorang Pendeta hamba Tuhan.

Juga dalam daftar tersebut diatas belum termasuk 10 buah gereja Kristen di Mojokerto, Jawa Timur yang terancam untuk ditutup oleh Penda setempat. Informasi kami peroleh dari pimpinan PGI tanggal 7 Mei 2010.

Juga di daerah Bandung dan sekitarnya ada 9 buah gereja yang nasibnya belum jelas . Sembilan gereja tersebut belum kami masukkan dalam daftar diatas. Informasi tentang gereja-gereja di Bandung kami peroleh dari Pdt. Simon Timorason dari FKKI Jawa Barat pada tanggal 29 Maret 2010.

DI MANA TEMPAT KAMI BERIBADAH? (SETARA INSTITUTE)

 

Review Tematik Pelanggaran Kebebasan Beragama/ Berkeyakinan

Pada tanggal 3 Januari 2010

Terjadi penghalangan kegiatan ibadah yang dilakukan oleh massa. Kegiatan penghalangan berujung pada penyegelan Gereja HKBP Fialdelfia di Desa Jejalen, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi oleh Pemerintah Daerah Bekasi. Sekitar 300 orang menutup akses jalan menuju gereja dan menghalangi jemaat yang akan menyelenggarakan kebaktian. Penutupan ini merupakan lanjutan aksi penolakan warga yang terjadi pada 25 Desember 2009. Tindakan massa didasari argumen bahwa pendirian gereja tidak memiliki IMB. Atas dasar desakan massa, Bupati Bekasi H. Sa’duddin Menerbitkan Surat No. 300/ 695/ Kesbangpollinmas/ 09 tertanggal 31 Desember 2009, mengeluarkan Surat Penghentian Kegiatan Pembangunan dan Kegiatan Ibadah Gereja HKBP Filadelfia.

Pada tanggal 5 Januari 2010

Terjadi pengrusakan rumah ibadah di Jl. Pahlawan Kelurahan Tanjung Aman, Kotabumi Lampung Utara.Pengrusakan dilakukan oleh warga yang berjumlah 6 orang dengan melempari gedung yang dijadikan tempat ibadah dan rumah seorang pengurus gereja. Akibat penyerangan itu, beberapa kaca rumah serta kaca gedung pecah. Tidak diketahui alasan persis yang dilakukan oleh warga tersebut, karena tidak ada penyelidikan lebih lanjut atas peristiwa ini.

Pada tanggal 21 Januari 2010

Terjadi penyegelan gereja Blok I No. 7-8 Perumahan Sepatan Residen Desa Pisangan Jaya, Kec. Sepatan Kabupaten Tangerang yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah atas desakan kelompok Front Pembela Islam (FPI) dan Hizbuttahrir Indonesia (HTI). Penutupan gereja dipicu oleh adanya selebaran “Kristenisasi” dari pihak yang diduga disebarkan oleh kelompok HTI. Dengan alas an meresahkan warga, pada tanggal 21 Januari di gereja tersebut terpampang tulisan “Stop, bangunan ini menyalahi Perda No. 10/2006” [tentang pendirian bangunan]. Penutupan gereja dilakukan oleh pemerintah daerah atas desakan berbagai organisasi massa seperti FPI, HTI, MUI.

Pada tanggal 22 Januari 2010

Terjadi pembaran rumah ibadah di Sibuhuan, Padang Lawas Sumatera Utara oleh massa dan menimpa jemaat HKBP. Sekitar 1000 orang warga membakar rumah ibadah HKBP. Massa beralasan bahwa rumah ibadah ini semakin hari semakin banyak pengikutnya dan meresahkan masyarakat, padahal status bangunan tersebut bukanlah gereja yang telah memenuhi syarat pendirian. Rumah ibadah ini didirikan pada 1992. Sebelum peristiwa terjadi, Pemerintah Daerah memfasilitasi dialog dengan para pemuka agama dan diperoleh ‘kesepakatan’ bahwa umat Kristiani akan mengalihkan kegiatan ibadahnya di Kecamatan Sosa, 28 kilometer dari Sibuhuan. Kesepakatan yang ‘dipaksakan’ karena jauhnya jarak yang harus ditempuh, jemaat HKBP tetap melakukan ibadah di rumah ibadah dimaksud. Tidak ada tindakan apapun dari aparat setempat baik saat kejadian maupun pascakejadian. Padahal pasca peristiwa, muncul beberapa intimidasi dari orang yang tidak dikenal.

Pada tanggal 22 Januari 2010

Terjadi pembakaran rumah ibadah milik jemaat Gereja Pantekosta di Sibuhuan, Padang Lawas Sumatera Utara. Rumah ibadah ini hanya berjarak 500 meter dari gereja HKBP yang dibakar oleh massa dan pada waktu yang sama. Setelah melakukan pembakaran Gereja HKBP, massa melanjutkan aksinya dengan membakar rumah ibadah milik Jemaat Gereja Pantekosta. Alasan yang mengemuka juga sama dengan pembakaran yang dilakukan terhadap gereja HKBP. Demikian juga aparat penegak hukum tidak melakukan penanganan hukum.

Pada tanggal 24 Januari 2010

Terjadi penolakan pendirian gereja Jemaat Gereja Kristen Indonesia di Ciranjang, Cianjur, Jawa Barat. Rumah Ibadah ini ditolak oleh warga dengan alasan meresahkan masyarakat dan menyalahi peruntukan. Tidak hanya melarang pendirian tempat ibadah, ketika jemaat melakukan ibadah pun warga melakukan dengan pelarangan dengan alasan bahwa bangunan tersebut menyalahi peruntukkan dan meresahkan warga.

Pada tanggal 24 Januari 2010

Terjadi penolakan pendirian gereja Jemaat Gereja Kristen Pasundan (GKP) Ciranjang Cianjur Jawa Barat. Sama dengan keberadaan Gereja Kristen Indonesia, gereja ini juga Kristen Pasundan juga mengalami persoalan yang sama. Di tolak warga, dengan alasan salah peruntukkan dan meresahkan warga.

Pada tanggal 24 Januari 2010

Terjadi penghentian paksa kegiatan ibadah jemaat GBI Kairos di Duren Sawit Jakarta Timur. Penghentian dilakukan oleh massa yang berjumlah sekitar 200 orang. Pada saat jemaat sedang melakukan kebaktian, massa menyerang gereja dan mendesak penghentian kegiatan ibadah. Selain dianggap salah peruntukkan, gereja tersebut juga dianggap meresahkan warga.

Pada tanggal 5 Februari 2010

Terjadi penutupan paksa gereja HKBP di Karawang Wetan, Kec. Karawang Timur, Kabupaten Karawang Jawa Barat. Massa dari desa sekitar melakukan penutupan paksa gereja. Penutupan paksa ini dipicu oleh kekecewaan warga yang sudah berulang kali meminta agar Pemerintah Daerah Karawang menutup gereja karena dianggap meresahkan warga, tapi tidak dipenuhi oleh pemerintah daerah. Gereja

ini sebenarnya memiliki izin lengkap ini telah beroperasi.

Pada tanggal 7 Januari 2010

Terjadi penolakan keberadaan gereja HKBP Pondok Timur Kota Bekasi Jawa Barat. Massa yang berjumlah sekitar 100 orang melakukan orasi saat kebaktian berlangsung. Mereka menolak keberadaan gereja. Alasan yang muncul adalah bahwa gereja tersebut sebenarnya adalah rumah tinggal yang digunakan untuk beribadah. Gereja ini memiliki jemaat 300 kepala keluarga dan berdiri sejak tahun 2007.

Pada tanggal 15 Februari 2010

Terjadi penghentian paksa kegiatan ibadah di gereja Perumahan Taman Galaxy, Jaka Setia, Bekasi Selatan, Kota Bekasi Jawa Barat. Aksi ini dilakukan oleh Front Pembela Islam (FPI), Forum Silaturahmi Masjid dan Mushala Galaxi, Forum Remaja Islam Medan Satria, FKUB Bekasi, Persatuan Islam (PERSIS), Komite Penegak Syariah (KPS), Muhammadiyah, Gerakan Pemuda Islam (GPI), Masyarakat Peduli Syariah (MPS), Gabungan Remaja Islam (GARIS). Massa beralasan bahwa keberadaan Gereja Galilea telah meresahkan warga.

Pada tanggal 18 Februari 2010

Terjadi desakan penutupan gereja Jemaat Kapel Katolik Stasi Capar Sumber Cirebon, Jawa Barat. Saat misa berlangsung, Ustadz Abu, pimpinan organisasi GARIS Cirebon, telah menunggu di Masjid di depan Gereja. Setelah selesai misa, Rm. Franki menemui Ustadz Abu di Pasturan. Pada saat itu, Ustadz Abu mendesak agar gereja ditutup karena menganggu warga yang sedang salat Maghrib. Abu juga menyoal IMB dan mengancam jika tidak ada IMB maka mereka akan membekukan gereja, yang sudah beroperasi sejak zaman Orde Baru ini. Desakan untuk membuat surat pernyataan di atas materai pun di tolak oleh Rm. Franki. Lurah Sidawangi menolak kemungkinan penutupan gereja tersebut, dengan alasasn GARIS bukanlah kelompok masyarakat yang berdomisili di sekitar gereja, jadi alas an meresahkan warga tidak benar.

Pada tanggal 28 Februari 2010

Terjadi penghentian paksa kegiatan ibadah. Peristiwa ini menimpa jemaat gereja HKBP Pondok Timur Indah Kota Bekasi. Dengan modus yang sama dan berulang, jemaat HKBP dipaksa menghentikan kegiatan keagamaan akibat protes massa dengan alasan meresahkan warga/ desakan warga. Untuk menghindari amuk massa, Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan) yang terdiri dari Camat, Kapolsek, dan lain-lain, mendatangi pihak gereja dan meminta agar kegiatan ibadah dihentikan.

Pada tanggal 1 Maret 2010

Terjadi penyegelan gereja milik jemaat HKBP Pondok Timur Indah Kota Bekasi. Penyegelan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah melalui aparatusnya merupakan lanjutan dari desakan massa sebelumnya. Atas desakan massa, Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Penataan dan Pengawasan Bangunan (P2B) melakukan penyegelan terhadap Rumah Ibadah HKBP. Penyegelan ini dianggap tidak

sah jemaat HKBP karena P2B melampaui kewenangannya bahkan tanpa berita acara. Atas dasar inilah makan jemaat HKBP membuka tanda segerl ini dan tetap menggunakan rumah ibadah ini untuk beribadah.

Pada tanggal 11 Maret 2010

Terjadi penyegelan gereja GKI Taman Yasmin Bogor Barat, Kota Bogor Jawa Barat. Penyegelan dilakukan oleh Pemerintah Daerah atas desakan Forkami (Forum Komunikasi Muslim Indonesia) Bogor. Penyegelan dilakukan karena secara resmi Pemkot Bogor telah mencaubut IMB atas gereja ini. Pencabutan IMB dilakukan karena keberadaan gereja dinilai meresahkan warga. Saat penyegelan Satpol

PP didampingi oleh Polresta Bogor dan Koramil.

Pada tanggal 12 Maret 2010

Terjadi penghalangan kegiatan ibadah terhadap Jemaat Katolik Stasi Santa Maria Immaculata di Perumahan Citra Garden City III dan IV di Kalideres, Jakarta Barat. Warga melakukan pemblokiran jalan menuju gereja. Sedangkan jemaat hendak melakukan ibadah di gereja tersebut. Warga menyoal IMB, padahal pihak gereja menyatakan bahwa gereja tersebut sudah memiliki IMB dari pemerintah daerah.

Penghalangan kegiatan ibadah dilakukan karena keberadaan gereja dianggap meresahkan warga.

Pada tanggal 1 April 2010

Terjadi penghalangan kegiatan ibadah Jemaat Gereja Katholik Paroki Santo Johannes Baptista oleh massa yang memberikan ancaman. Penghalangan dalam bentuk ancaman dilaporkan kepada Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika). Atas saran dan fasilitas aparat negara, jemaat melakukan ibadah di tempat lain.

Pada tanggal 4 April 2010

Terjadi pembakaran gereja Jemaat Gereja Kristen Jawa Sukorejo di Pepanthan Curug Sewu, Weleri, Kendal Jawa Tengah. Pembakaran dilakukan oleh orang yang tidak teridentifikasi. Atas bantuan warga yang menolong, gereja ini hanya terbakar di bagian pintu gereja saja.

Pada tanggal 27 April 2010

Terjadi pembakaran properti milik Badan Pendidikan Kristen (BPK) Penabur di Jl. Taman Safari Cibeureum, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pembakaran dilakukan oleh Massa (Komunitas Muslim Jalur Puncak). Ratusan warga menyerang dan membakar pembangunan wisma milik BPK Penabur. Tiga unit bangunan dan 2 unit mobil dan alat-alat kerja juga dihancurkan. Warga menolak keberadaan bangunan ini karena menduga akan menjadi pusat kegiatan keagamaan dan meresahkan warga. Padahal secara administratif, fasilitasi pendidikan ini telah mendapat izin pembangunan dari pemerintah daerah. Namun demikian, setelah peristiwa ini Wakil Bupati Bogor menghentikan proses pembangunan. Pada tanggal 13 Juni 2010 terjadi ancaman penggrebekan gereja yang menimpa jemaat  gereja di Cirebon. Ancaman datang dari FPI, FUI, GAPAS (Gerakan Anti Pemurtadan Aliran Sesat). Merespon ancaman dan intimidasi ini pihak gereja dengan fasilitasi FAHMINA Institute Cirebon melaporkan kepada MUSPIDA (Musayawarah Pimpinan Daerah) Cirebon. Muspida berkomitmen melindungi gereja dan menghimbau bagi gereja yang belum memiliki izin untuk mengajukan izin.

Pada tanggal 20 Juni 2010

Terjadi penyegelan gereja jemaat HKBP Pondok Timur Indah Kota Bekasi. Pemerintah Kota Bekasi menyegel gereja HKBP dengan alasan telah terjadi perubahan fungsi dari rumah tinggal menjadi tempat peribadatan. Sebelumnya 1 Maret, saat gereja ini disegel untuk pertama kalinya, pemerintah kota Bekasi berjanji akan mencarikan lahan baru untuk HKBP, tapi belum direalisasikan. Pemerintah Kota menyegel gereja atas desakan massa dan pelanggaran peruntukkan bangunan.

Pada tanggal 21 Juni 2010

Terjadi penyegelan rumah ibadah di Jl. Harapan Ujung, Kelurahan Tembilahan Hulu, Kecamatan Tembilahan Hulu, Indrigiri Hilir. Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Kepala Satpol PP melakukan penyegelan 3 bangunan Rumah Ibadah dengan alasan melanggar Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 8 dan Nomor 9 tahun 2006 pasal 14 tentang pendirian rumah ibadah. Juga melanggar Peraturan Daerah (Perda) Indragiri Hilir Nomor 21 tahun 2008 pasal 8 tentang Ketertiban Umum dan Perda Indragiri Hilir No 37 tahun 2002 tentang Izin Mendirikan Bangunan.

Pada Bulan Juni 2010

Terjadi penolakan pendirian gereja di Cilangkap Jakarta Timur. Rencana pendirian gereja oleh Jemaat Gereja Katolik St. Yohanes Maria ini telah berlangsung sejak lama dan tidak pernah memperoleh izin dengan alasan meresahkan masyarakat setempat. Pihak gereja telah mengupayakan IMB dari Gubernur DKI Jakarta dan Biro Dik Mental Kementerian Agama selama 12 tahun dan belum juga diperoleh. Massa menolak tanah yang dipilih oleh pihak gereja untuk dijadikan gereja. Penolakan terjadi sudah berulang kali dan berulang kembali pada Juni 2010 di mana telah muncul spanduk-spanduk penolakan dari masyarakat yang semuanya berdalih bahwa rencana pendirian gereja tersebut meresahkan masyarakat.

Pada Bulan Juni 2010

Terjadi penolakan pendirian gereja Jemaat Gereja Katolik St. Kalvari Pondok Gede Jakarta Timur. Sama dengan rencana pembangunan gereja di Cilangkap, jemaat gereja ini pun telah mengupayakan perolehan izin. Sambil menunggu perolehan izin, selama ini mereka beribadah di Kapel Sekolah Santo Markus II Pondok Gede Bekasi. 2 Peristiwa penolakan sudah berlangsung sejak lama dan kembali menguat pada Juni 2010. Dalam review ini tidak dicantumkan tanggal. Pencantuman “Bulan Juni” merujuk pada diterimanya laporan penolakan ini oleh SETARA Institute.

Pada Bulan Juni 2010

Terjadi penolakan pendirian gereja milik Jemaat Gereja Katolik St Leo Agung Jatibening Jakarta Timur. Pemerintah Daerah menolak memberikan izin pembangunan gereja yang pada tahun 2000 pernah dibakar oleh massa.

Laporan Bulan Juni 2010

Terjadi penolakan pendirian gereja jemaat Gereja Katolik St Ratu Rosary Lenteng Agung Jakarta Selatan. Sementara belum memperoleh ijin, jemaat melakukan kegiatan ibadah di sebuah sekolah Desa Putra, Yayasan Budi Murni, Jakarsa, Jakarta Selatan. Penolakan warga juga terlihat dari spanduk yang terbentang di daerah lokasi rencana pembangunan gereja. Pada 28 Maret 2010 misalnya terlihat spanduk: “Kami masyarakat Ciganjur Cipedak dan Jemaah Majelis Taklim Nurul Musthofa Menolak

Pembangunan Gereja di Wilayah kami”. Spanduk tersebut berada di Jalan Raya Cipedak,Ciganjur.

Pada tanggal 18 Juli 2010

Terjadi penyerangan kegiatan ibadah jemaat Gereja HKBP di Ciketing Mustika Jaya, Kota Bekasi. Jemaat HKBP ini merupakan jemaat gereja Pondok Timur yang disegel gerejanya dan belum memperoleh tempat ibadah baru. Jemaat HKBP yang sedang melakukan ibadah didatangi massa sekitar 600 orang yang menolak kegiatan ibadah.

Pada 19 Juli 2010

Terjadi penyegelan gereja Jemaat Pantekosta di Celeungsi Kabupaten Bogor oleh pemerintah daerah melalui Satpol PP Kabupaten Bogor. Penyegelan dilakukan oleh Satpol PP dengan membawa surat perintah dari Bupati Bogor. Penyegelan disaksikan oleh Wakapolres Bogor. Dalam proses penyegelan ini terjadi perlawanan dari pihak gereja dan timbul bentrokan. Alasan penyegelan ini karena selain meresahkan warga, gereja ini dianggap menyalahi peruntukan.

TAHUN 2011

 

Daftar gereja-gereja yang diganggu tahun 2011 sebagai berikut :

1.    Sekolah dan Gereja Katolik di Tapung, Kabupaten Kampar, Riau pada hari Jumat, tanggal 21 Januari 2011 mendapat hasutan dari seorang tokoh setempat bernama Datuk Suhaidi untuk ditutup. Namun hal tersebut dapat dicegah oleh aparat keamanan Pemerintah Daerah setempat.

2.    Gereja Katolik Petrus dan Paulus di Temanggung, Jawa Tengah diserang massa pada hari Selasa, tanggal 8 Februari 2011 (kejadian ini menyusul keputusan pengadilan di Temanggung tentang penodaan agama dan juga menyusul kasus penyerangan atas warga Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten pada hari Minggu, tanggal 6 Februari 2011.

3.    Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) di Temanggung, Jawa Tengah diserang massa pada hari Selasa, tanggal 8 Februari 2011.

4.    Gereja Bethel Indonesia (GBI) di Temanggung, Jawa Tengah diserang massa pada hari Selasa, tanggal  8 Februari 2011

5.    Gereja Protestan Indonesia Barat (GPIB) Galilea, di Taman Galaxi, Bekasi, Jawa Barat diserang massa pada hari Rabu, tanggal 9 Februari 2011 Pagi-pagi saya mendapat laporan tentang serangan terhadap gereja ini dan segera saya laporkan ke polisi dan aparat keamanan terkait sehingga massa bringas dapat dicegah dari usaha merusak gereja tersebut.

6.    Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) di Sleman, Jogyakarta dari Bapak Pdt. Nico Lomboan karena mendapat gangguan massa maka harus pindah dan mengadakan kebaktian hari Minggu di sebuah gedung milik Pemda setempat. Kejadian tanggal 10 Februari 2011

7.  Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) di Pondok Aren, Banten dari Bapak Pdt. Kaunang dipaksa massa untuk menurunkan papan nama gereja pada tanggal 22 Februari 2011

8.    Gereja Katolik Paroki Santa Maria di Kalvari, Lubang Buaya, Pondok Gede, Jakarta Timur hari Minggu tanggal 20 Februari 2011 pukul 8 pagi didatangi serombongan orang yang menyatakan protes tentang keberadaan gereja. Pihak pengurus gereja mengajak makan malam bersama pimpinan pengunjuk rasa dan terjadi  “perdamaian” saat makan bersama itu .

9.    Kapela Katolik Santo Antonius di Air Molek, Teluk Kuantan, Riau dibakar pada hari Senin, tanggal 11 April 2011 oleh massa yang kecewa karena calon mereka kalah dalam Pilkada setempat. Juga kantor Komisi Pemilihan Umum setempat dibakar massa. Kapela ini termasuk Keuskupan Padang.

10.  Hari Kamis tanggal 14 April 2011 sebuah gereja baru di Dukuh Ubalan, Desa Panutan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Jawa Timur diserang massa yang menyebabkan dinding gereja rusak. Gereja belum bisa diketahui namanya hingga kini . Informasi kami peroleh dari jaringan internet saja.

11. Hari Kamis tanggal 21 April 2011 ditemukan bom 150 kg didekat gereja Bethel “Christ Cathedral” di Serpong, Tangerang, Banten. Bom tersebut diletakkan oleh kaum teroris yang telah ditangkap polisi .

12. Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) di Logas Tanah Darat, Kabupaten Kuantan Sengenge, Riau dibakar massa pada hari Senin tanggal 1 Agustus 2011 pukul 23 WIB. Massa sebanyak 100 orang  mula-mula mengancam jemaat gereja dengan senjata tajam lalu menyiramkan bensin dan membakar gereja. Informasi ini diberikan oleh Klasis Riau/Sumbar Pdt. Sahat Tarigan

13. Sebuah Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) dilokasi yang hanya berjarak 5 km dari gereja nomor 12 diatas juga dibakar oleh massa yang sama pada hari Senin, tanggal 1 Agustus 2011 malam

14. Gereja Katolik di Stasi Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah akhir-akhir ini sering dilempari batu oleh warga dari sebuah kampung tetangga. Genteng dan kaca jendela pecah karena lemparan batu dan kondisi gereja sangat memprihatinkan dan umat gereja mulai merasa takut. Polisi di Tanjung-Brebes pura pura tidak tahu apa-apa. Informasi kami terima dari seorang kawan tanggal 15 Juni 2011 Terkahir kami mendapat kabar dari seorang kawan bahwa situasi gereja makin kondusif.

15. Aprilia Diyah Kusumaninggrum yang biasa dipanggil Lia (usia 22 tahun), alumni Sekolah Tinggi Teologi (STT) di Magelang pimpinan Bapak Pdt. Nico Lomboan (Gereja Pantekosta di Indonesia/GPdI) Sleman, Jogyakarta diculik orang tak dikenal pada tanggal 9 Juni 2011 malam di Situbondo, Jawa Timur . Lia ditinggalkan dalam keadaan tidak sadar di perkebunan tebu di Madiun . Setelah sadar Lia dibantu warga setempat dan naik bus menuju Jogyakarta dan dijemput Ibu Pdt. Esther Lomboan dari GPdI Sleman, Jogyakarta

16. Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) di Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat dari Pdt. JW Sheno diancam akan disita tanahnya oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tanggal 6 Agustus 2011. Eksekusi ditunda atas bantuan aparat pemerintah terkait dengan bantuan FKKJ

17. Gereja Alkitabiah Maranata, Jalan Kacang Tanah, Bojong Indah, Rawa Buaya, Jakarta Barat dari Pdt. Silas Kusah pada hari Minggu tanggal 31 Juli 2011 didatangi massa sekitar 100 orang yang ingin memaksa gereja ditutup karena belum punya izin. Setelah diadakan perundingan maka disepakati bahwa papan nama  gereja diturunkan dan kegiatan gereja untuk sementara dihentikan sampai keluar izin dari Wali Kota Jakarta Barat .

18.  Perayaan Paskah disebuah Sekolah Kristen di Cirebon, Jawa Barat dibubarkan oleh sekelompok orang yang menamakan diri GAPAS (Gerakan Anti Pemurtadan dan Aliran Sesat) pimpinan Andi Mulya pada hari Senin, tanggal 16 Mai 2011. Polisi hanya menonton kejadian tersebut .

19.  Gereja Kristen Jawa (GKJ) di Dukuh Jambon, Desa Sabranglor, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah dilempari bom molotov yang meledak dan menimbulkan kebakaran diatap gereja. Diduga kejadian sekitar pukul 2 pagi tapi jemaat gereja baru mengetahui kejadian tersebut pada hari Kamis Pesta Kenaikan Yesus tanggal 2 Juni 2011 siang . Barang bukti berupa pecahan botol, sumbu yang terbakar dan  botol air minum berisi bensin sudah diamankan polisi.  September tahun 2010 gereja tersebut juga telah dilempari bom molotv tapi tidak meledak .

20. Gereja Masehi Injili (GMI) didusun Sungai Langsat, Desa Pasaribu Pangean, Kabupaten Kuantan Sengge, Riau pada tanggal 2 Agustus 2011 pukul 11 malam dibakar massa. Bangunan gereja dari kayu habis terbakar. Ada 15 anggota jemaat gereja yang biasa mengadakan kebaktian digereja tersebut .

21. Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Kota Madya Surabaya

22. Gereja Kristen Indonesia (GKI) Gayung Sari di Kota Madya Surabaya

23. Gereja HKBP Sedati Sidoarjo di Kabupaten Sidoarjo

24. Gereja Katolik Sukolilo (yang akhirnya pindah ke Galaxi Bumi Permai, Kota Madya Surabaya)

25. Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) di Kota Madya Surabaya

26. Gereja Kristen Indonesia (GKI) Taman Yasmin, Bogor yang sudah memenangkan perkara sampai dengan Keputusan Mahkamah Agung namun karena keras kepala pihak Walikota Bogor tetap menyegel pintu masuk gereja. Tiap hari Minggu jemaat gereja terpaksa beribadat di trotoar didekat lokasi gereja yang masih digembok oleh Walikota Bogor. Gereja ini sudah kami muat dalam daftar tahun 2010 tapi karena gereja tetap saja mengalami kesulitan maka kami muat sekali lagi tahun ini. Kini kasus GKI Yasmin sudah menjadi buah bibir orang baik didalam negeri maupun didunia internasional .

27.  Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) di Perumahan Cituis Indah, Blok E No. 42, Desa Surya Bahari, Kecamatan Paku Haji, Tangerang Utara, Banten dengan Bapak Pdt. William Laoh (49 tahun) diancam akan ditutup. Pada hari Minggu tanggal 4 September 2011 terjadi demonstrasi menentang kehadiran  gereja oleh massa lalu pihak Camat mengeluarkan surat perintah penutupan gereja. Gereja sudah berada dilokasi sudah 13 tahun dengan jemaat sekitar 40 orang. Menurut rencana waktu itu pada hari Minggu tanggal 11 September 2011 akan diadakan demontrasi massa lagi tapi berkat kesigapan pihak polisi dan aparat   keamanan terkait demontrasi tidak terjadi . Namun pada hari Natal (25/12/2011) saat kebaktian gereja diserang massa bringas yang bermarkas tak jauh dari lokasi gereja .

28.  Gereja Kristen Baptis Jakarta (GKBJ) Pos Sepatan dengan Pdt. Bedali Hulu di Perumahan Sepatan Residens Blok I No. 7 desa Pisangan Jaya, Kecamatan Sepatan, Tangerang Utara Banten mendapat ancaman akan diserang massa pada hari Minggu tanggal 11 September 2011 tapi hal ini batal karena kesigapan polisi dan aparat keamanan terkait. Atas petunjuk Kapolsek Sepatan kebaktian gereja untuk  sementara diadakan dari rumah kerumah anggota jemaat . Gereja ini sudah sering sekali mendapat gangguan dari warga disekitar gereja .

29. Gereja Katolik Santa Theresia di Poso, Sulawesi Tengah diserang massa hari Jumat tanggal 16 September 2011. Hanya pintu gereja yang terbakar karena kesigapan pihak polisi mengamankan lokasi gereja .

30. Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) di Poso, Sulawesi Tengah dilempari bom molotov oleh massa pada hari Jumat tanggal 16 September 2011 . Untung bom molotv tidak meledak sehingga gereja selamat .

31.  Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) di Ranca Ekek, Kelurahan Mekar Galih, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat dengan Bapak Pdt. Bernard Maukar, gereja ini ditutup Pemda setempat tanggal 29 Juli 2011 . Jemaat gereja berjumlah 300 jiwa termasuk anak2 dan  gereja telah berada dilokasi 24 tahun lamanya.  Bapak Pdt. Christ Hutabarat dari Badan Pengurus GPdI mengunjungi gereja tanggal 20 September 2011 dan melaporkan kejadian tersebut. Kejadian ini sudah ditangani pihak polisi dan aparat keamanan terkait secara serius.

Jumat, tanggal 30 September Camat dan Satpol PP telah menyegel gereja tersebut dan telah mengeluarkan segala perabot dan peralatan gereja . Proses pengadilan atas gereja sedang berlangsung. Pihak Bapak Kapolda Jawa Barat amat membantu sehingga hal-hal yang tak diinginkan dapat dihindari.

32.  Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunten, Jalan A.R. Hakim , Solo diserang bom bunuh diri pada hari Minggu, tanggal 25 September 2011 pukul 10.55 WIB . Yang bawa bom sendiri tewas dan mencederai 24 warga jemaat gereja (14 luka berat dan 8 luka ringan). Pendeta Gereja ialah Pdt. Jonathan Setiawan dan gereja tersebut mempunyai jemaat sebanyak 6.000 jiwa.

Catatan : Tabloid Rohani “Gloria”, Surabaya edisi Minggu pertama Oktober 2011 dihalaman 6 menuliskan bahwa di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur sejak Januari hingga September 2011 ada 25 Gereja yang dihentikan paksa kegiatan peribadatannya oleh kelompok-kelompok masyarakat tertentu. Informasi tersebut telah diberikan oleh Bapak Agus Susanto, Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Kabupaten Sidoarjo. Kami sudah  meminta konformasi tentang hal tersebut namun tidak juga mendapat jawaban dari pengurus gereja diwilayah itu .

33.  Gereja Bethel Indonesia (GBI) Tampak Siring, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada hari Jumat tanggal 7 Oktober 2011 pukul 19.30 WIB mendapat ancaman bom oleh seseorang dengan nada bicara bahasa Indonesia dengan logat orang asing. Tim gegana polisi telah datang kelokasi tetapi tidak menemukan apa-apa. Pendeta gereja ialah Bapak Pdt. Niko Njotorahardjo. Berita dari website Media Indonesia, Sabtu, tanggal 8 Oktober 2011 pukul 18.40 WIB

34.  Sekolah Perguruan Kristen Mahanaim di Rawalumbu, Bekasi didemo oleh massa bringas sebanyak 70 orang dengan membawa obor dan berteriak melalui mikrofon “bakar ! bakar ! bakar !” pada hari Jumat tanggal 28 Oktober 2011 sore hari . Setelah mendapat laporan dari seorang kawan wartawan pada pukul 16.58 WIB saya langsung menghubungi pihak polisi dan aparat keamanan terkait dan  pukul 17.31 WIB atau sejam kemudian situasi dilokasi telah aman dan massa bringas juga telah mebubarkan diri.

35.  Gereja Kristen Indonesia (GKI) Lampung dari Bapak Pdt. Reva Natigor menerima surat ancaman tanggal 25 Oktober 2011 dari seseorang yang mengaku diri sebagai seorang teroris profesionil yang mau meledakkan gereja dengan bom . Juga si pemeras meminta uang dari gereja sebanyak Rp 80 juta. Pihak gereja meminta pertolongan Polresta Bandar Lampung yang datang menyisir lokasi dan tidak menemukan apa-apa (informasi dari Tabloid Gloria, Surabaya, Minggu III, November 2011 halaman 4)

36. Gereja Bethel Indonesia (GBI) Tabernakel di Batam Center, Kepulauan Riau mendapat ancaman bom dari seorang lelaki yang menyusup diantara jemaat gereja. Akibatnya ialah kebaktian gereja jadi tertunda. Lelakii “aneh” itu bernama Jamil alias Jamilas berusia 27 tahun telah meletakan sebuah kardus dipintu masuk gereja yang dikira berisi bom. Pihak gereja memanggil polisi yang menangkap Jamil dan mengamankan gereja. (lihat Tabloid rohani Gloria, Surabaya, Minggu III November 2011 hal. 4)

37.  Gereja Bethel Indonesia (GBI) Setia Mekar dengan Ibu Pdt. Marsiah, ini adalah gereja terlama berada dilokasi itu.

38. Gereja Bethel Indonesia (GBI) Rawakalong dengan Bapak Pdt. Samuel dan seorang pengurus gereja bernama Ibu Panjaitan.

39. Gereja Bethel Indonesia (GBI) Bekasi Timur Permai (disingkat BTP) dengan Bapak Jakub sebagai seorang pengurus gereja

40. Gereja HKBP Rawakalong dengan para pengurus gereja yaitu Bapak Manalu, Bapak Gultom dan  Bapak Silalahi

41.  Gereja Advent dengan Bapak Sihombing sebagai seorang pengurus gereja

42. Gereja Kasih Anugerah atau City Blessing Church dengan Pdt. Gunawan S.

43. Gereja Gekari (sebuah gereja Karismatik).

44.  Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Ngulu Wetan, Rt. 01/09, Pracimantoro, Wonogiri pimpinan Bapak Pdt. Karel Sipolta .

45.  Gereja Segala Bangsa di Desa Gebangharjo, Pracimantoro

46. Gereja Kristen Jawa (GKJ), Desa Godang, Pracimantoro

47. Gereja Bethel Tabernakel, Desa Gebangharjo, Pracimantoro

48.  Gereja Kristen Nazarene (Nazaret), Desa Lebak, Pracimantoro Itulah 5 buah gereja di Pracimantoro, Wonogiri (dekat Solo), Jawa Tengah

49. Bapak Pdt. Simon Timorason dari FKK Jawa Barat Bandung melaporkan kepada kami tanggal 9 Desember 2011 bahwa Gereja GKPB (Gereja Kristen Perjanjian Baru dan Injili) di Gang Banjar nomor 1, Cianjur, Jawa Barat dari Bapak Pdt. Bambang Widjaja telah ditutup paksa oleh aparat Pemda setempat .

50.  Goa Maria Sendang Pawitra di Dukuh Sendang, Desa Sepanjang , Kecamatan Tawamangu, Kabupaten Karanganyar (dekat Solo) , Jawa Tengah telah dirusak orang tak dikenal pada hari Rabu tanggal 14 Desember 2011 tengah malam sampai Kamis tanggal 15 Desember dini hari. Kepala patung Bunda Maria setinggi 3 meter hilang. Juga bejana air suci dan patung-patung malaikat dirusak serta salib dari kayu juga hilang dibawa orang tak dikenal itu. Polisi langsung mengadakan pemeriksaan dilokasi kejadian. Goa Maria tersebut terletak dilahan seluas 2000 hektar dan dibangun tahun 1985. Saat laporan ini disusun (awal Februari 2012) Goa Maria sudah diperbaiki dan telah dibuka kembali bagi umat Katolik yang ingin beziarah kesana.

51. Gereja Bethel Indonesia (GBI) digedung pertemuan umum Gratia, Jalan Dr. Sudarsono no. 32, Cirebon, Jawa Barat telah diganggu warga sekitar tanggal 19 Oktober 2011.

52. Gereja Bethel Indonesia (GBI) Pekiringan, Jalan Pekiringan 165, Cirebon dari Pdt. Susijanto telah diganggu warga disekitar pada hari Selasa tanggal 8 November 2011

53.  Gereja Katolik Paroki Santo Johanes Baptista di Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat sebelum hari Natal 2011 mendapat ancaman akan diganggu oleh Ketua MUI Kecamatan Parung dan adiknya yang juga Ketua MUI Kabupaten Bogor namun berkat kesigapan aparat kepolisian dan keamanan terkait maka gereja dapat menjalankan ibadah perayaan Natal dengan aman dan tertib. Memang gereja ini sudah sering diganggu oleh kedua ustatz radikal tersebut.

54. Jumat, tanggal 23 Desember 2011 massa sekitar 800 sampai 1000 orang yang tergabung dalam FOSMIL atau Forum Silaturahmi Muslim Limusnunggal berdemo menetang Gereja Pentakosta Indonesia (GPI) yang terletak dikota wisata Limus Nunggal dan gereja-gereja lainnya (?) di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Berkat kesigapan polisi dan aparat keamanan terkait  maka pengrusakan gereja dapat dihindarkan.

55.  Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) El-Shaddai Purinaga Indah, Kampung Melayu, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang

56.  GPdI Desa Tegalangus, Teluknaga pimpinan Pdt. Riki Tuwo Tuwo

57.  Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA), Kampung Melayu Barat, Teluknaga dengan Pdt. Darmanto

58.  Gereja Bethel Indonesia (GBI) Kajangan, Teluknaga, dari Pdt. Petrus

59. GPdI Tanjung Burung, Teluknaga dari Ibu Pdt. Meiti Assa

60. GPY (?) Kampung Melayu Barat, Teluknaga dari Pdt. Daniel

61. GKRI Kampung Melayu Barat, Teluknaga (nama Pdt tidak kami peroleh)

62. Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) “Bunga Bakung ” di Mojokerto, Jawa Timur disegel massa warga disekitar gereja menjelang hari Natal tanggal 25 Desember 2011 yang lalu.

63. Juga di Mojokerto ada sebuah gereja yang mengadakan ibadah Natal tanggal 25 Desember 2011 di SPN  (Sekolah Kepolisian Negara) namun diganggu oleh warga sekitar lokasi tersebut.

64. Gereja Katolik Paroki Bunda Theresa atau Mother Theresa di Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat telah didemo massa yang menentang pembanguan gereja pada hari Rabu tanggal 28 Desember 2011. Dokumen gereja telah lengkap namun IMB belum juga keluar . Gereja ini mempunyai umat paroki sebanyak  7.300 jiwa.

 Tahun 2012

 Pada 11 Februari 2012

Terjadi penyegelan tiga gereja: HKBP Kaliabang, GKRI, dan Pentakosta di daerah yang sama. Sejak bulan Desember 2011 telah ada gangguan dan ancaman penutupan gereja. Pihak gereja menerima SP1-3 dari Pemkot Bekasi dan adanya negosiasi pihak gereja dengan Pemkot untuk memberi waktu pengurusan surat IMB. Hari sabtu 11 Februari 2012 pukul 08-09.30 Pemkot Bekasi beserta aparat keamanan (Polisi, Brimob, satpol PP) melaksanakan eksekusi penyegelan terhadap tiga gereja tersebut.

Sebagai rekapitulasi atas jumlah gereja yang diganggu, ditutup atau disegel dan dibakar dinegeri kita sejak hari Proklamasi tahun 1945 hingga saat ini menurut masa jabatan tiap Presiden RI sebagai berikut :

1.    Soekarno, Agustus 1945 – 17 Maret 1967                       : 2 buah gereja dibakar

2.    Soeharto, 17 Maret 1967 – 23 Mai 1998                           : 456 gereja

3.    BJ Habibie, 23 Mai 1998 – 20 Oktober 1999                     : 156 gereja

4.    Gus Dur, 20 Oktober 1999 – 23 Juli 2001                          : 232 gereja

5.    Megawati, 23 Juli 2001 – 4 Mai 2004                  :  92 buah

6.    SBY, 4 Mai 2004 – sekarang (September 2011)             :  312 buah

Total gereja yang diganggu sejak zaman Soekarno sampai Susilo Bambang Yudhoyono sebesar 1.250 buah.

Bersama ini kami  berikan angka-angka gangguan atas gereja dalam 5 tahun terakhir sbb:

TAHUN 2007       :              100 buah gereja yang diganggu

TAHUN 2008       :               40 buah gereja yang diganggu

TAHUN 2009       :              8 buah gereja yang diganggu

TAHUN 2010       :              47 buah gereja yang diganggu

TAHUN 2011       :               64  buah gereja yang diganggu

 

APA YANG KITA LAKUKAN?

Bila kita berhenti berjuang untuk orang lain pada saat itulah kemanusiaan kita hilang atau mati.

Barangsiapa selalu membiarkan dirinya hanya berayun-ayun di dalam buaian keamanan, ia tidak akan pernah berdiri di atas kaki sendiri

Barangsiapa yang hanya ingin berlindung ia tidak akan pernah mempelajari jalan menjadi dewasa

Kemerdekaan dan keadilan bukan langsung turun dari surga, namun harus diperjuangkan.

 

Mari bergandeng tangan berjuang untuk kemerdekaan beribadah!!!!!!!!!!!!

 

No future without freedom…

No Freedom without forgiveness…

 

 Pdt.Adven Leonard Nababan, D.Min

 

 

 

 

Sumber Data:

  1. Forum Komunikasi Kristen Jakarta (FKKJ)
  2. SETARA Institute

Komentar dimatikan

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.626 pengikut lainnya.